6 Indikator Guru Dalam Kompetensi Pedagogik

6 Indikator Guru Dalam Kompeten Pedagogik

BlogPendidikan.net
- Memiliki kompetensi yang cakap bagi guru adalah suatu kewajiban. Hal ini dikarenakan kualitas yang dimiliki oleh guru akan mempengaruhi pula kualitas sekolah dimana ia mengajar dan juga mempengaruhi hasil proses belajar dan mengajar yang diterima oleh siswa.

Tentang Kompetensi Pedagogik

Pedagogik mempunyai arti ilmu mendidik. Kompetensi pedagogik merupakan suatu performansi (kemampuan) seseorang dalam bidang ilmu pendidikan. Untuk menjadi guru yang profesional harus memiliki kompetensi pedagogik. Seorang guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman serta kemampuan dan keterampilan pada bidang profesi kependidikan.

Ilmu pedagogik adalah ilmu yang membicarakan masalah atau persoalan-persoalan dalam pendidikan dan kegiatan-kegiatan mendidik, antara lain seperti tujuan pendidikan, alat pendidikan, arah melaksanakan pendidikan, anak didik, pendidik dan sebagainya. 

Pedagogik termasuk ilmu yang sifatnya teoritis dan praktis. Oleh karena itu pedagogik banyak  berhubungan dengan ilmu)ilmu lain seperti ilmu sosial, ilmu psikologi, psikologi belajar, metodologi pengajaran, sosiologi, filsafat dan lainya
 
Berikut 6 Indikator guru yang kompeten dalam bidang pedagogik :

1. Memahami wawasan atau landasan kependidikan
  • Guru memiliki latar belakang pendidikan keilmuan sehingga memiliki keahlian secara akademik dan intelektual
  • Merujuk pada sistem pengelolaan pembelajaran yang berbasis subjek (mata pelajaran)
  • Guru seharusnya memiliki kesesuaian antara latar belakang keilmuan dengan subjek yang dibina
  • Guru memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam penyelenggaraan pembelajaran di kelas. 
2. Dapat memahami peserta didik
  • Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya
  • Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran
  • Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda
  • Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.
3. Dapat melakukan pengembangan terhadap kurikulum/perangkat pembelajaran
  • Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum
  • Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan
  • Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran
  • Guru memilih materi pembelajaran yang: (1) sesuai dengan tujuan pembelajaran, (2) tepat dan mutakhir, (3) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik, (4) dapat dilaksanakan di kelas dan (5) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.
4. Memahami mengenai perancangan pembelajaran
  • Guru memiliki merencanakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya yang ada
  • Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya
  • Semua aktivitas pembelajaran dari awal sampai akhir telah dapat direncanakan secara strategis.
5. Memahami pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis
  • Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan
  • Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan
  • Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik
  • Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing-masing
6. Memahami tentang evaluasi hasil belajar
  • Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP
  • Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari
  • Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan
  • Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya, dan dapat membuktikannya melalui catatan, jurnal pembelajaran, rancangan pembelajaran, materi tambahan, dan sebagainya
  • Guru memanfaatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.
Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments