ZMedia

Kamu Ingin Ikut Guru Pejuang Digital (GPD), Simak Begini Alur Rekrutmennya

Kamu Ingin Ikut Guru Pejuang Digital (GPD), Simak Begini Alur Rekrutmennya

BlogPendidikan.net
- Ada istilah baru lagi yang mencuat di kalangan guru Indonesia yaitu Guru Pejuang Digital (GPD) saat ini ramai menjadi perbincangan dunia pendidikan Indonesia saat ini.

Ini merupakan program baru dalam rangka mendukung Digitalisasi Pembelajaran yang ditandai dengan pembagian Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah.

Sekilah Tentang Program Guru Pejuang Digital (GPD)

Mendikdasmen menjelaskan bahwa program ini terdiri atas penyediaan Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP), laptop, materi pembelajaran, dan pelatihan bagi para guru. 

Untuk melengkapi teknologi perangkat, Kemendikdasmen juga meluncurkan Rumah Pendidikan, sebuah superaplikasi yang menyatukan berbagai layanan pendidikan digital dalam satu pintu. 

Rumah Pendidikan terdiri atas delapan ruang terintegrasi dengan konten video pembelajaran interaktif, artikel, laboratorium maya, gim edukasi, hingga latihan soal, yang memudahkan guru dan peserta didik dalam mengakses berbagai sumber belajar digital.
 
Terkait bimbingan teknis pemanfaatan Papan Interaktif Digital, Kemendikdasmen telah melaksanakan pelatihan bagi 64 ribu guru. 

Pelatihan juga didorong dengan menempatkan Pejuang Pendidikan Digital sebagai garda terdepan, yaitu 1.450 guru dan tenaga kependidikan yang berperan sebagai mentor dalam membantu sekolah menerapkan pembelajaran dengan Papan Interaktif Digital dan Rumah Pendidikan. 

Selain itu, upaya ini turut didukung oleh alumni LPDP yang berkontribusi sebagai fasilitator dan pendamping pembelajaran interaktif.

Bagi Guru yang ingin mengikuti GPD ini dapat memahami terlebih dahulu bagaimana alur pendidikan yang harus ditempuh.

Termasuk kriteria dan syarat umum yang harus dipenuhi agar memperoleh sebutan Guru Pejuang Digital.

Program GPD ini sendiri telah resmi diluncurkan Kemendikdasmen sejak 11 Desember 2025.

Bahkan Angkatan Pertama GPD telah resmi berkiprah dengan jumlah mencapai 1.450 orang guru.

Lalu bagaimana alur pendidikannya? Berikut ulasannya.

Seperti ini alur pendidikan Guru Pejuang Digital

1. Seleksi: Guru-guru yang terpilih sebagai Guru Pejuang Digital akan mengikuti proses seleksi yang ketat.

2. Pelatihan: Guru-guru yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan intensif tentang teknologi digital dan metode pembelajaran inovatif.

3. Implementasi: Guru-guru akan mengimplementasikan praktik baik pemanfaatan platform teknologi berbasis e-pembelajaran di sekolah masing-masing.

4. Pendampingan: Guru-guru akan didampingi oleh tim ahli untuk memastikan keberhasilan implementasi.

5. Evaluasi: Hasil implementasi akan dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Guru Pejuang Digital angkatan pertama terdiri dari 1.450 orang guru terpilih dari berbagai komunitas penggerak di Indonesia.

Mereka dipilih untuk menjadi pelopor digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah.

GPD angkatan pertama ini tidak dibuka umum, tetapi khusus yang dapat undangan. Rata-rata berasal dari Duta teknologi, Kapten belajar id, dan Guru Bergema.

Jadi kita tunggu saja, semoga akan ada dibuka kembali untuk program Guru Pejuang Digital (GPD) tahai berikutnya.