Showing posts with label Motivasi Guru. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Guru. Show all posts

Agar Siswa Tidak Ribut Saat Pembelajaran Berlangsung, Begini Teknik Mengatasinya

Agar Siswa Tidak Ribut Saat Pembelajaran Berlangsung, Begini Teknik Mengatasinya

BlogPendidikan.net 
- Sudah menjadi hal biasa bagi guru, jika di dalam proses pembelajaran di kelas terjadi gaduh/ribut, ada saja hal-hal yang membuat suasana kelas menjadi ribut, bisa saja dari siswa itu sendiri atau guru itu sendiri. 

Jika dari siswa lebih dominan saling mengejek terutama siswa tingkat PAUD dan SD, sedangkan jika dari guru tersebut kurangnya penguasaan kelas dan ketidaksiapan dalam proses pembelajaran tersebut, mungkin dikarenakan faktor eksternel sampai terbawa dalam proses pembelajaran yang tidak maksimal.

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain mengatakan, bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi pengelolaan kelas. Faktor yang pertama
yaitu intern siswa, faktor ini meliputi emosi, pikiran, dan perilaku siswa.

Baca Juga:
Dapat dikatakan bahwa faktor intern siswa berhubungan dengan kepribadian siswa itu sendiri, sedangkan faktor yang kedua yaitu faktor ektern siswa, yang meliputi masalah lingkungan belajar, penempatan siswa, pengelompokkan siswa, jumlah siswa dikelas, dsb

Berikut ada 14 tips bagaimana mengatasi ribu saat pembelajaran berlangsung di kelas :

1. Hindari mengetuk-ngetuk papan tulis atau white board saat mendiamkan siswa.

2. Mngangkat tangan sambil bersikap diam. Mintalah siswa melakukan hal yang sama. Saya jamin kelas anda akan tenang, lakukan berulang bila anda ingin siswa anda diam

3. Hindari berteriak untuk mendiamkan siswa. Teriakan anda hanya akan menambah kebisingan yang sudah terjadi

4. Jangan menggunakan suara dengan nada keras "woiii diammm"

5. Jangan menggunakan suara “ssssssssttttttttt”

6. Sesekali berjalan berkeliling diantara tempat duduk siswa, guna melihat apa yang dilakukan siswa.

7. Lakukan permainan seperti Ice Breaking, saat kelas Anda ribut

8. Ucapkan kata ‘terima kasih ‘ pada siswa yang sudah siap mendengarkan anda. Misalnya ” terima kasih Adam, terima kasih Ani… dst

9. Berjalanlah saat  di dalam kelas dan berinteraksilah dengan semua siswa.

10. Minta mereka menyimpan mainan yang tak berhubungan dengan materi pembelajaran didalam tas. Lalu, minta mereka menyiapkan buku pelajaran.

11. Pada awal pembelajaran, berikanlah games menarik kepada anak didik, seperti bertepuk tangan , tebak-tebakan, bernyanyi bersama, bercerita, kuis.

12 Buatlah materi pembelajran yang menarik bagi anak, buatlah suasana yang menggembirakan siswa saat menerima pelajaran jangan tegang saat mengajar, gunakan intonasi suara yang menarik perhatian.

13. Selipkan humor dikala mengajar, seperti permainan tepuk, halo hai, dongeng, sulap.

14. Jika siswa masih saja ribut maka cobalah perhatikan apa yang sedang mereka bicarakan. Lalu, masuklah dalam pembicaraan itu. Namun, sebentar saja.

Baca Juga:
Demikian tips buat Anda, semoga bermanfaat. dan jangan lupa berbagi.

9 Hal Mengapa Guru Itu Seharusnya Bahagia

Guru Itu Seharusnya Bahagia
Rucke Rukmawati saat menjelajahi Pulau Sumatera bersama Vespa kesayangannya

BlogPendidikan.net - Profesi guru merupakan profesi yang mulia mendidik dan mengajarkan anak dari tidak tau menjadi tau, pekerjaannya tanpa pamrih ikhlas dan tulus mengabdikan diri demi mencerdaskan anak bangsa. Tak peduli seberapa upah dari jerih payah yang dia berikan, namun guru tak pernah mengeluh.

Guru tak pernah merasakan kegundahan bahkan kegelisahan, sekalipun masalah di luar sana silih berganti, hanya dengan anak didiknyalah dia merasakan kebahgiaan yang penuh senyuman canda dan gurau. 

Guru itu seharusnya bahagia.

Tingkat kebahagiaan seorang guru sangat menentukan produktifitas dan keberhasilan sekolah untuk bisa bertahan dalam mencapai keunggulan kompetitif di tengah pertumbuhan sekolah yang semakin ketat dengan persaingan berbagai fasilitas. Oleh sebab itu pengembangan sumber daya guru sebagai bagian dari capital investment merupakan langkah yang amat strategis dalam proses pencapaian target dan visi pengembangan sekolah.
Lalu bagaimana sikap kita terhadap profesi yang kita jalankan sebagai seorang pendidik agar kita merasa bahagia. Kebahagiaan adalah ide yang sangat abstrak dan bersifat sangat subyektif. Kebahagiaan dapat terkait dengan tercapainya suatu keinginan atau kebutuhan kita. Tetapi kebahagiaan seorang guru sangat terkait dengan tanggung jawabnya mendidik dan mengajarkan nilai-nilai penting dan inspiratif terhadap para siswanya.
Berikut beberapa hal yang seharusnya guru itu bahagia :

1. Seorang guru bahagia karena ia mencintai profesinya sebagai pendidik.

Ia mendapat kepuasan tersendiri ketika dapat mendidik para murid walaupun kehidupan pribadi mereka sederhana dan jauh dari kata kemewahan.

2. Seorang guru akan jauh lebih bahagia jika apa yang telah mereka lakukan tak hanya membuat para murid pintar melainkan menginspirasi bahkan menggerakkan para murid untuk mengubah diri mereka menjadi lebih baik.

3. Mencintai proses pembelajaran dengan memperluas wawasan ilmu melalui berbagai macam sumber ilmu baik online ataupun ofline.
 
Karena tanggung jawab guru bukanlah sekedar menjelaskan subjek atau materi pelajaran saja. Melainkan memberikan contoh sikap bahwa kemauan untuk terus belajar dapat meningkatkan kreatifitas dan memaksimalkan potensi diri.

4. Rasa syukur yang besar terhadap Tuhan mendatangkan keindahan dan kebahagiaan.

Rasa syukur membuat guru bahagia karena rasa syukur itu membuatnya dapat menjelaskan ilmu pengetahuan kepada siswanya dengan bahasa yang positif pula. Ia akan lebih bahagia jika sikap yang positif serta ilmu pengetahuan yang ia sampaikan menginspirasi para siswanya untuk lebih kreatif dan cerdas.

5. Seorang guru akan bahagia jika tidak membebani hidupnya dengan iming-iming mendapatkan imbalan.
Ia bahagia karena tidak pernah berharap balas jasa dari murid atas semua yang diberikannya. Ia sudah cukup senang dapat mengabdikan diri untuk membentuk tunas bangsa menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

6. Guru akan lebih bahagia jika berhasil membangkitkan semangat siswanya terpuruk karena kehilangan jati dirinya. 

Untuk semua itu ia akan rela melakukan apapun walaupun menghadapi banyak kesulitan. Mendampingi dan membentuk anak didik menjadi tegar dan optimis, baginya jauh lebih menyenangkan dari apapun juga.

7. Seorang guru bahagia jika ia menjadi diri sendiri dan tidak membandingkan dengan orang lain.

Ia bebas berekspresi menjadi diri sendiri dalam menyampaikan ilmu pengetahuan agar terserap dan bermanfaat untuk anak didiknya. Ia bahagia jika etika yang ia tunjukkan dapat menumbuhkan keberanian para siswa untuk menjalani kehidupan jujur dan menghargai diri sendiri.

8. Guru bahagia karena mencintai murid-muridnya bagaimanapun keadaan mereka.
Ia menikmati ketika bersama-sama berjuang melawan keterbatasan diri dengan ilmu pengetahuan dan budi pekerti. "Ketika kita mencintai sesuatu maka itu berarti akan bagi kita. Ketika sesuatu berarti bagi kita maka kita akan senang menghabiskan waktu untuknya, menikmatinya dan memeliharanya"

9. Guru bahagia, ia akan terus memperkaya ilmu pengetahuannya. Semakin luas ilmu yang ia miliki maka maka semakin mudah ia mengubah kesulitan hidup menjadi anugerah yang membahagiakan.

Guru itu seharunya bahagia! Demikian semoga kita bisa dilimpahkan kebahagiaan yang tiada tara. Amin...

Rujukan :
 
Menuju Guru dan Siswa Cerdas Oleh Faijin Amik, 

Ini 8 Keistimewaan Jika Profesimu Seorang Guru, Maka Cintailah Tugas dan Profesimu

Ini 8 Keistimewaan Seorang Guru, Maka Cintailah Profesimu

BlogPendidikan.net
- Guru merupakan figur sentral dalam penyelenggaraan pendidikan, karena guru adalah sosok yang sangat diperlukan untuk memacu keberhasilan siswanya. 

Betapapun baiknya kurikulum yang dirancang, namun pada akhirnya keberhasilan para siswa sangat tergantung pada pertanggung jawaban guru dalam melaksanakan tugasnya

Ada banyak hal yang bisa kamu syukuri jika memiliki pasangan yang berprofesi sebagai seorang guru. Kamu tidak perlu lagi mengeluh atau merasa iri dengan orang lain yang pasangannya mungkin terlihat lebih beruntung dari pasangan kamu yang kini menjadi seorang guru.
Baca Juga: 11 Karakteristik Guru Profesional Yang Wajib Anda Miliki
Mensyukuri keadaan pasangan kamu yang memiliki pekerjaan yang disebut sangat mulia sejatinya adalah sesuatu yang biasa. Karena sebenarnya bukan dari situ saja kamu dapat mensyukurinya. 

Ada banyak kelebihan-kelebihan lain dari pasangan kamu yang dapat kamu syukuri karena lebih banyak menguntungkan untuk kehidupan kamu dan keluarga kamu sendiri.

Berikut ini ada 8 keistimewaan jika profesimu seorang guru, maka cintailah profesimu:

1. Guru Adalah Pasangan yang Penyabar

Banyak menghadapi anak-anak didiknya membuat dia terlatih untuk menjadi pribadi yang penyabar saat menghadapi hal-hal yang mungkin menyebalkan bagi dirinya. Mengajar menjadikan mereka sebagai pribadi yang bisa bersikap profesional ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tertekan.

2. Darinya Kamu Akan Belajar Untuk Tidak Pilih Kasih Pada Setiap Orang


Mereka diajarkan untuk tidak pilih kasih dalam memperlakukan murid-muridnya, maka dialah orang yang paling tepat untuk kamu jadikan sebagai guru yang bisa membuat kamu tidak pilih kasih pada orang-orang disekitar kamu. Yakinlah dia tidak akan pernah membuat kamu menjadi orang yang pilih kasih dalam mengambil keputusan atau meperlakukan orang lain.
Baca Juga: 18 Kiat Guru, Bagaimana Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
3. Guru Tidak Akan Pernah Membuat Kamu Lupa Pada Keluargamu

Karena mereka yang berprofesi sebagai seorang guru tidak pernah pilih kasih dalam memperlakukan siapapun, maka kelak dia tidak akan pernah memperlakukan orangtua kamu berbeda dengan orangtuanya sendiri. Dia akan menyayangi kedua orangtuamu dan keluargamu sendiri layaknya keluarganya dia sendiri atau bahkan melebihi keluargamu sendiri.


4. Guru Adalah Pasangan yang Pengertian


Kebiasaan-kebiasaan di sekolah melatihnya untuk menjadi pribadi yang pengertian, dia bukan hanya akan mengerti kamu saja tapi dia mudah menjadi pribadi yang pengertian untuk setiap hal dan setiap keadaan. Mungkin karena alasan inilah ia bisa menjadi pribadi yang lebih penyabar dan dewasa.
5. Seorang guru memiliki wawasan yang luas dan piawai dalam berkomunikasi. Dia bisa menjadi teman berbagi cerita paling istimewa dalam hidupmu!

Seorang guru bukan saja terlatih menangani murid-murid namun juga terbiasa berinteraksi dengan para orang tua murid. Memiliki pasangan yang berprofesi sebagai guru memastikan satu hal khusus yaitu kecakapan komunikasi. 

Jika dengan banyak anak di kelas beserta orang tuam murid dia dapat lakukan dengan baik, maka tidak akan terlalu sulit baginya membangun interaksi yang efektif dengan orang terdekatnya bukan?

6. Guru Adalah Pribadi yang Mandiri dan Berfikir Dewasa

Mereka yang berprofesi menjadi seorang guru sangat mungkin untuk menjadi pribadi yang berfikir dewasa. Hanya kamu yang berpacaran dengan gurulah yang dapat mengerti dan mengetahui perubahan dari dia yang menjadi dewasa setelah dia menggeluti pekerjaan ini.

