Cara Membuat Media Pembelajaran Flipchart dan Flash Card Serta Penerapannya

Cara Membuat Media Pembelajaran Flipchart dan Flash Card Serta Penerapannya

BlogPendidikan.net
- Media pembelajaran bisa dipahami sebagai media yang digunakan dalam proses dan tujuan pembelajaran. Pada hakikatnya proses pembelajaran juga merupakan komunikasi, maka media pembelajaran bisa dipahami sebagai media komunikasi yang digunakan dalam proses komunikasi tersebut, media pembelajaran memiliki peranan penting sebagai sarana untuk menyalurkan pesan pembelajaran.

Kali ini BlogPendidikan.net akan berbagi tentang media pembelajaran, pemanfaatan dan cara pembuatannya. Media pembelajaran Flipchart dan Flash Card yang lebih berfokus pada gambar-gambar ukuran sedang dan kecil.

Berikut cara membuat media pembelajaran Flipchart dan Flash Card serta penggunaannya dalam proses pembelajaran.

Flipchart

Flipchart adalah lembaran-lembaran kertas menyerupai kalender berukuran 50X75 cm, atau ukuran yang lebih kecil 21X28 cm sebagai flipbook yang disusun dalam urutan yang diikat pada bagian atasnya. Flipchart dapat digunakan sebagai media penyampai pesan pembelajaran.

Bahan flip chart biasanya kertas ukuran plano yang mudah dibuka-buka, mudah ditulisi, dan berwarna cerah. Untuk daya tarik, flip chart dapat dicetak dengan aneka warna dan variasi desainnya.

Cara penggunaan flip chart bergantung metode apa yang akan digunakan, langsung dibuka sesuai dengan topik pembicaraan untuk diterangkan atau ditulisi hal-hal yang perlu dituliskan, sehingga tidak membuat bosan bagi siswa yang mendengarkannya. (Anitah)

Cara mendesain Flipchart

Berikut cara mendesain Flipchart

Flipchart secara umum terbagi dalam dua sajian, pertama Flipchart yang hanya berisi lembaran-lembaran kertas kosong yang siap diisi pesan pembelajaran. Kedua, Flipchart yang berisi pesan-pesan pembelajaran yang telah disiapkan sebelumnya yang isinya bisa berupa gambar, teks, grafik, bagan dan lain-lain. Berdasarkan tujuan yang telah kita tentukan maka dipilih bentuk Flipchart yang sesuai.

Membuat Flipchart yang sudah berisi pesan pembelajaran diperlukan tahap-tahap seperti:
  1. Membuat alat penyangga dari kayu
  2. Mengumpulkan gambar-gambar yang relevan dengan tujuan,
  3. Menuliskan pesan pada kertas atau kalau perlu objek gambar yang sudah ada misalnya dari koran atau majalah dapat ditempelkan, diatur komposisinya, jika gambar langsung dibuat pada kertas tersebut perlu dibuat sketsa terlebih dulu
  4. Membuat outline dan mewarnai.
Materi yang disajikan pada media Flipchart tidak dalam bentuk uraian panjang, dengan menggunakan kalimat majemuk seperti halnya pada buku teks namun materi disarikan, diambil pokok-pokoknya.

Cara Menggunakan Flipchart

Berikut cara menggunakan Flipchart dalam proses pembelajaran di kelas :
  1. Mempersiapkan diri: Guru perlu menguasai bahan pembelajaran dengan baik, dan memiliki keterampilan untuk menggunakan media tersebut.
  2. Penempatan yang tepat. Perhatikan posisi flipchart, sehingga dapat dilihat dengan baik oleh semua siswa yang ada di ruangan kelas tersebut.
  3. Pengaturan siswa. Misalnya siswa dibentuk menjadi setengah lingkaran, atau leter U, pastikan semua siswa memperoleh pandangan yang baik.
  4. Perkenalkan pokok materi. Materi yang disajikan terlebih dahulu diperkenalkan kepada siswa pada saat awal membuka pelajaran..
  5. Sajikan gambar. Setelah masuk pada materi, mulailah memperlihatkan lembaran-lembaran gambar flipchart dan berikan keterangan yang cukup.
  6. Beri kesempatan siswa untuk bertanya. Berikan stimulus agar siswa mau bertanya, meminta klarifikasi apakah materi yang telah disampaikannya jelas dipahami atau masih kurang jelas. Beri kesempatan siswa memberikan komentar terhadap isi flipchart yang disajikan.
  7. Menyimpulkan Materi. Dorong siswa berperan aktif menyimpulkan materi yang diperkuat oleh guru. Jika dirasa perlu maka siswa atau guru kembali membuka beberapa flipchart yang dianggap penting.
Flash Card

Flash card adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang berukuran 25X30cm. Gambar-gambarnya dibuat menggunakan tangan atau foto, atau memanfaatkan gambar/foto yang sudah ada yang ditempelkan pada lembaran-lembaran flash card. Gambar-gambar pada flash card merupakan rangkaian pesan yang disajikan dengan keterangan setiap gambar yang dicantumkan pada bagian belakangnya.

Flash card hanya cocok untuk kelompok kecil siswa tidak lebih dari 30 orang siswa. Kelebihan flash card antara lain mudah dibawa, praktis, gampang diingat, menyenangkan.

Cara Pembuatan Flash Card

Berikut cara pembuatan Flash Card :
  1. Siapkan kertas yang agak tebal seperti kertas duplek atau dari bahan kardus. Kertas ini berfungsi untuk menyimpan atau menempelkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  2. Kertas tersebut diberi tanda dengan pensil atau spidol dan menggunakan penggaris, untuk menentukan ukuran 25X30 cm
  3. Potong-potonglah kertas duplek tersebut dengan gunting atau kater hingga tepat berukuran 25X30 cm. Buatlah kartu-kartu tersebut sejumlah gambar yang akan ditempelkan atau sejumlah materi yang dibutuhkan.
  4. Jika objek gambar langsung dibuat dengan tangan, maka kertas alas tadi perlu dilapisi dengan kertas halus untuk menggambar, misalnya kertas HVS, kertas concord atau kertas karton.
  5. Mulailah menggambar dengan menggunakan alat gambar seperti kuas, cat air, spidol, pensil warna, atau membuat desain menggunakan komputer dengan ukuran yang sesuai lalu setelah selesai ditempelkan pada alas tersebut.
  6. Jika gambar yang akan ditempel memanfaatkan yang sudah ada, misalnya gambar-gambar yang di jual di toko, majalah, koran, maka selanjutnya gambar-gambar tersebut tinggal dipotong sesuai dengan ukuran, lalu ditempelkan menggunakan perekat atau lem kertas.
  7. Pada bagian akhir adalah memberi tulisan pada bagian belakang kartu-kartu tersebut sesuai dengan nama objek pada halaman muka. Nama-nama ini biasa dengan menggunakan beberapa bahasa misalnya Indonesia dan Inggris. 
Cara Menggunakan Flash Card

Berikut cara menggunakan Flash Card dalam proses pembelajaran :
  1. Kartu-kartu yang sudah disusun dipegang setinggi dada dan menghadap ke depan siswa.
  2. Cabutlah satu per satu kartu tersebut setelah guru selesai menerangkan
  3. Berikan kartu-kartu yang telah diterangkan tersebut kepada siswa yang duduk di dekat guru. Mintalah siswa untuk mengamati kartu tersebut satu per satu, lalu teruskan kepada siswa yang lain sampai semua siswa kebagian.
  4. Jika sajian dengan cara permainan, letakkan kartu-kartu tersebut di dalam sebuah kotak secara acak dan tidak perlu disusun, siapkan siswa yang akan berlomba misalnya tiga orang berdiri sejajar, kemudian guru memberikan perintah, misalnya cari gambar candi hindu, maka siswa berlari menghampiri kotak tersebut untuk mengambil kartu yang bergambar candi hindu yang belakangnya bertuliskan ciri-ciri candi hindu. 
Demikian penjelasan tentang Cara Membuat Media Pembelajaran Flipchart dan Flash Card, semoga memberikan manfaat. Terima kasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments