Yang Masih Bertanya-tanya Kapan Pencairan BLT Subsidi Gaji Untuk Guru Honorer Rp 2,4 Juta, Simak Penjelasannya Berikut

Admin 10/25/2020
Yang Masih Bertanya-tanya Kapan Pencairan BLT Subsidi Gaji Untuk Guru Honorer Rp 2,4 Juta, Simak Penjelasannya Berikut

BlogPendidikan.net
- Yang Masih Bertanya-tanya Kapan Pencairan BLT Subsidi Gaji Untuk Guru Honorer Rp 2,4 Juta, Simak Penjelasannya Berikut.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah merencanakan sisa anggaran dari BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan karyawan swasta akan disalurkan untuk BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp2,4 juta bagi guru honorer dan tenaga pendidik.

Bantuan tersebut diberikan kepada guru honorer dan tenaga pendidik yang berada di lingkup Kemendikbud dan Kemenag.

"Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag," kata Menaker Ida Fauziyah.

Namun, Menaker Ida Fauziyah sendiri belum mengumumkan kapan jadwal dana BLT subsidi gaji/upah (BSU) sebesar Rp2,4 juta segera disalurkan kepada guru honorer dan tenaga pendidik. Sebab, sampai saat ini proses pendaftaran hingga validasi peserta masih dilakukan. Tapi penyaluran ditargetkan dapat dilakukan pada tahun ini.

Menurut keterangan tertulis di situs resmi Kemnaker, penyaluran BLT subsidi gaji/upah buat guru honorer akan dicairkan setelah sudah dilakukan pencairan dana BLT kepada karyawan swasta pada termin II.

Pencairan pada BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan termin II akan ditargetkan penyalurannya pada akhir Oktober hingga November 2020.

Perlu diketahui, Kemnaker sendiri menargetkan program BLT subsidi gaji/upah Rp2,4 juta bagi 15,7 juta karyawan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020. Total anggaran dari program BLT tersebut mencapai Rp37,7 triliun.

Akan tetapi, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.272.731 pekerja/buruh. Sehingga ada sekitar 3 jutaan kuota yang tersisa dari jumlah tersebut.

Adapun rincian pembagian Rp2,4 juta tersebut, para guru honorer akan mendapatkan subsidi gaji sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan.

Bagi guru honorer yang ingin mendapatkan BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan, harus sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Dilansir dari Berita DIY, adapun syarat yang telah ditentukan, di antaranya, guru honorer harus terdaftar dalam data Kemendikbud dan Kemenag. Kemudian, pengajar juga harus tercatat aktif mengajar pada semester I 2020-2021 pada Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kemenag.

Guru honorer ini juga harus terdaftar di Dapodik dan PDDikti, serta tak mendapat bantuan sosial lain seperti Kartu Prakerja hingga Banpres UMKM.

Program bantuan dari pemerintah berupa BLT subsidi gaji/upah BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan sebagai program pemulihan ekonomi nasional yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para karyawan yang bergaji dibawah Rp5 juta. (*)

Jadwal dan Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke 11 dan Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja

Admin 10/24/2020
Jadwal dan Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke 11 dan Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja

BlogPendidikan.net
- Jadwal dan Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke 11 dan Tata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja. Pemerintah telah mengumumkan akan membuka kembali program Kartu Prakerja gelombang 11 yang memiliki sejumlah insentif bagi masyarakat.

Berikut ini jadwal pendaftaran kartu prakerja gelombang 11.
Jadwal daftar Prakerja gelombang 11, perhatikan, Link resmi daftar Kartu Prakerja hanya www.prakerja.go.id, simak cara lengkapnya di artikel berikut ini.

Pemerintah berencana membuka kembali Kartu Prakerja gelombang 11 pada akhir bulan Oktober 2020. Rencana pemerintah kembali membuka gelombang pendaftaran baru program Kartu Prakerja pada akhir bulan Oktober ini tinggal menunggu persetujuan final dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.


Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja atau KCK, Rudy Salahuddin menyatakan, sejak awal pekan ini pemerintah telah menyampaikan rencana pembukaan gelombang 11 pendaftaran program Kartu Prakerja itu.

KCK menargetkan pendaftaran dibuka selambat-lambatnya penghujung Oktober 2020 ini. "Dalam waktu dekat mungkin akan diumumkan apakah uang tersebut bisa dikembalikan lagi untuk membuka gelombang ke-11. Intinya kami terbuka dan siap apabila diminta membuka gelombang 11.

Kami harus segera mengerjakan, tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke-11,” kata Rudy saat webinar Kartu Prakerja Rabu lalu, 14 Oktober 2020.

Namun begitu, ia tidak bisa menjanjikan kuota akan setinggi gelombang-gelombang sebelumnya. Pasalnya, kuota untuk gelombang 11 hanya berisi sisa dari pendaftar yang dianulir kepesertaannya pada gelombang 1-10.


Namun demikian, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja akan menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja (KCK) terkait penambahan gelombang tersebut. "Keputusan menambah gelombang ada di tangan Komite Cipta Kerja.

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja siap menjalankan keputusan KCK apabila memang ada penambahan gelombang ( gelombang 11 )," ujar Head of Communications Prakerja, Louisa Tuhatu. Louisa menuturkan, sampai dengan saat ini ada sebanyak 344.959 penerima Kartu Prakerja yang dicabut status kepesertaannya dari gelombang pertama sampai delapan.

Untuk itu, dia menilai, ada kemungkinan pemerintah akan kembali membuka pendaftaran gelombang selanjutnya, hanya saja mengenai kuota yang tersedia akan ditetapkan KCK. Selain itu, saat ini Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja masih melakukan pemantauan terhadap status kepesertaan gelombang 9 dan 10.

"Dari gelombang 1-8 kami telah mencabut kepesertaan dari 344.959 penerima Kartu Prakerja. Dananya telah kami kembalikan ke RKUN. KCK yang akan memutuskan mau diapakan dana tersebut," ujarnya lagi.

Sebagai informasi, program yang diinisasi pemerintah sejak April ini sudah memenuhi kuota yang ditargetkan tahun ini, yakni sebanyak 5,6 juta peserta dengan anggaran Rp 20 triliun. Dari jumlah tersebut, ada 5,19 juta peserta yang sudah memilih pelatihan dan 4,77 juta menyelesaikan kursus.

Nantinya, setiap peserta akan memperoleh manfaat senilai Rp 3,55 juta yang terdiri dari bantuan tunai Rp 2,4 juta yang dikirimkan secara bertahap selama 4 bulan dan Rp 1 juta berupa pelatihan secara daring.


Adapun Syarat Kartu Prakerja dan Cara Daftar Sebagai Berikut:

Peserta yang akan mendaftar Kartu Prakerja wajib memenuhi 3 syarat berikut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Berusia minimal 18 tahun.
3. Tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Pendaftaran Kartu Prakerja ini dapat dilakukan melalui dua cara yakni secara offline dan online.
Cara mendaftar Kartu Prakerja secara offline bisa dilakukan melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah khususnya di Dinas Ketenagakerjaan.

Peserta langsung datang ke instansi tersebut, kemudian mengisi formulir di mana format isian formulir sama dengan format isian pendaftaran secara daring.

Sementara, untuk pendaftaran Kartu Prakerja secara online dilakukan melalui beberapa tahapan di antaranya membuat akun, mendaftarkan akun, dan mengikuti tes yang disediakan.

Tata Cara Daftar Kartu Prakerja dikutip dari prakerja.go.id:

Buat Akun Prakerja

- Login ke laman www.prakerja.go.id dan klik menu 'Daftar Sekarang'
- Kemudian masukkan nama lengkap, email, dan password
- Tunggu ada notifikasi
- Selanjutnya buka email, dan ikuti petunjuk untuk melakukan verifikasi email
- Setelah verifikasi akun telah berhasil, silakan kembali ke akun Prakerja untuk selanjutnya melakukan pendaftaran.

Daftar Kartu Prakerja:

- Pastikan sudah memiliki akun, masuk ke laman www.prakerja.go.id
- Klik 'Login' atau 'Masuk' dengan mengisikan email dan password
- Kemudian masukan nomor KTP dan tanggal lahir, dan klik 'Berikutnya'
- Lengkapi data diri di antaranya nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, dan unggah swafoto sambil memegang KTP

Artikel ini telah tayang di wartakota.tribunnews.com 

Cara Perpanjang Masa Aktif Kartu Telkomsel Tanpa Mengisi Ulang Pulsa

Admin 10/23/2020
Cara Perpanjang Masa Aktif Kartu Telkomsel Tanpa Mengisi Ulang Pulsa

BlogPendidikan.net
- Cara Perpanjang Masa Aktif Kartu Telkomsel Tanpa Mengisi Ulang Pulsa.
Operator seluler di Indonesia menyediakan layanan telepon, SMS, serta jaringan internet melalui perantara kartu SIM. Kartu SIM memiliki masa aktif, yang apabila tidak rutin diperpanjang, mengakibatkan kartu mati dan tidak bisa digunakan lagi. 

Jika kartu SIM telah mati, maka seluruh pulsa dan beragam paket yang terdapat pada kartu SIM akan hangus. Selain itu, pengguna tidak lagi dapat menggunakan kartu SIM tersebut untuk melakukan kegiatan panggilan telepon, SMS, maupun menggunakan layanan internet.


Salah satu cara paling umum untuk menambah masa aktif kartu adalah melakukan pengisian pulsa. Dengan mengisi pulsa nominal tertentu, masa aktif kartu SIM akan bertambah secara otomatis. Namun pelanggan prabayar Telkomsel (Simpati dan As) ternyata juga bisa memperpanjang masa aktif kartu Telkomsel, tanpa harus mengisi ulang pulsa. 

Ini bermanfaat bagi pelanggan yang menghabiskan banyak waktu di rumah dan terhubung dengan WiFi, di masa pandemi Covid-19 ini. Seringkali karena terhubung dengan WiFi, pelanggan tidak menyadari bahwa masa aktif telah habis. Nah, untuk itulah Telkomsel memberikan opsi memperpanjang masa aktif dengan biaya dan jangka waktu tertentu. 


Cara memperpanjang masa aktif kartu ini bisa dibilang tersembunyi, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan prabayar Telkomsel dapat menekan USSD *999# dari menu dial telepon 
2. Selanjutnya pilih opsi nomor 5 "Lainnya" 
3. Kemudian klik opsi nomor 6 "Lainnya" 
4. Pada halaman berikutnya, pilih opsi nomor 7 "Lainnya" 
5. Pilih opsi nomor 8 "Layanan lain" 
6. Terakhir, klik opsi nomor 3 "Paket masa aktif" 
7. Setelah memilih opsi tersebut, pengguna akan menjumpai beberapa paket perpanjangan masa aktif yang dapat dipilih, mulai dari 7 hari hingga 365 hari. 

8. Berikut detail paket perpanjangan masa aktif yang disediakan provider Telkomsel: 
- Masa aktif 7 hari seharga Rp 5.000 
- Masa aktif 30 hari seharga Rp 15.000 
- Masa aktif 90 hari seharga Rp 30.000 
- Masa aktif 365 hari seharga Rp 100.000 

9. Pengguna dapat bebas memilih opsi paket yang diinginkan dan menekan tombol send 
10. Selanjutnya, pengguna akan dapat memilih opsi nomor 1 "Beli" untuk benar-benar membeli paket perpanjangan masa aktif 
11. Jika sudah berhasil, pengguna akan mendapati SMS yang memberitahukan bahwa masa aktif kartu telah diperpanjang.


Situs web resmi Telkomsel menampilkan opsi masa aktif satu tahun (365 hari) dengan biaya Rp 100.000, namun setelah mencoba, tidak ada paket masa aktif 365 hari yang tertera, hanya mendapati opsi paket perpanjangan masa aktif kartu SIM hingga 90 hari. 

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bagi pengguna lain untuk bisa mengakses paket masa aktif tersebut.

Artikel ini juga telah tayang di tekno.kompas.com

Anda Belum Dapat Kuota Gratis Dari Kemendikbud, Begini Cara Mendapatkannya

Admin 10/23/2020
Anda Belum Dapat Kuota Gratis Dari Kemendikbud, Begini Cara Mendapatkannya

BlogPendidikan.net
- Anda Belum Dapat Kuota Gratis Dari Kemendikbud, Begini Cara Mendapatkannya.

Kemendikbud telah membagikan bantuan kuota internet gratis kepada para pelajar dan pengajar bulan Oktober ini. Penyaluran kuota gratis khusus bulan Oktober tahap 1 akan dibagikan dari tanggal 22 sampai 24.

Dikutip BlogPendidikan.net dari Pikiran-Rakyat.com berikut persyaratan yang sudah dibuat oleh Nadiem Makarim, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan.


1.Peserta didik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar serta menengah harus terdaftar di aplikasi dapodik.

2.Peserta didik pun harus memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik, orang tua, anggota keluarga, ataupun wali.

3.Khusus mahasiswa, harus terdaftar pada aplikasi PD Dikti dan berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan berganda.

4.Mahasiswa pun harus memiliki kartu rencana studi pada semester berjalan dan nomor ponsel aktif.

5.Untuk pendidik di bidang PAUD dan pendidikan dasar serta menengah juga sama harus terdaftar di aplikasi dapodik dan punya nomor aktif.

Cara mendapatkannya sangat mudah. Bila nomor kamu sudah terdaftar di Dapodik disekolahmu atau PDDikti di kampusmu kuota internet gratis otomatis dapat langsung kamu nikmati. Tapi, bila kuota internet gratismu belum masuk, kamu tinggal lapor ke bagian Dapodik di sekolahmu atau PDDikti di kampusmu.


Untuk cara mengeceknya, anda  dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1.Download aplikasi My Telkomsel melalui Google Play Store.
2.Pilih menu ‘My Quota.’
3.Pilih menu ‘Internet,’ bila bantuan kuota internet gratis cair, otomatis kuota internet lokal dan internet bertambah.
4.Pilih menu ‘Multimedia,’ bila bantuan kuota internet gratis cair, otomatis muncul menu ‘Kuota Belajar’ atau ‘Kuota Belajar Kemendikbud.

Kuota internet belajar digunakan untuk mengakses aplikasi atau laman pembelajaran. Penyaluran kuota gratis hingga 50 GB ini, akan disalurkan kepada jenjang PAUD hingga SMA, beserta pengajar.

Berikut adalah tata cara dapatkan Kuota gratis untuk pelajar atau pendidik PAUD hingga SMA.

1.Pastikan mempunyai nomor HP yang aktif
2.Serahkan nomor HP yang aktif kepada pihak sekolah atau operator pendidikan di sekolah masing-masing
3.Setelah nomor HP calon penerima bantuan kuota internet gratis terkumpul, selanjutnya pihak sekolah

Berikut adalah tata cara dapatkan Kuota gratis untuk Mahasiswa atau Dosen

1.Pastikan mempunyai nomor HP yang aktif
2.Serahkan nomor HP yang aktif kepada pihak Universitas atau pengelola PDDikti di masing-masing Universitas atau Perguruan Tinggi
3.Setelah nomor HP calon penerima bantuan kuota internet gratis terkumpul, pengelola PDDikti perguruan tinggi menginput data nomor ponsel tersebut ke aplikasi PDDikti.

Penyaluran kuota internet gratis akan disalurkan ke beberapa operator yang sudah menjalin kerja sama dengan Kemendikbud, diantaranya Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren. Nantinya, kuota internet gratis dari Kemendikbud itu akan dibagi menjadi dua jenis kuota, yaitu kuota internet umum dan kuota internet belajar.

Artikel ini juga telah tayang di jakbarnews.pikiran-rakyat.com

Presiden Telah Menyetujui Gaji PNS, TNI dan POLRI Dipotong Sebesar 2,5 Persen Berlaku Januari 2021

Admin 10/23/2020
Presiden Telah Menyetujui Gaji PNS, TNI dan POLRI Dipotong Sebesar 2,5 Persen Berlaku Januari 2021

BlogPendidikan.net
- Presiden Telah Menyetujui Gaji PNS, TNI dan POLRI Dipotong Sebesar 2,5 Persen Berlaku Januari 2021.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyetujui gaji PNS, TNI dan Polri bakal dipotong 2,5 persen. Pemotongan gaji PNS, TNI dan Polri ini bakal dilakukan mulai bulan Januari tahun 2021. Seperti dilansir dari Pos Kupang, Pemerintah belum lama ini membuat kebijakan untuk memotong sebagian dari gaji PNS dan karyawan swasta.

Besaran pemotongan senilai 2,5% gaji PNS TNI dan Polri, uang tersebut akan digunakan untuk Iuran Tapera. Sikap pemerintah dalam membuat kebijakan pemotongan gaji PNS dan Karyawan Swasta untuk Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera dianggap seperti anjing menggonggong kafilah berlal

Meski masih menimbulkan pro dan kontra, Pemerintah tetap akan memberlakukan pemotongan gaji untuk Iuran Taper mulai Januari 2021. Usulan pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Pemotongan gaji PNS dan pegawai swasta sebesar 2,5 persen tersebut digunakan untuk membayar iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Peraturan baru ini direncanakan akan segera berlaku mulai Januari 2021.

Berikut adalah penjelasan iuran Tapera yang mengharuskan Gaji PNS dan karyawan swasta dipotong 2,5 persen per bulan. Melansir dari Kompas.com, Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat pada 20 Mei 2020 lalu.

Di dalam beleid tersebut dijelaskan, mulai tahun 2021, Badan Penyelenggara Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sudah bisa mulai memungut iuran untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk tahap berikutnya, badan tersebut juga bakal memungut iuran kepada anggota TNI/Polri serta pegawai swasta dan pekerja mandiri.

Besaran iuran yang dibayarkan yaitu 2,5 persen dari gaji per bulan, sementara 0,5 persen iuran itu akan dibebankan kepada pemberi kerja. Lalu, akan digunakan untuk apa uang hasil iuran tersebut?


Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Gatut Subadio menjelaskan, BP Tapera bakal memanfaatkan dana iuran ke dalam tiga hal yakni dana pemupukan, dana pemanfaatan, dan dana cadangan.

Untuk pemupukan, BP Tapera bakal menginvetasikan dana iuran tersebut ke beberapa instrumen dengan skema kontrak investasi kolektif (KIK). "Kita mengelola dengan model kontrak investasi. Simpanan peserta akan diinvestasikan di pasar modal maupun pasar uang dengan pola kontrak investasi," jelas Gatut dalam video conference, Jumat (05/06).

Jalin Kerja Sama

Dalam mengelola kontrak investasi tersebut, BP Tapera bakal bekerja sama dengan bank kustodian sebagai mitra dan akan menunjuk manajemen investasi (MI). Untuk kesiapan infrastruktur investasi, pihak BP Tapera telah melakukan komunikasi dengan Kustodian Sentral Efek Indonesi (KSEI).

Adapun saat ini, BP Tapera telah menggandeng PT BRI (Persero) Tbk untuk menjadi bank kustodian. Selain itu, badan yang baru saja dibentuk tersebut juga telah menunjuk lima manajemen investasi, meski masih enggan mengungkapkan nama dari masing-masing manajemen investasi.


"Proses pengelolaan investasi mengacu pada pengelolaan yang mengedepankan risk dan return management. Kami akan mengoptimumkan pengelolaan dan memerhatikan risiko yang mungkin terjadi," jelas Gatut.

Untuk instrumen pasar modal, Gatut mengatakan, BP Tapera bakal melakukan investasi di saham-saham bluechip. Selain itu, pihaknya juga akan mengakomodir pengelolaan dana dengan prinsip-prinsip syariah.

"Di undang-undang, instrumen apa saja yang kita boleh investasi, deposito, surat berharga negara, dan perumahan, dan perumahan. Alokasikan dana dalam investasi, kami diawasi OJK dan harus presentasi ke OJK," ujar dia.

"Saham pun juga diatur, harapannya dengan aturan yang jelas dan transparan lebih baik, seperti kita menabung di perbankan," jelas Gatut. Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa Dasa Nugraha menjelaskan, saat ini BP Tapera memiliki saldo awal sebesar Rp 2,5 triliun.

Dana ini telah disuntikan pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) 2019. “Saat ini, pemerintah telah memberikan modal awal pada BP Tapera Rp 2,5 triliun lewat PMN,” tambahnya.

Sebagai informasi, pemerintah lewat BP Tapera akan memungut iuran dari total gaji para pekerja di Indonesia yang berasal dari ASN, TNI dan Polri, BUMN, BUMD, serta karyawan swasta. Besaran iuran yang dibayarkan yaitu 2,5 persen dari gaji per bulan, sementara 0,5 persen iuran itu akan dibebankan kepada pemberi kerja.

Aturan mengenai implementasi Tapera sendiri telah diteken Presiden Joko Widodo pada 20 Mei lalu melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat pada 20 Mei lalu.

Pada tahap awal, yang berlaku pada Januari 2021 pemungutan hanya berlaku untuk ASN. Kemudian, Tapera diharapkan telah menjangkau 6,7 juta peserta dari ASN, TNI/Polri, BUMN, dan BUMD. Sementara karyawan swasta atau formal diberi waktu selambat-lambatnya 7 tahun sejak Badan Pengelola (BP) Tapera beroperasi.

Dana bisa diambil setelah pensiun

Dilansir dari GridHot.Id, sebelum menjadi BP Tapera, Bapertarum-PNS memiliki sekitar 6,7 juta orang peserta, baik PNS aktif maupun yang telah pensiun, dengan dana kelolaan Rp 12 triliun. Saat masih bernama Bapertarum, lembaga ini mengumpulkan uang dari PNS dengan memotong gaji setiap bulan sehingga uang di Bapertarum PNS pada dasarnya adalah uang PNS dan harus dikembalikan kepada mereka.


Kepesertaan di BP Tapera akan berakhir jika pekerja sudah pensiun yakni usia 58 tahun. Nantinya setelah pensiun, peserta bisa mendapatkan dana simpanannya beserta hasil dari dana pengembangan yang ditempatkan di deposito bank, surat utang pemerintah, dan investasi lainnya.

Menteri Keuangan, Menteri PUPR, Menteri Ketenagakerjaan, dan anggota independen. Komite itu diketuai Menteri PUPR. Dikutip dari Antara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan atau PPDPP menyebut aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) dan Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (Sikasep) dapat menjadi "big data" bagi Tapera.

Menurut Direktur Utama PPDPP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin, pihaknya berharap juga pengembang-pengembang mendapatkan bantuan PSU yang perumahannya terdaftar dalam aplikasi Sikumbang dan Sikasep.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pihaknya juga sudah banyak berbicara dengan teman-teman Ditjen Perumahan agar semua pembangunan perumahan di Indonesia, termasuk rumah susun, rumah khusus dan rumah swadaya semuanya didaftarkan ke dalam aplikasi Sikasep agar nanti dapat terlihat petanya.

Direktur Utama PPDPP itu juga menyampaikan bahwa sangat mudah untuk berkoordinasi dengan teman-teman di Ditjen Perumahan Kementerian PUPR terkait mengintegrasikan data-data perumahan ke dalam kedua aplikasi tersebut karena datanya tersedia, dan aplikasi ini nanti sudah berbasis teknologi GPS. 

Artikel ini juga telah tayang di Tribunjakarta.com 

Daftar Laman, Aplikasi dan Video Conference Terbaru Yang Dapat di Akses Dari Kuota Gratis Kemendikbud

Admin 10/23/2020
Daftar Laman, Aplikasi dan Video Conference Terbaru Yang Dapat di Akses Dari Kuota Gratis Kemendikbud

BlogPendidikan.net
- Aplikasi dan Video Conference Yang Bisa Diakses. Penyaluran bantuan kuota data internet oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) bulan kedua dijadwalkan mulai disalurkan hari ini, Kamis 22 Oktober 2020. 

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Evy Mulyani bulan lalu mengatakan, Kemendikbud telah menyiapkan daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan kuota belajar. Daftar webiste dan website kampus yang dapat diakses dengan kuota belajar dapat dilihat melalui laman https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Bila sebelumnya terdapat 19 aplikasi pembelajaran, 5 video conference, 22 website, dan 401 website universitas yang sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan PJJ, kini jumlah website pembelajaran semakin beragam.  


“Dijelaskan dalam laman tersebut kuota bantuan internet dari Kemendikbud dibagi dua, ada kuota umum dan kuota belajar. Kuota belajar ini hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang telah Kemendikbud siapkan guna mendukung pembelajaran jarak jauh,” jelas Evy di Jakarta, Selasa (22/09/2020), seperti dilansir dari laman Kemendikbud. 

Berikut aplikasi dan website yang masuk kuota belajar gratis dari Kemendikbud: 

1. admission.edulogy.id 
2. aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital 
3. aminin.com 
4. ayoblajar.com 
5. bahaso.com 
6. banksoal.belajar.kemdikbud.go.id 
7. belajar.kemdikbud.go.id 
8. belajar.kemdikbud.go.id/edugame bersamahadapikorona.
9. kemdikbud.go.id 
10. bse.belajar.kemdikbud.go.id 
11. buku.kemdikbud.go.id 
12. cakap.com 
13. cambridgeenglish.org 
14. classroom.google.com/ 
15. duolingo.com 
16. edmodo.com 
17. education.microsoft.com 
18. edukasystem.com 
19. edulogy.id 
20. elearning.gurudaringmilenial.id 
21. ganecadigital.com 
22. guru.edulogy.id 
23. gurubelajar.kemdikbud.go.id 
24. guruberbagi.kemdikbud.go.id 
25. icando.co.id indihomestudy.com 
26. infomedia.co.id 
27. institusi.edulogy.id 
28. kahoot.com 
29. kahoot.it 
30. kelasmaya.belajar.kemdikbud.go.id 
31. kelaspintar.id 
32. kipin.id 
33. lms.seamolec.org 
34. mejakita.com 
35. melajah.id 
36. new.guru.edulogy.id 
37. pahamify.com 
38. petabudaya.belajar.kemdikbud.go.id 
39. pijarmahir.id 
40. pijarsekolah.id 
41. quizziz.com 
42. ruangguru.com 
43. rumahbelajar.id 
44. sekolah.edulogy.id 
45. sekolah.mu 
46. setara.kemdikbud.go.id 
47. simpatik.belajar.kemdikbud.go.id 
48. siswa.edulogy.id 
49. skillacademy.com 
50. suaraedukasi.kemdikbud.go.id 
51. sumber.belajar.kemdikbud.go.id 
52. udemy.com 
53. ujian.siswa.edulogy.id 
54. unison.id vlab.
55. belajar.kemdikbud.go.id 
56. whatsapp.com 
57. www.indonesiax.co.id 
58. www.wekiddo.com 
59. zenius.net 

Sedangkan video conference yang dapat diakses dengan kuota belajar antara lain:
 
1. Google Meet 
2. Zoom 
3. Cisco Webex 
4. Microsoft Teams 
5. U Meet Me 

Besar kuota yang didapat Program bantuan kuota internet merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan aspirasi masyarakat terkait tantangan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi, untuk memfasilitasi pembelajaran daring seluruh guru, siswa, dosen, dan mahasiswa, khususnya di masa pandemi. 

“Pemerintah berkomitmen untuk memastikan tidak hanya sebagian tetapi seluruh guru, siswa, dosen, dan mahasiswa dapat terbantu," terang Evy.  

Peserta didik PAUD mendapatkan paket kuota internet sebesar 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Lalu, paket kuota internet untuk guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Sedangkan paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen ialah 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Cek eform.bni.co.id atau eform.bri.co.id Untuk Mengetahui Daftar Penerima BLT UMKM

Admin 10/22/2020
Cek eform.bni.co.id atau eform.bri.co.id Untuk Mengetahui Daftar Penerima BLT UMKM

BlogPendidikan.net
- Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah dikucurkan pemerintah. Ada beberapa cara untuk mengetahui daftar penerima bantuan UMKM ini. Contohnya untuk nasabah BRI dapat mengecek secara online di link PT Bank Rakyat Indonesia tbk yakni eform.bri.co.id/bpum 

Buruan akses https://webform.bsm.co.id, eform.bri.co.id atau eform.bni.co.id login untuk cek penerima BLT UMKM secara online, lihat juga info penting lainnya di www.depkop.go.id.

Untuk diketahui, ada 3 bank yang digunakan dalam penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM yakni PT Bank Rakyat Indonesia tbk atau BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri.


Segera akses https://webform.bsm.co.id, eform.bri.co.id atau eform.bni.co.id login untuk cek penerima BLT UMKM secara online, lihat juga info penting lainnya di www.depkop.go.id.

Diketahui, pemerintah masih membuka kesempatan untuk bisa mendapatkan program BLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).Banpres ini ditujukan untuk pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), BPUM atau BLT UMKM dengan nominal sebesar Rp 2,4 juta.

Program ini merupakan strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar bertahan di tengah pandemi covid-19. Pendaftaran telah dibuka sejak 13 Oktober, dan akan diperpanjang hingga akhir bulan November 2020.


"Bantuan ini kan diperpanjang hingga akhir November 2020. Untuk itu, kami masih membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM yang ingin mendapatkan bantuan ini. Caranya, ajukan saja ke dinas koperasi di daerah masing-masing," ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman, dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Melansir laman resmi Kementerian Koperasi UKM (Kemenkop UKM), berikut cara dan syarat untuk mendapatkan bantuan program BLT UMKM atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM): Penerima BPUM hanya dapat diusulkan dan diajukan oleh pengusul Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, antara lain:

1. Dinas yang membidang Koperasi dan UKM.
2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum.
3. Kementerian/Lembaga.
4. Perbankan dan perasahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Calon penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, dapat melengkapi data usulan kepada pengusul dengan memenuhi persyaratan berikut ini:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2. Nama Lengkap
3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP
4. Bidang Usaha
5. Nomor Telepon

Syarat penerima bantuan BLT UMKM Program BPUM atau Syarat Bantuan UMKM

1. Warga Negara Indonesia.
2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).
3. Memiliki Usaha Mikro.
4. Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD.
5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR.
6. Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).


Cek eform.bri.id/bpum

Sebagai informasi tambahan, untuk nasabah Bank BRI, dapat mengetahui apakah mendapat BPUM atau tidak dengan cara mengecek secara online di link PT Bank Rakyat Indonesia tbk yakni eform.bri.co.id/bpum atau klik Di Sini.

Anda hanya cukup memasukkan nomor KTP dan kode verifikasi yang sudah tertera.

Langkah-langkah mengecek penerima BPUM di BRI:

- Kunjungi laman eform.bri.co.id/bpum
- Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi
- Kemudian, klik "Proses Inquiry"
- Setelah itu, akan muncul keterangan apakah nomor KTP tersebut terdaftar sebagai penerima BPUM atau tidak.

Jika bukan penerima BPUM maka akan muncul tulisan: "Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM." Selain bisa dicek secara online, penerima BPUM juga akan diinformasikan melalui SMS oleh bank penyalur. Setelah menerima SMS, maka penerima BPUM harus melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan, agar bantuan dapat segera dicairkan.

Cara Menggunakan Google Classroom Dengan Mudah Untuk Guru dan Siswa

Admin 10/22/2020
Cara Menggunakan Google Classroom Dengan Mudah Untuk Guru dan Siswa

BlogPendidikan.net
- Siapa yang tidak kenal aplikasi laman ini, google classroom sebagian besar guru dan siswa menggunakan aplikasi ini untuk menunjang selama pembelajaran jarak jauh, dan menggunakannyapun sangat mudah. Bagi Anda guru dan siswa yang belum memahami cara menggunakan google classroom akan di jelaskan di artikel ini.

Pandemi virus COVID-19 yang sedang melanda dunia bikin proses belajar-mengajar di sekolah terpaksa ditiadakan sementara. Kelas online pun menjadi alternatif belajar jarak jauh. Kini, hanya dengan bermodal gadget, proses pembelajaran sudah bisa berjalan dari rumah.

Salah satu layanan yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran online adalah Google Classroom. Sebagai salah satu produk digital yang berada di bawah naungan Google, platform Google Classroom bisa dimanfaatkan secara gratis oleh guru dan siswa untuk kelas online.

Google Classroom bisa diakses menggunakan laptop, cukup dengan mengunjungi laman classroom.google.com Bagi pengguna smartphone, Anda hanya perlu mengunduh aplikasi Google Classroom yang terdapat di App Store maupun Play Store.

Platform ini memungkinkan setiap guru untuk membuat kelas online dan mengundang para murid mengikuti kelasnya. Google Classroom dibuat agar memudahkan guru dan siswa dalam berbagi file belajar.

Fitur dalam Google Classroom

Google Classroom menggabungkan layanan yang sudah dimiliki Google sebelumnya, yaitu Google Drive untuk membuat dan mengirim tugas, Google Docs, Sheets, dan Slides untuk menulis, serta Gmail memungkinkan seluruh peserta kelas untuk berkomunikasi melalui email. Apa saja yang bisa kita manfaatkan dari Google Classroom?

Membuat tugas

Untuk urusan tugas, guru hanya perlu mengunggah dokumen atau file yang diperlukan untuk dibaca atau dikerjakan siswa. Selanjutnya siswa akan menerima pemberitahuan tentang tugas tersebut melalui email.

Mengatur jadwal

Untuk membantu mengatur jadwal yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran, terdapat Google Calendar yang sudah diintegrasikan ke dalam platform ini. Anda dapat membuat jadwal pengumpulan tugas, misalnya.

Membuat Pengumuman

Jika Anda ingin membuat pengumuman kepada seluruh kelas, fitur Google Classroom pun memungkinkan Anda untuk melakukan hal tersebut. Anda dapat dengan cepat mengetik pengumuman yang akan dikirimkan kepada semua siswa melalui email.

Membuat Penilaian

Dengan platform Google Classroom, guru juga dimungkinkan untuk melakukan penilaian dan kategori nilai. Terdapat 2 sistem nilai yang bisa dipakai, yaitu ‘Total Poin’ atau ‘Berdasarkan Kategori’. Dengan begitu, nilai akan dihitung secara otomatis.

Namun, jika sebagai guru Anda memilih untuk tidak memakai sistem penilaian, Anda bisa memilih opsi ‘Tidak ada Nilai Keseluruhan’ maka nilai tidak akan dihitung. Tidak hanya itu, Google Classroom memugkinkan para siswa untuk mengomentari tugas dan pengumuman. Mereka pun dapat mengirim email satu sama lain melalui antarmuka kelas.

Dengan kelengkapan fitur yang dimiliki Google Classroom, kegiatan belajar mengajar secara online akan terasa jauh lebih mudah. Jika Anda belum pernah menggunakan platform ini sebelumnya, tidak perlu risau. Akan dijelskan panduan mudah bagi Anda, guru maupun siswa.

Cara Memakai Google Classroom

Sebagaimana produk Google lainnya, untuk bisa menggunakan layanan Google Classroom Anda harus punya akun Google terlebih dulu. Buatlah akun Google dahulu jika Anda belum memilikinya.

Akses Masuk

Masuk ke laman classroom.google.com lalu login menggunakan akun Google Anda. Akan muncul pilihan role, apakah Anda sebagai siswa atau guru (seperti ditampilkan gambar berikut).

Cara menggunakan Google Classroom untuk guru:

* Di sudut kanan atas ada ikon tambahkan (+) untuk membuat kelas (create class).



* Selanjutnya Anda akan diarahkan untuk membuat kelas dan mengisi nama kelas (class name).
* Lengkapi keterangan tentang kelas Anda: section (bagian), subject (subjek), dan room (ruangan).
* Selanjutnya Google Classroom sudah siap digunakan.

Mengundang Siswa

Anda baru saja membuat kelas dan ingin mengajak para siswa bergabung, caranya mudah. Anda hanya perlu meng-copy dan membagikan kode kelas yang tertera di sebelah kiri atas.

Jika Anda hendak mengundang siswa melalui email, berikut ini caranya:

* Buka laman Google Classroom Anda
* Klik ‘people’
* Selanjutnya klik ‘invite student’
* Masukkan alamat email siswa yang akan diajak bergabung
* Terakhir klik ‘invite’

Siswa akan menerima email ajakan bergabung ke kelas Anda.

Cara menggunakan Google Classrom untuk siswa:

* Klik icon (+) yang ada di sudut kanan atas.


* Pilih join class (gabung kelas), masukkan kode yang telah dibagikan oleh guru.


* Pilih join (gabung)
* Selanjutnya Anda sudah bisa mengikuti kelas online bersama teman-teman dan guru.

Demikian penjelasan cara mudah menggunakan google classroom bagi guru dan siswa semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi jika artikel ini penting untuk disebarkan! (*Admin)

Berikut Daftar Gaji PNS Tertinggi dan Terendah Berdasarkan Golongan

Admin 10/22/2020
Berikut Daftar Gaji PNS Tertinggi dan Terendah Berdasarkan Golongan

BlogPendidikan.net
- Berikut Daftar Gaji PNS Tertinggi dan Terendah Berdasarkan Golongan. Berikut nominal gaji pokok PNS dari golongan I hingga golongan IV atau dari yang tertinggi hingga terendah. Berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2019, besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai golongan dan lama masa kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG).

Nominal gaji bukan satu-satunya alasan profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin menjadi idaman banyak orang. Di luar gaji alasan lain adalah jaminan masa pensiun, pendapatan stabil hingga risiko kecil dari pemecatan.Empat alasan ini menjadi pertimbangan utama di balik selalu membludaknya peminat CPNS setiap tahun.

Berikut gaji PNS untuk golongan I hingga IV.

Hitungan gaji dari yang paling terendah hingga tertinggi disesuaikan berdasarkan masa kerja atau MKG mulai dari kurang dari 1 tahun hingga 27 tahun.

Golongan I (lulusan SD dan SMP)

Golongan Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800
Golongan Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900
Golongan Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500
Golongan Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500

Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

Golongan IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600
Golongan IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300
Golongan IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000
Golongan IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000

Golongan III (lulusan S1 hingga S3)

Golongan IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400
Golongan IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600
Golongan IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400
Golongan IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000

Golongan IV

Golongan IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000
Golongan IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500
Golongan IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900
Golongan IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700
Golongan IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200

Sekilas gaji PNS tersebut bisa dibilang tak jauh berbeda dengan pegawai swasta. Bahkan jika dibandingkan masa kerja, gaji pegawai swasta terkadang jauh lebih tinggi ketimbang gaji yang diterima abdi negara.

Kendati demikian, PNS juga mendapatkan sejumlah tunjangan. Setiap PNS memiliki tunjangan yang berbeda-beda, tergantung dari masa kerja, instansi, serta jabatan yang diembannya baik pelaksana maupun fungsional.

Tunjangan yang bisa didapat PNS antara lain tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan kemahalan, tunjangan perwakilan, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan sebagainya. Selain itu yang perlu diketahui, saat masih berstatus CPNS, gaji yang diterima baru 80 persen atau belum sepenuhnya menerima gaji.

Artikel ini juga telah tayang di Tribunjateng.com 

Ternyata 95 Persen Guru di Indonesia Lebih Memilih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Admin 10/22/2020
Ternyata 95 Persen Guru di Indonesia Lebih Memilih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

BlogPendidikan.net
- Ternyata 95 Persen Guru di Indonesia Lebih Memilih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hasil survei Wahana Visi Indonesia dan Kemendikbud menunjukkan mayoritas guru di Indonesia lebih memilih model pembelajaran jarak jauh. Education Team Leader Wahana Visi Indonesia Mega Indrawati mengatakan sebanyak 95 persen memilh pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran campuran.

"Soal strategi belajar dari 95 persen guru setuju akan pembelajaran jarak jauh atau blended learning," ucap Mega dalam webinar Suara Guru, Kamis (22/10/2020). Sementara guru di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) lebih pembelajaran jarak jauh luring dibanding daring.

Mega menduga hal ini kemungkinan karena keterbatasan akses dan infrastuktur untuk pembelajaran secara daring. "Sementara guru untuk anak berkeputusan khusus cenderung memilih pembelajaran daring," ungkap Mega.

Selain itu, hasil survei ini juga menemukan bahwa guru dalam mengatasi masalah dalam kegiatan belajar mengajar memilih berkonsultasi dengan teman sejawatnya di satu sekolah atau sekolah lain. Sementara guru di daerah 3T cenderung kurang memiliki akses ke komunitas guru di satuan pendidikan.

Terkait dengan kebutuhan pembelajaran yang efektif, dan pemanfaatan teknologi informasi, sebanyak 40 persen guru menyatakan butuh pelatihan. "Terkait TIK, 40 persen guru 3T dan guru yang usianya lebih tua butuh pelatihan dasar TIK," kata Mega.

Selain itu, guru di daerah 3T juga lebih membutuhkan kompetensi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) sebanyak 54 persen. Sementara 31 persennya membutuhkan kompetensi tentang kurikulum. Bagi guru di wilayah non 3T, kompetensi psikosisial lebih dibutuhkan. Guru pendidikan khusus juga membutuhkan kompetensi psikologis untuk mempersiapkan peserta didik

Seperti diketahui, survei dilakukan kepada 27.046 guru dan tenaga kependidikan di 34 provinsi seluruh Indonesia. Survei dilakukan pada 18 Agustus hingga 5 September 2020. Responden guru dari wilayah Non 3T 95 persen dan 3T 5 persen. Sebanyak 74 persen merupakan guru dari pendidikan umum, sementara 26 persen dari pendidikan khusus atau inklusi.

Berdasarkan wilayah, 52 persen responden guru berasal dari daerah risiko penularan Covid-19 tinggi, dan sisanya dari wilayah Covid-19 dengan penularan rendah. Wahana Visi Indonesia dan Kemendikbud juga melakukan Diskusi Kelompok Terarah yang melibatkan 47 orang perwakilan asosiasi guru, serta guru dari wilayah 3T, SLB dan kepala sekolah..

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com