Showing posts with label PPG. Show all posts
Showing posts with label PPG. Show all posts

Kemendikbud : Rekrutmen Asesor PPG Kriteria, Syarat dan Cara Pendaftaran

Kemendikbud : Rekrutmen Asesor PPG Kriteria, Syarat dan Cara Pendaftaran

BlogPendidikan.net
- Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Pendidikan Profesi Guru mengundang putra putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi Asesor Seleksi Program PPG

Tugas asesor PPG adalah untuk menyeleksi calon peserta PPG Prajabatan secara online via wawancara atau cara lain yang telah dikembangkan. Sebagaimana disebutkan dalam surat Ditjen GTK Kemendikbudristek nomor 0824/B2/GT.00.03/2022 yang diunggah dalam situs PPG Kemdikbud RI, ada lima jenis golongan atau latar belakang yang diperbolehkan melamar.

Kriteria yang Bisa Mendaftar Asesor PPG?

Sasaran calon asesor PPG adalah:
  1. Guru dengan sertifikat pendidik dan merupakan lulusan program Guru Penggerak
  2. Pengawas sekolah
  3. Widyaiswara atau widyaprada di lingkungan Kemendikbudristek
  4. Dosen fakultas psikologi dan/atau dosen dengan kualifikasi akademik bidang kependidikan 
  5. Praktisi pendidikan
Sebagai keterangan, widyaiswara menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah PNS dengan jabatan fungsional untuk mendidik/mengajar dan/atau melatih secara penuh di unit pendidikan dan pelatihan instansi milik pemerintah. Sementara, widyaprada adalah orang yang bertugas menyelenggarakan kegiatan penjaminan mutu pendidikan.

Apa saja syarat umum Menjadi Asesor PPG:
  1. WNI
  2. Ijazah minimal S1 atau D4
  3. Punya akses internet yang baik/stabil
  4. Dapat mengoperasikan aplikasi Google, seperti GMail, GDrive, dan lain sebagainya.
  5. Mampu mengoperasikan aplikasi pertemuan video seperti Zoom atau Google Meet.
  6. Berkomitmen, punya semangat perbaikan berkelanjutan, memiliki jiwa kolaborasi, dan bersikap terbuka terhadap hal baru.
  7. Tidak sedang menjadi atau mengikuti rekrutmen peserta/pengajar praktik/pendamping/fasilitator Guru Penggerak.
  8. Tidak sedang berstatus asesor program Guru Penggerak atau asesor Sekolah Penggerak.
  9. Apabila terpilih, maka wajib bersedia meluangkan waktu secara penuh selama empat hari kerja dari hari Senin sampai Kamis pukul 08.00-17.00 WIB untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi asesor secara online sesuai jadwal.
Rekrutmen asesor PPG Prajabatan ini dilakukan dengan pelatihan atau sertifikasi Targeted Selection Interview (TSI) dan dilaksanakan secara bertahap.

Cara Pendaftaran Asesor PPG 

Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi SIMPKB di https://ppg-prajab.simpkb.id/pendaftaran, paling lambat 16 April 2022 jam 23.59 WIB.

Pelatihannya akan berlangsung secara online mulai April hingga Juli 2022. Jadwal pelatihan asesor ini akan diinformasikan selanjutnya. Detikers yang memiliki lima latar belakang di atas dan tertarik mendaftar, bisa melihat syarat khusus per golongan calon asesor PPG di surat edaran yang sama, melalui situs PPG Kemdikbud RI.

3 Mata Kuliah Program PPG Dalam Jabatan, Jumlah SKS dan Durasi Waktu Pelaksanaan

3 Mata Kuliah Program PPG Dalam Jabatan, Jumlah SKS dan Durasi Waktu Pelaksanaan

BlogPendidikan.net
- Mengacu pada JUKNIS Nomor 1019/B/PD.00.02/2022 tentang Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Tahun 2022, yang menjelaskan tentang petunjuk teknis dalam pelaksanaan PPG dalam jabatan diantaranya mata kuliah yang akan diikuti peserta, beban belajar, jumlah SKS, durasi waktu pelaksanaannya dan lain-lainnya.

Beban belajar Program PPG Dalam Jabatan tertuang dalam kurikulum Prodi PPG. Kurikulum tersebut dikembangkan dengan mengacu pada profil lulusan Program PPG Dalam Jabatan, yaitu menjadi “Guru profesional yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia yang menguasai materi ajar, berkarakter dan berkepribadian Indonesia, menginspirasi dan menjadi teladan, memiliki penampilan memesona, berwibawa, tegas, ikhlas, serta disiplin yang mampu mendidik, membelajarkan, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terkini dan masa depan”. Kurikulum Program PPG

Dalam Jabatan dirancang untuk memfasilitasi Mahasiswa Program PPG Dalam Jabatan mencapai SKL, yang dinyatakan dalam CPL pada bidang studi atau program keahlian masing-masing. Kaitan antara CPL, CPBS, bahan kajian, dan mata kuliah Program PPG Dalam Jabatan dipaparkan sebagai berikut.

Dalam Kurikulum program PPG Dalam Jabatan terdiri atas tiga mata kuliah, yaitu:
  1. Pendalaman Materi (Analisis Materi Ajar Berbasis Masalah, Literasi, dan Higher Order Thinking Skills/HOTS).
  2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Desain Pembelajaran Inovatif).
  3. PPL (Praktik Pembelajaran Inovatif).
Berikut penjelasan masing-masing 3 mata kuliah yang akan diikuti peserta PPG dalam jabatan

1. Pendalaman Materi (Analisis Materi Ajar Berbasis Masalah, Literasi, dan HOTS)

Mata Kuliah Pendalaman Materi pedagogik dan bidang studi dilakukan dalam sebuah aktivitas bernama Analisis Materi Ajar Berbasis Masalah, Literasi, dan HOTS. Aktivitas ini dilakukan secara daring dengan beban belajar 5 (lima) sks. Mata kuliah ini memfasilitasi Mahasiswa untuk mengingat kembali (refresh), memperbarui (update), meningkatkan (upgrade) sekaligus penguatan pemahaman tentang keprofesian, pedagogik, dan materi bidang studi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang dilakukan secara daring dan mandiri melalui learning management system (LMS) dan sumber lainnya. 

