Showing posts with label Guru. Show all posts
Showing posts with label Guru. Show all posts

Ibu Guru di Sukabumi Lumpuh Setelah Vaksinasi ke Dua

Admin 4/29/2021
Ibu Guru di Sukabumi Lumpuh Setelah Vaksinasi ke Dua

BlogPendidikan.net
- Seorang guru di Sukabumi, Jawa Barat, bernama Susan disebut mengalami kelumpuhan usai menjalani vaksinasi Covid-19 kedua. Ia kini masih menjalani rawat jalan setelah sekitar tiga pekan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Adik Susan, Yayu mengatakan kakaknya menjalani vaksinasi dosis kedua pada 31 Maret.

"Pertama setelah divaksin itu tangannya mengeluarkan darah agak banyak, tidak berhenti. Lalu pusing, mual, lemas. Terus disuruh istirahat dulu, didudukin di kursi. Itu masih di lokasi vaksin," kata Yayu dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (29/4).

Ia mengatakan saat itu keluhan Susan tidak membaik. Kakaknya itu justru merasa sesak, penglihatannya kabur, dan tangannya kaku.

Susan pun dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu, Sukabumi. Saat itu, diagnosis dokter menyatakan bahwa Susan memiliki autoimun.

Tidak lama dirawat di RS Palabuhanratu, Susan lalu dirujuk ke RSHS Bandung. Ia dirawat selama tiga pekan di rumah sakit tersebut." Keluar tanggal 23 April. Sekarang sudah di rumah, tinggal rawat jalan saja seminggu sekali. Tapi kondisinya masih belum bisa melihat dan belum bisa jalan. Pandangan buram. Waktu di RSHS malah sempat blank pandangannya," kata dia.

Menurut Yayu, Susan tidak memiliki penyakit bawaan. Ia juga menyebut, selain pada vaksinasi kedua ini, kakaknya sempat mengalami efek usai menjalani vaksin yang pertama. Namun saat itu efek yang dirasakan hanya mual dan lemas.

"Vaksin pertama kata teteh ada efek, mual sama pusing, lemas, cuma waktu screening sebelum vaksin kata petugasnya itu efek biasa. Emang ada efek itu," kata dia.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebut bahwa peristiwa itu tengah didalami oleh Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Barat.

"Ini mungkin masih ditangani Komda KIPI Jawa Barat ya. Kita tunggu aja lebih lanjut," kata Nadia.

dikutip dari news.detik.com. Ketua Pokja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Kabupaten Sukabumi Eni Haryati melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Andi Rahman mengatakan hal itu sudah dalam penanganan oleh pihak KIPI.

"Kasusnya sudah ditangani oleh para ahli di RSHS. Apakah penyakit diderita ibu Susan berhubungan dengan vaksin atau tidak, masih dalam penelitian atau investigasi para ahli di KOMDA KIPI Jawa Barat maupun KOMNAS KIPI," ujar Eni.

Tunjangan Sertifikasi Guru PNS Sudah di Cairkan

Admin 4/28/2021

Tunjangan Sertifikasi Guru PNS Sudah di Cairkan

BlogPendidikan.net
- Anggaran sertifikasi para guru yang berada di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maros triwulan pertama yang nilainya sebesar Rp24,4 Miliar akhirnya sudah dicairkan.

Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk sertifikasi guru TK, SD, dan SMP sebesar Rp21,9 Miliar. "Sedangkan untuk kekurangan pembayaran satu bulan pada 2020 sudah kita bayarkan juga sebesar Rp2,5 Miliar,” ujarnya.

Diketahui anggaran Rp24,4 Miliar tersebut dengan rincian Rp21,9 Miliar untuk triwulan I dan Rp2,5 Miliar untuk kekurangan sertifikasi pada Desember 2020 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Takdir menjelaskan, terdapat kekurangan pembayaran pada dana sertifikasi tahun 2020. Kekurangan ini akibat dari pemotongan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Tidak terbayar satu bulan tahun lalu bukan kesalahan Pemkab Maros tapi memang ada pemotongan anggaran dari pusat, sehingga triwulan I ini ditutupi sebesar Rp2,5 Miliar. Ini untuk guru SMP yang tahun lalu terpaksa tidak dibayar selama 1 bulan,” bebernya.

Takdir merinci jumlah guru yang menerima sertifikasi sebanyak 1.832 orang dengan rincian guru TK sebanyak 99 orang, guru SD sebanyak 1210 dan guru SMP sebanyak 523 orang.

Cek Daftar Nama Guru Honorer Yang Mengikuti PPPK 2021 di Dashboard GTK

Admin 4/28/2021
Cek Daftar Nama Honorer Yang Mengikuti PPPK 2021 di Dashboard GTK

Blogpendidikan.net
 Cek Daftar Nama Honorer Yang Mengikuti PPPK 2021 di Dashboard GTK.

Seleksi PPPK 2021 memberlakukan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi para guru bila ingin mendaftar sebagai peserta seleksi PPPK. Berikut cara cek daftar nama guru honorer yang bisa mengikuti proses seleksi PPPK 2021 di Dashboard GTK.

Salah satu syaratnya adalah setiap guru yang ingin mengikuti seleksi harus memastikan bahwa data diri sudah terinput pada Aplikasi Dapodik.

Kemudian para guru diharuskan untuk melakukan verifikasi data dan validasi Ijazah pada laman Info GTK yang mana verifikasi data ini merupakan tahapan pertama dari proses seleksi PPPK.

Melalui pusat data Dashboard GTK Kemdikbud, bisa diketahui apakah nama kita terdaftar sebagai tenaga honorer atau tidak. Dashboard GTK Kemdikbud digunakan sebagai pemetaan dan memberikan gambaran tentang keadaan guru dan tenaga kependidikan di sekolah masing-masing. 

jika anda telah mengabdi dan belum terdata di Dashboard GTK Kemdikbud, mintalah operator untuk mendata anda di dapodik sesuai keadaan sekarang.

Dashboard Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menampilkan data agregat total data GTK yang bersumber dari Data Pokok Pendidikan (DAPODIK). DAPODIK merupakan sistem pendataan pendidikan online untuk pengelolaan data pendidikan nasional yang meliputi satuan pendidikanpeserta didikGuru dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan oleh unit utama (PAUDNI, DIKDAS, DIKMEN, dsb).

Data agregat GTK ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel sebagai data detailnya yang dirangkum berdasarkan wilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota). Besar harapan kami, dengan dibangunnya Dashboard GTK ini dapat memberikan gambaran umum keadaan data GTK.

Untuk Melihat Daftar Nama Tersebut Silahkan Menuju Link di bawah ini; https://referensi.data.kemdikbud.go.id/dashboardgtk/telusur.php?id=30

Cara Cek Daftar Nama Honorer Yang Mengikuti PPPK 2021 di Dashboard GTK;

1. Klik link diatas
2. Isi form sesuai Provinsi, Kab/Kota dan Bentuk Pendidikan
3. Klik tombol TAMPIL
4. Selanjutnya cari sekolah anda dengan mengklik tombol panah disudut kanan atas pada daftar tabel yang ditampilkan.
5. Klik pada kolom daftar guru "Lihat" akan ditampilkan semua daftar guru honorer sekolah anda yang terdaftar pada data dapodik yang terhubung ke pusat.
6. Jika data Bapak/Ibu Guru sudah terinput dalam Dashboard GTK, maka artinya data sudah tersimpan dalam database milik Kemendikbud dan Anda pun dapat untuk mengikuti seleksi PPPK.

Apabila data milik Bapak/Ibu Guru belum terinput pada Aplikasi Dapodik, segera minta bantuan Operator Sekolah untuk menambahkan data PTK terbaru pada Aplikasi Dapodik yang didasarkan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Demikian informasi ini tentang Cara Cek Daftar Nama Honorer Yang Mengikuti PPPK 2021 di Dashboard GTK, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikannya. Salam pendiidikan.

Gaji dan Tunjangan Guru di Indonesia Lebih Besar dan Lampaui Finlandia, Bagaimana Kualitas Siswa?

Admin 4/25/2021
Gaji dan Tunjangan Guru di Indonesia Lebih Besar dan Lampaui Finlandia, Bagaimana Kualitas Siswa?

BlogPendidikan.net
- Gaji dan Tunjangan Guru di Indonesia Lebih Besar dan Lampaui Finlandia, Bagaimana Kualitas Siswa?

Menurut pengamat dan praktisi pendidikan Muhammad Nur Rizal, 86% gaji dan tunjangan guru menguasai alokasi anggaran pemerintah. Bahkan beberapa daerah ada yang mencapai 94% untuk kesejahteraan guru. Infrastruktur, kata Nur Rizal, hanya dialokasikan 5%, 3% operasional, 1% pelatihan guru. Sisanya beasiswa dan nongaji lainnya.

Bila dibandingkan dengan negara tetangga, lanjut Nur Rizal, gaji dan tunjangan guru Indonesia jauh berada di atas. Dia mencontohkan Vietnam akokasi pendapatan guru hanya 42%. Sedangkan Finlandia 55% saja dibanding Indonesia.

“Tetapi kualitas murid negara tetangga ini berdasarkan tes PISA jauh di atas rerata Indonesia,” ungkap Nur Rizal dalam diskusi daring. 

Seharusnya, lanjut founder Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) ini, kualitas siswa Indonesia jauh di atas Vietnam dan Finland. Logikanya, makin sejahtera guru, harus berbanding lurus dengan peningkatan mutu pendidikan.

Berdasarkan hasil survei service delivery indicator bank dunia menyebutkan nilai bahasa, matematika dan pedagogi guru-guru Indonesia skornya 40. Sedangkan bahasa dan matematika skor 63. 

“Dari data tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas guru di Indonesia merupakan hal krusial karena alokasi gaji yang tinggi,” katanya.

Uniknya, lanjut Nur Rizal, jumlah kekurangan guru di Indonesia terus meningkat sejak moratorium PNS guru diberlakukan mulai 2005. Setiap tahun jumlah guru pensiun berkisar 70-80 ribu. 

Di mana jumlahnya mencapai sekitar 1,025 juta di tahun 2020 dan akan terus meningkat hingga 1,33 juta di 2024. Padahal kata Nur Rizal, ratio guru dan siswa Indonesia 1:16. 

Sedangkan standar Bank Dunia 1:21. Itu artinya ada kelebihan jumlah guru di Indonesia. Kondisi tersebut menurut dosen di Universitas Gajah Mada (UGM) ini harus segera dibenahi. 

Jangan sampai jumlah guru makin banyak, gaji dan tunjangan tinggi tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan mutu pendidikan. 

Risma Mengusulkan Guru Honorer Yang Tewas Ditembak di Papua Jadi PNS

Admin 4/21/2021
Risma Mengusulkan Guru Honorer Yang Tewas Ditembak di Papua Jadi PNS

BlogPendidikan.net
- Menteri Sosial Tri Rismaharini bakal mengusulkan Oktovianus Rayo dan Yonatan Renden, guru honorer yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Iya nanti kita akan usulkan, karena itu bukan kewenangan kami. Nanti kita usulkan di Kementerian Pendidikan ya," kata Risma di Balai Besar Pendidikan Kesejahteraan Sosial.

Oktavianus Rayo merupakan warga Sulawesi Selatan. Istri almarhum, Natalia Pamean juga masih berstatus guru honorer SMP Negeri 1 Beoga selama 11 tahun. 

Risma mengatakan para guru tersebut telah ikhlas mengajar di tempat terpencil Papua. Menurutnya, pemerintah pusat juga sudah menggelontorkan anggaran untuk pembangunan di Bumi Cendrawasih.

"Termasuk guru-guru ini mereka ikhlas mengajar meski di daerah terpencil," ujarnya.

Natalia Pamean, istri Oktavianus mengatakan sang suami sudah mengajar di SD Inpres Kelmabet Jambul selama 6 tahun. Mereka sendiri telah tinggal di Distrik Beoga sekitar 11 tahun.

Natalia yang juga mengajar di SMP Negeri 1 Beoga berharap pemerintah dapat memberikan jaminan pendidikan ke lima anaknya, termasuk mengangkat dirinya sebagai guru PNS.

"Harapan saya kepada pemerintah supaya dapat menjamin masa depan anak-anak saya. Kalau bisa saya di PNS kan, sehingga saya sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah," kata Natalia.

Ernes P: Guru Lebih Baik Dirumahkan, Daripada Dimakamkan

Admin 4/20/2021
Ernes P: Guru Lebih Baik Dirumahkan, Daripada Dimakamkan

BlogPendidikan.net
- Ernest Prakasa ikut berduka cita atas berita meninggalnya guru di salah satu SMA. Ia turut mengkritik Pemerintah Indonesia terkait penanganan pandemi virus corona. Melalui akun Twitternya, Ernest membagikan sebuah berita tentang 3 guru wafat setelah positif Covid-19. Ketiganya merupakan guru SMAN 1 Gondang Sragen.

Ernest hanya bisa berharap pemerintah segera sadar dan mengambil kebijakan yang benar. Menurutnya, lebih baik guru dan siswa dirumahkan selama pandemi daripada memaksa pembukaan sekolah tatap muka.

Ernest menilai sekolah tatap muka di tengah pandemi virus corona sangat berbahaya. Bahkan, hal itu berpotensi membahayakan keselamatan murid dan guru.

"Turut berdukacita, semoga pemerintah segera tersadarkan," cuit Ernest di akun Twitter miliknya seperti dikutip dari BeritaHits.Id.

"Siswa dan guru yang dirumahkan lebih baik daripada siswa dan guru yang dimakamkan. 3 Guru Wafat Positif Corona, SMAN 1 Gondang Sragen Lockdown," tutupnya.

Kritikan tajam Ernest itu langsung banjir komentar dari warganet. Sebagian warganet mendukung pernyataan Ernest agar sekolah tetap dilakukan secara online, sedangkan yang lainnya setuju jika sekolah dibuka kembali secara tatap muka.

"Kemarin ada polling dari IG nya direktorat SMA dan kebanyakan pada setuju kalau sekolah dibuka kembali. Apa mereka nggak mikir bahayanya kek gimana ya kalau dalam waktu dekat sekolah dibuka. Padahal kasus-kasus kaya di artikel ini tuh udah banyak," kata warganet.

"Pendapat aja ya, sekolah online tapi muridnya malah pada ke mall, main sana sini mbak, jadinya mereka itu menganggap sekolah online kek libur. Nah kalau offline kasus masih banyak, kalau online malah pada main ke mall mall. Semoga ada solusi terbaik," timpal yang lain.

"Setuju banget ka! Pagi ini nganter ibu ke sekolah buat ngajar tatap muka lagi setelah setahun. Guru-guru terutama ibu belum vaksin padahal guru-guru di sekolah lain udah dan rasanya campur aduk. Cuma bisa doain aja biar lancar," komen warganet.

"Semoga ada jalan terbaik di pendidikan saat ini, dan gak ada korban korban sedih sekali membaca berita yang seperti ini," ungkap warganet lainnya.

"Offline masih belum efektif, pembelajaran online juga tidak efektif. Risiko yang lebih kecil itu pembelajaran online, tapi buruknya siswa nggak bisa bersosialisasi secara fisik. Syukurnya perkembangan gawai udah pesat," tambah warganet.

