Kisah Guru Honorer Digaji 5000 Per Jam Mengabdi 29 Tahun


Blogpendidikan.net - Banyak kisah-kisah guru honorer yang mengabdi puluhan tahun dan digaji ratusan ribu rupiah perbulan termasuk kisah guru honorer berikut ini. Dikutip dari laman https://www.ayobandung.com Kisah Guru Honorer Digaji 250 Ribu Mengabdi 29 Tahun.

Pahlawan tanpa tanda jasa mungkin patut disematkan kepada para guru honorer. Hal ini karena beban yang disandang dan pengabdian mereka dinilai tidak sebanding dengan penghargaan berupa honor yang tak seimbang. Isak Sudrajat, guru honorer SD di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya mengaku sudah 29 tahun mengabdi sebagai guru. Namun ia tidak kunjung diangkat menjadi PNS. Honor pun hanya diberi Rp5.000 per jam.

Dalam satu minggu, ia hanya dapat 12 jam proses mengajar. Dalam sebulan, kata Isak, ia hanya mengantongi Rp250 ribu per bulan.

Saya sudah 29 tahun mengabdi, umur saya sekarang 49 tahun. Kalau harapan untuk menjadi PNS sepertinya sudah tertutup karena umur, kata Isak saat ditemui setelah melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Guna memenuhi kebutuhan, lanjut Isak, ia membuka usaha warung kecil-kecilan di rumahnya.

Dari hasil jualan itu, cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup ia dan keluarganya. "Kalau berbicara beban, ya kita justru lebih tinggi daripada guru PNS. Seringkali kita mengerjakan itu berbagai pekerjaan, termasuk kerjaan guru PNS lainnya," tambah Isak. Hal senada dikatakan Asep gumilang (32), guru salah satu SD di Kecamatan Bojongasih. Asep menuturkan, ia masih berharap bisa diangkat menjadi PNS.

Ia sudah mengabdi sebagai guru selama delapan tahun. Dalam sebulan, kata Asep, ia hanya mendapatkan honor sebesar Rp200 ribu. Ia terpaksa harus nyambi berjualan online untuk memenuhi keperluan keluarga. "Harapan saya ada pengangkatan PNS. Honorer itu diprioritaskan jangan dianaktirikan. Kalaupun tidak diangkat, ada jaminan masa depan untuk kami dari pemerintah daerah," ucapnya.

Semoga dibalik kisah-kisah guru honorer ini, ada titik terang menuju gerbang yang diharapkan untuk diangkat PPPK atau CPNS. Semoga kisah ini bisa memberikan inpirasi.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments