Showing posts with label Siswa. Show all posts
Showing posts with label Siswa. Show all posts

5 Akibat Yang Akan Dialami Siswa Jika Menekan Dengan Kata-kata Merendahkan

Ingat! Jangan Menekan Siswa Dengan Kata BODOH

BlogPendidikan.net
- Memang tidak bisa dipungkiri, seorang guru pasti lebih mengenal siswanya antara satu dan lainnya, ada klasifikasi antara siswa yang mampu dalam hal kognitif dan yang tidak. Hal ini wajar ada pada diri siswa. Bodoh dan pintar adalah hanya kata khiasan untuk membedakan siswa yang mampu dengan kata 'Pintar' dan yang tidak mampu dengan kata 'Bodoh'.

Selama ini mungkin guru sering membedakan siswa-siswa yang ada di sekolah dalam dua hal tersebut, yaitu "siswa yang bodoh atau pintar". Pendapat kita tentang hal ini memang bukanlah sebuah kesalahan, namun hal itu sangat perlu diluruskan. Karena sejatinya tak ada kata bodoh dalam diri seorang siswa.
Dari pernyataan di atas, kita bisa berfikir bahwasannya tidak ada kata "bodoh" yang melekat pada diri siswa. Melainkan siswa tersebut tidak bisa memanfaatkan apa yang telah dianugrahkan  Salah satu buktinya yaitu adanya rasa malas yang selalu melekat dalam diri siswa. Hal inilah yang membuat klasifikasi siswa itu bodoh.

Terlebihnya bagi seorang pendidik sangat berhati-hati sekali jika menekan siswa, apalagi dengan mengeluarkan kata-kata 'Bodoh' , tanpa disadari tekanan tersebut akan berdampak psikologis pada siswa, dan yang lebih parahnya lagi siswa tersebut akan merasa dibedakan dan asing bagi teman-teman lainnya.

Dalam situasi dimana siswa tidak bisa melakukan, tidak bisa mengerjakan sesuatu hal atau menjawab pertanyaan secara tepat, guru sering mengungkapkan kekecewaannya atas situasi tersebut dengan melontarkan kata-kata seperti ‘Kamu Bodoh’, atau kata-kata sejenis. Ada guru yang tidak merasa bersalah ketika mengatakan demikian.


Fenomena semacam ini pada umumnya disebabkan oleh ketidaktahuan akan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kata-kata tersebut. Ada juga karena telah ada kesepakatan sebelumnya dengan siswa, manakala mereka tidak bisa melakukan, tidak bisa mengerjakan, atau tidak bisa menjawab, maka mereka akan dikatakan bodoh.

Apa akibat yang ditimbulkan menekan siswa dengan kata-kata yang merendahkan:

1. Kepercayaan diri akan menurun

Kata-kata yang dikeluarkan oleh guru membuat siswa merasa bahwa itu adalah dirinya. Contoh sederhana saja, ketika guru berkata bodoh pada siswa tentu ia sakit hati dan berpikir bahwa hal itu mencerminkan dirinya. Tapi di sisi lain, alasan guru mengatakan itu karena kesal atau emosi. 

Hal tersebut membuat rasa percaya diri siswa menurun. Ia merasa bahwa hanya kekurangan saja yang ada dalam dirinya. Padahal seharusnya, guru yang lebih bijaksana dalam memilih kata untuk siswa. Jangan asal ucap tapi beri dia sedikit pengertian. 


2. Takut akan penolakan

Seorang siswa akan yang mendapat didikan yang buruk jika, guru tidak mampu bersikap dan berkata-kata dengan baik. Hal sederhana yang guru lakukan yaitu, berkata kasar pada siswa dan berdampak pada karakternya. 

Dan hasilnya, ia menjadi anak yang takut akan penolakan. Tapi ketika penolakan terjadi pada siswa maka, ia dapat melukai dirinya sendiri akibat merasa tidak layak untuk hidup. Jadi sebelum terjadi guru sebaiknya lebih dahulu mencegah. 

3. Pergaulan tidak akan terarah

Kunci utama siswa akan sukses dan memiliki karakter yang baik dimulai dari keluarga. Didikan orangtua sangat penting dalam membentuk perilaku dan pola pikir anak, selanjutnya pendidikan di sekolah juga sangat menentukan. 

Tapi jika orangtua atau guru sering berkata kasar pada anak, pasti ia akan mencari kesenangan di luar rumah. Sehingga, ia akan masuk dalam pergaulan yang salah dan mendidiknya menjadi orang yang sulit diatur.

4. Melatih memiliki sifat dendam

Ketika orangtua atau guru merasa bahwa anak terluka lebih baik segera minta maaf. Tapi tidak dengan maksud memanjakan anak dan tetap beritahu kesalahannya. Ini bertujuan agar hubungan orangtua dan anak akan semakin baik dan tidak ada rasa dendam. 

Pasalnya, terkadang orangtua atau guru sulit meminta maaf dan menganggap semua baik-baik saja. Padahal anak sudah menyimpan dendam akibat sakit hati. Jika sudah menjadi kebiasaan maka, anak akan sulit memaafkan orang sekitarnya.


5. Menjadi pendiam dan tertutup

Anak yang berubah menjadi pendiam dan tertutup bisa jadi karena orangtua atau guru sering berkata kasar padanya. Hal ini justru membuat anak tidak dekat dengan orangtua maupun gurunya dan merasa hidup sendiri. Sehingga, kita tidak dapat mendidik anak dengan baik. Sebelum hal ini berlanjut hingga sampai ia dewasa maka, cari tahu akar permasalahannya dan berusaha untuk dekat pada anak.

Semoga anak didik kita, bisa terjaga dengan baik dengan membentuk karakter mereka menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa, serta membahagiakan kedua orang tua dan gurunya.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Menjadi Guru Favorit Yang Disenangi Siswa Tidak Mudah, Ini 10 Tips Untuk Kamu (Guru)

Menjadi Guru Favorit Yang Disukai Siswa Tidak Mudah, Ini 10 Tips Untuk Kamu (Guru)

BlogPendidikan.net
Menjadi guru bukanlah merupakan tugas yang mudah. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk bisa mengajarkan ilmu, tetapi juga harus menjadi teladan yang baik bagi anak didiknya, terlebih jika bisa menjadi guru favorit yang disukai para siswa..

Untuk menjadi seorang guru yang disukai murid di zaman milenial sekarang merupakan  tantangannya cukup sulit. Anak-anak generasi milenial cenderung merasa paham semuanya. Tentu saja ini karena banyaknya informasi yang tersedia secara gratis dunia maya.
Anak-anak menjadi overload knowledge, sehingga cenderung merasa lebih pintar dari guru. Anak-anak yang kurang mendapat pendidikan karakter dari rumah, akan bersikap seenaknya pada guru. Mulai dari membantah perkataan guru, membangkang tugas yang diberikan guru, dan tindakan tidak sopan lainnya.

Sepertinya menghadapi murid zaman sekarang membutuhkan keahlian yang lebih. Tidak cukup hanya bermodalkan pengetahuan tentang materi pelajaran, melainkan juga pengetahuan lain sebagai ilmu pendukung. Hal ini dikarenakan perubahan zaman yang tidak bisa kita hindari. Ilmu pengetahuan yang terus berkembang ibarat dua sisi mata pisau bagi manusia. 

Anak-anak yang terpapar kemajuan teknologi ini membutuhkan bimbingan dari guru yang juga mengikuti perkembangan teknologi. Oleh karena itu, seorang guru wajib menambah ilmunya setiap saat agar dapat selangkah lebih maju dari anak-anak muridnya. Setidaknya usaha ini dilakukan agar menjadi seorang guru yang disukai murid.
Berikut ini adalah 10 tips singkat menjadi guru favorit yang disukai, disenangi dan dirindukan siswa :

1.Tulus dalam mendidik

Salah satu kunci kesuksesan di dalam mendidik siswa adalah segalanya diawali dengan ketulusan. Ketulusan yang ada dalam hati seorang guru membuat guru tersebut menjadi pembelajar sejati. ketulusan membuatnya mengesampingkan ego sehingga seorang guru yang memiliki ketulusan mau belajar dari kesalahan dirinya didalam mendidik untuk diperbaiki, bahkan guru yang tulus mau belajar dari siswanya dan tidak marah ketika diberikan masukan oleh siswa.

Guru yang memiliki ketulusan ketika mendidik akan lebih mudah nasehat-nasehatnya didengarkan oleh siswa. Selain ketulusan berbuah kesabaran dalam mendidik, ketulusan juga mampu membangun kewibawaan seorang guru karena hatinya dipenuhi rasa sayang terhadap muridnya.

Guru yang tulus memberikan nasehat merupakan guru-guru yang paling berjasa kepada anak didik. Karena dengan ketulusannya mampu menghadirkan nilai-nilai positif yang di pegang oleh siswa bahkan hingga mereka dewasa tidak pernah lupa. Nasehat yang santun dari seorang guru yang tulus mampu merubah kepribadian siswa yang kurang baik menjadi siswa yang baik bahkan mampu berprestasi.

2. Mengutamakan kasih sayang

Seorang guru dengan bekal ketulusan akan membuahkan pandangan kasih sayang kepada murid-muridnya. Hendaknya seorang guru menyayangi siswa-siswanya seperti orangtua mereka yang menyayangi mereka dengan tulus. Nilai kasih sayang seorang guru sangat berarti bagi siswa, karena dengan kasih sayang seorang guru siswa akan merasakan kenyamanan ketika dalam suasana pembelajaran.
Kasih sayang kepada siswa bukan berarti tidak menegurnya ketika salah atau membiarkan siswa semaunya sendiri. Bukan demikian, justru teguran itu adalah bentuk kasih sayang anda sebagai guru tentunya tegur yang disesuaikan dengan keadaan personal siswa dan disampaikan dengan sangat hati-hati agar tidak menyakiti perasaan siswa tersebut.

Umumnya siswa yang dapat merasakan kasih sayang guru malah akan sangat senang ketika di tegur bahkan tanpa kita minta, siswa tersebut siap melaksanakan konsekuensi dari kesalahan yang telah dilakukannya. Disinilah salah satu manfaat kasih sayang seorang guru yaitu membentuk karakter baik pada diri siswa, membuat mereka bertanggung jawab, percaya diri serta optimis.

3. Memberikan senyum terbaik 

Sering kita dengar didalam ajaran agama bahwa senyum adalah sedekah. Tersenyum dapat membuat orang yang kita berikan senyuman akan ikut tersenyum alias ketularan senyum. Senyum adalah hal ringan akan tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

Senyum seorang guru kepada siswanya akan menumbuhkan suasana positif di dalam hati dan pikiran siswa. Dengan tersenyum juga dapat mendekatkan hubungan antara siswa dan guru. Seberat apapun atau sejengkel apapun guru ketika menghadapi siswa dapat diringankan beban tersebut dengan tersenyum. Tersenyum dapat mengubah suasana hati anda jauh lebih baik dari sebelumnya dan dengan menebar senyuman hangat serta tulus anda akan menjadi seorang guru yang disenangi siswa anda.

4. Berpenampilan menarik

Pepatah jawa mengatakan "ajining rogo ono ing busono" yang berarti kehormatan seseorang terletak pada pakaiannya. Pakaian atau lebih tepatnya penampilan Guru ketika mengajar sangat penting untuk diperhatikan agar membentuk kesan yang baik pada diri siswa.

Penampilan baik tidak harus ganteng ataupun cantik.Yang penting rapi dan usahakan menggunakan parfum secukupnya. Penampilan yang menarik akan membuat siswa tidak canggung ketika mendekat kepada anda.

5. Menginspirasi

Guru yang menginspirasi adalah guru yang dielu-elukan atau dikagumi siswanya. Sosok guru yang inspiratif tentu akan disegani siswamya. Setelah itu mereka akan   menjadikan guru yang mengispirasi tersebut sebagai model dalam bergaul dengan teman, mengerjakan sesuatu atau berbicara tentang sesuatu meniru kepada sosok guru inspiratifnya.


Guru yang mengispirasi adalah sosok guru yang memiliki intergritas, kejujuran, dan amanah dalam tugas. mereka menepati janji kepada siswa-siswanya dan berbesar hati untuk meminta maaf ketika belum bisa menepati janjinya atau berbuat kesalahan kepada siswanya.

Guru yang menginspirasi adalah guru yang memiliki budi pekerti yang luhur, akhlak atau etikanya sangat mengagumkan bagi siswa. contohnya seperti mudah memaafkan kesalahan, melupakan kesalahan dan berbuat baik kepada yang berbuat buruk kepada dirinya.

6. Humoris

Agar suasana kelas tidak stagnan sehingga terkesan membosankan, maka dibutuhkan sedikit karakter humoris seorang guru untuk memvariasi suasana.

Sifat humoris bukan berarti anda berperan sebagai pelawak akan tapi sedikit sentilan atau sesuatu tindakan yang mengundang tawa siswa sudah cukup. Tentunya dengan tetap menjaga wibawa anda sebagai seorang guru.

Jangan biarkan suasana kelas anda mencekam atau sunyi sepi selalu. Terkadang perlu kita hadirkan kegembiraan dihati siswa dengan sedikit tertawa bersama. Sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan dengan serius dan  siswa tetap santai. Suasana kegembiraan dalam proses pembelajaran akan membuat siswa lebih tertarik ketika anda masuk ke kelas mereka.

7. Memahami keadaan siswanya

Untuk dapat memahami karakter siswa secara umum butuh memahami mereka secara personal. Pendekatan yang baik kepada siswa akan membuat guru mudah memahami karakter masing-masing dari mereka. dengan memahami keadaan siswa membuat kita tidak buru-buru untuk mencap buruk siswa.
Dengan memahami keadaan mereka dapat membuat kita jauh lebih sabar ketika mereka membuat masalah atau berperilaku yang menyimpang dari aturan yang berlaku. Yang perlu diperhatikan dari seorang guru ketika melihat siswanya melakukan pelanggaran adalah bukan dengan memberikan stigma buruk kepada mereka, sehingga yang terjadi di dalam diri mereka akan tertanam stigma buruk tersebut sehingga di kemudian hari sangat susah untuk menghilangkan bekas stigma itu terhadap perilakunya.

Keyakinan yang perlu ditanamkan kepada diri seorang guru berkenaan dengan murid yang "Nakal" adalah rasa keyakinan bahwa sejatinya mereka sedang berproses menjadi lebih baik. Saat ini mungkin mereka belum menjadi baik menurut kita, bisa jadi dia akan menjadi manusia yang sangat baik dan sangat bermanfaat untuk lingkungannya di kemudian hari. Keyakinan itu akan membuat kita tidak putus asa dan tidak mudah menyerah dalam mendidik siswa. Dan ingatlah segala yang baik membutuhkan proses

Dengan memahami keadaan siswa kita lebih mampu menentukan sikap yang tepat dan siswapun akan merasa senang dengan guru yang bisa mengakui keberadaan sebagai seorang anak yang membutuhkan perhatian.

8. Selalu memberikan motivasi

Motivasi sangat berharga bagi anak-anak yang lemah dalam semangat belajar dan motivasi sangat dibutuhkan bagi mereka yang sering melanggar aturan untuk tidak berputus asa menjadi lebih baik. Motivasi juga dapat dilakukan dengan memberikan hadiah atas keberhasilan siswa. Hadirnya guru sebagai motivator bagi siswa membuat mereka senang terhadap guru tersebut.

9. Profesional

Jadilah profesiaonal dalam bidang anda. Mengusai pelajaran sebelum menyampaikan materi kepada siswa sangat penting agar tidak terkesan jarak ilmu antara siswa dan guru seperti siang dan malam. Penguasaan materi yang di sampaikan oleh guru akan membuat siswa lebih semangat dalam belajar dibandingkan guru yang merasa kebingungan ketika menyampaikan materi.
Penguasaan materi yang bagus akan menstimulus siswa untuk semangat bertanya dan siswa-siswa yang semangat belajar akan sangat menyukai guru-guru yang profesional dalam mengajar.

10. Menghargai murid

Hargai setiap karya siswa walaupun dengan pujian. Sesibuk apapun seorang guru hendaknya menyempatkan diri meluangkan waktu memeriksa tugas-tugas yang diberikan kepada siswanya. Jangan sampai siswa merasa tugas yang mereka kerjakan seolah-olah tidak menghasilkan apa-apa. Sikap penghargaan terbaik seorang guru terhadap siswa akan membuat siswa merasa senang.

Demikian tulisan ini semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita semua menjadikan motivasi untuk diri kita menjadi seorang guru yang disenangi siswa dan dirindukan oleh siswa.. Salam Pendidikan.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Perlu Diketahui, Ada 7 Komponen Bertanya Yang Harus Dikuasai Oleh Guru

Perlu Diketahui, Ada 7 Komponen Bertanya Yang Harus Dikuasai Oleh Guru

BlogPendidikan.net
- Keterampilan bertanya merupakan kemampuan guru merangsang siswa untuk mendorong siswa lebih berfikir kritis dan dapat memperluas wawasan siswa. Maka keterampilan bertanya yang dimiliki oleh guru berperan penting dalam proses pembelajaran.

Dengan kemampuan bertanya menggunakan berbagai jenis pertanyaan dapat merangsang siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran.

Guru harus bisa menciptakan kegiatan bertanya dengan melakukan berbagai macam cara dan pendekatan agar siswa mau menjawab pertanyaan dari guru.

Kegiatan yang merupakan komunikasi ini sebaliknya tidak di lakukan searah tapi multi arah antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. 
Dengan demikian, akan terjadi interaksi aktif dalam kelas. Interaksi aktif akan meningkatkan frekuensi berfikir siswa sehingga struktur kognitifnya semakin berkembang.

Berikut ini 7 komponen penting dalam bertanya kepada siswa yang harus dikuasai oleh guru:

1. Penggunaan pertanyaan secara jelas dan singkat.

Pertanyaan guru tersebut hendak menggunakan kata-kata yang dapat dipahami oleh siswa sesuai dengan taraf perkembangannya.

2. Memberikan acuan.

Acuan tersebut berupa pertanyaan yang berisi informasi yang relevan dengan jawaban yang diinginkan dari siswa. Contoh : Erosi merupakan pengikisan tanah yang dapat disebabkan oleh air dan angin. Coba kamu sebutkan faktor penyebab lain yang dapat menyebabkan erosi!

3. Pemusatan.

Pemusatan dapat dikerjakan dengan cara memberikan pertanyaan yang luas yang kemudian mengubahnya menjadi pertanyaan yang sempit.
4. Pemindahan giliran.

Adakala nya satu pertanyaan perlu dijawab oleh lebih dari satu orang siswa. Karena jawaban yang diberikan oleh siswa sebelumnya belum memadai untuk jawaban yang benar dan tepat.

5. Penyebaran.

Pada penyebaran, beberapa pertanyaan yang berbeda, disebarkan giliran menjawabnya kepada siswa yang berbeda pula.

6. Pemberian waktu berpikir.

Sebelum mengajukan pertanyaan kepada seluruh siswa, guru perlu memberikan kepada mereka waktu beberapa detik untuk kesempatan mereka berpikir sebelum menunjuk salah seorang siswa untuk menjawabnya.

7. Pemberian tuntunan.

Bila siswa menjawab pertanyaan dilontarkan salah atau belum memadai, maka guru memberikan tuntunan kepada siswa atau mengarahkannya kepada jawaban yang benar agar siswa dapat menemukan jawaban yang benar itu dengan sendirinya.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

6 Hal Yang Perlu Dihindari Saat Megajukan Pertanyaan Kepada Siswa

6 Hal Yang Perlu Dihindari Saat Megajukan Pertanyaan Kepada Siswa

BlogPendidikan.net
- Memberikan pertanyaan kepada siswa merupakan hal yang sangat penting dilakukan guru dalam proses pembelajaran. Memberikan pertanyaan tentunya diperlukan keterampilan khusus yang perlu diketahui oleh guru.

Keterampilan dan kelancaran bertanya bagi seorang guru maupun bagi seorang calon guru, sangat penting. Maka itu, keterampilan bertanya perlu dilatih dan ditingkatkan. Baik itu dari isi pertanyaan yang dilontarkan maupun teknik bertanya.
Mengajukan pertanyaan kepada siswa, harus memenuhi dasar-dasar pertanyaan yang baik antara lain:

1. Jelas dan mudah dimengerti oleh siswa.

2. Berikan informasi yang cukup untuk menjawab pertanyaan.

3. Difokuskan pada suatu masalah atau tugas tertentu.

4. Berikan waktu yang cukup kepada anak untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan.

5. Bagikanlah semua pertanyaan kepada seluruh murid secara merata.

6. Berikan respons yang ramah dan menyenangkan sehingga timbul keberanian siswa untuk bertanya maupun menjawab.

7. Tuntunlah jawaban siswa sehingga mereka dapat menemukan sendiri jawaban yang benar.

Untuk meningkatkan semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, guru perlu menunjukkan sikap yang baik dalam memberikan pertanyaan kepada siswa maupun ketika menerima jawaban siswa. 
Sikap dan cara guru bahkan suara, ekspresi wajah mampu menunjukkan hangat atau tidaknya seorang guru terhadap siswanya.

Ada beberapa hal tentang kebiasaan guru yang perlu dihindari saat mengajukan pertanyaan kepada siswa:

1. Jangan mengulang-ulang pertanyaan ketika siswa tidak mampu menjawab.

2. Jangan mengulang-ulang jawaban siswa.

3. Jangan menjawab sendiri pertanyaan yang diajukan sebelum siswa mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan.

4. Usahakan agar siswa tidak menjawab pertanyaan dengan serempak.

5. Menentukan siapa siswa yang harus menjawab pertanyaan, karena hal ini mampu membuat siswa yang tidak ditunjuk tidak akan memikirkan jawabannya. Oleh karena  itu, perlu oleh guru untuk memberikan pertanyaan kepada seluruh siswa barulah menentukan siapa yang salah seorang untuk menjawabnya.

6. Pertanyaan ganda. Contoh: Apa yang menyebabkan turunnya hujan? Bagaimana dampaknya bila turun hujan?

Dari 6 hal tersebut setidaknya guru harus menghindari dalam mengajukan pertanyaan kepada siswa.

Demikian artikel tentang 6 Hal Yang Perlu Dihindari Saat Megajukan Pertanyaan Kepada Siswa, semoga bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Format Analisis Penilaian Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Format Analisis Penilaian Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

BlogPendidikan.net
- Dalam proses pembelajaran tentunya memiliki satu tujuan pembelajaran dari masing-masing tema atau sub tema yang akan di ajarkan. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan evaluasi pada setiap prosesnya dari hasil evaluasi itulah diketahui berhasil tidaknya proses pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang akan di capai.

Pencapaian peserta didik dalam proses pembelajaran ditentukan pada hasil evaluasi yang diberikan dan memperoleh hasil dengan melakukan penilaian dari masing-masing peserta didik atas evaluasi yang telah mereka kerjakan.
Dari penilaian tersebut dilakukan proses analisis penilaian dalam menentukan tingkat capaian peserta didik.

Tentang Penilaian/Asesmen.

Penilaian atau Asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar peserta didik.

Prinsip penilaian yang harus dilaksankan.

1 . Penilaian merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan menyediakan informasi yang holistik sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan orang tua, agar dapat memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya.
2 Penilaian dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen tersebut, dengan keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen agar efektif mencapai tujuan pembelajaran.

3 Penilaian dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan keputusan tentang langkah selanjutnya.

4 Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai serta strategi tindak lanjutnya.

5 Hasil Penilaian digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Bagaimana Prosedur Penilaian di Lakukan?

Dengan mengikuti prosedur penilaian hasil belajar Peserta Didik meliputi:
  • Perumusan tujuan Penilaian
  • Pemilihan dan/atau pengembangan instrumen Penilaian
  • Pelaksanaan Penilaian
  • Pengolahan hasil Penilaian
  • Pelaporan hasil Penilaian. (Pasal 3)
Apa saja bentuk penilaian di kurikulum merdeka?

Penilaian hasil belajar Peserta Didik terdiri atas:
  • Penilaian formatif
  • Penilaian sumatif.

Dalam menganalisis setiap proses penilaian dapat dilakukan dengan aplikasi atau format yang akan dibagikan pada artikel ini, sebagai bahan referensi dalam proses analisis penilaian kurikulum merdeka.

Format Analisis Penilaian Kurikulum Merdeka >>> UNDUH

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Jangan Sampai Salah, Ini 7 Tips Memberi Penguatan Yang Efektif dan Terarah Bagi Siswa

7 Tips Agara Penguatan Yang Diberikan Kepada Siswa Lebih Efektif

BlogPendidikan.net
- Memberi penguatan kepada siswa merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang guru karena penguatan yang diberikan kepada siswa akan membangkitkan semangat siswa dalam belajar dan mengikuti pembelajaran di dalam kelas. 

Semangat siswa yang tinggi akan menimbulkan antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran sehingga daya tangkap ilmu akan meningkat dan tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan sebaik mungkin.


Penguatan adalah respon terhadap suatu tingkah laku yang dapat memberikan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Penguatan merupakan sebuah penghargaan atau awarding yang dapat menimbulkan dorongan dan motivasi siswa dalam belajar dan mengikuti pembelajaran di kelas

Selanjutnya BlogPendidikan.net akan berbagi tips memberikan penguatan kepada siswa, yang dirangkum dari berbagai sumber. 

Berikut 7 Tips Memberi Penguatan Yang Efektif dan Terarah Bagi Siswa:

1. Penguatan diberikan dengan hangat dan antusias.

Penguatan haruslah diberikan dengan hangat dan antusias kepada siswa sehingga dapat merasakan kehangatan, misalnya dengan suara, mimik atau gerakan tangan yang dilakukan dengan penuh hangat. Bahkan jika bisa dengan sentuhan maka lakukan saja.

2. Penguatan yang diberikan harus bermakna.

Yaitu penguatan yang diberikan harus sesuai dengan perilaku yang diberi penguatan.

3. Hindarkan respons negatif. 

Jangan memberi respon negatif terhadap jawaban siswa yang tidak memuaskan.

4. Siswa yang diberikan penguatan harus jelas.

Sebutkan namanya atau tunjukkan pandangan kepadanya. Tunjukkan bahwa guru benar-benar terlihat sayang dan perhatian.

5. Penguatan juga dapat diberikan kepada kelompok siswa tertentu. 

Jika pembelajaran dengan cara membagi kelompok belajar atau siswa yang bergolongan atau mempunyai karakteristik yang sama.

6. Penguatan harus diberikan segera.

Agar menjadi lebih efektif penguatan harus diberikan segera setelah perilaku yang baik ditunjukkan. 

7. Jenis penguatan yang diberikan hendaknya bervariasi.

Misalnya dengan tersenyum, menepuk bahu atau dengan kalimat. Karena hal ini akan mengurangi kemungkinan siswa merasa dianak tirikan.


Demikian artikel tentang 7 Tips Memberi Penguatan Yang Efektif dan Terarah Bagi Siswa. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Pilihan Model Penataan Ruang Kelas Yang Efektif dan Menyenangkan Tercapainya Tujuan Pembelajaran

Pilihan Model Penataan Ruang Kelas Yang Efektif dan Menyenangkan Tercapainya Tujuan Pembelajaran

BlogPendidikan.net
 - Penting untuk diketahui, ada berbagai macam pilihan dalam penataan ruang kelas yang efektif dan menyenangkan bagi guru dan siswa, yang dapat mendukung proses pembelajaran.

Untuk itu ruang kelas ditata sedemikian rupa sehingga dapat mendukung efektivitas proses pembelajaran yang ada di kelas.

Ada banyak model penataan kelas sesuai dengan tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan keadaan nyata dikelas.

Jumlah siswa, bentuk kursi dan perabotan yang lain dapat menjadi pertimbangan dalam menata kelas. Cara penataan kelas dapat berubah-ubah tergantung kegiatan pembelajarannya. 
Guru dapat mengadakan perubahan setiap saat sesuai dengan kebutuhan dan bahan ajarnya. Ada 11 model atau formasi yang dapat dipilih oleh guru sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kondisi nyata yang ada dikelasnya. 

Berikut 11 Pilihan Model Penataan Ruang Kelas Yang Efektif dan Menyenangkan Guna Tercapainya Tujuan Pembelajaran :

1. Model V kebalik (Tanda Pangkat)

Bila kelas terdiri atas 30 siswa atau lebih, ada kalanya kelas dapat di tata ddengan formasi V atau tanda pangkat. Penataan kelas dengan bentuk atau gaya ini dapat mengurangi jarak antara siswa. Penglihatan kedepan kelas lebih baik, siswa dapat saling melihat dibandingkan deretan lurus ke belakang.
2. Model Gaya Tim

Penataan kelas dengan gaya tim dilakukan dengan cara mengelompokkan meja secara melingkar didalam ruang kelas. Penataan kelas dengan gaya tim memungkinkan guru menciptakan dan meningkatkan interaksi tim lebih optimal. Guru dapat menempatkan meja untuk membentuk formasi yang lebih akrab. Biasanya digunakan di kelas dengan sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 yang mengharuskan kelas berkelompok. 
3. Model U

Penataan kelas dengan formasi U merupakan formasi yang serba guna. Siswa dapat menggunakan permukaan meja untuk membaca dan menulis. Siswa juga dapat melihat guru, media visual yang digunakan guru, aktivitas lain dengan mudah. Cocok digunakan oleh kelas rendah yang masih suka bermain pada saat pelajaran usai.
Wajib Tahu, 11 Model Penataan Kelas Meja dan Kursi Siswa

4. Model Gaya Meja Konferensi

Penataan kelas dengan formasi ini sangan baik jiak mejanya bundar atau persegi. Penataan kelas dengan model ini dapat meminimaliskan dominasi guru dan memaksimalkan peran siswa. Meja dengan bentuk persegi panjang dapat menciptakan kesan formal jika guru berada di ujung meja.28 Formasi ini membuat pandangn guru menyeluruh dan dapat menatap siswa dengan mudahnya, formasi ini juga menjadikan siswa berdekatan serta berhadapan dan membuatnya gampang untuk mengobrol dengan temannya, perhatian guru yang extra sangat diperlukan di formasi ini. 
5. Model Gaya Lingkaran

Penataan kelas dengan model lingkaran dengan meja akan membuat interaksi tatap-muka akan lebih baik dengan hanya menempatkan siswa dalam lingkaran tanpa meja. Formasi ini sangat ideal untuk diskusi kelompok besar. Bila ruangan memungkinkan, guru dapat meminta siswa untuk membuat formasi sub- sub lingkaran. Cocok untuk semua jenjang kelas dalam menarik perhatian siswa dalam kelas karna meja sebagai pembatas tidak digunakan dalam gaya lingkaran ini.

6. Model Kelompok pada Kelompok

Penataan kelas dengan formasi ini memungkinkan guru untuk melakukan diskusi terbuka atau bermain drama, debat melakukan pengalaman aktivitas kelompok. Desain yang paling umum terdiri atas formasi lingkaran kursi atau menempatkan meja di tengah-tengah dikelilingi kursi. Cocok untuk kelas tinggi pada saat pelajaran yang mengharuskan debat atau pelajaran yang menggunakan praktek (eksperimen) bisa dilakukan di tenagh-tengah meja agar semua pandangan bisa kearah tengah.
7. Model Ruang kerja

Penataan kelas model ini cocok untuk lingkungan aktif seperti laboratorium dimana siswa duduk diruang kerja untuk mengerjakan tugas atau soal seperti mengoperasikan mesin, hitung-menghitung, kerja laboratorium. Sesegera mungkin setelah guru menunjukan caranya. Cara yang paling baik untuk mendorong kemitraan dalam belajar dengan menempatkan dua siswa pada tempat kerja yang sama dan berhadapan.

8. Model Pengelompokan Berpencar

Jika ruang kelas cukup besar atau tersedia temapat ruangan yang memungkinkan, tempatakan meja atau kursi yang dapat digunakan oleh sub-sub kelompok untuk melakukan aktivitas belajar berbasis tim. Diusahakan berpencar agar tidak saling mengganggu. Dapat digunakan untuk mendistribusikan tugas- tugas dan guru bebas melayani siswa dari berbagai sisi.
9. Model Kelas Klasik/Tradisional

Penataan kelas model ini dilakukan jika memang tidak dimungkinkan untuk membuat sebuah formasi lengkung. Cobalah mengkelompokkan kursi secara berpasangan untuk memungkinkan belajar secara berpasangan. Aturlah deretan dalam jumlah genap dan beri ruang cukup antar deret agar pasangan siswa dalam deret ganjil dapat memutar kursi sehingga terbentuk kuartet dengan pasangan yang duduk tepat dibelakangnya.
10. Model Gaya Auditorium

Penataan kelas gaya auditorium memang kurang kondusif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif. Jika kursinya masih dapat di pindah, tempatkan dalam bentuk busur untuk menciptakan kedekatan siswa. Siswa dapat melihat bagian depan dengan jelas. Jika kursinya tidak dapat dipindah-pindah, perintahkan siswa untuk duduk sedeketa mungkin dengan bagian tengah.formasi ini emmang kurang kondusif untuk kegiatan belajar aktif. Tapi, jika memungkinkan aturlah sedemikian rupa siswa bisa melihat kedepan kelas dengan lebih jelas.
11. Model Gaya Breakout Groupings

Jika kelas anda cukup besar atau jika ruangan memungkinkan, letakkan meja-meja dan kursi dimana kelompok kecil dapat melakukan aktifitas belajar didasarkan pada tim. Tempatkan susunan pecahan-pecahan kelompok saling berjauhan sehingga tim-tim itu tidak saling mengganggu. Tetapi hindarkan penempatan ruangan kelompok-kelompok kecil terlalu jauh dari ruang kelas sehingga hubungan diantara mereka sulit dijaga.

Demikian artikel tentang Pilihan Model Penataan Ruang Kelas Yang Efektif dan Menyenangkan Tercapainya Tujuan Pembelajaran, semoga bermanfaat.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6

Materi dan Media Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6

BlogPendidikan.net
 - Dalam menyajikan pembelajaran yang menarik salah satunya dengan memanfaatkan Aplikasi MS Powerpoint, selain menjadi media pembelajaran juga sangat tepat untuk mempresentasikan pembelajaran melalui aplikasi tersebut. Siswa secara langsung akan antusias dalam menerima pembelajaran dengan media yang menarik.

Membuat pembelajaran dengan format PPT tentunya lebih efisien dan lebih terarah dalam penyampaian materi serta menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar setiap hari.

Baca Juga: Contoh Format Jurnal Harian Per Tema Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6

Powerpoint adalah perangkat presentasi yang paling popular pada saat ini, dengan powerpoint Anda dapat membuat presentasi dengan praktis dan cepat dengan tampilan yang professional.

Pengertian Power Point

Microsoft Power Point adalah program komputer yang dikhususkan untuk presentasi. Microsoft Power Point ini merupakan pengembangan dari microsoft lainnya. Aplikasi Microsoft Power Point ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskin dan Dennis Austin sebagai presentator untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi Power Point.

Pada 1987, Power Point versi 1.0 dirilis dan komputer yang didukungnya adalah Apple Macintosh. Power Point kala itu masih menggunakan warna hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparasi overheadprojector (OHP). Setahun kemudian, versi baru dari Power Point muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran.
Kelebihan dan Kekurangan Media Power Point

Hujair AH. Sanaky, mengemukakan bahwa aplikasi power point mempunyai keunggulan, diantaranya adalah :
  1. Praktis, dapat digunakan untuk semua ukuran kelas.
  2. Memberikan kemungkinan tatap muka dan mengamati respon dari penerima pesan.
  3. Memberikan kemungkinan pada penerima pesan untuk mencatat.
  4. Memiliki variasi teknik penyajian dengan berbagai kombinasi warna atau animasi.
  5. Dapat digunakan berulang-ulang.
  6. Dapat dihentikan pada setiap sekuens belajar karena kontrol sepenuhnya pada komunikator.

Menurut Hujair AH. Sanaky, mengatakan bahwa selain mempunyai kelebihan, power point juga memiliki kelemahan, diantaranya adalah :

  1. Pengadaan alat mahal dan tidak semua sekolah memiliki.
  2. Memerlukan perangkat keras (komputer) dan LCD untuk memproyeksikan pesan.
  3. Memerlukan persiapan yang matang.
  4. Diperlukan keterampilan khusus dan kerja yang sistematis untuk menggunakannya.
  5. Menuntut keterampilan khusus untuk menuangkan pesan atau ide yang baik pada desain program komputer power point sehingga mudah dicerna oleh penerima pesan.
  6. Bagi pemberi pesan yang tidak memiliki keterampilan menggunakan, memerlukan operator atau pembantu khusus.
Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi tentang Materi Pembelajaran PowerPoint SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 yang bisa Anda manfaatkan dalam proses pembelajaran. Untuk materi silahkan Anda unduh pada tautan dibawah ini.

Berikut Materi Pembelajaran PowerPoint SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6:

Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 6 : DISINI
Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 5 : DISINI
Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 4 : DISINI
Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 3 : DISINI
Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 2 : DISINI
Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 1 : DISINI

Demikian tentang Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi Anda dalam Proses pembelajaran di Kelas. Terima kasih dan jangan lupa tuk berbagi,

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEW

Ceria Anak Menyambut Tahun Ajaran Baru: Guru Baru, Kelas Baru, Pelajaran Baru dan Baju Baru

Guru Baru, Kelas Baru, Pelajaran Baru dan Baju Baru

BlogPendidikan.net
- Bulan juli setiap tahunnya merupakan hari pertama masuk sekolah ditahun ajaran baru setelah libur dari ujian kenaikan kelas. Terlihat antusias dari raut wajah para siswa dan orang tua. 

Dengan penuh semangat, satu per satu siswa memasuki gerbang sekolah. Rasa cemas tersirat di wajah beberapa orang tua saat harus meninggalkan putra putrinya. 

Tangis mulai terdengar dari beberapa siswa kelas 1 ketika orang tua menyalami buah hatinya. Namun dengan sigap para guru segera tanggap dengan situasi ini sehingga dengan sekejap telah tampak kembali keceriaan siswa.
Dari sisi lain, ada siswa yang telah bersiap berkumpul di aula sekolah. Seakan mereka tidak sabar ingin mengetahui dimana kelas mereka yang baru dan siapa wali kelas serta pendampingnya. 

Ucapan selamat datang kembali di sekolah terdengar dari para guru dengan harapan agar tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.

Para gurupun menyambut dengan kebahgiaan karena mereka akan memasuki kelas baru dan tentunya guru yang baru pula.
Dengan sepatu baru, baju baru dan tas baru mereka bersama-sama memasuki ruang kelas menerima pelajaran baru dari guru kelasnya. Orang taupun masih menunggu diluar kelas sambil mengintip dibalik ruang jendela. 

Sang guru kelaspun dengan keterampilannya, mulai terdengar suara bernyanyi yang dipimpin oleh guru, siswapun mengikuti nyanyian tersebut penug kebahagiaan.

Keceriaan terpancar karena tahun ini adalah tahun bersekolah dengan kelas baru, guru baru, baju baru dan pelajaran baru.
Mari kita sambut tahun ajaran baru ini dengan semangat baru, keceriaan menyambut siswa/siswi baru kita. Semangat tahun ajaran baru !!! 💪💪😀😀

Video Tutorial Senam Tobelo Untuk Peserta Didik dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Video Tutorial Senam Tobelo dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

BlogPendidikan.net
- Semenjak wabah virus corona tahun 2019 aktifitas belajar dan kegiatan ekstrakurikuler pun tidak terlaksana aktifitas siswa di sekolah ditiadakan, seperti senam yang rutin dilaksanakan siswa siswi kita tidak bisa berjalan dengan efektif. 

Mungkin sebagian besar siswa sudah lupa dengan gerakan senam yang menarik ini (Seman Tobelo). Untuk itu BlogPendidikan.net kembali membagikan Video Tutorial Senam Tobelo dan Manfaatnya Untuk Kesehatan.

Mungkin kamu masih agak asing dengan nama jenis senam ini. Senam atau goyang Tobelo adalah salah satu jenis senam yang berasal Halmahera Utara, Maluku Utara yang kini tengah populer dan banyak dilakukan oleh masyarakat di berbagai kegiatan olahraga.
Selain menyenangkan untuk dilakukan karena diiringi musik, senam Tobelo juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh yang ternyata jarang diketahui oleh banyak orang.

Senam Tobelo dari beberapa sumber, diambil dari nama sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Senam, goyangan, atau apapun dinamakannya ini tidak lepas dari lagu Hioko Tobelo II yang juga sama tenarnya di kalangan masyarakat setempat.

Senam atau goyang tobelo ini cukup sederhana kurang lebih mirip dengan senam poco-poco yang dulu juga sempat populer di masyarakat. Di dua tahun belakangan ini Senam Tobelo menjadi tenar karena karakter lagunya yang meriah, sehingga tidak sedikit yang bergoyang saat lagu ini diperdengarkan pada beberapa acara dan kesempatan. Kepopuleran tari Tobelo pun semakin meluas berkat “peran” beberapa petinggi pemerintah daerah setempat.
Sekarang ini tarian Tobelo itu telah menjadi salah satu jenis senam yang sangat digemari, terutama oleh perempuan, terutama ibu-ibu. Tidak ada pakem gerakan pada senam ini, namun menjadi sangat variarif karena adanya bermacam kreativitas yang dipakai dalam gerakannya.

5 Manfaat senam Tobelo bagi kesehatan tubuh kita

Dibalik kepopulerannya, senam Tobelo ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Diambil dari beberapa sumber, berikut beberapa manfaat senama Tobelo bagi kesehatan tubuh kamu.

1. Membantu menenangkan pikiran

Iringan lagu atau musik pada senam Tobelo akan menstimulus atau menimbulkan perasaan gembira bagi mereka yang melakukan. Untuk kamu ketahui, gerakan pada senam tobelo yang mudah dilakukan ternyata berperan dalam mengaktifkan hormon endorfin dalam tubuh. 

Sebagaimana diketahui, hormon endorfin sangat berperan penting dalam menimbulkan suasana hati yang riang.

2. Mampu membakar lemak

Gerakan senam tobelo yang dinamis mampu membantu tubuh membakar lemak. Ini tentunya sangat diinginkan sekali terutama untuk perempuan yang menginginkan tubuh yang sehat dan langsing.

Gerakan memutarkan pinggang ke kanan dan kiri sedangkan kaki tetap dalam posisi terbuka selebar bahu dan menghadap ke depan, merupakan salah satu gerakan andalan untuk membakar lemak.

3. Menyehatkan jantung

Meskipun gerakan pada senam tobelo tergolong gerakan yang ringan, namun bukan berarti tidak memberikan dampak yang besar kesehatan jantung kamu.

Saat kamu melakukan senam Tobelo, maka otot jantung akan bekerja dengan aktif untuk memompa aliran darah dan menyuplai oksigen ke seluruh bagian tubuh terutama otot yang digunakan saat senam.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Tak hanya sekedar sehat, rajin melakukan senam tobelo juga akan membuat tubuh menjadi lebih tahan terhadap serangan penyakit. 
Baca Juga: Contoh Angket Penilaian Minat Siswa Terhadap Pembelajaran dan Aktifitas Guru
Hal ini dikarenakan ketika keringat keluar saat melakukan senam tobelo, maka di saat itu pula toksin yang ada di dalam tubuh pun keluar.

5. Meningkatkan daya ingat

Dengan melakukan senam tobelo maka pasokan oksigen ke dalam otak sehingga sel saraf di dalam otak menjadi lebih aktif. Sel saraf yang aktif akan meningkatkan daya ingat seseorang. 

Tentunya senam ini dapat mencegah kamu dari penyakit seperti Alzheimer atau Parkinson.

Link Video Tutorial Senam Tobelo Peserta Didik : DISINI