Showing posts with label PMM. Show all posts
Showing posts with label PMM. Show all posts

Format Daftar Kehadiran Kelas Per Bulan Per Guru Dokumen Pengelolaan Kinerja Kepsek

Format Daftar Kehadiran Kelas Per Bulan Per Guru Dokumen Pengelolaan Kinerja Kepsek

BlogPendidikan.net
 - Berikut ini contoh format dokumen kehadiran kelas, dibuat per bulan, per guru untuk memudahkan pengisiannya. yang akan di unggah oleh kepala sekolah di pelaksanaan kinerja PMM.

Contoh format ini berupa rekapan kehadiran tatap muka guru di dalam kelas dalam proses pembelajaran yang dibuat per bulan.

Berikut contoh Format Daftar Kehadiran Kelas Per Bulan Per Guru Dokumen Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah, bisa Anda unduh >>> DISINI

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Contoh Format Daftar Kehadiran Kelas Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

Contoh Format Daftar Kehadiran Kelas Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

BlogPendidikan.net
- Berikut ini contoh format dokumen kehadiran kelas, yang akan di unggah oleh kepala sekolah di pelaksanaan kinerja PMM.

Contoh format ini berupa rekapan kehadiran tatap muka guru di dalam kelas dalam proses pembelajaran yang dibuat per bulan.

Berikut contoh format dokumen kehadiran kelas, bisa Anda unduh >>> DISINI

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Form Observasi A, B, C dan D Pelaksanaan Kinerja Kepala Sekolah

Form Observasi A, B, C dan D Pelaksanaan Kinerja Kepala Sekolah

BlogPendidian.net
 - Berikut ini adalah form A, B, C dan D untuk Kepala Sekolah saat observasi pelaksanaan kinerja kepala sekolah oleh atasan pejabat penilai.

Lembar observasi ini di isi oleh kepala Sekolah, berdasarkan RHK dan fokus perilaku yang ada pada rubrik observasi.

Form observasi kepala sekolah ini digunakan oleh pejabat penilai pada saat pelaksanaan kinerja kepala sekolah, melalui observasi Kinerja Kepala Sekolah.

Untuk format Formulir A, B, C dan D Pelaksanaan Kinerja Kepala Sekolah, bisa Anda Unduh >>> DISINI

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Contoh Laporan Bukti Dukung Tugas Tambahan Sebagai Pembina Ekstrakurikuler Seni Tari Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

Contoh Laporan Bukti Dukung Tugas Tambahan Sebagai Pembina Ekstrakurikuler Seni Tari Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

BlogPendidikan.net
 - Berikut ini adalah contoh bukti dukung Laporan Sebagai Pembina Ekstrakurikuler Seni Tari pada pelaksanaan pengelolaan kinerja guru di PMM.

Contoh Laporan Sebagai Sebagai Pembina Ekstrakurikuler Seni Tari pada Pelaksanaan Pengelolaan Kinerja di PMM bisa Anda Unduh >>> DISINI

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Contoh Laporan Bukti Dukung Tugas Tambahan Sebagai Penelaah Perangkat Ajar Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

Contoh Laporan Bukti Dukung Tugas Tambahan Sebagai Penelaah Perangkat Ajar Pengelolaan Kinerja Guru di PMM

BlogPendidikan.net
 - Berikut ini adalah contoh bukti dukung Laporan Sebagai Penelaah Perangkat Ajar pada pelaksanaan pengelolaan kinerja guru di PMM.

Contoh Laporan Sebagai Sebagai Penelaah Perangkat Ajar pada Pelaksanaan Pengelolaan Kinerja di PMM bisa Anda Unduh >>> DISINI

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Contoh Lengkap Format Lembar Observasi Pelaksanaan Kinerja Guru di PMM

Contoh Lengkap Format Lembar Observasi Pelaksanaan Kinerja Guru di PMM

BlogPendidikan.net
- Praktik Kinerja atau Praktik Pembelajaran merupakan bagian terpenting dalam Pelaksanaan Kinerja. Praktik Kinerja atau Praktik Pembelajaran didasarkan pada sub indikator yang dipilih melalui perencanaan kinerja. 

Kepala sekolah melakukan observasi terhadap indikator tersebut, dan keberhasilan dinilai berdasarkan pencapaian tujuan oleh Guru melalui tindakan yang telah dilakukan.

Guru dapat memulai Praktik Kinerja atau Praktik Pembelajaran dengan mengikuti alur Pelaksanaan Observasi, dimulai dari bagian pertama yaitu Pelaksanaan Observasi dan bagian kedua, yaitu Tindak Lanjut Observasi.

Guru dapat berdiskusi dengan Kepala Sekolah untuk menyepakati perilaku yang ingin dipelajari. Selain itu, Guru diharapkan mengunggah bukti RPP atau modul Ajar sesuai dengan indikator yang dipilih pada tahap Perencanaan Kinerja.

Observasi oleh Kepala Sekolah akan dimulai setelah dokumen persiapan yang diajukan oleh Guru telah dikumpulkan. Pada tahap ini, Kepala Sekolah memberikan penilaian berdasarkan hasil Observasi yang telah dilakukan. 

Penilaian tersebut menjadi dasar bagi Guru untuk mempersiapkan upaya tindak lanjut yang dibutuhkan dalam pengembangan diri.

Observasi yang akan di lakukan pada pelaksanaan kinerja guru meliputi.

1. Mengunggah dokumen berupa RPP atau Modul ajar, yang telah didiskusikan dengan kepala sekolah, dari indikator prilaku yang dipilih.

2. Menunggu atasan melakukan observasi.

3. Pelaksanaan tindak lanjut observasi.

4. Refleksi pelaksanaan tindak lanjut.

Berikut tujuh contoh format yang akan digunakan dalam observasi.

1. formulir rubrik observasi kinerja guru.

2. formulir observasi kepala sekolah.

3. formulir observasi guru.

4. formulir lembar rencana pengembangan diri.

5. formulir lembar catatan percakapan pasca observasi kelas.

6. Formulir lembar observasi pembelajaran di kelas.

7. formulir lembar catatan percakapan pra observasi kelas.

Berikut, Contoh Lengkap Format Lembar Observasi Pelaksanaan Kinerja Guru di PMM bisa Anda Unduh >>> DISINI

Catatan: jika sudah di download, file tersimpan dalam bentuk rar. Untuk bisa menggunakannya Anda extrack dulu file rar tersebut.

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS

Info Penting! Penilaian Kinerja Guru di PMM Menjadi Syarat Pembayaran Tunjangan Sertifikasi 2024

Info Penting! Penilaian Kinerja Guru di PMM Menjadi Syarat Pembayaran Tunjangan Sertifikasi 2024

BlogPendidikan.net
- Para guru ASN (Aparatur Sipil Negara) wajib tahu bahwa penilaian kinerja PMM (Platform Merdeka Mengajar) menjadi salah satu syarat pembayaran tunjangan sertifikasi 2024.

Sebagai informasi, mulai Januari 2024, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerapkan pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah melalui PMM.

PMM ini terintegrasi langsung dengan e-Kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara.

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal GTK Nomor 7607/B.B1/HK.03/2023 tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah.

Seperti dikutip Metrojambi dari laman Kemendikbud.go.id, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek (Dirjen GTK), Nunuk Suryani mengatakan bahwa sistem pengelolaan kinerja di PMM tidak akan menambah beban guru.

Fitur PMM ini justru diklaim akan memudahkan guru untuk mendorong peningkatan kinerja yang relevan dalam mendukung kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.

Melalui fitur atau sistem pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah di PMM, guru dan kepala sekolah hanya perlu fokus pada satu indikator berdasarkan capaian Rapor Pendidikan di satuan pendidikannya.

Berdasarkan Permendikbudristek nomor 45 tahun 2023 , adapun persyaratan guru untuk menerima tunjangan sertifikasi guru 2024 atau tunjangan profesi guru (TPG) antara lain :

1) Memiliki sertifikat pendidik;
2) Berstatus sebagai guru ASN di daerah dibawah binaan kementerian;
3) Mengajar pada satuan pendidikan yang tercatat pada Dapodik (Data Pokok Pendidikan);
4) Mempunyai nomor registrasi guru yang diterbitkan oleh kementerian;
5) Telah melaksanakan tugas mengajar dan/atau membimbing peserta didik pada satuan pendidikan sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik (Serdik) yang dimiliki yang dibuktikan dengan surat keputusan mengajar;
6) Memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
7) Memiliki hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan "Baik";
8) Mengajar di kelas sesuai dengan jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar yang dipersyaratkan sesuai dengan bentuk satuan pendidikan;
9) Bukan sebagai pegawai tetap pada instansi lain.

Jadi pada poin ke-7 telah dijelaskan bahwa untuk memperoleh hasil penilaian kinerja dengan sebutan baik, dibutuhkan rencana kinerja yang disusun di PMM.

Adapun guru dan kepala sekolah yang berstatus ASN dapat melaksanakan perencanaan kinerja melalui PMM mulai tanggal 1 hingga 31 Januari 2024, untuk kemudian masuk ke tahap pelaksanaan.

Untuk penilaian kinerja terhadap guru dan kepala sekolah merupakan kewenangan pejabat penilai (KS/PS) yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kinerja sekolah.

Sementara itu fitur pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah lewat PMM ini mendapat sambutan positif di beberapa daerah dan dianggap menjadi terobosan baru dari pemerintah.

Tony Natalian Sahertian, salah seorang guru SMP di Papua mengakui bahwa fitur PMM tidak lagi menyita waktu guru untuk urusan administrasi.

Dia mengatakan PMM adalah sebuah alat efektif dalam merencanakan, melaksanakan, dan meningkatkan kinerja guru dan kepala sekolah.

Di tempat lain, guru SDN Cawang 04 Kota Jakarta Timur, Rut Pratiwi juga menuturkan bahwa banyak keuntungan dari pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dalam fitur pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah.

"Sistem ini adil karena siapa yang kinerjanya baik, akan mendapat nilai yang baik pula (tidak hanya berpatokan pada pangkat atau golongan)" ujar Rut.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Kun Handayani, guru SMPN 1 Ngunut Kabupaten Tulung Agung yang mengatakan bahwa pengisian SKP dalam fitur pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah memberikan kemudahan bagi guru.

Hal ini disebabkan, penilaian kinerja dengan PMM memberikan kemudahan untuk guru agar lebih fokus pada pendidikan yang berpihak kepada murid dan tidak terjebak pada administrasi.

Kun juga menambahkan dengan adanya PMM guru bisa mendapatkan predikat kinerja sangat baik untuk realisasi kinerjanya yang luar biasa.

Ikuti dan baca artikel lainnya BlogPendidikan.net di GOOGLE NEWS