Showing posts with label Guru. Show all posts
Showing posts with label Guru. Show all posts

Nadiem Ubah Pola Rekrutmen Guru Harus Mengikuti PPG Dan Dinyatakan Lulus

One Be 4/05/2020
Nadiem Ubah Pola Rekrutmen Guru Harus Mengikuti PPG Dan Dinyatakan Lulus

Mendikbud Nadiem Makarim akan mengubah pola rekrutmen guru mulai tahun ini. Rekrutmennya dititikberatkan pada dua hal yaitu saat mendaftar PPG (pendidikan profesi guru) dan menjelang kelulusan (PPG).
"Tidak zamannya lagi melihat kemampuan guru hanya pada kompetensinya. Guru tidak boleh hanya dinilai lewat kemampuan akademisnya tetapi juga bagaimana praktiknya dia mengajar," kata Nadiem di Jakarta, Minggu (5/4).
Dia menyebutkan, setelah lulus S1, seorang calon guru harus ikut PPG selama setahun. Sebelum masuk, dia harus diuji kemampuan akademik serta menelisik jiwanya. Seberapa besar panggilan hatinya menjadi seorang guru. Apakah karena tidak ada pekerjaan lain akhirnya melamar jadi guru. Atau memang panggilan jiwanya menjadi guru.
Baca Juga; Jokowi, Guru Lebih Banyak Tugas Administrasi Daripada Fokus Mengajar, Nadiem Siap Rombak Kurikulum
"Menjadi guru tidaklah mudah. Hanya orang-orang tertentu yang bisa jadi guru. Selama ini kemampuan guru hanya dinilai dari kompetensinya. Itu yang salah. Mestinya dilihat bagaimana dia mengajar, berkomunikasi dan berinteraksi dengan siswa," tuturnya.
Baca Juga; Kemungkinan Libur Sekolah Akan Diperpanjang dan Masuk Setelah Lebaran
Baca Juga; Banyak Dana Dipangkas, Bagimana Nasib Gaji 13 dan THR PNS Terkait COVID-19 
Baca Juga; Sri Mulyani, Jokowi Minta Gaji 13 dan THR PNS Dikaji Kembali 
Seorang guru yang hebat bila dia bisa mentransfer ilmu ke siswa dengan baik. Guru bukan jago pidato tetapi bagaimana bisa menarik siswa untuk tertarik dengan materi yang diajarkan.
"Saya ingin semua guru nanti punya kemampuan ganda. Tidak hanya dari sisi pengetahuan tetapi paling utama kepiawaiannya mengajar. Makanya praktik mengajar menjadi syarat mutlak seorang calon guru bisa lulus PPG," tandasnya.

Source; jpnn.com
Artikel; https://www.jpnn.com/news/mendikbud-nadiem-ubah-pola-rekrutmen-guru

Istrimu Berprofesi Guru, Dia Bukan Cuman Pintar Tapi Memiliki Keistimewaan Yang Tidak Dimiliki Profesi Lain

One Be 4/04/2020

Blogpendidikan.net - Memang profesi guru adalah profesi yang berat untuk di sandang karnaa untk menjadi seorang guru tentunya memiliki kriteria dan keiklasan dalam melaksanakan pekerjaannya jika Anda punya istri berprofesi sebagai guru adalah sebuah anugerah. Selain pintar, dia juga bakal melengkapi kekuranganmu. 

Apalagi jika si dia adalah guru yang mengajar di taman kanak-kanak atau sekolah dasar (SD). Kebiasaannya berinteraksi dengan anak membuat karakternya lembut, penyabar dan penyayang.

Selain itu, kamu juga bakal mendapat beberapa keistimewaan jika istrimu seorang guru.

1. Gak perlu susah nyari guru buat anak-anakmu

Kamu adalah orang yang paling beruntung karena punya istri seorang guru. Dijamin deh, kalau kalian sudah punya anak, kalian nggak perlu susah nyari guru buat ngajarin anak kalian. Karena istrimu ahlinya. Dijamin anak-anakmu bakal pintar dan tumbuh dengan pola disiplin yang baik karena setiap hari istri akan selalu ada buat mereka.

2. Keluarga bisa punya waktu liburan yang panjang

Tahu nggak sih kalau jadi guru itu paling asyik loh. Beda sama yang kerja di kantoran. Bukan cuma kerja setengah hari saja, tapi kerja di sekolahan juga memungkinkan guru punya waktu libur yang panjang dibanding kerja kantoran. Liburannya bisa sampai sebulanan loh. Nah, waktu dia liburan pastinya kalian bisa mengatur waktu liburan yang lebih panjang dong bareng keluarga. Asyik kan ya?

3. Punya banyak cerita untuk didengarkan

Sebagai pasangan suami istri, komunikasi adalah hal terpenting yang harus dibangun. Bercerita sembari makan malam adalah quality time keluarga yang sangat pas. Punya istri guru bakal membuat komunikasi makan malam kalian cukup panjang. Karena dia bakal mulai bercerita tentang harinya bersama anak-anak di sekolah. Membahas hal-hal lucu yang terjadi dan keseruan yang sepanjang mengajar.

4. Rumah akan penuh dengan barang-barang yang berkaitan dengan pendidikan

Guru biasanya suka baca dan belajar. Karena itu mereka biasanya bakal punya banyak buku dimana-mana. Jadi gak heran kalau rumah akan penuh dengan buku-buku atau benda yang berkaitan dengan pendidikan. Tentu saja hal ini bagus bukan dibanding harus mengisi rumahmu dengan koleksi-koleksi yang kurang bermanfaat lainnya.

5. Kreatif dan periang

Keuntungan lain yang bakal kamu dapat dari istri berprofesi guru adalah karakter mereka yang terbilang menyenangkan. Pekerjaan yang menuntut kreativitas dan komunikasi secara otomatis akan membentuk kepribadiannya. Biasanya seorang guru akan lebih kreatif dan suka ngobrol. Kalau kamu kebetulan adalah tipe pendiam maka pasanganmu akan melengkapi dengan karakternya yang periang dan banyak ngomong.
Baca Juga; 
Menjadi Guru Itu Berat, Seberat Kamu Menerima Upahnya! Sudah Siap Kah Kamu Menjadi Guru?
Inilah Keistimewaan Guru Honorer Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Meski Gaji Tak Seberapa 
5 Kelebihan Wanita Yang Berprofesi Guru, Maka Bersyukurlah Jika Istrimu Seorang Guru
Jadi, berterima kasihlah kepada Tuhan karena sudah dikasih pasangan seorang guru ya. Apalagi sebentar kita akan merayakan perayaan Hari Pendidikan, supaya sedikit romantis cobalah memberikannya karangan bunga atau mengajaknya makan malam romantis. 

Lalu sampaikan ucapan terima kasihmu karena dia sudah melengkapi hidupmu dengan penuh warna.
Sangat bersyukur dan beruntung sekali jika istrimu seorang guru yang bisa menutupi dan melengkapi segala kekurangan dan bisa menjadi sosok yang di idolakan. 

okey jangan lupa berbagi jika artikel ini bermanfaat. Salam pendidikan

Kabar Gembira, Tunjangan Profesi Guru Akan Cair Pada 20 April

One Be 4/03/2020
Kabar Gembira, Tunjangan Profesi Guru Akan Cair Pada 20 April

Blog Pendidikan - Kabar gembira bagi guru di Kabupaten Batanghari. Tunjangan seritikasi guru triwulan pertama akan dicairkan pada 20 April mendatang.

Kepala Bidang Guru Tenaga Kependidikan Disdikbud Kabupaten Batanghari Yaakin mengatakan pembayaran tunjanga ini sempat tertunda. Pasalnya, banyak syarat administrasi yang belum lengkap, seperti Surat Keterangan (SK) Dirjen yang belum keluar.

"Namun demikian, Disdikbud terus berupaya melengkapi syarat pengajuan yang kurang," katanya.
Ada 1.400 tunjangan sertifikasi guru yang tertunda dibayar, terdiri dari kepala sekolah, pengawas taman kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari 1.400 tunjangan sertifikasi guru yang tertunda tersebut yang siap diajukan untuk dibayarkan sebanyak 1.280 orang.

Guru yang belum diverifikasi untuk pencairan tunjangan sertifikasi masih menunggu SK Dirjen yang belum dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

Meski dalam kondisi penanggulangan wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Batanghari tetap berupaya agar guru yang SK Dirjen-nya belum keluar bisa menerima tunjangan sertifikasi.

Sementara itu, berkaitan dengan beban kerja tetap dilaksanakan seperti biasa. Berdasarkan kebijakan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Batanghari mengambil kebijakan untuk guru tetap mengajar, namun dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring).

"Untuk absensi hurus tetap dilaksanakan seperti biasa, karena ada guru yang tetap ke sekolah, terkecuali mereka yang tinggal di tempat terpencil," tandasnya. 

Sumber; https://imcnews.id/

Pemerintah Diminta Untuk Mempercepat Pembayaran Tunjangan Profesi Guru

One Be 3/30/2020
https://www.blogpendidikan.net/2020/03/tunjangan-profesi-guru-tetap-dibayarkan.html

Blog Pendidikan - Pemerintah diminta percepat pembayaran dana sertifikasi untuk guru di seluruh Indonesia terkait wabah Coronavirus (Covid-19) guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal itu disampaikan sejumlah guru sertifikasi yang bertugas di Sekolah Bina Bersaudara Titikuning Medan.

Menurut Irwansyah SPd salah seorang guru, perlunya percepatan pengucuran dana sertifikasi untuk menutupi kebutuhan biaya sehari-hari keluarga di rumah.


Dukungan untuk percepatan pengucuran dana sertifikasi guru itu juga disampaikan Ketua Yayasan Sekolah Bina Bersaudara Drs. M. Achir Lubis yang juga Penasehat Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Provinsi Sumatera Utara.

"Percepatan pengucuran dana sertifikasi yang sudah menjadi hak guru itu tidak akan mengganggu kebijakan pemerintah karena sudah menjadi hak mereka per triwulannya. Hanya saja perlu dipercepat pengucurannya untuk membantu ekonomi keluarga di rumah sehingga mereka tidak perlu mengutang kemana-mana, terlebih dalam situasi wabah virus Corona yang merebak," ujar Achir Lubis.
x

Tunjangan Profesi Guru Tetap Dibayarkan Sesuai Jadwalnya, Meski Wabah Corona

One Be 3/30/2020
Tunjangan Profesi Guru Tetap Dibayarkan Sesuai Jadwalnya, Meski Wabah Corona

Blog Pendidikan - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Petrus Kusnadi mengatakan meski pun aktivitas di sekolah diliburkan terkait COVID-19, namun tunjangan profesi untuk guru akan tetap diberikan seperti biasa.

"Tunjangan profesi guru tetap diberikan, karena para guru itu diliburkan di sekolah tetapi tetap melaksanakan tugas kedinasannya di rumah masing-masing," kata Petrus Kusnadi, kepada Antara, di Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Disampaikan Petrus, pemerintah memberikan instruksi atau kebijakan agar para siswa, kepala sekolah dan guru tidak melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Menurut dia, guru diminta untuk memberikan tugas pembelajaran bagi siswa untuk dikerjakan di rumah masing-masing, begitu juga dengan kepala sekolah dan guru tetap melaksanakan tugas di rumah.

"Aktivitas di sekolah ditiadakan tetapi tugas kedinasan bagi guru dan belajar bagi siswa tetap wajib dilaksanakan di rumah masing - masing," kata Petrus.

Dirinya berharap, dengan kebijakan tersebut dapat mengantisipasi sebaran COVID-19, jangan sampai justru kondisi libur sekolah itu dimanfaatkan berlibur keluar daerah. Hal itu tidak diperbolehkan.

"Kita sama - sama lah menjaga kebersihan, rajin cuci tangan dan tidak keluar rumah jika itu bukan keperluan mendesak, itu tolong di pahami," kata Petrus, dilansir Antara.

Profesi Guru Bukan Sekedar Menjadi Guru Gurauan

One Be 3/27/2020
Guru Bukan Sekedar Menjadi Guru Gurauan

Blogpendidikan.net - Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia. Setiap manusia memerlukan pendidikan, karena pada hakikatnya pendidikan memiliki tugas untuk mencerdaskan manusia. Bahkan, pendidikan juga memiliki nilai luhur untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan yang membelenggu jiwanya untuk menuju kepada pencerahan jiwa. Sehingga melalui pendidikan, manusia diharapkan mengalami transformasi kehidupan yang lebih baik dari keadaan sebelumnya.

Sayangnya mendidik manusia bukanlah suatu usaha yang mudah. Mengingat bahwa setiap manusia memiliki tingkat kecerdasan, ketangkasan, dan kemampuan yang berbeda-beda. Maka, diperlukan kesiapan dan metode belajar yang tepat dari guru agar mampu mendidik manusia yang cerdas serta berbudaya. 

Salah satu bentuk utama dari kesiapan guru adalah spiritualitasnya. Seorang guru tidak cukup hanya bermodalkan kepintarannya saja, tidak juga hanya sibuk dalam aktivitas belajar-mengajar. Lebih dari itu, hal mendasar yang perlu dimiliki oleh guru adalah spiritualitasnya. Sebab spiritualitas merupakan napas, jiwa, roh, kesadaran diri yang memberikan suatu kehidupan dalam diri seseorang. Spiritualitas dalam hal ini menyentuh dan bekerja pada ranah kedalaman diri sang guru. 

Baca Juga Artikel Guru Lainnya; 

5 Kelebihan Wanita Yang Berprofesi Guru, Maka Bersyukurlah Jika Istrimu Seorang Guru

Bagaimana Cara Mengajar Agar Anak Betah dan Perhatian

Beginilah Rasanya Jika Pasanganmu Seorang Guru, Maka Beruntunglah Anda

Inilah Keistimewaan Guru Honorer Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Meski Gaji Tak Seberapa

Memang, Guru Yang Pintar Itu Mahal, Tetapi Guru Yang Peduli Dan Iklas Itu Jauh Lebih Mahal

Singkatnya, ia bagaikan penggerak yang memberikan semangat kepada guru dalam menghayati panggilan hidupnya sebagai pendidik. Karena itu, seorang guru yang memiliki spiritualitas yang tinggi, ia akan memahami motivasi dirinya menjadi seorang pendidik. Sebaliknya, guru yang tidak memiliki spiritualitas yang tinggi tidak akan memahami motivasinya menjadi seorang guru. Sang guru akan memberikan dampak buruk tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga kepada siswanya.

Ia akan mudah loyo, tidak bersemangat dalam mengajar, tidak kreatif, membosankan, bahkan tidak peduli terhadap perkembangan siswanya. Karena itu guru perlu menyelidiki dan merefleksikan kembali motivasinya menjadi seorang pendidik. Melalui refleksi tersebut diharapkan guru mengenali dan menghayati kembali motivasinya sebagai seorang pendidik.

Bagaimana cara mengenali guru yang memiliki spiritualitas yang tinggi? 
  1. Seorang guru akan memiliki kesadaran bahwa mendidik adalah panggilan hidupnya. 
  2. Mendidik merupakan panggilan dari Tuhan. 
  3. Guru memiliki kesadaran yang mendalam akan kebutuhan dan perkembangan bangsa dan negaranya. 
  4. Guru memiliki sentuhan yang mendalam kepada subjek didiknya. 
  5. Guru memiliki kepekaan dan terpukau pada situasi anak-anak yang terlantar. 
  6. Guru memiliki semangat melayani, membantu, dan berbagi.
Guru tersebut akan menyadari bahwa tugas mendidik adalah mendidik siswa, bukan terutama mengajarkan bahan pelajaran. Artinya, guru sejati adalah dia yang menyadari bahwa dirinya bukanlah guru mata pelajaran.

Lebih dari itu, ia adalah guru dari siswa-siswanya. Jadi, titik utamanya tidak lagi berpusat pada mengajarkan bahan pelajaran semata, sebab guru seperti itu hanya memikirkan dirinya sendiri. Ia hanya tahu mengajarkan sejumlah materi tanpa peduli dengan keadaan dan perkembangan siswanya.

Hal itu mengindikasikan bahwa pendidikan pada dasarnya bersifat menyeluruh dan tidak hanya berpusat pada satu titik kebutuhan semata. Sifat menyeluruh tersebut sudah sepatutnya terealisasikan dalam setiap proses pembelajaran yang hendak dijalankan oleh seorang guru.

Tepatlah kiranya perkataan Ki Hadjar Dewantara bahwa dalam mendidik manusia perlu menekankan proses “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani."