Showing posts with label RPP. Show all posts
Showing posts with label RPP. Show all posts

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
- Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid-19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajaran karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Tujuan dan Manfaat Pembelajaran Luring

Tujuan secara umum dari proses pembelajaran luring ini adalah untuk memberikan layanan pembelajaran secara offline yaitu dengan adanya media belajar berupa buku atau pun lembar kerja ataupun proses pembelajaran memanfaatkan media yang ada di lingkungan rumah, seperti: radio, TV.

Adapun manfaat dalam pembelajaran luring yaitu : 
  1. Dapat meningkatkan mutu pendidikan dengan dengan cara memberikan pembelajaran tanpa harus menggunakan jaringan (offline) secara mudah hanya dengan memanfaatkan media pembelajaran dilingkungan sekitar atau lembar kerja
  2. Memudahkan siswa atau peserta didik tanpa harus mengeluarkan biaya lebih untuk keperluan paket data
  3. Tanpa harus membebani orang tua untuk menyediakan HP Android atau laptop ketika menggunakan pembelajaran yang memanfaatkan internet (Dalam Jaringan).
RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 2 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 3 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 4 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 5 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 6 Kurikulum 2013 : UNDUH

RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013 : DISINI

Semoga RPP Luring yang dibagikan bisa bermanfaat buat Bapak/Ibu di sekolah menjelang pembelajaran tatap muka terbatas karena Covid-19. Terima kasih dan jangan lupa berbagi.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
- Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang. 

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet. 

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 2 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 2 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 2 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 3 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 3 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 3 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 4 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 4 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 4 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 5 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 5 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusuus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 5 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 6 Kurikulum 2013

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 6 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini di sekolah ini menggunakan berbagai cara agar pembelajaran tetap berjalan seperti menggunakan pembelajaran daring terlebih dahulu dengan menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp, Google Classrom, Google Meet, Edmodo dan Zoom.

Agar proses pembelajaran bisa berjalan lancar guru harus memandu pembelajaran terlebih dahulu, dalam pembelajaran daring sebenarnya siswa lebih menyukai karena pembelajaran lebih menarik, membuat siswa menjadi penasaran dalam prosesnya membuat siswa menjadi aktif.

Sistem pembelajaran daring dan luring mau tidak mau harus dilakukan di tengah wabah covid-19. Sebab, tidak mungkin peserta didik dibiarkan saja libur panjang hingga menunggu covid 19 akan hilang.

Dalam pembelajaran daring dan luring di sekolah ini pada masa pandemi covid-19 terdapat beberapa kendala seperti terbatasnya waktu pembelajar karena waktu pembelajaran di kurangi sehingga materi yang di sampaikan tidak tuntas.

Pengertian Pembelajaran Luring

Kata luring yang merupakan bentuk singkatan dari kata “luar jaringan”. Pengertian pembelajaran luring yaitu pembelajaran yang hanya memanfaatkan modul belajar dan alat peraga serta media belajar yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa harus menggunakan jaringan internet.

Dengan kata lain, pembelajaran luring ini kebalikan dari pembelajaran daring yang tidak memakai koneksi internet dan hanya menggunakan bahan-bahan pembelajaran yang ada dilingkungan sekitar.

Luring atau pembelajaran langsung merupakan cara mengenalkan siswa kepada materi pelajaran yang akan diajarkan. Guru juga dapat menggunakannya untuk menilai tingkat pengetahuan siswa dalam perorangan atau tim. 

Pembelajaran langsung ini dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan proses pembelajaran para siswa terutama dalam hal memahami sesuatu (pengetahuan) dan menjelaskannya secara utuh sesuai pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif yang dianjurkan secara bertahap.

Kita tidak akan terlalu banyak membahas tentang bagaimana pembelajaran luring dan Anda suda memahami bagaimana mekanisme pembelajaran luar jaringan (Luring). Pada artikel berikut akan membahas tentang rancangan proses pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran Luring. 

RPP yang akan digunakan pada pembelajaran luring sesuai dengan pengertian diatas, akan berbega dengan RPP pada kondisi normal. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengunduhnya pada tautan dibawah ini.

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 6 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - RPP yang lebih dikenal dengan rencana pembelajaran, yang disusun oleh guru untuk merancang pembelajaran yang akan berlangsung. Perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan berbagai keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam proses kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang telah ditetapkan. 

Perencanaan pembelajaran merupakan bagian integral dari komponen pembelajaran. Kegiatan perencanaan tidak boleh terlepas dari kegiatan-kegiatan yang lain dalam pembelajaran. 

Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran juga harus berkaitan dengan kepentingan komponen yang terkait dengan kepentingan komponen yang terkait dengan proses pembelajaran.

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. 

RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar. Persiapan di sini dapat diartikan persiapan tertulis maupun persiapan mental, situasi emosional yang ingin dibangun, lingkungan belajar yang produktif termasuk meyakinkan pembelajar untuk mau terlibat secara penuh.

Unsur-unsur RPP 

Unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP adalah:

1) mengacu pada kompetensi dan kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa, serta materi dan submateri pembelajaran, pengalaman belajar yang telah dikembangkan di dalam silabus;

2) menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan materi yang memberikan kecakapan hidup (life skill) sesuai dengan permasalahan dan lingkungan sehari-hari;

3) menggunakan metode dan media sesuai, yang mendekatkan siswa dengan pengalaman langsung;

4) penilaian dengan sistem pengujian menyeluruh dan berkelanjutan didasarkan pada sistem pengujian yang dikembangkan selaras dengan pengembangan silabus.  

Berikut RPP dalam pelaksanaan proses pembelajaran Daring yang bisa Anda Unduh khusus untuk jenjang SD kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 pada tautan dibawah ini :

RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 1 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 2 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 3 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 4 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 5 Kurikulum 2013 : UNDUH
RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 6 Kurikulum 2013 : UNDUH

RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Kurikulum 2013 : DISINI

Semoga RPP yang dibagikan bisa bermanfaat buat Bapak/Ibu di sekolah menjelang pembelajaran tatap muka terbatas karena Covid-19. Terima kasih dan jangan lupa berbagi.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 5 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring Kelas 5 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.

Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 5 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang COVID-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 1 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring SD Kelas 1

BlogPendidikan.net
- Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.

Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 1 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang Covid-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 2 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring Kelas 2 SD Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.


Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 2 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang COVID-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 3 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring Kelas 3 SD Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.

Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 3 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang COVID-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 4 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring Kelas 4 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.

Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 4 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang COVID-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Daring Kelas 6 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

RPP Daring Kelas 6 SD Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
 - Seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali ekosistem Pendidikan harus bersama-sama mencegah penyebaran Pandemik Covid-19. Belajar dari rumah adalah upaya kita bersama untuk memutus penyebarannya. Namun, guru-guru yang merdeka belajar tetap berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi pelajar Indonesia.

Model pembelajaran saat ini dilaksanakan di rumah, tidak menutup kemungkinan kreatifitas guru pudar karena sistem pembelajaran tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruang kelas bertatap muka langsung dengan siswa, namun hal itu berubah seketika sejak wabah virus corona menyebar di Indonesia.

Guru dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pendidikan saat ini yang hanya dilaksanakan secara jarak jauh (PJJ) salah satunya pengembangan RPP dimasa pandemi ini, guru-guru inovatif bermunculan mengembangkan RPP Daring dimasa pandemi. dan siap dibagikan kepada guru-guru di Indonesia.

Berikut RPP Daring Sekolah Dasar (SD) Kelas 6 Kurikulum 2013 : UNDUH 

Untuk RPP Tentang COVID-19 jenjang Sekolah Dasar (SD) Kelas Rendah dan Kelas Tinggi : DISINI

Demikian Artikel ini dibuat dan semoga memberikan informasi dan referensi yang bermanfaat bagi guru dan siswa. Terima kasih. jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Cara Menyususn RPP Yang Baik dan Benar

Cara Menyususn RPP Yang Baik dan Benar

BlogPendidikan.net
- Seseorang yang menginginkan kesuksesan dalam melaksanakan suatu kegiatan, tentu diawali dengan perencanaan yang baik. Kualitas suatu perencanaan, sangat menentukan optimalisasi pelaksanaan kegiatan. Seseorang yang melakukan kegiatan tanpa perencanaan dapat dipastikan akan menghasilkan kegiatan yang kurang optimal, atau bahkan cenderung mengalami kegagalan karena tidak memiliki acuan yang jelas.

Bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas tentunya memiliki perencanaan sebelum proses pembelajaran dimulai, perencanaan ini disebut Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Perencanaa pembelajaran disusun sedemikian rupa untuk menentukan indikator dan tujuan pembelajaran dan hasil yang diharapkan. Guru dalam mengajar jika tidak memiliki perencanaan bisa dipastikan tujuan dan hasilnya tidak akan tercapai maksimal.

Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Permendikbud No 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah menjelaskan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan satu kali pertemuan atau lebih.

Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. 

Pengembangan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) di gugus sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. Kurikulum 2013 untuk SD menggunakan pendekatan pembelajaran Tematik Terpadu dari kelas I sampai kelas VI.

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Dalam Permendikbud No 22 tahun 2016, secara tegas menjelaskan komponen minimal RPP terdiri atas :
  1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan
  2. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema, mencakup: 1) kelas/semester, 2) materi pokok, dan 3) alokasi waktu ditentukan berdasarkan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar, dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai
  3. Kompetensi Dasar (KD), adalah sejumlah kemampuan minimal yang harus dikuasai. Kompetensi dasar dalam RPP, merujuk kompetensi dasar yang tercantum dalam silabus;
  4. Indikator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu. Indikator pencapaian kompetensi menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan/atau diukur, yang mencakup kompetensi pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotor)
  5. Tujuan Pembelajaran dirumuskan lebih spesifik atau detail dengan merujuk indikator pencapaian kompetensi. Jika cakupan dan kedalaman materi pembelajaran sudah tidak dapat dijabarkan lebih detail dan spesifik lagi, maka tujuan pembelajaran disusun sama persis dengan indikator pencapaian kompetensi.
  6. Materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir pokok bahasan/sub pokok bahasan sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. Materi pembelajaran secara lengkap dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik dapat dilampirkan.
  7. Model/Metode pembelajaran, model pembelajaran (lebih luas dari metode, dan mempunyai sintak jelas) digunakan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar yang mengaktifkan peserta didik untuk mencapai kompetensi dasar. 
  8. Media Pembelajaran, berupa alat bantu guru untuk menyampaikan materi pembelajaran, agar peserta didik termotivasi, menarik perhatian, dan berminat mengikuti pelajaran. Jenis-jenis media pembelajaran dan karakteristiknya, perlu dipahami pada guru, sehingga pemilihan media pembelajaran dapat mengoptimalkan perhatian dan hasil belajar peserta didik.
  9. Sumber belajar, dapat berupa buku cetak, buku elektronik, media yang berfungsi sebagai sumber belajar, peralatan, lingkungan belajar yang relevan
  10. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran, serangkaian aktivitas pengelolaan pengalaman belajar siswa, melalui tahapan pendahuluan, inti dan penutup. Pada tahapan pendahuluan, guru melakukan kegiatan: 1) memimpin doa dan mempresentasikan kehadiran peserta didik, 2) memberikan apersepsi, 3) menyampaikan tujuan pembelajaran, dan 4) memotivasi peserta didik. Pada tahapan inti, guru mengelola pembelajaran merujuk pada sintak (prosedur) model pembelajaran yang dipilihnya. Tahapan penutup, guru melakukan kegiatan: 1) rangkuman materi pembelajaran, 2) penilaian, dan 3) tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
  11. Penilaian, penilaian proses belajar dan hasil belajar dikembangkan oleh guru, dilakukan dengan prosedur : 1) menetapkan tujuan penilaian dengan mengacu pada RPP yang telah disusun, 2) menyusun kisi-kisi penilaian, 3) membuat instrumen penilaian serta pedoman penilaian, 4) melakukan analisis kualitas instrumen penilaian, 5) melakukan penilaian, 6) mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian, 7) melaporkan hasil penilaian, dan 8) memanfaatkan laporan hasil penilaian
Bagaimana cara menyusun RPP yang baik dan benar

Tentunya dalam menyusun RPP harus sesuai dengan acuan permendikbud yang memuat semua komponen dalam RPP. Berikut cara menyusun RPP yang baik dan benar menurut versi BlogPendidikan.net dan tentunya dalam menyusun RPP yang baik Anda juga telah memiliki cara tersendiri.

Cara Menyusun RPP Yang Baik dan Benar :

1. RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.

2. RPP yang baik itu jelas, siapapun yang mengajarkan akan bisa membaca dan melakukan karena  didalamnya dipaparkan tahap demi tahap (proses)

3. RPP menggambarkan prosedur, struktur organisasi pembelajaran untuk mencapai Kompetensi Dasar yang ditetapkan dalam standar isi & dijabarkan dalam silabus.

4. Susunan indikator dalam RPP guru melibatkan 3 aspek (kognitif, afektif, psikomotorik) tetapi tidak harus semua.

5. Tujuan pembelajaran wajib memuat ABCD atau lebih jelasnya audience, behaviour, condition, dan degree. Maksudnya, dalam tujuan pembelajaran harus terdapat  peserta didik (audience), tingkah laku belajar (behaviour), kondisi belajar (condition), dan tingkat keberhasilan (degree).

Contoh tujuan pembelajaran :

Melalui pengamatan tentang kebutuhan hidup sehari-hari (condition),  peserta didik (audience) dapat  mengetahui  jenis kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan manusia (behaviour) dengan tingkat ketercapaian 80% " sesuai dengan KKM" atau dengan tingkatan lain (degree)

Selain itu dalam tujuan juga terkandung karakter kepribadian bangsa misalnya Jujur, nasionalis, kerja keras maupun ketrampilan sosial misalnya ketrampilan berpendapat dalam diskusi, ketrampilan bertanya dan sebagainya.

6. Ciri-ciri indikator yang kreatif  dalam menyusun RPP adalah berorientasi pada produk yang akan dibuat oleh siswa. Misalnya siswa membuat jurnal umum serta banyak lagi jenis penugasan yang kreatif dan memaksa siswa mempreaktekan berpikir tingkat tinggi.

7.RPP berisi kegiatan-kegiatan yang terstruktur, Jika tidak terstruktur kemungkinan besar kelas berantakan.

8.Langsung mengajar tanpa RPP boleh saja, asal sang pendidik sudah mengerti & mendokumentasikan skenario pembelajaran 1 tahun.

9.Standar khusus RPP; ada langkah-langkah awal, inti, akhir serta disertakan jenis penilaiannya

10. Penilaian diupayakan memuat penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan

Demikian artikel tentang Cara Menyususn RPP Yang Baik dan Benar, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi Anda. Terima kasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Penting Diketahui, Ada 13 Komponen Dalam Penyusunan RPP

Perlu Diketahui Ada 13 Komponen Dalam Penyusunan RPP

BlogPendidikan.net
- Sesuai Surat Edaran Kemendikbud Ristek Nomor 14 Tahun 2019 tentang penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Menyebutkan bahwa Bahwa dari 13 komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesmen) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap.

Selanjutnya disebutkan bahwa Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP), dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-sebesarnya keberhasilan belajar murid.

Adapun RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka l, 2, dan 3.

Mengenai komponen RPP tidak mengalami perubahan dari diterbitkannya SE tersebut. 

Berikut 13 Komponen yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) :

Komponen RPP terdiri atas :

1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan

2. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema

3. Kelas/semester

4. Materi pokok

5. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai

6. Kompetensi Inti (KI), merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari siswa untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran

7. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.

a. Kompetensi Dasar; merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran
b. Indikator pencapaian merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
c. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik siswa, satuan pendidikan, dan potensi daerah. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. 

Dalam merumuskan indikator perlu memperhatikan beberapa hal:

a. Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam KI-KD.
b. Indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkrit ke abstrak (bukan sebaliknya).
c. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat
dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan
kebutuhan siswa.
d. Indikator harus dapat menggunakan kata kerja operasional yang sesuai.

8. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan

9. Materi pembelajaran adalah rincian dari materi pokok yang memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi

10. Metode pembelajaran merupakan rincian dari kegiatan pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai

11. Media, alat, dan, sumber pembelajaran
a. Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran
b. Alat pembelajaran adalah alat bantu pembelajaran; yaitu alat bantu pembelajaran yang memudahkan memberikan pengertian kepada siswa.
c. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan

12. Langkah –langkah Kegiatan Pembelajaran, mencakup:
a. Pertemuan pertama, berisi pendahuluan; kegiatan Inti, dan penutup.
b. Pertemuan kedua, berisi pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup.

13. Penilaian
a. Berisi jenis/teknik penilaian;
b. Bentuk instrumen
c. Pedoman penskoran


Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.