Showing posts with label Penilaian Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Penilaian Pengetahuan. Show all posts

Bagaimana Teknis Pengolahan Nilai Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap

Bagaimana Teknis Pengolahan Nilai Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap
BlogPendidikan.net
- Dalam proses pembelajaran tentunya tidak lepas dari evaluasi pembelajaran untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan siswa pada mata pelajaran tersebut. Untuk menentukan hasil evaluasi dilakukan penilaian dari hasil evaluasi tersebut dengan pengolahan nilai berdasarkan ketentuan yang terdiri dari penilaian pengetahuan, keterampilan dan sikap.

Penilaian setiap mata pelajaran meliputi kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, dan kompetensi sikap. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan menggunakan skala 1–4 (kelipatan 0.33), yang dapat dikonversi ke dalam Predikat A - D sedangkan kompetensi sikap menggunakan skala Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K).

Lantas bagaimana teknis pengolahan nilai dari ke tiga kompetensi tersebu. yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap. Berikut akan dijelaskan teknis dari tiga kompetensi dan cara pengolahannya.

1. Penilaian Pengetahuan

Berikut teknis pengolahan nilai pengetahuan : 

1. Penilaian Kompetensi Pengetahuan dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran/Kelas.

2. Penilaian Pengetahuan terdiri atas :
- Nilai Harian (NH)
- Nilai Ulangan Tengah Semester (UTS)
- Nilai Ulangan Akhir Semester (UAS)

3. Nilai Harian (NH) diperoleh dari hasil ulangan harian yang terdiri dari: tes tulis, tes lisan, dan penugasan yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran satu Kompetensi Dasar (KD).

4. Nilai Ulangan Tengah Semester (NUTS) diperoleh dari hasil tes tulis yang dilaksanakan pada tengah semester. Materi Ulangan Tengah Semester mencakup seluruh kompetensi yang telah dibelajarkan sampai dengan saat pelaksanaan UTS.

5. Nilai Ulangan Akhir Semester (NUAS) diperoleh dari hasil tes tulis yang dilaksanakan di akhir semester. Materi UAS mencakup seluruh kompetensi pada semester tersebut.

6. Penghitungan Nilai Pengetahuan diperoleh dari rata-rata Nilai Proses (NP), Ulangan Tengah Semester (UTS), Ulangan Akhir Semester (UAS)/Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) yang bobotnya ditentukan oleh satuan pendidikan.

7. Penilaian Kompetensi pengetahuan dapat menggunakan rentang nilai

8. Penghitungan Nilai Pengetahuan adalah dengan cara :
- Menggunakan skala nilai 0 sd 100.
- Menetapkan pembobotan dan rumus.
- Penetapan bobot nilai ditetapkan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan karakteristik sekolah dan peserta didik.
- Nilai harian disarankan untuk diberi bobot lebih besar dari pada UTS dan UAS karena lebih mencerminkan perkembangan pencapaian kompetensi peserta didik.

2. Penilaian Keterampilan

Berikut teknis pengolahan nilai keterampilan : 

1. Penilaian Keterampilan dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran/Kelas.

2. Penilaian Keterampilandiperoleh melalui penilaian kinerja yang terdiri atas:
- Nilai Praktik
- Nilai Portofolio
- Nilai Proyek

3. Penilaian Keterampilan dilakukan pada setiap akhir menyelesaikan satu KD.

4. Penentuan Nilai untuk Kompetensi Keterampilan menggunakan rentang nilai seperti penilaian Pengetahuan

5. Penghitungan Nilai Kompetensi Keterampilan adalah dengan cara:
- Menetapkan pembobotan dan rumus penghitungan
- Menggunakan skala nilai 0 sd 100.
- Pembobotan ditetapkan oleh Satuan Pendidikan dengan mempertimbangkan karakteristik sekolah dan peserta didik.
- Nilai Praktik disarankan diberi bobot lebih besar dari pada Nilai Portofolio dan Proyek karena lebih mencerminkan proses perkembangan pencapaian kompetensi peserta didik.

3. Penilaian Sikap

Berikut teknis pengolahan nilai sikap :

1. Penilaian Sikap (spiritual dan sosial) dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran/Kelas 

2. Penilaian Sikap diperoleh menggunakan instrumen: 
- Penilaian observasi
- Penilaian diri sendiri
- Penilaian antar peserta didik
- Jurnal catatan guru

3. Nilai Observasi diperoleh dari hasil Pengamatan terhadap Proses sikap tertentu pada sepanjang proses pembelajaran satu Kompetensi Dasar (KD)

4. Untuk penilaian Sikap Spiritual dan Sosial (KI-1danKI-2) menggunakan nilai Kualitatif

5. Penghitungan Nilai Sikap adalah dengan cara :
a. Menentukan Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 – 4
b. Menetapkan pembobotan dan rumus penghitungan
c. Pembobotan ditetapkan oleh Satuan Pendidikan dengan memper-timbangkan karakteristik sekolah dan peserta didik
d. Nilai Proses atau Nilai Observasi disarankan diberi bobot lebih besar dari pada Penilaian diri, Nilai teman sejawat, dan Nilai Jurnal karena lebih mencerminkan proses perkembangan perilaku peserta didik yang otentik.
e. Contoh : Pembobotan 2 : 1 : 1 : 1 untuk Nilai Observasi : Nilai Penilaian diri : Nilai teman sejawat : Nilai Jurnal (jumlah perbandingan pembobotan = 5).

Demikian penjelasan dari artikel ini tentang Bagaimana Teknis Pengolahan Nilai Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap, semoga bermanfaat dan bisa menjadi pemahaman yang lebih buat Anda. Terima kasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

6 Langkah Penting Merancang Penilaian Pengetahuan Agar Tujuan Pembelajaran Tercapai

6 Langkah Penting Merancang Penilaian Pengetahuan Agar Tujuan Pembelajaran Tercapai

BlogPendidikan.net
- Salah satu langkah penting dalam melakukan penilaian pengetahuan adalah perencanaan. Perencanaan dilakukan agar tujuan penilaian yang akan dilakukan menjadi jelas. Perencanaan penilaian juga akan memberikan gambaran dan desain operasional terkait tujuan, bentuk, teknik, frekuensi, pemanfaatan dan tindak lanjut penilaian. 

Perencanaan penilaian harus dilaksanakan secara sistematis agar tujuan dapat tercapai. Perancangan strategi penilaian dilakukan pada saat penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus. 

Berikut ini adalah 6 langkah-langkah penting dalam perencanaan penilaian adalah :

1. Menetapkan Tujuan Penilaian

Tujuan penilaian ditetapkan dengan mengacu pada RPP yang telah disusun. Misalnya saja sebuah penilaian dimaksudkan untuk mengukur penguasaan pengetahuan peserta didik contoh pada KD 3.7 dari KI-3 pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Maka langkah penetapan tujuan penilaiannya adalah sebagai berikut: 

Bunyi KD 3.7 adalah Membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks deskriptif lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait dengan deskripsi orang, binatang, dan benda, sangat pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.

Tujuan pembelajaran yang tertulis dalam RPP adalah:
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi sosial teks deskriptif tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait dengan deskripsi orang.
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks deskriptif tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait dengan deskripsi orang.
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur kebahasaan teks deskriptif tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait dengan deskripsi orang.
Berdasarkan tujuan pembelajaran yang terdapat dalam RPP maka dapat ditetapkan tujuan penilaian. Tujuan penilaian yaitu untuk mengukur penguasaan peserta didik dalam mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks deskriptif lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait dengan deskripsi orang, binatang, dan benda, sangat pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.

2. Menentukan Bentuk Penilaian

Setelah menetapkan tujuan penilaian, langkah selanjutnya adalah menetapkan bentuk penilaian. Dalam contoh ini, tujuan penilaian ditetapkan berdasarkan tujuan pembelajaran yang terdapat dalam RPP, oleh karena itu, bentuk penilaian yang dipilih adalah ulangan. Selain ulangan, bentuk penilaian lain yang dapat dipilih oleh pendidik adalah pengamatan, penugasan, dan atau bentuk lain yang diperlukan. Pemilihan bentuk penilaian sepenuhnya diserahkan kepada pendidik dengan mempertimbangkan kesesuaiannya dengan KD yang akan dinilai.

3. Memilih Teknik Penilaian

Setelah bentuk penilaian ditetapkan, langkah selanjutnya adalah memilih teknik yang akan digunakan. Untuk mengukur penguasaan kompetensi pengetahuan, pendidik dapat menggunakan teknik tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai. Teknik penilaian yang dipilih harus disajikan dalam RPP.

4. Menyusun Kisi-Kisi

Kisi-kisi merupakan sebuah format, memuat kriteria soal yang akan disusun dengan meliputi KD yang akan diukur, lingkup materi, materi, indikator soal, nomor soal, level, dan bentuk soal. Kisi-kisi disusun untuk memastikan butir-butir soal mewakili apa yang seharusnya diukur secara proporsional. Pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dengan kecakapan berpikir tingkat rendah hingga tinggi akan terwakili secara memadai.

5. Menyusun Soal

Selanjutnya, dilakukan penyusunan butir soal berdasarkan kisi-kisi dan kaidah penyusunan soal.

6. Menyusun Pedoman Penskoran

Penyusunan soal pilihan ganda, isian, menjodohkan, dan jawaban singkat disediakan kunci jawabannya. Soal uraian disediakan kunci/kriteria jawaban.

Langkah-langkah Penting Merancang Penilaian Pengetahuan Agar Tujuan Pembelajaran Tercapai, semoga bermanfaat dan terimakasih.