Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts

Berbagai Metode Menyimak Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Berbagai Metode Menyimak Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

BlogPendidikan.net
- Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia ada berbagai metode yang digunakan khususnya pada materi menyimak, metode dibawah ini digunakan oleh guru pada materi-materi tertentu dalam menyimak suatu tes atau cerita.

Berikut Berbagai Metode Menyimak Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia :

1. Metode Simak-Ulang Ucap(Metode Integratif)

Guru sebagai model pembelajaran membacakan atau memutar rekaman bunyi bahasa tersebu, seperti fonem, kata mutiara, puisi pendek dengan perlahan-lahan serta intonasi yang jelas dan tepat. sedangkan tugas siswa meniru ucapan guru. peniruan ini dapat dilakukan secara individu, kelompok atau klasikal.

2. Simak Terka

Dapat masuk dalam bahasa dan sastra, Langkah–langkahnya:

a. guru mempersiapkan deskripsi sesuatu benda tanpa menyebut namanya.
b. deskripsi tersebut dikomunikasikan kepada siswa mendengarkan serta menerka benda apa yang di maksud oleh guru

3. Metode Simak Tulis

Metode simak tulis. guru mempersiapkan bahan-bahan yang akan didiktekan kepada siswa-siswanya. siswa menulis apa yang di ucapkan guru.

4. Metode Memperluas Kalimat

Guru mengucapkan kalimat sederhana. siswa menirukan ucapan guru. guru mengucapkan kata atau kelompok kata. siswa menirukan ucapan guru. selanjutnya siswa disuruh menghubungkan ucapan yang pertama dan kedua sekaligus, sehingga menjadi kalimat yang panjang

5. Metode Bisik Berantai

Guru membisikan kalimat kepada seseorang siswi. siswi tersebut membisikan kalimat tersebut kepada siswa kedua, sampai seterusnya sampai anak terakhir. guru memeriksa apakah kalimat pesan tersebut sampai kepada siswa terakhir dengan benar.

6. Metode Menjawab Pertanyaan

Siswa-siswa merasa malu untuk membicarakan atau bercerita dapat di bimbing dengan pertanyaan guru. pertanyaan yang di ajukan berupa berbagai jenis pertanyaan sesuai dengan tema yang di ajarkan. misalnya, untuk memperkenalkan diri siswa guru dapat mengajukan sejumlah pertanyaan  mengenai nama orang tua, jumlah, umur, jumlah keluarga dan sebagainya.

7. Metode Identifikasi Tema/Kalimat Topik/Kata Kunci

Metode identifikasi tema, kalimat topik, kata kunci pada dasarnya sama. perbedaannya terletak pada materi yang harus diidentifikasi. identifikasi tema untuk sebuah wacana/cerita. siswa di suruh menerka tema/topik judulnya.

8. Metode Parafase

Parafase berarti ahli bentuk, dalam pembelajaran bahasa, parafase bisanya diwujudkan dalam bentuk pengalihan bentuk puisi ke prosa atau memprosakan sebuah puisi. Guru mempersiapkan puisi sederhana  yang sekiranya sesuai dengan karakteristik kelas yang dibelajarkan. puisi tersebut dibacakan kepada siswa dan siswi menyimak dengan seksama. pembacaan puisi tersebut hendaknya dengan jeda yang jelas dan intonasi yang tepat. setelah siswa selesai di suruh bercerita isi puisi dengan bahasanya sendiri dalam bentuk prosa.

9. Metode Merangkum

Merangkum berarti menyingkat atau meringkas dari bahan yang telah disimak. dengan kata-katanya sendiri. Siswa mencari intisari bahan yang disimaknya. Bahan yang di simak sebaiknya wacana yang pendek dan sederhana sesuai dengan tingkat kematangan anak.

Demikian artikel tentang Berbagai Metode Menyimak Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia semoga bermanfaat.

10 Komponen Yang Terdapat Dalam Proses Pembelajaran

10 Komponen Yang Terdapat Dalam Proses Pembelajaran

BlogPendidikan.net
- Pada dasarnya pembelajaran merupakan suatu sistem instruksional yang mengacu pada seperangkat komponen yang salaing bergantung satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.

Berikut 10 Komponen yang terdapat dalam proses pembelajaran yaitu sebagai berikut :

1. Guru

Guru merupakan pelaku utama dalam pembelajaran tanpa adanya seorang guru pemeblajaran tidak akan dapat berjalan, sehingga dalam hal ini guru menjadi salah satu komponen yang terpenting. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila seorang guru mampu melakukan pembelajaran dengan baik dan efektif, dan seorang guru dapat melakukan rekayasa atau dimanipulasi komponen lain agar menjadi berfariasi. Sementara dalam melakukan rekayasa pembelajaran, seorang guru harus berdasar pada kurikulum yang berlaku.

2. Peserta didik

Peserta didik merupakan komponen yang melakukan kegiatan belajar untuk mengembangkan potensi kemampuan menjadi nyata guna mencapai tujuan belajar. Peserta didik pun merupakan komponen penting dalam pembelajaran karena adanya peserta didik yang akan belajaran membuat pembelajaran akan menjadi interaktif antara guru dan peserta didik tersebut.

3. Tujuan

Tujuan dam pembelajaran merupakan komponen yang penting, karna dengan adanya tujuan tersebut pembelajaran akan lebih terprogram agar dapat tercapai. Tujuan juga menjadi dasar yang dijadikan landasan untuk menentukan strategi, materi, media, dan evaluasi pembelajaran. Dalam strategi pembelajaran, penetuan tujuan merupakan komponen yang pertama kali harus dipilih oleh seorang guru, karena tujuan pembelajaran menjadi target yang ingi dicapai dalam kegiatan pembelajaran.

4. Bahan pelajaran

Bahan pelajaran adalah komponen kedua dalam sistem pembelajaran. Dalam konteks tertentu, bahan pelajaran merupakan inti dalam proses pembelajaran. Artinya, sering terjadi proses pembelajaran diartikan sebagai proses penyampaian materi. Ada dua persoalan dalam penguasaan bahan pelajaran, yakni penguasaan bahan pelajaran pokok dan bahan pelajaran pelengkap.

Penguasaan bahan pelajaran pokok adalah bahan pelajaran yang menyangkut bidang studi yang dipegang oleh guru sesuai dengan profesinya (disiplin keilmuannya). Sedangkan bahan pelajaran pelengkap adalah bahan pelajaran yang dapat membuka wawasan seorang guru agar dalam mengajar dapat menunjang penyampaian bahan pelajaran pokok. Dalam bahan ajar harus disesuaikan dengan bahan pelajaran pokok yang dipegang agar dapat memberikan motivasi kepada sebagian besar atau semua anak didik. 

5. Kegiatan pembelajaran

Kegiatan belajar mengajar adalah inti kegiatan dalam pendidikan. Segala sesuatu yang telah diprogramkan akan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar. Dalam kegiatan belajar mengajar akan melibatkan semua komponen pengajaran, kegiatan belajar akan menentukan sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai. Agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara optimal, maka dalam menentukan strategi pembelajaran perlu dirumuskan komponen kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan standar proses pembelajaran. Dalam kegiatan pemebelajaran disini mencakup proses interaksi antara guru dan peserta didik

6. Metode

Metode adalah cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Keberhasilan pembelajaran akan sangat dipengaruhi oleh pemilihan metode yang baik dan benar sesuai dengan kondisi, keadaan peserta didik. Tidak akan mungkin seorang guru dapat melakukan pembelajaran tanpa adanya metode yang digunakan.

7. Alat

Alat yang digunakan dalam pembelajaran merupakan sesuatu yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran alat memiliki fungsi sebagai pelengkap. Alat dapat dibedakan menjadi dua yaitu alat verbal meliputi suruhan, perintah, larangan dan lain-lain dan yang kedua yaitu alat non verbal meliputi globe, peta, papan tulis slide dan lain-lain.

8. Sumber belajar

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat atau rujukan dimana bahan pembelajaran bisa diperoleh. Sumber belajar dapat dieroleh dari masyarakat, lingkungan dan kebudayaan. Sumber belajar 

9. Evaluasi

Evaluasi yaitu komponen yang berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum. Evaluasi dalam pembelajaran berfungsi sebagai umpan balik sejauh mana siswa telah dapat mengikuti pembelajaran dengan baik yaitu salah satunya dapat dengan menggunakan tanya jawab kepada siswa atau juga memberi soal terkait materi yang talah diajarkan, selaian itu evaluasi juga sebagai umpan balik untuk perbaikan strategi yang telah diterapkan.

10. Situasi atau lingkungan

Lingkungan yang akitannya dengan proses pembelajaran yaitu situasi dan keadaan fisik (misalnya iklim, sekolah, letak sekolah dan lain-lain) dan hubungan antar sesama teman misalnya dengan teman dan dengan orang lain.

Demikian tentang 10 Komponen yang terdapat dalam proses pembelajaran, Semoga bermanfaat dan terima kasih.

11 Metode Pembelajaran dengan Kelebihan dan Kekurangannya

11 Metode Pembelajaran dengan Kelebihan dan Kekurangannya

BlogPendidikan.net
- Metode dalam pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk menyampaikan materi saja, sebab sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran mempunyai tiga cakupan yang luas yaitu disamping sebagai penyampai informasi juga mempunyai tugas untuk mengelola kegiatan pembelajaran sehingga warga belajar dapat belajar untuk mencapai tujuan secara cepat.

Berikut 11 metode pembelajaran dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya :

1. Metode Ceramah

Metode ceramah adalah penuturan bahan pelajaran secara lisan. Metode ini tidak senantiasa jelek bila penggunaannya betul-betul disiapkan dengan baik, didukung dengan alat dan media, serta memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunaannya.

Kelebihan metode ceramah :
  • Guru lebih menguasai kelas
  • Mudah mengorganisasikan tempat duduk/kelas
  • Dapat diikuti oleh jumlah siswa yang besar
  • Mudah mempersiapkan dan melaksanakannya
  • Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik.
Kelemahan metode ceramah
  • Mudah menjadi verbalisme (pengertian kata-kata)
  • Yang  visual  menjadi  rugi,  yang  auditif  (mendengar)  lebih  biasa menerima
  • Membosankan bila selalu digunakan dan terlalu lama
  • Sukar menyimpulkan siswa mengerti dan tertarik padaceramahnya
2. Metode Tanya Jawab 

Metode Tanya Jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat ywo way traffic, sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa. Guru bertanya siswa menjawab atau siswa bertanya guru menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat adanya hubungan timbal balik secara langsung antara guru dengan siswa.

Kelebihan metode tanya jawab :
  • Pertanyaan dapat menarik dan memusatkan perhatian siswa
  • Merangsang siswa untuk melatih dan mengembangkan daya   pikir, termasuk daya ingatan.
  • Mengembangkan  keberanian  dan  keterampilan  siswa  dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
Kelemahan metode tanya jawab :
  • Siswa merasa takut bila guru kurang dapat mendorong siswa     untuk berani dengan menciptakan suasana yang tidak tegang
  • Tidak  mudah  membuat  pertanyaan  yang  sesuai  dengan  tingkat berpikir dan mudah dipahami siswa
  • Sering membuang banyak waktu
  • Kurangnya  waktu  untuk  memberikan  pertanyaan  kepada  seluruh siswa.
3. Metode Diskusi 

Metode diskusi  adalah  bertukar  informasi,  berpendapat,  dan  unsur-unsur pengalaman  secara  teratur  dengan  maksud  untuk  mendapat  pengertian bersama yang lebih jelas dan lebih cermat tentang permasalahan atau topik yang sedang dibahas.

Kelebihan metode diskusi :
  • Merangsang  kreatifitas  anak  didik  dalam  bentuk  ide,  gagasan,    prakarsa dan terobosan baru dalam pemecahan masalah
  • Mengembangkan sikap saling menghargai pendapat orang lain
  • Memperluas wawasan
  • Membina  untuk  terbiasa  musyawarah  dalam  memecahkan  suatu masalah.
Kelemahan metode diskusi :
  • Membutuhkan waktu yang panjang
  • Tidak dapat dipakai untuk kelompok yang besar
  • Peserta mendapat informasi yang terbatas
  • Dikuasai  orang-orang  yang  suka  berbicara  atau  ingin menonjolkan diri.
4. Metode Demonstrasi 

Demonstrasi yang dimaksud disini ialah suatu metode mengajar yang memperlihatkan bagaimana proses terjadinya sesuatu. Metode ini dilakukkan dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan.

Kelebihan metode demonstrasi :
  • Menghindari verbalisme
  • Siswa lebih mudah memahami apa yang dipelajari
  • Proses pengajaran lebih menarik
  • Siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara     teori dengan kenyataan dan mencoba melakukannya sendiri.
Kelemahan metode demonstrasi :
  • Memerlukan keterampilan guru secara khusus
  • Kurangnya fasilitas
  • Membutuhkan waktu yang lama. 
5. Metode Eksperimen 

Metode Eksperimen, metode ini bukan sekedar metode mengajar tetapi juga merupakan satu metode berfikir, sebab dalam Eksperimen dapat menggunakan metode lainnya dimulai dari menarik data sampai menarik kesimpulan.

Kelebihan metode eksperimen :
  • Membuat siswa lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaan
  • Membina siswa membuat terobosan baru
  • Hasil percobaan yang berharga dapat dimanfaatkan untuk     kemakmuran umat manusia.
Kelemahan metode eksperimen :
  • Cenderung sesuai bidang sains dan teknologi
  • Kesulitan dalam fasilitas
  • Menuntut ketelitian, kesabaran, dan ketabahan
  • Setiap percobaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan.
6. Metode Latihan (Drill) 

Metode latihan adalah suatu teknik mengajar yang mendorong siswa untuk melaksanakan  kegiatan  latihan  agar  memiliki  ketangkasan  atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari

Kelebihan metode latihan :
  • Untuk memperoleh kecakapan motoris
  • Untuk memperoleh kecakapan mental
  • Untuk memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi yang dibuat
  • Pembentukan kebiasaan serta menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan
  • Pemanfaatan kebiasaan yang tidak membutuhkan konsentrasi
  • Pembentukan kebiasaaan yang lebih otomatis
Kelemahan metode latihan :
  • Menghambat bakat dan inisiatif siswa
  • Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan
  • Monoton, mudah membosankan
  • Membentuk kebiasaan yang kaku
  • Dapat menimbulkan verbalisme
7. Metode Pemberian Tugas (Resitasi)

Metode resitasi adalah metode penyajian bahan di mana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Biasanya guru memberikan tugas berupa resume dengan menggunakan kalimat sendiri dari materi yang sudah dipelajari.

Kelebihan metode resitasi :
  • Merangsang  siswa  dalam  melaksanakan  aktivitas  belajar  baik individual maupun kelompok
  • Dapat mengembangkan kemandirian
  • Membina tanggung jawab dan disiplin siswa
  • Mengembangkan kreatifitas siswa.
Kelemahan metode resitasi:
  • Sulit dikontrol
  • Khusus tugas kelompok yang aktif siswa tertentu
  • Sulit memberikan tugas yang sesuai perbedaan individu
  • Menimbulkan kebosanan. 
8. Metode Karyawisata 

Melalui  metode  ini  siswa-siswa  diajak  mengunjungi  tempat-tempat tertentu di luar sekolah. Tempat-tempat  yang akan dikunjungi dan hal-hal yang  perlu  diamati  telah  direncanakan  terlebih  dahulu,  dan  setelah kegiatan siswa diminta membuat laporan.

Kelebihan metode karyawisata :
  • Memiliki  prinsip  pengajaran  modern  dengan  memanfaatkan lingkungan nyata
  • Membuat relevansi antara apa  yang dipelajari dengan kebutuhan di masyarakat
  • Merangsang kreatifitas siswa
  • Bahan pelajaran lebih luas dan aktual.
Kelemahan metode karyawisata :
  • Kurangnya fasilitas
  • Perlu perencanaan yang matang
  • Perlu koordinasi agar tidak tumpah tindih waktu
  • Mengabaikan unsur studi
  • Kesulitan mengatur siswa yang banyak
9. Metode Sistem Regu (Team Teaching)

Metode sistem regu (team teaching), merupakan metode mengajar dua orang guru atau lebih bekerjasama mengajar sebuah kelompok siswa, jadi kelas dihadapi beberapa guru. Sistem regu banyak macamnya, sebab untuk satu regu tidak senantiasa guru secara formal saja, tetapi dapat melibatkan orang-orang luar yang dianggap perlu sesuai dengan keahlian yang kita butuhkan.

10. Metode Sosiodrama 

Metode  yang  digunakan  untuk  mengajarkan  nilai-nilai  dan  memecahkan masalah- masalah  yang  dihadapi  dalam  hubungan  sosial  dengan  orang-orang  di  lingkungan  keluarga,  sekolah  maupun  masyarakat.  Dalam pelaksanaannya  siswa  diberikan  peran  tertentu  dan  melaksanakan  peran tersebut serta mendiskusikannya di kelas.

Kelebihan metode sosiodrama :
  • Melatih  siswa  untuk  melatih,  memahami  dan  mengingat  isi  bahan yang akan didramakan
  • Melatih siswa berinisiatif dan berkreatif
  • Memupuk bakat
  • Menumbuhkan dan membina kerjasama
  • Mendapat kebiasaan untuk membagi tanggung jawab
  • Membina tata bahasa siswa
Kelemahan metode sosiodrama :
  • Kurang kreatif bagi anak yang tidak ikut dalam drama
  • Banyak memakan waktu
  • Memerlukan tempat yang luas
  • Mengganggu kelas lain karena gaduh.
11. Metode Simulasi

Metode simulasi, simulasi berasal dari kata simulate yang artinya pura-pura atau berbuat seolah-olah. Kata simulasition artinya tiruan atau perbuatan yang pura-pura. Dengan demikian, simulasi dalam metode mengajar dimaksud sebagai cara untuk menjelaskan sesuatu (bahan pelajaran) melalui proses tingkah laku imitasi atau bermain peran mengenai suatu tingkah laku yang dilakukan seolah-olah dalam keadaan yang sebenarnya.

Kelebihan Metode Simulasi :
  • Simulasi dapat dijadikan sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi situasi yang sebenarnya kelak; baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, maupun menghadapi dunia kerja
  • Simulasi dapat mengembangkan krwativitas siswa, karena melalui simulasi siswa diberi kesempatan untuk memainkan peranan sesuai dengan topik yang disimulasikan
  • Simulasi dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa
  • Memperkaya pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis
  • Simulasi dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses pembelajaran.
Kelemahan Metode Simulasi :
  • Pengalaman yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan
  • Pengelolaan yang kurang baik. sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan
  • Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering mempengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.
Demikian tentang 11 Metode Pembelajaran dengan Kelebihan dan Kekurangannya, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Rujukan :
Academia.edu

Guru Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran, Ada 12 Hal Yang Perlu Diperhatikan

Guru Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran, Ada 12 Hal Yang Perlu Diperhatikan

BlogPendidikan.net
- Tugas utama guru sebagai pengajar yakni memberitahu atau menyampaikan materi pembelajaran. Sejak adanya kehidupan, guru telah melaksanakan pembelajaran. 

Perkembangan teknologi mengubah peran guru dari pengajar menjadi sumber belajar yang bertugas memberikan kemudahan belajar. 

Sebagai pengajar, guru harus memiliki tujuan yang jelas, membuat keputusan secara rasional agar siswa memahami ketrampilan yang dituntut oleh pembelajaran.

Ada 12 hal yang perlu dilakukan guru sebagai sumber belajar dalam pembelajaran, antara lain :

1. Membuat ilustrasi

Pada dasarnya ilustrasi menghubungkan sesuatu yang sedang dipelajari Siswa dengan sesuatu yang telah diketahuinya, dan pada waktu yang sama memberikan tambahan pengalaman kepada mereka.

2. Mendefinisikan

Meletakkan sesuatu yang dipelajari secara jelas dan sederhana, dengan menggunakan latihan dan pengalaman serta pengertian yang dimiliki oleh Siswa.

3. Menganalisis

Membahas masalah yang telah dipelajari bagian demi bagian, sebagaimana orang mengatakan: ”cuts the learning into chewable bites”

4. Mensintesis

Mengembalikan bagian-bagian yang telah dibahas ke dalam suatu konsep yang utuh sehingga memiliki arti, hubungan antara bagian yang satu dengan yang lain nampak jelas, dan setiap masalah itu tetap berhubungan dengan keseluruhan yang lebih besar.

5. Bertanya

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berarti dan tajam agar apa yang dipelajari menjadi lebih jelas.

6. Merespon

Menanggapi pertanyaan siswa

7. Mendengarkan

Memahami siswa, dan berusaha menyederhanakan setiap masalah.

8. Menciptakan kepercayaan

Siswa akan memberikan kepercayaan terhadap keberhasilan guru dalam pembelajaran dan pembentukan kompetensi dasar.

9. Memberikan pandangan yang bervariasi

Melihat bahan yang dipelajari dari berbagai sudut pandang, dan melihat masalah dalam kombinasi yang bervariasi.

10. Menyediakan media untuk mengkaji materi standar

Memberikan pengalaman yang bervariasi melalui media pembelajaran, dan sumber belajar yang berhubungan dengan materi standar.

11. Menyesuaikan metode pembelajaran

Menyesuaikan metode pembelajaran dengan kemampuan dan tingkat perkembangan peserta didik serta menghubungkan materi baru dengan sesuatu yang telah dipelajari.

12. Memberikan nada perasaan

Membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna, dan hidup melalui antusias  dan semangat. Sebagai pengajar, guru harus memiliki tujuan yang jelas, membuat keputusan secara rasional agar peserta didik memahami ketrampilan yang dituntut dalam pembelajaran.

Demikian tentang Guru Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran, Ada 12 Hal Yang Perlu Diperhatikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

7 Teknik Bertanya Dengan Pertanyaan Pelacak Yang Dilakukan Guru Terhadap Siswa

7 Teknik Bertanya Dengan Pertanyaan Pelacak Yang Dilakukan Guru Terhadap Siswa

BlogPendidikan.net
- Dalam kegiatan pembelajaran seorang guru harus menguasai keterampilan bertanya dasar. Bahwa yang dimaksud dengan keterampilan bertanya dasar adalah pertanyaan pertama atau pembuka untuk mendapatkan keterangan atau informasi dari siswa. Untuk menindaklanjuti pertanyaan pertama diikuti oleh pertanyaan berikutnya atau disebut dengan pertanyaan lanjut.

Dengan demikian, pertanyaan lanjut adalah kelanjutan dari pertanyaan pertama (dasar) yaitu mengorek atau mengungkapkan kemampuan berfikir yang lebih dalam dan komperehensif dari pihak yang diberi pertanyaan (siswa). 

Keberhasilan mengembangkan kemampuan berfikir yang dilakukan melalui bertanya lanjut banyak dipengaruhi oleh hasil pembelajaran yang dikembangkan melalui penggunaan pertanyaan dasar.

Kemampuan bertanya lanjut sebagai kelanjutan dari bertanya dasar lebih mengutamakan usaha mengembangkan kemampuan berfikir, memperbesar partisipasi dan mendorong lawan bicara agar lebih aktif dan kritis mengembangkan kemampuan berfikirnya.

Sementara untuk teknik pertanyaan guru kepada siswa harus benar-benar berfokus pada materi yang diajarkan atau materi yang di presentasikan saat diskusi kelompok. Pertanyaan guru tersebut untuk melacak kebenaran dan keabsahan jawaban dari siswa, salah satunya dengan memberikan contoh dari jawaban yang disampaikan oleh siswa

Berikut 7 teknik bertanya dengan pertanyaan pelacak yang dapat digunakan oleh seorang guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran yaitu :

1. Klarifikasi

Jika ada salah satu siswa menjawab pertanyaan guru dengan kalimat yang kurang tepat, maka guru memberikan pertanyaan pelacak yang meminta siswa untuk menjelaskan atau dengan kata-kata lain sehingga jawaban siswa menjadi lebih baik atau menyuruh siswa untuk mengulang jawabannya dengan kata yang lebih lugas.

Contoh: Dapatkah kamu menjelaskan sekali lagi apa yang kamu maksud?

2. Meminta Siswa Memberikan Alasan

Guru dapat meminta siswa untuk memberikan bukti yang menunjang kebenaran suatu pandangan yang diberikan dalam menjawab pertanyaan. 

Contoh: Mengapa kamu mengatakan demikian?

3. Meminta Kesepakatan Pandangan

Guru memberikan kesempatan kepada siswa-siswa lainnya untuk menyatakan persetujuan atau penolakan siswa serta memberikan alasan-alasannya terhadap suatu pandangan yang diungkapkan oleh seorang siswa, dengan maksud agar diperoleh pandangan yang benar dan dapat diterima oleh semua pihak.

Contoh: Siapa setuju dengan jawaban itu? Mengapa?

4. Meminta Ketepatan Jawaban

Jika jawaban siswa belum tepat guru dapat meminta siswa untuk meninjau kembali jawaban itu agar diperoleh jawaban yang tepat atau guru dapat menggunakan metode pemberian pertanyaan dengan sistem bergilir.

5. Meminta Jawaban Yang Lebih Relevan

Mengajukan pertanyaan yang memungkinkan siswa menilai kembali jawabannya atau mengemukakan kembali jawabannya menjadi lebih relevan.

6. Meminta Contoh

Jika ada jawaban dari siswa yang kurang jelas maka guru dapat meminta siswa untuk memberikan ilustrasi atau contoh yang konkret.

Contoh: Dapatkah kamu memberi satu atau beberapa contoh dari jawabanmu?

7. Meminta Jawaban Yang Lebih Kompleks

Guru memberikan penjelasan agar jawaban siswa menjadi lebih kompleks dan mampu menemukan ide-ide penting lainnya.

Contoh: Dapatkah kamu memberikan penjelasan yang lebih luas lagi dari ide yang dikatakan tadi?

Ok, Itu dia 7 Teknik Bertanya dengan Pertanyaan Pelacak Yang Dilakukan Guru Kepada Siswa, Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Contoh Angket Penilaian Minat Siswa Terhadap Pembelajaran dan Aktifitas Guru

Contoh Angket Penilaian Minat Siswa Terhadap Pembelajaran dan Aktifitas Guru

BlogPendidikan.net
 - Bukan cuman guru yang menilai siswa, siswapun memiliki penilaian dalam bentuk angket yang bisa di lakukan harian, mingguan, semester atau satu tahun pembelajaran.

Penilaian melalui angket ini sangat bermanfaat buat guru dan juga siswa. Dari hasil penilaian angket tersebut diketahuilah kepribadian dan kemampuan guru tersebut.

Angket adalah alat penilaian hasil belajar yang berupa daftar pertanyaan tertulis untuk menjaring informasi tentang sesuatu, misalnya tentang latar belakang keluarga siswa, kesehatan siswa, tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran, media, dan lain-lain.

Berikut Contoh Angket Penilaian Minat Siswa Terhadap Pembelajaran dan Aktifitas Guru : 1. UNDUH 2. UNDUH

Demikian tentang Contoh Angket Penilaian Minat Siswa Terhadap Pembelajaran dan Aktifitas Guru semoga bermanfaat dan terima kasih.

Unduh Juga :

Contoh Angket Penilaian Siswa Terhadap Guru : UNDUH

Contoh Lembar Monitoring dan Pengamatan Orang Tua Selama BDR : UNDUH

Contoh Format Penilaian Siswa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) : UNDUH

Pembiasaan Guru, Alokasi Waktu, Jurnal Guru Mengajar dan Jurnal Harian Dalam Buku Kerja Guru : UNDUH

Lembar Kerja Siswa (LKS) Belajar Dari Rumah dan PJJ Kelas 1 - 6 SD : UNDUH

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.