Keprofesian guru perlu didukung dengan pemahaman yang mendalam tentang teori belajar, psikologi pendidikan, sosial kultural, kontruksi sosial, dan keberagaman. Pendalaman Materi pedagogik mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang mendidik. Pendalaman Materi bidang studi mencakup materi esensial termasuk advanced material bidang studi yang dapat menjelaskan aspek “apa” (konten), “mengapa” (filosofi), dan “bagaimana” (penerapan) dalam kehidupan sehari-hari. Pendalaman Materi bidang studi ini juga diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi/HOTS

2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Desain Pembelajaran Inovatif)

Mata kuliah Pengembangan Perangkat Pembelajaran memiliki beban belajar 3 (tiga) sks. Mata kuliah ini memfasilitasi Mahasiswa untuk mendesain pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan hasil analisis materi ajar berbasis masalah, literasi, dan HOTS, tahapan sebelumnya. Tujuan Desain Pembelajaran Inovatif adalah membekali Mahasiswa dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan perangkatnya yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang akan digunakan dalam praktik pembelajaran di kelas/labaratorium/bengkel serta membekali Mahasiswa untuk memiliki kepribadian yang tangguh (transformatif, bertanggung jawab, mengakomodasi nilai baru, siap menghadapi tantangan dan dilema).

Proses pembelajaran desain pembelajaran inovatif melalui pendekatan TPACK berbasis platform revolusi industri terkini dengan penerapan model PBL dan PjBL. Kegiatan pembelajaran melalui tahapan identifikasi rencana dan pelaksanaan pembelajaran, analisis akar masalah, mendesain rencana pembelajaran dan perangkatnya, melakukan pengajaran sebaya (peerteaching) sebagai sarana latihan mengajar, serta refleksi dan tindak lanjut. Produk dari lokakarya ini adalah RPP dan perangkatnya yang menerapkan model pembelajaran PBL dan PjBL meliputi bahan ajar, media pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LPKPD), kisi-kisi instrumen, instrumen penilaian, dan rubrik penilaian.

3. PPL (Praktik Pembelajaran Inovatif)

Mata kuliah PPL dilaksanakan dalam bentuk aktivitas praktik pembelajaran inovatif dengan beban belajar sebesar 4 (empat) sks. Tujuan dari aktivitas tersebut adalah untuk memfasilitasi Mahasiswa mengembangkan kemampuan reflektif guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas sebagai fasilitator bagi peserta didik. Selama kegiatan praktik pembelajaran inovatif, Mahasiswa difasilitasi untuk: (a) Melakukan apersepsi dengan mencermati beberapa permasalahan aktual yang berkaitan dengan topik pembelajaran (dari
set 1/2/3 perangkat pembelajaran), (b) Menstimulasi siswa untuk mengenali masalah dan akar permasalahan serta mengidentifikasi alternatif solusi dan memilih salah satu alternatif solusi ini sebagai solusi terbaik, (c) Melaksanakan praktik pembelajaran inovatif, (d) Melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar (assessment of learning, assessment for learning, and assessment as learning) dan pemanfaatan hasilnya, dan (e) Mendiseminasikan proses dan hasil pembelajaran kepada kolega/guru lain lain sesuai mapel.

Di akhir praktik pembelajaran pada setiap siklus, Mahasiswa difasilitasi untuk melakukan refleksi dengan mencermati capaian dan hambatan yang telah dihadapi dan selanjutnya memikirkan langkah perbaikan sebagai rencana tindak lanjut untuk diterapkan pada siklus berikutnya.

Durasi waktu pelaksanaan PPG dalam jabatan

Mata kuliah Program PPG Dalam Jabatan terdiri atas: Pendalaman Materi (Analisis Materi Ajar Berbasis Masalah, Literasi, dan HOTS); Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Desain Pembelajaran Inovatif), dan Praktik Pengalaman Lapangan (Praktik Pembelajaran Inovatif) yang dilaksanakan dalam 3 (tiga) siklus secara terintegrasi. Sebaran hari untuk masing-masing siklus sebagai berikut:

1. Pendalaman Materi (Analisis Materi Ajar Berbasis Masalah, Literasi, dan HOTS)

Siklus 1 selama 6 hari
Siklus 2 selama 4 hari
Siklus 3 selama 4 hari
Keseluruhan selama 14 hari

2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Desain Pembelajaran Inovatif)

Siklus 1 selama 7 hari
Siklus 2 selama 5 hari
Siklus 3 selama 5 hari
Keseluruhan selama 17 hari

3. Praktik Pengalaman Lapangan (Praktik Pembelajaran Inovatif)

Siklus 1 selama 9 hari
Siklus 2 selama 9 hari
Siklus 3 selama 9 hari
Keseluruhan selama 27 hari

Kegiatan utama PPG berupa siklus Analisis Materi Ajar, Desain Pembelajaran Inovatif, dan Praktik Pembelajaran Inovatif didesain dan dilaksanakan dengan pendekatan root cause analysis dalam satu putaran yang utuh yang disebut Siklus I. Dengan pendekatan yang sama akan dilakukan Siklus II dan Siklus III yang didasarkan pada hasil refleksi dan evaluasi pada siklus sebelumnya. 

Keseluruhan kegiatan yang menggunakan pendekatan root cause analysis dan mengintegrasikan analisis materi, desain pembelajaran dan praktik ini menjadi sebuah siklus yang utuh dan diharapkan dapat berlanjut pasca PPG. Oleh karena itu pada proses implementasi pendekatan ini, ada 3 (tiga) komponen yang diintegrasikan, dicontohkan, dan dilatihkan pada setiap kegiatan.

Untuk lebih jelasnya silahkan Anda unduh pada link berikut: UNDUH

Juknis Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022

Juknis Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022

BlogPendidikan.net
- Juknis Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Tahun 2022

Ruang lingkup Petunjuk Teknis Program PPG Dalam Jabatan meliputi:
  • pendahuluan
  • capaian pembelajaran
  • beban belajar
  • rekognisi pembelajaran lampau
  • pembelajaran
  • penilaian
  • pelaksanaan Program PPG Dalam Jabatan
  • pembiayaan
  • penutup
Petunjuk teknis (JUKNIS) Program PPG Dalam Jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini.

Juknis Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Tahun 2022 >>> UNDUH

Jadwal Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan 2022

Jadwal Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan 2022 - www.blogpendidikan.net

BlogPendidikan.net
- Kapan seleksi akademik PPG dalam jabatan yang akan mengikuti pretest ujian seleksi akademik, simak jadwalnya pada artikel ini.

Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi PPG 2022 yang diunggah melalui laman ppg.kemendikbud.go.id. Selain hasil seleksi administrasi, Kemendikburistek juga telah mengumumkan informasi selesai akademik PPG Dalam Jabatan 2022.
Mengutip informasi situs ppg.kemdikbud.go.id, Rabu (9/3/2022), dari hasil seleksi administrasi yang dilakukan secara online melalui aplikasi SIMPKB, ada 391.350 guru yang dinyatakan lulus. Hasil pengumuman dapat dilihat di situs resmi atau lewat akun SIMPKB masing-masing pendaftar.
Guru yang telah dinyatakan lulus administrasi selanjutnya dapat mengikuti seleksi akademik sesuai jadwal. Namun sebelumnya, guru yang dinyatakan lulus seleksi administrasi PPG 2022 perlu melakukan pemutakhiran nomor telepon seluler (WhatsApp), pas foto, serta tautan belajar.id pada profil SIMPKB masing-masing.

Nantinya, seleksi akademik akan dilaksanakan secara online berbasis domisili. Untuk mengetahui jadwal persiapan dan pelaksanaan seleksi akademik PPG Dalam Jabatan 2022, berikut ini informasi lengkapnya :
  • Cetak kartu peserta seleksi akademik : 12-13 Maret 2022
  • Koordinasi peserta dengan pengawas (melalui grup WhatsApp) : 14 Maret 2022
  • Instalasi mandiri oleh peserta : 14 Maret 2022
  • Uji Coba Aplikasi : 15-27 Maret 2022
  • Seleksi akademik (online domisili) : 16-30 Maret 2022
Untuk diketahui, program PPG Dalam Jabatan merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D-IV Non Kependidikan yang memiliiki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sehingga sesuai dengan Standar Pendidikan Guru.
Program ini diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan pendidikan, seperti kualifikasi di bawah standar dan guru-guru yang kurang kompeten. Terlebih, di era revolusi industri 4.0, guru diharapkan memiliki kemampuan melaksanakan pembelajaran inovatif dan menyenangkan.

Selain itu, para guru diharapkan bisa mengintegrasikan critical thinking dan problem solving, communication and colaborative skill, creativity and inovative skill, information and communication technology literacy, contextual learning skill, serta information and media literacy.

PPG Dalam Jabatan juga dirancang agar mampu membekali kemampuan problem solving, kritis, dan kreatif kepada calon guru profesional, melalui implementasi model pembelajaran dan kegiatan berbasis masalah (problem-based learning) dan proyek (project-based learning).

Informasi selengkapnya mengenai program PPG selanjutnya dapat dipantau melalui laman PPG dari Kemendikbud maupun akun SIMPKB masing-masing.

liputan6.com

Seleksi Akademik PPG Melalui Daring, Mutakhirkan Nomor WhatsApp, Pas Foto dan Tautan Belajar.id

Seleksi Akademik PPG Melalui Daring, Mutakhirkan Nomor WhatsApp, Pas Foto dan Tautan Belajar.id

BlogPendidikan.net
- Menindaklanjuti pelaksanaan seleksi administrasi PPG Dalam Jabatan tahun 2022 di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi SIMPKB, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut.
Baca Juga : 
Download Modul PPG Dalam Jabatan Sertifikasi Guru Untuk Jenjang SD
  1. Dari hasil seleksi administrasi tersebut sejumlah 391.530 guru dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagaimana daftar rekapitulasi terlampir, hasil kelulusan selengkapnya dapat dilihat pada laman ppg.kemdikbud.go.id atau melalui akun SIMPKB masing-masing.
  2. Guru yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi maka selanjutnya dapat mengikuti seleksi akademik sesuai jadwal sebagaimana terlampir.
  3. Bagi guru yang dinyatakan lulus seleksi administrasi agar melakukan pemutakhiran nomor telepon seluler (whatsapp), pas foto, dan tautan belajar.id pada profil SIMPKB masing-masing.
  4. Seleksi akademik akan dilaksanakan secara daring berbasis domisili. Informasi selengkapnya dapat dipantau melalui laman ppg.kemdikbud.go.id dan akun SIMPKB masing-masing.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas, maka selanjutnya kami mohon bantuan Saudara untuk menyampaikan informasi di atas kepada guru-guru dimaksud sesuai kewenangan masing-masing.


Contoh Soal Pretest PPG Dalam Jabatan

Contoh Soal Pretest PPG Dalam Jabatan

BlogPendidikan.net
- Kemendikbudristek baru-baru ini telah mengumumkan calon peserta PPG dalam jabatan yang lulus pada seleksi berkas calon PPG dalam jabatan. Bagi yang telah dinyatakan lolos dalam seleksi berkas, persiapkan diri anda untuk mengikuti pretest PPG dalam jabatan untuk ditetapkan sebagai peserta PPG tahun 2022. 
Pretest PPG ini untuk menjaring peserta yang memiliki kompetensi melalui mekanisme ujian yang akan dilaksanakan oleh pemerintah sebelum ditetapkan sebagai peserta PPG dan dinyatakan lulus dalam ujian pretest PPG dalam jabatan.

Berikut prediksi soal pretest PPG dalam jabatan yang dirujuk BlogPendidikan.net dari berbagai sumber, dapat anda unduh pada tautan akhir artikel ini.

Sekilas contoh soal PPG dalam jabatan pada bidang pedagogik

1. Seorang siswa diminta untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi, lalu masalah itu didiskusikan dalam kelompok untuk mendapatkan solusinya. Ilustasi ini berkaitan dengan perkembangan ....
A. kemampuan kognitif
B. kemampuan interaksional
C. kemampuan integrasi diri
D. kemampuan komunikatif

2. Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….
A. kemampuan berkomunikasi
B. Kemampuan untuk memecahkan masalah
C. kemampuan berinteraksi
D. kemampuan untuk mengintegrasikan diri
3. Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia
A. 0 - 2 tahun
B. 2 -- 7 tahun
C. 7 -- 11/12 tahun
D. 11/12/ -- 14/15 tahun

4. Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan
A. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)
B. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
C. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
D. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)
5. Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan….
A. Kognitif
B. Sosial
C. Emosional
D. moral

Download Contoh Soal Pretest PPG Dalam Jabatan (PDF) >>> DOWNLOAD
Download Contoh Soal Pretest PPG Dalam Jabatan (DOC) >>> DOWNLOAD

Cek Pengumuman Calon Peserta PPG Dalam Jabatan, dan Cara Login di Akun SIM PPG

Cek Pengumuman Calon Peserta PPG Dalam Jabatan, dan Cara Login di Akun SIM PPG

BlogPendidikan.net
- Pengumuman hasil pendaftaran dan seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan tahun 2022 bakal disampaikan hari ini, 7 Maret 2022. Hal ini berdasarkan rilis nomor 0305/B2/GT.00.04/2022 tentang Perubahan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Administrasi dan Tabel Linieritas PPG Dalam Jabatan Tahun 2022. 

Sebelumnya, pengumuman PPG Dalam Jabatan diumumkan pada 4 Maret 2022. Namun terjadi perubahan jadwal dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi.
Cara Cek Kelulusan Seleksi Berkas PPG Dalam Jabatan:

Silahkan cek hasil seleksi PPG melalui laman ppg.kemdikbud.go.id selanjutnya klik tombol login SIM PKB menggunakan akun SIMPKB yang juga digunakan saat melakukan pendaftaran PPG dan akan diarahkan pada portal SIM PPG Masing-masing guru calon peserta PPG dalam Jabatan. 

Jika Anda lupa password Akun SIMPKB bisa meminta bantuan reset password ke Ketua Komunitas KKG/MGMP atau Admin SIMPKB di Dinas Pendidikan Kota/Kab/Provinsi setempat atau Admin P4TK naungan Anda. 
Sebelum mengumumkan hasil seleksi, LPMP melakukan verifikasi dan validasi kesesuaian berkas dengan syarat-syarat administrasi yang telah ditentukan diantaranya yaitu linieritas antara program studi PPG yang dipilih dengan program studi/jurusan pada ijazah S1/D4. 

Hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan dengan 3 kategori sebagai berikut: 
  1. "Disetujui” jika berkas memenuhi syarat dan bidang studi PPG yang dipilih linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV. 
  2. Tolak (permanen)” jika berkas tidak memenuhi syarat dan atau bidang studi studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV serta tidak dimungkinkan adanya perbaikan. Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Hukum tidak linier dengan program studi PPG yang ada. 
  3. Tolak (perbaikan)” jika berkas tidak lengkap dan/atau bidang studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV tetapi dimungkinkan adanya perbaikan. 
Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Bahasa Inggris memilih program studi PPG Guru Kelas SD. Jika Guru tersebut ingin mengikuti PPG maka guru harus memperbaiki program studinya menjadi Bahasa Inggris. 
Guru yang lolos verifikasi dan validasi yang berstatus “Disetujui” dinyatakan lolos seleksi administrasi PPG Dalam Jabatan tahun 2022. Bagi Anda yang dinyatakan lulus seleksi administrasi PPG Dalam Jabatan 2022 maka menunggu informasi berikutnya yaitu pelaksanaan seleksi akademik dan tahapan selanjutnya. 

Program PPG Dalam Jabatan merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/DIV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Pendidikan Guru. 

Keunggulan PPG Dalam Jabatan 2022 yaitu:
  • Berbasis sekolah
  • Berbasis masalah (PBL dan PJBL)
  • Feasible (dapat dilaksanakan oleh mahasiswa, dosen dan tim IT)
  • Potensial efektif memfasilitasi mahasiswa mencapat learning outcome (CPL) yang sudah ditetapkan. Jadwal pengumuman hasil seleksi PPG Dalam Jabatan Kemdikbud bisa berubah sewaktu-waktu. Silahkan cek update infromasi di ppg.kemdikbud.go.id.

Download Contoh Soal PreTest Sertifikasi Guru PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawabannya

Contoh Soal PreTest PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawabannya

BlogPendidikan.net
- Untuk menjadi calon peserta sertifikasi guru melalui PPG maka guru harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya ialah guru harus terdaftar pada Aplikasi Dapodik dan juga  SIM PKB. 

Guru dapat login di aplikasi SIM PKB kemudian mengecek apakah termasuk nominasi calon peserta PPG atau bukan. Jika masuk, guru harus mengikuti ujian pretest PPG untuk masuk prioritas peserta sertifikasi guru.


Dalam artikel ini BlogPendidikan.net telah menyajikan bentuk soal Pretest PPG bagi calon guru sertifikasi yang akan mengikuti pelatihan profesi guru, sebelum ditetapkan sebagai peserta PPG para calon harus mengikuti pretest untuk dijaring sebagai peserta PPG.


Berikut ini adalah Contoh Soal PreTest PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawabannya yang bisa Anda referensikan sebagai bahan belajar dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian awal untuk menjadi peserta PPG.


Unduh Contoh Soal PreTest PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawabannya >>> DISINI

Demikian artikel ini tentang Contoh Soal PreTest PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawabannya, semoga bermanfaat dan jangan lupa tukberbagi. Terima kasih

Jadwal Pendaftaran, Dokumen dan Cara Pendaftaran PPG Dalam Jabatan Guru Tahun 2022

Jadwal Pendaftaran, Dokumen dan Cara Pendaftaran PPG Dalam Jabatan Guru Tahun 2022

BlogPendidikan.net
- Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi informasi tentang PPG dalam jabatan yang akan diikuti oleh guru baik PNS dan Non PNS yang telah memenuhi syarat utama mendapatkan panggilan sebagai calon Peserta PPG dalam jabatan tahun 2022 melalui akun SIM PKB.

Pendaftaran dan seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan akan dibuka mulai 10 Februari 2022 melalui portal pendaftaran.ppg.kemdikbud.go.id. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud.

Pendaftaran PPG 2022 secara online menggunakan akun SIMPKB masing-masing. PPG Dalam Jabatan 2022 ini bisa diikuti oleh Guru di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang belum mengikuti program sertifikasi guru.

Persyaratan Peserta PPG Dalam Jabatan 2022 

Adapun persyaratan untuk mengikuti program PPG Dalam Jabatan tahun 2022, sebagai berikut:
  • Guru di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang belum mengikuti program sertifikasi guru
  • Terdaftar pada data pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  • Memiliki NUPTK
  • Telah diangkat menjadi guru sampai dengan 1 Januari 2019
  • Memiliki kualifikasi akademik S1/D4 yang linier dengan pilihan bidang studi PPG yang akan diikuti
  • Aktif mengajar selama dua tahun terakhir
  • Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember 2022
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bebas narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA)
  • Berkelakuan baik
Persyaratan Dokumen Administrasi PPG Dalam Jabatan tahun 2022:
 
a. Hasil scan ijazah S1/D4 (asli/fotokopi legalisir Perguruan Tinggi), bagi mahasiswa yang memiliki ijazah S1 dari luar negeri melampirkan surat penyetaraan dari Ditjen Dikti

b. Hasil scan SK Pengangkatan Pertama sebagai guru (asli/fotokopi legalisir Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota)

c. Hasil scan SK kenaikan pangkat terakhir bagi guru PNS (asli/fotokopi legalisir) atau SK Pengangkatan 2 tahun terakhir (2020/2021 dan 2021/2022) bagi guru Non PNS (asli/fotokopi legalisir). SK tersebut dilegalisasi oleh: 
  • Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota/BKD untuk PNS; 
  • Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota/BKD untuk PNS yang ditugaskan sebagai guru oleh Pemerintah Daerah atau yang diberi kewenangan; 
  • Ketua Yayasan untuk Guru Tetap Yayasan; 
  • Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota/BKD untuk Guru bukan PNS di sekolah negeri yang memiliki SK dari pemerintah daerah atau yang diberi kewenangan. 
d. Hasil scan SK pembagian tugas mengajar 2 tahun terakhir yaitu tahun ajaran 2020/2021 dan 2021/2022 (asli/fotokopi legalisir Kepala Sekolah); 
e. Hasil pindai (scan) pakta integritas yang ditandatangani dan dibubuhi meterai 10.000 (link format).

Cara Daftar PPG Dalam Jabatan Guru Tahun 2022 Online, sebagai berikut:

1. Aplikasi pendaftaran calon peserta seleksi administrasi PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 dapat dibuka melalui laman https://pendaftaran.ppg.kemdikbud.go.id/ menggunakan akun SIMPKB masing-masing.

2. Guru membuka situs tersebut untuk melakukan pendaftaran sebagai calon peserta dengan menggunakan akun SIMPKB masing-masing. Guru mengunggah atau upload hasil pindai atau scan ijazah asli S1/DIV. Bagi guru yang terkendala dengan akses internet, pendaftaran dapat dibantu oleh kepala sekolah atau dinas pendidikan.

3. Guru menetapkan bidang studi yang akan diikuti dalam PPG. Ketentuan penetapan program studi PPG adalah linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S1/DIV yang dimiliki. Daftar linieritas program studi PPG pada Lampiran II.
 
4. Guru mengisi nama perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ijazah S1/DIV.

5. LPMP melakukan verifikasi dan validasi kesesuaian berkas dengan syarat-syarat administrasi yang telah ditentukan diantaranya yaitu linieritas antara program studi PPG yang dipilih dengan program studi/jurusan pada ijazah S1/D4. 

Hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan dengan tiga kategori sebagai berikut: 

Pertama, Disetujui jika berkas memenuhi syarat dan bidang studi PPG yang dipilih linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S1/DIV. 

Kedua, Ditolak (permanen) jika berkas tidak memenuhi syarat dan atau bidang studi studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S1/DIV serta tidak dimungkinkan adanya perbaikan. Contohnya Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Hukum tidak linier dengan program studi PPG yang ada. 

Ketiga, Ditolak (perbaikan) jika berkas tidak lengkap dan/atau bidang studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S1/DIV tetapi dimungkinkan adanya perbaikan. Contohnya, Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Bahasa Inggris memilih program studi PPG Guru Kelas SD. 

Jika Guru tersebut ingin mengikuti PPG maka guru harus memperbaiki program studinya menjadi Bahasa Inggris. 

Berikut Jadwal PPG Dalam Jabatan 2022:
  • Pengumuman Pendaftaran: 3 Februari 2022 
  • Pendaftaran dan pengiriman berkas: 10 – 23 Februari 2022 
  • Perbaikan berkas: 10 – 25 Februari 2022 
  • Verval oleh petugas: 10 – 28 Februari 2022 
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi/pendaftaran: 4 Maret 2022

Segera Mutakhirkan Data Anda di DAPODIK Sebagai Calon Peserta PPG Sertifikasi Guru 2022

Segera Mutakhirkan Data Anda di DAPODIK Sebagai Calon Peserta PPG Sertifikasi Guru 2022

BlogPendidikan.net
- Surat Edaran Plt. Direktur Pendidikan Profesi Guru Nomor 0063/B2/GT.03.15/2022 Tanggal 13 Januari 2022 Tentang Pemutakhiran Data Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022.

Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan tahun 2022, Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan melakukan pemutakhiran data calon peserta PPG Dalam Jabatan tahun 2022.


Sehubungan dengan hal tersebut, disampaikan beberapa informasi sebagai berikut:

1. Data yang perlu dimutakhirkan yaitu:
a. Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tanggal lahir melalui laman verval PTK (https://vervalptk.data.kemdikbud.go.id);
b. Riwayat pendidikan formal mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan terakhir serta riwayat karir guru mulai dari pertama kali mengajar melalui aplikasi dapodik sekolah; dan
c. Status kepegawaian dan jenis PTK melalui aplikasi dapodik dinas.

2. Batas waktu pemutakhiran data dimaksud adalah tanggal 30 Januari 2022 pukul 23.59 WIB.

3. Informasi lengkap terkait tata cara pemutakhiran data dapat diakses melalui laman https://dapo.kemdikbud.go.id.

 

Segera Mutakhirkan Data Anda di DAPODIK Sebagai Calon Peserta PPG Sertifikasi Guru 2022.

Syarat, Dokumen dan Alur PPG Dalam Jabatan Sertifikasi Guru Tahun 2022

Syarat, Dokumen dan Alur PPG Dalam Jabatan Sertifikasi Guru Tahun 2022

BlogPendidikan.net
- Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan merupakan salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelesaikan dan menuntaskan sertifikasi guru dalam jabatan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru & Dosen.

Tujuan pemberian bantuan biaya pendidikan PPG Dalam Jabatan (Daljab) ini adalah untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan bagi Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik. 


Salah satu metode yang digunakan untuk melaksanakan Program Pendidikan Profesi Guru adalah dengan melakukan diklat secara daring. Diklat secara daring ini akan ditunjang dengan penggunaan LMS yang telah disediakan. Status guru ini bisa berupa PNS atau nonPNS, yang penting sudah mengajar dan tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Berikut ini akan dijelaskan tentang Syarat, Berkas dan Alur PPG Dalam Jabatan Sertifikasi Guru:

Syarat Peserta PPG Dalam Jabatan
  • Lulusan S1 atau D4
  • Sudah berstatus guru dan sudah diangkat hingga bulan Desember 2015
  • Menjabat sebagai guru di satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah pusat/daerah/pendidikan oleh masyarakat
  • Terdaftar di Dapodik minimal dari 31 Juli 2017
  • Mempunyai Nomor Unik Tenaga Kependidikan atau Pendidik (NUPTK)
  • Melengkapi semua syarat dokumen
  • Usia maksimal 58 tahun, terhitung tanggal 31 Desember di tahun mendaftar.

Pendaftaran calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan
  1. Calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan melakukan pendaftaran melalui aplikasi (SIM PKB)
  2. Mengunggah dokumen administrasi meliputi:  1. ijazah akademik; dan  2. surat keputusan pengangkatan Guru
Seleksi melalui 3 tahap
  • Seleksi administrasi tahap I
  • Seleksi kemampuan akademik (Pretest)
  • Seleksi administrasi tahap II. 
Alur PPG Daljab dapat dirinci sebagai berikut

Seleksi administrasi tahap 1
  1. Diundang pendataan calon peserta pretes ppg daljab (SIM PKB, gtk.belajar.kemdikbud.go.id)
  2. Mengunggah dokumen administrasi: 1. ijazah akademik; dan  2. SK pengangkatan. LPMP verifikasi data ijazah dan linearitas jurusan
  3. LPMP menyetujui

Seleksi Kemampuan Akademik
  1. Menjadi peserta pretes PPG dalam jabatan 
  2. Melaksanakan pretes
  3. Lolos pretes 
Seleksi Administrasi Tahap 2
  • Pemberkasan
  • Verifikasi 
  • Verifikasi dinas disetujui
  • Verifikasi LPMP
  • Verifikasi LPMP disetujui
  • Ditjen GTK menyeleksi peserta yang lolos PPG dalam jabatan
  • Menjadi peserta PPG dalam jabatan
Konfirmasi calon peserta Mahasiswa PPG dalam jabatan
  1. Menjadi calon peserta PPG dalam jabatan
  2. Penetapan calon peserta PPGJ dengan LPTK
  3. Konfirmasi Kesediaan PPGJ. Nantinya akan ditetapkan menjadi peserta PPGJ 
  4. Cetak A1 dan pakta Integritas
Mulai PPG Dalam Jabatan
  1. Lapor diri LPTK
  2. Daring pedagogik dan profesional
  3. Kompre
  4. PPL
  5. UP (jadwal bisa sesudah workshop sebelum PPL atau sesudah PPL)
  6. UKIN (jadwal sesudah PPL)
  7. Lulus UP dan UKIN
  8. Sertifikat pendidik ditangan. (Untuk poin ini karna pandemi dapat berubah ubah)
Berkas Seleksi Administrasi Tahap 2
  1. Foto copy ijazah
  2. Foto copy SK pengangkatan
  3. SK mengajar 2 tahun terakhir
  4. Surat Izin PPG dari Kepala Sekolah
  5. Pakta Integritas
  6. Surat Keterangan sehat Jasmani dan Rohani
  7. Surat Keterangan bebas Narkoba
  8. SKCK
  9. Bukti NUPTK
Demikian informasi tentang Syarat, Berkas dan Alur PPG Dalam Jabatan Sertifikasi Guru Tahun 2022Semoga bermanfaat dan jangan lupa tuk berbagi jika informasi ini bermanfaat.

Membedakan PPG Dalam Jabatan dan PPG Prajabatan, Syarat dan Berapa Besar Biayanya

Membedakan PPG Dalam Jabatan dan PPG Prajabatan, Syarat dan Berapa Besar Biayanya

BlogPendidikan.net
- Pada tahun-tahun pertama di tetapkan Sertifikasi guru masih menggunakan pola Portofolio dan PLPG, seiring perkembangan pendidikan dan untuk mewujudkan guru yang berkompetensi mekanisme pola sertifikasi guru berubah dari model portofolio dan PLPG menjadi PPG atau Pendidikan Profesi Guru. 

PPG dibuat semaksimal mungkin melalui sistem yang dapat diakses oleh semua guru melalui akun masing-masing di SIMPKB untuk mengetahui layak dan tidaknya seorang guru untuk memenuhi panggilan pelatihan sertifikasi guru dalam bentuk PPG. 

PPG dibagi kedalam dua bentuk akan dijelaskan secara singkat berikut ini.

Perbedaan PPG Prajabatan dan Dalam Jabatan

1. PPG Prajabatan

PPG Prajabatan adalah untuk lulusan S1 ataupun D4, baik dari jurusan kependidikan maupun nonkependidikan yang belum mulai mengajar atau menjadi guru. Seorang alumnus S1 atau D4 nonkependidikan memang bisa mengajar, tapi harus melewati tahap PPG Prajabatan.


Program PPG Prajabatan bisa diikuti di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terdekat. Namun, LPTK yang bersangkutan ini harus sudah ditunjuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan memang memiliki program studi sesuai jurusan terkait.

2. PPG Dalam Jabatan

Berkebalikan dari yang sebelumnya, PPG Dalam Jabatan adalah untuk para lulusan S1 maupun D4 jurusan kependidikan dan nonkependidikan yang sudah berstatus guru di suatu satuan pendidikan. Status guru ini bisa berupa PNS atau nonPNS, yang penting sudah mengajar dan tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Syarat Umum Peserta PPG
  1. Lulus S1 atau D4 dari perguruan tinggi dan program studi yang minimal sudah terakreditasi B berdasarkan AIPT
  2. Usia maksimal 30 tahun, terhitung pada 31 Desember di tanggal mendaftar
  3. Terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dan tercantum di pangkalan data program studi PPG.
Syarat Peserta PPG Prajabatan
  • Scan biodata mahasiswa asli
  • Scan ijazah dan transkrip nilai
  • Pasfoto ukuran 4x6 menggunakan kemeja formal putih, dasi hitam, dan latar belakang biru untuk laki-laki serta merah untuk perempuan
  • Scan KTP asli dan KK terbaru
  • Scan surat keterangan sehat jasmani & rohani, dan surat bebas NAPZA dari BNN
  • Lampiran SKCK
  • Bersedia membayar biaya pendaftaran Rp 300 ribu melalui bank BTN atau BNI.
Perubahan syarat juga dapat dilihat di situs Kemendikbud atau LPTK yang dituju.

Syarat Peserta PPG Dalam Jabatan
  • Lulusan S1 atau D4
  • Sudah berstatus guru dan sudah diangkat hingga bulan Desember 2015
  • Menjabat sebagai guru di satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah pusat/daerah/pendidikan oleh masyarakat
  • Terdaftar di Dapodik minimal dari 31 Juli 2017
  • Mempunyai Nomor Unik Tenaga Kependidikan atau Pendidik (NUPTK)
  • Melengkapi semua syarat dokumen
  • Usia maksimal 58 tahun, terhitung tanggal 31 Desember di tahun mendaftar.
Syarat Berkas Yang Harus Disiapkan
  1. Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang sudah dilegalisir pihak perguruan tinggi
  2. Fotokopi SK pengangkatan pertama dan 2 tahun sebelumnya. Kemudian, untuk guru tetap yayasan (GYT), maka SK berasal dari yayasan bersangkutan
  3. Fotokopi SK mengajar yang asli
  4. Surat izin dari kepala sekolah satuan pendidikan untuk mengikuti PPG
  5. Surat pakta integritas dari setiap peserta, yang berisi bahwa berkas yang dikumpulkan dapat dipertanggungjawabkan.
Berapa Biaya Bagi Peserta PPG

Biaya kuliah PPG Prajabatan adalah Rp 7,5 juta sampai Rp 9 juta. Besaran ini sudah disepakati Kemendikbudristek dan Asosiasi Rektor LPTK setiap daerah. Pemerintah tidak menyediakan subsidi apapun untuk PPG Prajabatan. Sebab, program ini memang ditujukan untuk masyarakat umum yang ingin jadi guru.

Sebaliknya, PPG Dalam Jabatan tidak dikenakan biaya. Pasalnya, biaya sudah disediakan oleh APBN atau APBD dan disalurkan ke masing-masing LPTK.

Demikian artikel tentang Membedakan PPG Dalam Jabatan dan PPG Prajabatan, Syarat dan Berapa Besar Biayanya yang harus dikeluarkan peserta untuk mengikutinya. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Persyaratan Pendaftaran PPG dan Cara Mendapatkan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan

Persyaratan Pendaftaran PPG dan Cara Mendapatkan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan

BlogPendidikan.net
 - Persyaratan pendaftaran PPG dan Cara Mendapatkan Sertifikasi Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan. Sesuai peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 38 Tahun 2020 tentang TATA CARA MEMPEROLEH SERTIFIKAT PENDIDIK BAGI GURU DALAM JABATAN. 

Sertifikasi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan untuk memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sesuai pada Pasal 1 dalam Peraturan Menteri tentang Cara Mendapatkan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan ini yang dimaksud adalah:
  1. Sertifikat Pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.
  2. Program Pendidikan Profesi Guru bagi Guru dalam Jabatan yang selanjutnya disebut Program PPG dalam Jabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan bagi Guru dalam Jabatan untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
  3. Guru dalam Jabatan adalah guru pegawai negeri sipil dan guru bukan pegawai negeri sipil yang sudah mengajar pada satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat penyelenggara pendidikan yang sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.
  4. Perjanjian Kerja atau Kesepakatan Kerja Bersama adalah adalah perjanjian tertulis antara Guru dan penyelenggara pendidikan atau satuan pendidikan yang memuat syarat-syarat kerja serta hak dan kewajiban para pihak dengan prinsip kesetaraan dan kesejawatan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  5. Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan adalah perguruan tinggi yang diberi tugas oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program pengadaan guru pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan non kependidikan.
  6. Mahasiswa adalah Guru dalam Jabatan peserta Program PPG dalam Jabatan.
  7. Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi.
  8. Praktik Pengalaman Lapangan yang selanjutnya disingkat PPL adalah kegiatan Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan untuk mempraktikkan kemampuannya dalam pembelajaran di sekolah tempat Mahasiswa bertugas menjadi guru atau di sekolah mitra.
  9. Satuan kredit semester yang selanjutnya disingkat sks adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan dalam mengikuti kegiatan kurikuler pada suatu Program Studi.
  10. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  11. Sekolah Mitra adalah satuan pendidikan yang menjadi mitra kerja sama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan dan berfungsi sebagai tempat berlatih bagi Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.
Persyaratan peserta PPG dalam jabatan:
  • Memiliki kualifikasi akademik S-l/D-IV
  • Guru dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan bulan Desember 2015
  • Guru dalam Jabatan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat
  • Terdaftar pada data pokok pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  • Telah melengkapi dokumen persyaratan.
Pelaksanaan Program PPG dalam Jabatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:
  • Penetapan kuota nasional
  • Sosialisasi Program PPG dalam Jabatan
  • Penerimaan Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.
Pendaftaran calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf a dilakukan dengan cara:

A. calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan melakukan pendaftaran melalui aplikasi sistem informasi manajemen pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (SIM PKB)

B. mengunggah dokumen administrasi meliputi:
1. ijazah akademik; dan
2. surat keputusan pengangkatan Guru dalam Jabatan.

Untuk lebih jelasnya dan memahami PPG tahun 2022 tentang Persyaratan Pendaftaran PPG dan Cara Mendapatkan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan >>> LIHAT DISINI

Sertifikat Pendidik Tidak Menjadi Syarat Rekrutmen 1 Juta Guru Honorer Menjadi PPPK

Sertifikat Pendidik Tidak Menjadi Syarat Rekrutmen 1 Juta Guru Honorer Menjadi PPPK

BlogPendidikan.net
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh guru honorer K2, nonkategori, pengajar di sekolah swasta, dan lulusan pendidikan profesi guru (PPG) untuk ikut rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di 2021.

Rentang usianya 20 sampai 59 tahun.

Agar seluruh guru honorer serta lulusan PPG ini bisa mendaftar, Kemendikbud tidak mensyaratkan sertifikat pendidik (Serdik), yang dibutuhkan adalah guru sesuai kualifikasi pendidikan (ijazahnya linear).

Misalnya guru SD maka ijazahnya harus sarjana pendidikan SD.

Guru matematika, maka ijazahnya harus sarjana pendidikan matematika. Guru bahasa Inggris, maka ijazahnya harus sarjana pendidikan bahasa Inggris.

“Tidak ada syarat serdik dalam rekrutmen ini. Yang bisa ikut adalah guru-guru honorer K2, nonkategori, dan guru swasta yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik) serta lulusan PPG,” kata Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril dalam taklimat media daring, Kamis (26/11).

Kebijakan ini lanjutnya, agar seluruh guru honorer terutama di sekolah negeri maupun lulusan PPG yang belum pernah mengajar bisa ikut berkompetisi. Pemerintah ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh guru honorer untuk membuktikan kemampuannya lewat seleksi online.

Iwan optimistis, formasi satu juta guru PPPK ini akan terisi.

Mengingat guru-guru honorer di sekolah negeri maupun swasta sudah meningkat kompetensinya apalagi sejak pandemi mereka lebih akrab dengan teknologi. “Saya yakin bisa terisi karena daerah sangat membutuhkan guru. Nah, guru-guru honorer yang ada itu sebaiknya diangkat menjadi PPPK agar kesejahteraannya meningkat,” ujarnya.

Pemerintah pusat, lanjutnya, sudah menyiapkan anggarannya, daerah tinggal mengajukan formasi kebutuhan guru PPPK pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Begitu seluruh guru honorer terangkat PPPK, kata Iwan, pemerintah akan memperbaiki tata kelolanya. Targetnya sekarang menyelesaikan masalah guru honorer dengan membuka rekrutmen besar-besaran.

“Kami akan memberikan modul pembelajaran bagi guru-guru honorer ini agar makin banyak yang lolos. Kami berharap kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para guru honorer,” tandasnya.