7. Kamu Harus Ikhlas Jika Dia Harus Sedikit Memikirkan Orang Lain

Tuntutan pekerjaan membuat dirinya juga harus memikirkan orang lain (anak didik), di sinilah kamu harus sedikit lebih pengertian pada dia karena pekerjaannya. Percayalah sebenarnya kamu tetap menjadi yang pertama di hatinya meski dia sibuk mengurusi orang lain.
Baca Juga: Sikap dan Sifat-sifat Yang Harus Dimiliki Guru
8. Guru Orang Super Sibuk Namun Tepat Waktu

Dia mungkin banyak mengurusi pekerjaannya, mengurus anak didiknya dan semua hal yang berhubungan dengan pekerjaannya. Tapi percayalah kalau dia sebenarnya adalah orang yang paling tepat waktu.

Dia tahu bagaimana harus membagi waktunya agar tidak telat menyelesaikan atau mengerjakan pekerjaan lainnya. Dia juga bukanlah pribadi yang lalai sehingga sangat pantas kiranya jika kamu disebut sangat beruntung bisa punya pasangan yang bekerja sebagai seorang guru atau pengajar.

5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki, Menjadikanmu Guru Yang Diteladani

5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki, Menjadikannmu Guru Yang Diteladani

BlogPendidikan.net
- Seorang guru dinilai tidak hanya dari aspek keilmuan saja, tapi juga dari aspek kepribadian yang ditampilkannya. Mampukah menarik anak didik dan memunculkan aura optimis dalam menghadapi berbagai tanggapan hidup, atau kepribadian yang acuh tak acuh, pesimis, dan tidak mampu memancarkan aura optimis, yang kesemuanya tercantum dalam konsep kepribadian.
Seorang guru harus mempunyai kepribadian sehat yang akan mendorongnya mencapai puncak prestasi. Kepribadian yang sehat diartikan kepribadian yang secara fisik dan psikis terbebas dari penyakit tetapi bisa juga diartikan sebagai individu yang secara psikis selalu berusaha menjadi sehat.

Berikut 5 Kepribadian Yang Harus Dimiliki Oleh Guru:

1. Bertanggung jawab. 

Tanggung jawab adalah perasaan kuat yang disertai kebulatan tekat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tanggung jawab seorang guru adalah mengajar dan mendidik sekaligus. Ia harus disiplin, jujur, rajin beribadah, dan sungguh-sungguh memahamkan anak yang mana setiap saat mengembangkan diri agar anak didik tidak ketinggalan informasi dan pengetahuan.
2. Tidak emosional. 

Stabilitas emosi sangat penting bagi guru karena kondisi siswa yang berbeda, ada yang mudah di atur dan yang sulit, ada yang sengaja memancing emosi
guru dan ada yang menggerutu dari belakang. Dari sini diperlukan stabilitas emosi, jangan sampai guru terpancing emosi yang nantinya bisa berakibat fatal kepada anak didik. Alangkah malunya kita melihat di televisi, berita seorang guru berurusan dengan polisi gara-gara memperlakukan anak didik dengan kekerasan.

3. Lemah lembut. 

Lemah lembut adalah cermin hati yang penyayang dan penuh penghormatan. Lemah lembut membuat murid segan, senang, dan hormat. Seorang guru
yang berbicara sopan kepada muridnya akan dikenang murid dan membekas dalam hatinya. Guru yang suka menasehati, memperlakukan anak didik seperti anak sendiri, dan menolong kebutuhan muridnya akan dicintai.

4. Tegas tidak menakut-nakuti. 

Seorang guru harus tegas, adil dan tidak boleh membeda-bedakan. Jangan sampai menakut-nakuti dengan sesuatu yang tidak layak, misalnya di ancam dikeluarkan dari sekolah. Dipanggil orang tuannya, dan ancaman-ancaman kasar lainnya. Tegas dalam  pengertian konsisten menegakkan aturan, dan berani bertanggung jawab terhadap perbuatan yang dilakukannya.
Walaupun guru harus tegas, tapi cara yang dilakukan tetap tidak boleh kasar. Tegas bukan identik dengan kasar, tegas bisa dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan psikologis sehingga lebih bisa menyadarkan anak didik secara emosional.

5. Dekat dengan anak didik. 

Kedekatan membawa efek positif bagi pembelajaran. Kedekatan ini akan menciptakan hubungan batin dan keakraban dalam bergaul. Anak didik tidak takut bertanya dan berkonsultasi masalah yang dihadapi kepada gurunya. Lewat kedekatan inilah, murid akan tahu kebijakan guru, sikap perilaku guru, dan sepak
terjang guru. Dan ini akan memunculkan inspirasi bagi peserta didik untuk meniru dan mengembangkan apa yang ada pada guru. 

Inilah 5 Alasan Yang Menjadikanmu Seorang GURU

Inilah 5 Alasan Yang Menjadikanmu Seorang GURU

BlogPendidikan.net
 - Guru merupakan pekerjaan tertua. Lebih dulu dibandingkan arsitek yang baru ada setelah manusia tidak lagi tinggal di gua. Atau, lebih juga dari insinyur metalurgi yang baru muncul pada masa manusia mengenal logam dan pengolahannya. Profesi guru ada sejak manusia mampu berpikir dan mengenal ilmu pengetahuan.
Secara formal, guru adalah seorang pengajar di sekolah negeri ataupun swasta yang memiliki kemampuan berdasarkan latar belakang pendidikan formal minimal berstatus sarjana, dan telah memiliki ketetapan hukum yang sah sebagai guru berdasarkan undang-undang guru dan dosen yang berlaku di Indonesia. (id.wikipedia.org)

Peranan guru adalah luas. Guru adalah pendidik, pembimbing dan pendorong. Dia juga penyampai ilmu, penggerak dan penasihat. Ini bermaksud, guru atau pendidik mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berat, olehnya itu guru bukanlah profesi sembarangan, di tangan merekalah masa depan murid dipertaruhkan. Mereka adalah orang yang memberi pengetahuan kepada muridnya, andaikan lalai maka murid yang dihasilkan pun produk gagal.
Inilah 5 Alasan Yang Menjadikanmu Seorang GURU:

1. Profesi Guru Adalah Profesi Yang Sangat Mulia

Kemuliaan seorang guru datang karena ia merupakan sosok yang berperan penting dalam membawa masa depan seorang anak didiknya. Tugas seorang guru yang mengubah orang yang bodoh menjadi orang yang pintar mengubah yang tadinya tidak tahu menjadi tahu merupakan tugas mulia yang diemban dari seorang guru. Selain itu tingkah lakunya menjadi panutan bagi semua orang. Inilah yang menjadi nilai lebih profesi ini dibandingkan dengan profesi lain, benar-benar istimewa bekerja sebagai guru.


2. Martabat Guru Merupakan Martabat yang dihormati 

Sebagai pembimbing di dalam keilmuan sehingga menjadi penyemangat dan inspirasi bagi muridnya untuk memilih bidang pekerjaan yang akan ditekuninya di masa depan, karena di tangan gurulah masa depan seorang anak berada, banyak tokoh-tokoh besar di dunia siapapun itu, mereka tidak akan seperti itu kalau bukan didik seorang guru yang hebat. Guru bangga jika melihat anak didiknya melampaui capaiannya, karena ia telah berhasil berbuat sesuatu yang berguna bagi semua orang dengan ilmunya.

3. Guru Selalu Memiliki Tantangan 

Salah satunya bagaimana kita dihadapkan dengan sebuah karakter  yang berbeda dan bagaimana kita dapat mendidik dari perbedaan karakter, namun seorang guru dituntut dapat mengemban tugas untuk mencerdaskan anak bangsa, sehingga hal ini menuntut seorang guru untuk memiliki jiwa sebagai seorang pendidik. 
Menjadi pendidik tidaklah mudah, karena seorang guru harus menjadi bagian penting dalam perkembangan anak didiknya. Seorang guru harus mampu memahami karakter setiap anak didiknya sehingga dapat menjalin keakraban dan kebersamaan yang nantinya dapat membantu dalam proses mendidik dan mengajarkan ilmu kepada siswa dan pada akhirnya dapat memotivasi dan mendorong siswanya untuk dapat meraih cita-cita yang diimpikan.

4. Menjadi Guru Ikhlas Mengajarkan Ilmu 

Ilmu yang diajarkan dengan penuh kasih sayang dan cinta serta selalu sabar dalam membimbing kita walau hanya sekedar untuk membaca, menulis dan berhitung, karena dengan keikhlasan dan kasih sayang guru  dalam mengajarkan sebuah ilmu kepada setiap anak membuat terkadang diri kita terkenang akan jasa para guru.
5. Kesejahteraan Seorang Guru Tidaklah Seperti Kesejahteraan Profesi Yang Lain 

Namun, kebanggaan dan kepuasan menjadi seorang guru tidaklah dapat diukur dari gaji yang diterima setiap bulan melainkan melakukan suatu pekerjaan mulia untuk memberikan ilmu kepada anak bangsa sehingga nantinya mereka akan menjadi manusia yang lebih baik serta kebahagiaan atas pahala yang tak pernah berhenti mengalir teruntuk seorang guru yang telah berjasa dalam mencerdaskan dan mendidik anak-anak tersebut walaupun guru tersebut telah tiada.

Patutlah anda berbangga dan berbahagia saat ini jika anda berprofesi sebagai seorang guru, karena ada banyak manfaat yang dapat anda berikan kepada anak didik anda sehingga nantinya mereka dapat menjadi generasi muda yang berguna dan berprestasi di masa depan. 
Jadilah seorang guru yang bersikap dan berakhlak baik karena anda adalah sebagai suri tauladan di tengah masyarakat terlebih menjadi teladan bagi siswa sehingga patutlah memberikan contoh yang baik kepada para siswa sehingga mereka dapat mencontoh dan meneladaninya dikemudian hari.

8 Kata-kata Motivasi Untuk Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

8 Kata-kata Motivasi Untuk Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

BlogPendidikan.net
 Guru adalah seorang yang memiliki ilmu pengetahuan yang kemudian menyalurkan ilmunya kepada orang yang tidak mengetahui ilmu tersebut. Guru adalah suatu profesi yang sangat mulia karena profesi ini adalah amal ibadah yang tidak ada putus-putusnya. Guru sering disebut juga sebagai pendidik dan juga sebagai pencerah.

Seorang guru harus mampu mentransformasikan seluruh akhlak dan sikap yang kurang baik atau buruk menjadi amal yang terpuji untu anak didiknya, dengan demikian seorang guru bertanggung jawab terhadap akhlak dan moral seorang siswa dan tentunya buat bangsa dan Negara.

Baca Juga : 
Seorang guru harus memberikan yang terbaik disetiap waktu untuk kebaikan seorang siswanya. Adapun jika ada guru atau siswa yang tidak ikhlas mengajar dan menuntut ilmu maka apa yang dilakukannya tersebut akan sia-sia.

Berikut 5 Kata-kata Motivasi Untuk Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa:
  1. “Jika aku saat ini hanyalah sebuah bongkahan batu yang tak ternilai maka suatu saat batu itu akan menjadi bongkahan mulia yang harganya sangat mahal, tahukah mengapa demikian dapat terjadi. Karena engkau guru kami, saat ini mengajari kami dengan penuh motivasi dan ketulusan.
  2. "Sungguh sikap yang kamu tampilkan demikian sangat menyentuh hati kami dan membuat hati dan seluruh tubuh kami untuk tidak bermalas-malasan dalam belajar dan itulah yang akan menjadikan kami batu mutiara. Terimah kasih banyak bu dan bapak guru”
  3. “Siang dan malam engkau selalu memikirkan kami, tak memandang kasta dan agama engkau mendidik kami. Sungguh ini adalah hal yang sangat terpuji untuk generasi kelak bahwa kami akan seperti anda dan akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat”
  4. “Engkau tak seperti matahari yang selalu menerangi bumi setiap saat, tapi engkau seperti cahaya bulan yang jika motivasi belajar kami redup maka engkaulah yang meneranginya hingga kami kembali lagi belajar dan belajar hingga akhirnya sukses”
  5. “Ajaranmu saat ini tak kami langsung terima dalam sekejap dan sehari tapi disuatu saat yang akan datang entah itu 5 atau 10 tahun kemudian, ajaranmu saat ini akan menjadi nilai besar buat kami”
  6. “Seorang guru tidak hanya mengajari ilmu tapi juga memeberikan contoh ilmu yang diberikan”
  7. “Guru itu ibarat kayu yang terbakar dia menjadikan dirinya abu tapi semua orang menjadikannya terang”
  8. “Guru yang paling jenius adalah seseorang yang mampu menyederhanakan masalah menjadi berita gembira"
Salam Guruku.