Showing posts with label Kepribadian Guru. Show all posts
Showing posts with label Kepribadian Guru. Show all posts

5 Hal Yang Harus Dimiliki Guru Agar Berkualitas dan Memiliki Kepribadian Yang Baik

5 Hal Yang Harus Dimiliki Guru Agar Berkualitas dan Memiliki Kepribadian Yang Baik

BlogPendidikan.net
- Profesi seorang guru sangat identik dengan peran seorang pembimbing, pembina, dan pengasuh. Segala sesuatu yang ada pada guru berpotensi untuk ditiru oleh siswa. Karena itu, maka sudah seharusnya apabila semua guru memiliki integritas dan kepribadian yang baik di tengah-tengah siswanya. 

Agar guru memiliki kualitas dan kepribadian yang baik, seorang guru harus:

1. Selalu tampil prima

Guru yang bisa tampil secara maksimal di hadapan siswa akan lebih mudah menarik perhatian para siswa, sehingga suasana belajar menjadi lebih kondusif. Seorang guru harus menguasai betul materi pelajaran yang hendak disampaikan.
Perhatikan pula gaya bicara agar tidak berkesan kaku dan monoton. Usahakan untuk tidak terlalu sering membuka catatan atau buku agar tidak terkesan bahwa guru kurang menguasai materi. Jangan lupa untuk bersikap lebih akrab dengan siswa.

2. Bijaksana

Guru harus menyadari bahwa setiap siswa memiliki tingkat kepandaian yang berbeda-beda. Jika kita menyadari semua kondisi dan keadaan itu, maka tentu saja kita dituntut untuk memiliki kesabaran yang tinggi dalam menghadapi mereka. 

3. Ceria

Saat kita berada di depan siswa di dalam kelas, maka usahakan untuk selalu menunjukkan wajah yang ceria. Jangan membawa persoalan dari rumah maupun dari luar ke dalam kelas, karena hal tersebut dapat mempengaruhi performa kita saat mengajar. 
Hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi kita dalam menjelaskan materi pelajaran, sehingga siswa menjadi malas, mengantuk dan juga kehilangan konsentrasi dalam menyimak pelajaran.

4. Mampu mengendalikan emosi

Guru yang memiliki kepribadian baik, biasanya tidak mudah marah dan tersinggung karena perilaku tidak dewasa dari siswa-siswinya di dalam kelas. Kita harus menyadari bahwa para anak yang sedang belajar itu tidak lain hanyalah kelompok anak-anak yang kondisi emosinya masih labil.

5. Mampu menjawab pertanyaan siswa

Berusahalah untuk dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh siswa, baik pada waktu pertanyaan itu diajukan atau pada waktu lain, jika kita memang tidak tahu dan perlu mencari jawaban itu. 

Perlu kita ketahui bahwa berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh siswa akan semakin memancing rasa keingintahuan mereka dan dapat memotivasi mereka untuk terus rajin dalam belajar.
6. Berusaha menerima keadaan

Terimalah hidup ini dengan lapang dada. Jangan suka membanding-bandingkan penghasilan kita sebagai guru dengan penghasilan orang lain yang lebih tinggi dari kita. Karena seorang guru bukanlah sekedar sebuah profesi semata. Guru adalah sebuah pengabdian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

7. Tidak sombong

Jangan membangga-banggakan diri sendiri di hadapan siswa, karena orang lain akan jauh lebih simpatik jika anda menunjukkan sikap rendah hati. Selain itu, seorang guru adalah panutan bagi siswanya, sehingga setiap tingkah laku guru, langsung maupun tidak langsung akan ditiru oleh muridnya.

8. Adil

Berusaha untuk berlaku adil, terutama dalam memberi penilaian kepada siswa (objektif).  Jangan memberi pujian secara berlebihan terhadap siswa yang pandai, apalagi hal itu di depan siswa yang kurang pandai. 
Begitu juga sebaliknya, jangan meremehkan atau mentelantarkan siswa yang kurang pandai. Seorang guru harus bisa memposisikan dirinya sesuai dengan kondisi  muridnya.

9. Penuh tanggung jawab

Seorang pendidik bukan hanya bertanggung jawab menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Ia juga harus berusaha dengan penuh tanggung jawab untuk turut membentuk kepribadian siswa agar menjadi lebih baik. 

5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki, Menjadikanmu Guru Yang Diteladani

5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki, Menjadikannmu Guru Yang Diteladani

BlogPendidikan.net
- Seorang guru dinilai tidak hanya dari aspek keilmuan saja, tapi juga dari aspek kepribadian yang ditampilkannya. Mampukah menarik anak didik dan memunculkan aura optimis dalam menghadapi berbagai tanggapan hidup, atau kepribadian yang acuh tak acuh, pesimis, dan tidak mampu memancarkan aura optimis, yang kesemuanya tercantum dalam konsep kepribadian.
Seorang guru harus mempunyai kepribadian sehat yang akan mendorongnya mencapai puncak prestasi. Kepribadian yang sehat diartikan kepribadian yang secara fisik dan psikis terbebas dari penyakit tetapi bisa juga diartikan sebagai individu yang secara psikis selalu berusaha menjadi sehat.

Berikut 5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki Oleh Guru:

1. Bertanggung jawab. 

Tanggung jawab adalah perasaan kuat yang disertai kebulatan tekat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tanggung jawab seorang guru adalah mengajar dan mendidik sekaligus. Ia harus disiplin, jujur, rajin beribadah, dan sungguh-sungguh memahamkan anak yang mana setiap saat mengembangkan diri agar anak didik tidak ketinggalan informasi dan pengetahuan.
2. Tidak emosional. 

Stabilitas emosi sangat penting bagi guru karena kondisi siswa yang berbeda, ada yang mudah di atur dan yang sulit, ada yang sengaja memancing emosi
guru dan ada yang menggerutu dari belakang. Dari sini diperlukan stabilitas emosi, jangan sampai guru terpancing emosi yang nantinya bisa berakibat fatal kepada anak didik. Alangkah malunya kita melihat di televisi, berita seorang guru berurusan dengan polisi gara-gara memperlakukan anak didik dengan kekerasan.

3. Lemah lembut. 

Lemah lembut adalah cermin hati yang penyayang dan penuh penghormatan. Lemah lembut membuat murid segan, senang, dan hormat. Seorang guru
yang berbicara sopan kepada muridnya akan dikenang murid dan membekas dalam hatinya. Guru yang suka menasehati, memperlakukan anak didik seperti anak sendiri, dan menolong kebutuhan muridnya akan dicintai.

4. Tegas tidak menakut-nakuti. 

Seorang guru harus tegas, adil dan tidak boleh membeda-bedakan. Jangan sampai menakut-nakuti dengan sesuatu yang tidak layak, misalnya di ancam dikeluarkan dari sekolah. Dipanggil orang tuannya, dan ancaman-ancaman kasar lainnya. Tegas dalam  pengertian konsisten menegakkan aturan, dan berani bertanggung jawab terhadap perbuatan yang dilakukannya.
Walaupun guru harus tegas, tapi cara yang dilakukan tetap tidak boleh kasar. Tegas bukan identik dengan kasar, tegas bisa dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan psikologis sehingga lebih bisa menyadarkan anak didik secara emosional.

5. Dekat dengan anak didik. 

Kedekatan membawa efek positif bagi pembelajaran. Kedekatan ini akan menciptakan hubungan batin dan keakraban dalam bergaul. Anak didik tidak takut bertanya dan berkonsultasi masalah yang dihadapi kepada gurunya. Lewat kedekatan inilah, murid akan tahu kebijakan guru, sikap perilaku guru, dan sepak
terjang guru. Dan ini akan memunculkan inspirasi bagi peserta didik untuk meniru dan mengembangkan apa yang ada pada guru. 

Contoh Angket Penilaian Siswa Terhadap Kepribadian Guru

Contoh Angket Penilaian Siswa Terhadap Kepribadian Guru

BlogPendidikan.net
- Penilaian terhadap guru juga harus dilakukan oleh siswa terutama kepribadian seorang guru. Penilaian ini dilakukan siswa terhadap guru melalui format penilaian yang telah disusun oleh guru bersangkutan guna menilai sampai sejauh mana sikap dan kepribadian guru tersebut selama proses pembelajaran berlangsung.


penilaian dalam bentuk angket yang bisa di lakukan per semester atau satu tahun pembelajaran. Penilaian melalui angket ini sangat bermanfaat buat guru dan juga siswa. Dari hasil penilaian angket tersebut diketahuilah kepribadian dan kemampuan guru tersebut.


Berikut Contoh Format Angket Penilaian Siswa Terhadap Kepribadian Guru :

Contoh Format Angket Penilaian Siswa Terhadap Kepribadian Guru (PDF) >>> LIHAT DISINI
Contoh Format Angket Penilaian Siswa Terhadap Kepribadian Guru (Ms Word) >>> LIHAT DISINI