Pendaftaran PPG dan Tata Cara Mendapatkan Sertifikat Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan

Pendaftaran PPG dan Tata Cara Mendapatkan Sertifikat Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan

BlogPendidikan.net
- Pendaftaran PPG dan Tata Cara Mendapatkan Sertifikast Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan. Sesuai peraturan Menteri Pendidikandan Kebudayaan Nomor 38 Tahun 2020 tentang TATA CARA MEMPEROLEH SERTIFIKAT PENDIDIK BAGI GURU DALAM JABATAN. 
Sertifikasi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan untuk memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sesuai pada Pasal 1 dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Sertifikat Pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.

2. Program Pendidikan Profesi Guru bagi Guru dalam Jabatan yang selanjutnya disebut Program PPG dalam Jabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana
terapan bagi Guru dalam Jabatan untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

3. Guru dalam Jabatan adalah guru pegawai negeri sipil dan guru bukan pegawai negeri sipil yang sudah mengajar pada satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat penyelenggara pendidikan yang sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.

4. Perjanjian Kerja atau Kesepakatan Kerja Bersama adalah adalah perjanjian tertulis antara Guru dan penyelenggara pendidikan atau satuan pendidikan yang memuat syaratsyarat kerja serta hak dan kewajiban para pihak dengan prinsip kesetaraan dan kesejawatan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

5. Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan adalah perguruan tinggi yang diberi tugas oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program pengadaan guru pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan/atau pendidikan menengah serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan nonkependidikan.

6. Mahasiswa adalah Guru dalam Jabatan peserta Program PPG dalam Jabatan.

7. Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi.

8. Praktik Pengalaman Lapangan yang selanjutnya disingkat PPL adalah kegiatan Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan untuk mempraktikkan kemampuannya dalam pembelajaran di sekolah tempat Mahasiswa bertugas menjadi guru atau di sekolah mitra.

9. Satuan kredit semester yang selanjutnya disingkat sks adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan dalam mengikuti kegiatan kurikuler pada suatu Program Studi.

10. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

11. Sekolah Mitra adalah satuan pendidikan yang menjadi mitra kerja sama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan dan berfungsi sebagai tempat berlatih bagi Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.

12. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

13. Kementerian adalah kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
pendidikan.

14. Direktur Jenderal adalah direktur jenderal yang menyelenggarakan urusan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.

15. Direktorat Jenderal adalah direktorat jenderal yang menyelenggarakan urusan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan.

16. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan yang selanjutnya disingkat LPMP adalah unit kerja pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membidangi urusan
penjaminan mutu pendidikan.

17. Dinas Pendidikan adalah dinas yang bertanggung jawab di bidang pendidikan di wilayah provinsi atau daerah kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya.

Persyaratan peserta PPG dalam jabaatan:

a. memiliki kualifikasi akademik S-l/D-IV;
b. Guru dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan bulan Desember 2015;
c. Guru dalam Jabatan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah
daerah, atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat;
d. terdaftar pada data pokok pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
e. memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); dan
f. telah melengkapi dokumen persyaratan.

Pelaksanaan Program PPG dalam Jabatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:

a. penetapan kuota nasional;
b. sosialisasi Program PPG dalam Jabatan; dan
c. penerimaan Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.

Pendaftaran calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf a dilakukan dengan cara:

a. calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan melakukan pendaftaran melalui aplikasi sistem informasi manajemen pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (SIM PKB); dan

b. mengunggah dokumen administrasi meliputi:
1. ijazah akademik; dan
2. surat keputusan pengangkatan Guru dalam Jabatan.

Untuk lebih jelasnya dan memahami PPG tahun 2021 tentang Pendaftaran PPG dan Tata Cara Mendapatkan Sertifikat Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan >>> LIHAT DISINI

PPG Dalam Jabatan Akan Segera Dibuka, Khusus Guru Madrasah dan Agama

PPG Dalam Jabatan Akan Segera Dibuka, Khusus Guru Madrasah dan Agama

BlogPendidikan.net
- Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Zain mengungkapkan, pelaksanaan sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan akan melibatkan banyak pihak. Pasalnya, pelaksanaan PPG di lingkungan Kemenag, tidak hanya berlaku untuk guru madrasah.

"Karena PPG ini tidak hanya untuk guru madrasah sehingga perlu perlu dibentuk panitia nasional yang konsen mengurusi PPG di lingkungan Kemenag," kata Nizar, Sabtu (26/9). 

Menurut Zain, panitia nasional PPG ini penting, mengingat jumlah guru madrasah maupun agama di lingkungan Kemenag masih banyak yang belum mengikuti dan lulus PPG. Dengan adanya panitia nasional, penyelenggaraan PPG di lingkungan Kemenag akan semakin mandiri dan dan utuh.

Menurut Zain, saat ini Direktorat GTK Madrasah fokus pada finalisasi dan uji publik KMA (Keputusan Menteri Agama) tentang PPG. Menurutnya, uji publik sangat penting untuk mendapatkan masukan-masukan dari banyak pihak, sehingga akan menghasilkan KMA yang memiliki kualitas yang bagus.

Sekretaris Kelompok Kerja PPG Kemenag, Musthofa Fahmi, menuturkan susunan Panitia Nasional melibatkan para Pimpinan Perguruan Tinggi baik PTKI maupun Perguruan Tinggi Umum, Direktur Pendidikan Agama pada Dirjen Bimas Hindu, Budha, Katolik dan Kristen, serta unsur Ditjen Pendis. 

Dengan hadirnya KMA dan Panitia Nasional di Kemenag, diharapkan Sistem Informasi yang akan digunakan di Kemenag semakin lebih mandiri. 

“Sistem seperti SIMPATIKA (untuk Guru Madrasah, Katolik dan Hindu) dan SIAGA (untuk Guru PAI, Kristen dan Budha) bisa semakin dioptimalkan fiturnya dengan dukungan anggaran yang memadai,” tandasnya.

Menurut Fahmi, saat ini mahasiswa PPG yang berstatus sebagai retaker guru madrasah dan PAI sebanyak 6.798 guru. Dari jumlah itu, sebanyak 4.666 guru telah lulus UKMPPG pada akhir 2019 dan Februari 2020. 

“Saat ini di Kementerian Agama masih ada Retaker sebanyak 2.132 orang,” jelasnya. 

Terkait pembukaan Prodi PPG pada beberapa LPTK dan model pelaksanaan PPG dalam Jabatan pada tahun 2021, Pokja PPG terus melakukan sinergi dengan Direktorat PTKI dan Kemendikbud. Harapannya, regulasi penetapan LPTK penyelenggara PPG dan regulasi pelaksanaan PPG dalam Jabatan bisa dipersiapkan sejak awal, sehingga pelaksanaan PPG dalam Jabatan di tahun mendatang dapat dilaksanakan pada awal tahun.