Showing posts with label Model Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Model Pembelajaran. Show all posts

Modul Pembelajaran Kurikulum Darurat Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6

Admin 8/08/2020
Modul Pembelajaran Kurikulum Darurat Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6
BlogPendidikan.net
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) telah menerbitkan kurikulum darurat (dalam kondisi khusus) tingkan SD, SMP, dan SMA sederajat, dalam kurikulum darurat tersebut memaparkan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dapat di gunakan oleh guru serta mudul pembelajaran kurikulum darurat untuk proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19.

Kurikulum darurat (dalam kondisi khusus) yang disiapkan oleh Kemendikbud merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional. Pada kurikulum tersebut dilakukan pengurangan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran sehingga guru dan siswa dapat berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya.


Kemendikbud juga menyediakan modul-modul pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) yang diharapkan dapat membantu proses belajar dari rumah dengan mencakup uraian pembelajaran berbasis aktivitas untuk guru, orang tua, dan peserta didik. “Dari opsi kurikulum yang dipilih, catatannya adalah siswa tidak dibebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan, dan pelaksanaan kurikulum berlaku sampai akhir tahun ajaran,” tegas Mendikbud.

Untuk jenjang pendidikan SD modul belajar mencakup rencana pembelajaran yang mudah dilakukan secara mandiri oleh pendamping baik orang tua maupun wali. “Modul tersebut diharapkan akan mempermudah guru untuk memfasilitasi dan memantau pembelajaran siswa di rumah dan membantu orang tua dalam mendapatkan tips dan strategi dalam mendampingi anak belajar dari rumah,” ucap Mendikbud.


Untuk membantu siswa yang terdampak pandemi dan berpotensi tertinggal, Mendikbud mengimbau guru perlu melakukan asesmen diagnostik. Asesmen dilakukan di semua kelas secara berkala untuk mendiagnosis kondisi kognitif dan non-kognitif siswa sebagai dampak pembelajaran jarak jauh.

Asesmen non-kognitif ditujukan untuk mengukur aspek psikologis dan kondisi emosional siswa, seperti kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa, kesenangan siswa selama belajar dari rumah, serta kondisi keluarga siswa.


Asesmen kognitif ditujukan untuk menguji kemampuan dan capaian pembelajaran siswa. Hasil asesmen digunakan sebagai dasar pemilihan strategi pembelajaran dan pemberian remedial atau pelajaran tambahan untuk peserta didik yang paling tertinggal.

Berikut Modul Pembelajaran Kurikulum Darurat Untuk SD Bisa Anda Dapatkan Disini:

Modul SD kelas 1: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 1 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 1 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 1 – Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 1 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 1 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul SD kelas 2: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 2 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 2 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 2 – Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 2 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 2 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul SD kelas 3: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 3 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 3 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 13- Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 3 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 3 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul SD kelas 4: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 4 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 4 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 4 – Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 4 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 4 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul SD kelas 5: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 5 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 5 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 5 – Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 5 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 5 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul SD kelas 6: Modul Belajar Siswa, Pendamping bagi Guru, Pendamping bagi Orang Tua.

Sekolah dasar (SD) kelas 6 – Minggu 1 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 6 – Minggu 2 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 6 – Minggu 3 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 6 – Minggu 4 >>> DISINI

Sekolah dasar (SD) kelas 6 – Minggu 5 >>> DISINI

Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD)

Admin 7/27/2020
Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD)

BlogPendidikan.net
 - Tahun ajaran baru 2020/2021 baru saja dimulai 13 juli 2020, para guru dan siswa harus bersiap untuk menghadapi proses pembelajaran yang dilangsungkan dari rumah baik daring ataupun luring. 

Khusus daerah yang berada di zona merah, oranye dan kuning harus belajar dari rumah, sesuai surat edaran yang telah diterbitkan oleh Kemendikbud. Belajar dari rumah (BDR) atau bahasa terkini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan dilaksanakan oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran secara daring atau luring harus berdasarkan kondisi daerah tersebut, apakah menunjang untuk fasilitas belajar daring atau luring.

Guru harus lebih kreatif dalam membangun proses pembelajaran yang menarik agar selama belajar dari rumah anak-anak tidak merasa jenuh dengan beban tugas yang berat dan proses pembelajaran yang monoton. 

Salah satu penunjang adalah ketersediaan buku pelajaran yang akan diberikan pada anak didik, yang sesuai dengan kondisi keadaan saat ini.

Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi referensi buku/modul pembelajaran PJOK yang bisa dilakukan secara daring atau luring yang berisi materi dan soal-soal latihan lengkap dari kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) sesuai dengan kurikulum 2013, dapat dibagikan kepada anak didik. modul ini dalam bentuk PDF.

Berikut Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) Berdasarkan Kurikulum 2013:

1. Modul PJOK Kelas 1 SD/MI >>> LIHAT DISINI
2. Modul PJOK Kelas 2 SD/MI >>> LIHAT DISINI
3. Modul PJOK Kelas 3 SD/MI >>> LIHAT DISINI
4. Modul PJOK Kelas 4 SD/MI >>> LIHAT DISINI
5. Modul PJOK Kelas 5 SD/MI >>> LIHAT DISINI
6. Modul PJOK Kelas 6 SD/MI >>> LIHAT DISINI

Demikian, Informasi tentang modul pembelajaran daring dan luring PJOK Untuk SD, semoga apa yang dibagikan BlogPendidiakn.net bermanfaat dan bisa menjadi referensi anda dalam proses pembelajaran dari rumah. Terima kasih dan jangan lupa berbagi. (*)

Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

Admin 7/16/2020
Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
- Tahun ajaran baru 2020/2021 baru saja dimulai 13 juli 2020, para guru dan siswa harus bersiap untuk menghadapi proses pembelajaran yang dilangsungkan dari rumah baik daring ataupun luring. 

Khusus daerah yang berada di zona merah, oranye dan kuning harus belajar dari rumah, sesuai surat edaran yang telah diterbitkan oleh Kemendikbud. Belajar dari rumah (BDR) atau bahasa terkini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan dilaksanakan oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran secara daring atau luring harus berdasarkan kondisi daerah tersebut, apakah menunjang untuk fasilitas belajar daring atau luring.


Guru harus lebih kreatif dalam membangun proses pembelajaran yang menarik agar selama belajar dari rumah anak-anak tidak merasa jenuh dengan beban tugas yang berat dan proses pembelajaran yang monoton. 

Salah satu penunjang adalah ketersediaan buku pelajaran yang akan diberikan pada anak didik, yang sesuai dengan kondisi keadaan saat ini.

Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi referensi buku/modul pembelajaran yang bisa dilakukan secara daring atau luring yang berisi materi dan soal-soal latihan lengkap dari kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) sesuai dengan kurikulum 2013, dapat dibagikan kepada anak didik. modul ini dalam bentuk PDF.

Berikut Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013:

1. Modul Tematik Kelas 1 SD/MI >>> LIHAT DISINI
2. Modul Tematik Kelas 2 SD/MI >>> LIHAT DISINI
3. Modul Tematik Kelas 3 SD/MI >>> LIHAT DISINI
4. Modul Tematik Kelas 4 SD/MI >>> LIHAT DISINI
5. Modul Tematik Kelas 5 SD/MI >>> LIHAT DISINI
6. Modul Tematik Kelas 6 SD/MI >>> LIHAT DISINI

Demikian, semoga apa yang dibagikan BlogPendidiakn.net bermanfaat dan bisa menjadi referensi anda dalam proses pembelajaran dari rumah. Terima kasih dan jangan lupa berbagi.

Mendikbud Permanenkan Model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Berbasis Teknologi, Ini Alasannya

Admin 7/03/2020
Mendikbud Permanenkan Model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Berbasis Teknologi, Ini Alasannya

BlogPendidikan.net
 - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, metode pembelajaran jarak jauh nantinya bisa diterapkan permanen seusai pandemi Covid-19.

Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tuturnya.

Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

"Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi," ucapnya.

"Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita," kata Nadiem.

Jadwal Tahun Ajaran Baru 2020 dan jadwal masuk sekolah akhirnya telah diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dijelaskan bahwa pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020 tetap dilaksanakan Juli 2020.

Sementara pembelajaran tatap muka akan dilakukan bertahap selang dua bulan mulai dari SMA dan SMP sederajat hingga PAUD & TK.

Meskipun Diprotes, Nadiem Makarim Justru Permanenkan KBM PJJ Dengan Metode Daring

Admin 7/03/2020
Meskipun Diprotes, Nadiem Makarim Justru Permanenkan KBM PJJ Dengan Metode Daring

BlogPendidikan.net
- Kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dilakukan secara jarak jauh dengan metode daring selama pandemi Corona. Pasalnya KBM tatap muka yang dilakukan di dalam kelas dikhawatirkan dapat menjadi wadah penularan virus Corona secara besar-besaran.

Kebijakan KBM online ini pun menuai banyak protes. Banyak siswa dan mahasiswa yang menyuarakan keluhan mereka karena tak bisa menyerap pembelajaran dengan baik bila tetap belajar secara daring.

Namun belum lama ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim membuka opsi untuk menerapkan KBM daring secara permanen, bahkan setelah pandemi COVID-19 berakhir. Ia mendasarkan pada analisis Kemendikbud soal pentingnya memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model," jelas Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (2/7). "Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi."

Menurutnya, dengan pemanfaatan KBM daring, maka ada banyak jenis modelling kegiatan belajar yang bisa dikembangkan oleh sekolah.Seperti misalnya memberi kesempatan bagi guru dan murid untuk mengembangkan metode pembelajaran gabungan tatap muka dan daring yang bisa menunjang pelajaran.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tutur Nadiem, dilansir dari Kompas.

Nadiem juga menilai KBM jarak jauh membuktikan semua itu. Terbukti dari guru, murid, serta orang tua yang bersama-sama mencoba beradaptasi serta bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

Mantan Bos GoJek itu tak menampik KBM jarak jauh memang masih menyisakan sejumlah kekurangan yang wajib dievaluasi, dan belum semua komponen bisa memetik pembelajaran dengan baik. Hanya saja hal ini dipandangnya sebagai tantangan untuk bisa semakin diperbaiki ke depannya.

Metode Pembelajaran Jarak Jauh Akan Diterapkan Permanan

Admin 7/02/2020
Metode Pembelajaran Jarak Jauh Akan Diterapkan Permanan

BlogPendidikan.net
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, metode pembelajaran jarak jauh nantinya bisa diterapkan permanen seusai pandemi Covid-19.

Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tuturnya.

Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

"Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi," ucapnya.

"Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita," kata Nadiem.

Jadwal Tahun Ajaran Baru 2020 dan jadwal masuk sekolah akhirnya telah diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dijelaskan bahwa pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020 tetap dilaksanakan Juli 2020.

Sementara pembelajaran tatap muka akan dilakukan bertahap selang dua bulan mulai dari SMA dan SMP sederajat hingga PAUD & TK.