Inilah Keistimewaan Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Meski Gaji Tak Seberapa

Admin 4/18/2021

Blogpendidikan.netInilah Keistimewaan Guru Honorer Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Meski Gaji Tak Seberapa.

Dulu profesi guru sangat di anggap remeh dan dinilai pekerjaan yang upahnya lebih minim dibanding pekerjaan lainnya, namun zaman terus berkembang dan menjadikan profesi guru lebih mulia dari pekerjaan lainnya. Menjadi seorang guru sangatlah mudah, tetapi akan sangat sulit jika melaksanakan pekerjaanya tidak dengan keikhlasan dan mencintai profesinya.

Sekecil-kecilnya hasil yang dicapai, perjuangan dalam bekerja selalu berharga. Apalagi kalau pekerjaan itu berharga dan membahagiakan banyak orang, bukan hanya dirimu. Sekarang kamu adalah seorang guru honorer dengan penghasilan tak seberapa, tapi perjuanganmu yang istimewa ini perlu kamu syukuri. Dan selama pekerjaan ini kamu senangi dan cita-citakan maka berbahagialah dan bertahan sekuat tenaga. Lihat, siapa yang tak bangga kepadamu, orang-orang yang dengan ikhlas berbagi ilmu. Sejatinya kamu pahlawan tanpa tanda jasa sesungguhnya.

Walaupun kadang rasa menyerah itu datang, namun hati berkata lain, ini tanggung jawab saya, ini profesi saya, mereka adalah anak-anak saya. Namun dibalik itu kami GURU HONORER yang masih bertahan sampei saat ini memiliki keistimewaan yang patut di apresiasikan dan di banggakan.

Inilah Keistimewaan Guru Honorer Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Meski Gaji Tak Seberapa

1. Ikhlas berbagi ilmu tanpa pernah terlintas meninggalkan mereka, padahal status kerjanya belum tetap

Sekarang ilmu yang kamu dapat selama masa kuliah dan merantau itu sedang diuji. Selain itu ilmu dan pengalaman yang kamu dapat tanpa pelit kamu sampaikan kepada mereka, murid-muridmu. Apa iya, kamu tega meninggalkan mereka yang sedang butuh banyak sekali cerita menarik darimu.

2. Meski gaji tak seberapa besarnya, kamu tetap rela lembur mengoreksi lembar ujian sampai mengisi rapor anak muridmu

Repornya saat UAS datang, kamu perlu siapkan waktu dan tenaga setiap malam untuk mengoreksi semua jawaban siswa. Kalau pun harus beristirahat pasti pikiranmu tak tenang, seperti haus untuk menyelesaikan lemburan tapi kadang badan juga tak bersahabat. Ajaibnya, kamu tetap mengerjakannya dengan ikhlas.

3. Demi ilmu yang bermanfaat untuk muridmu, dengan bangga kamu siapkan materi-materi belajar yang lebih seru

Sebagai seorang pendidik, kamu merasa ada yang kurang dalam strategi pembelajaran, kurang segar dan kurang seru. Dengan meluangkan banyak waktu setiap hari kamu siapkan dan rencakan dengan matang materi baru yang lebih seru dan mudah diserap oleh muridmu. Betapa kamu sungguh memberi mereka sebuah kebaikan, kamu harus tahu itu. Tak sia-sia.

4. Merasa gajimu belum cukup, kamu pun banting tulang kerja sambilan demi memenuhi kebutuhan hidup

Apa yang kamu dapatkan di awal bulan memang tak sebanding dengan semua usahamu, kamu hanya bisa menerimanya dengan lapang dada. Tapi semakin hari semakin banyak kebutuhan yang harus segera diladeni, kamu pun rela banting tulang cari tambahan pemasukan dengan bekerja sambilan. Kamu luar biasa semangatnya, semoga apa yang kamu terima akan bertambah berkahnya.

5. Kadang malu dan khawatir orangtua kecewa dengan pencapaian ini, tapi kamu selalu percaya semua pekerjaan selalu berharga

Doa dan cita-cita orangtua yang begitu besar membawamu pada kekhawatiran, tak apa itu manusiawai. Apa yang kamu lakukan sekarang pasti membuat orangtuamu bangga. Mereka tak semata-mata mengharap materi berlebih, mereka sangat bersyukur atas apa yang telah kamu perjuangkan. Menjadi guru dan bisa berbagi ilmu yang bermanfaat sesama manusia pastinya membuat orangtuamu bangga.

6. Sampai akhirnya kamu tak memikirkan gaji. Senyum dan tawa dari muridmu yang manis menghapuskan kelelahanmu

Semua waktu yang dihabiskan untuk mereka kadang membuatmu terpojok dengan segala kelelahan. Tapi senyum mereka selalu bisa membangkitkanmu. Sampai pada akhirnya keuntungan materi bukan lagi yang utama, tapi berbagi ilmu yang bermanfaat jadi nomor satu. Kamu ikhlas dan sabar akan semua hal dan semua orang nantinya menyukaimu.

7. Tenang, semua ilmu yang kamu berikan dengan jerih payah itu niscaya bermanfaat dan akan terkenang sepanjang masa

Jangan bertanya, apa yang sudah kamu dapatkan hari ini? Tetapi pertanyaan yang lebih tepat kamu tanyakan kepada dirimu adalah apa yang sudah kamu bagikan kepada orang? Ilmu yang bermanfaat tak akan pernah terputus kebaikannya di dunia, ini selayaknya doa yang paling indah yang pernah diucapkan manusia. Panjang umur kebaikan, semoga kamu diberikan semua hal baik dari yang memberi hidup.

Jangan menyerah walaupun kamu seorang guru honorer karna jasa kalian tidak akan pernah terbalaskan, oleh anak didik kalian kelak, yang sudah membuat mereka berhasil dan sukses karna jasamu. Trus bagikan ilmumu karena upah yang lebih besara ada pada-Nya. Amin.

Jadwal Pelaksanaan dan Alur PPG Dalam Jabatan Tahun 2021

Admin 4/15/2021
BlogPendidikan.net - Berikut informasi tentang Jadwal dan Alur PPG dalam jabatan tahun 2021 sebagai berikut:

Jadwal dan Alur PPG Dalam Jabatan Tahun 2021

Alur PPG dalam jabatan tahun 2021 yang harus anda ketahui:

Beginilah Rasanya Jika Pasanganmu Seorang Guru, Maka Beruntunglah Anda

Admin 4/15/2021
Beginilah Rasanya Jika Pasanganmu Seorang Guru, Maka Beruntunglah Anda

BlogPendidikan.net - Beginilah Rasanya Jika Pasanganmu Seorang Guru, Maka Beruntunglah Anda.

Dalam dunia percintaan, kita pasti pernah mendengar beberapa istilah cinta. Dari cinta monyet sampai cinta lokasi. Baik yang KKN, maupun kamu yang sekarang sudah bekerja, pasti pernah yang ngalamin namanya cinta lokasi. Karyawan pacaran sama karyawan, dokter sama dokter, dan artis sama artis itu udah biasa.

Namun tetap saja yang namanya cinta tak mengenal batas waktu dan tempat. Tak terkecuali profesi. Mungkin kamu adalah seorang mahasiswa, dan pacarmu sudah lulus duluan, kemudian mengajar di sebuah sekolah. Inilah hidupmu pasanganmu seorang guru.

1. Meski gak terlihat sangar seperti anggota militer, seorang guru jelas memiliki sifat disiplin tinggi.

Dia terbiasa hidup serba teratur demi produktifitasnya di tempat kerja. Pencapaiannya sebagai pendidik gak akan diraih tanpa disiplin.

2. Pasanganmu yang berprofesi sebagai guru memiliki gaya berpikir yang lebih dewasa dan bijak, Bagaimana tidak?

Dia harus berhadapan dengan anak-anak SD yang masih suka ribut, atau bahkan anak usia remaja yang masih labil. Dari situ sang pacar akan belajar bagaimana caranya mengelola emosi dan menjadi lebih bijak.

3. Dia akan mengajarkanmu soal keikhlasan dan arti pengorbanan.

Gaji memang tak sementereng mereka yang bekerja sebagai manager atau direktur di perusahaan-perusahaan besar. Namun guru bahagia melakoni peran pendidik sebagai panggilan jiwa. Karena memang tujuan utamanya bukan materi, perhatiannya terpusat pada peserta didik. 

Pahlawan tanpa tanda jasa memang cocok disematkan kepada guru.

4. Guru adalah orang-orang yang sederhana, humble dan gak neko-neko dalam berpenampilan.

Si dia jarang sekali atau bahkan tak pernah peduli dengan pakaian maupun asesoris model terbaru. Karena kesederhanaan telah tertanam dalam dirinya dan kesederhanaan pula yang membuat dirinya menonjol.

5. Guru yang baik akan senantiasa sabar tak peduli betapa rewelnya anak didiknya. Dengan anak orang aja sabar, apalagi dengan anak sendiri.

Sabar adalah satu kata yang pantas untuk disematkan pada guru. Jika ada guru yang tega melakukan kekerasan kepada anak didik yang masih lugu, pastilah dia bukan seorang guru yang baik. Meski murid-murid libur, tapi guru bakal tetep masuk.

6. Kalau dia enggan dilihat muridnya di luar sekolah, kamu nggak bisa sembarangan memilih tempat kencan.

Kamu nggak ingin kan kepergok sama murid-murid pasanganmu itu? Sebisa mungkin cari tempat kencan yang nggak biasa, dan jarang dijadikan tempat nongkrong anak-anak sekolah.

7. Kamu harus sabar kalau disangka sebagai ‘Pak/Bu Guru’ oleh murid-muridnya…

Ya begitulah, meski kamu nggak berprofesi sebagai guru, biasanya anak kecil suka menganggap bahwa pasangan Bu Guru itu pasti Pak Guru. Padahal skripsi aja baru bab 1

8. Kamu kudu siap bangun pagi karena mesti anter dia berangkat sekolah, termasuk pada hari Sabtu.

Buahahaha! Kamu yang biasa anter cewekmu ke sekolah tempatnya mengajar dengan pakaian seadanya. Maklum, bangun tidur cuy! Jadi belum sempet mandi, apalagi dandan. Gosok gigi aja belum.

9. Jika kamu punya pasangan seorang guru, biasanya orangtuamu bakal mudah “jatuh cinta” dengan si dia.

Jika kamu mencoba mengenalkan pasanganmu itu ke kedua orangtuamu, mungkin mereka akan langsung tertarik. Karena orang tua kamu berpikir, mereka yang berprofesi sebagai guru adalah orang-orang yang terpelajar, sabar, dan memiliki masa depan cerah. Ya, menantu idamanlah.

10. Doi mudah dekat dengan anak-anak, termasuk dengan adik, sepupu, atau keponakan kamu.

Dalam kesehariannya, guru dituntut untuk bisa akrab dan dekat dengan anak-anak. Jadi bisa dipastikan pacarmu yang berprofesi sebagai guru bakalan mudah akrab dengan sepupu-sepupumu, dan keponakan-keponakanmu.

11. Kamu gak akan menemukan malam minggu yang membosankan, karena kekasihmu bisa menciptakan kegiatan-kegiatan yang nggak biasa.

Dia terbiasa hidup serba teratur demi produktifitasnyadi tempat kerja. Pencapaiannya sebagai pendidik gak akan diraih tanpa disiplin.

Itu karena guru itu kreatif! Dia akan membuat malam minggumu menjadi tak biasa. Setidaknya, kamu juga bakal ikutan sibuk merecoki tugas-tugas dia, maupun membantu membuat alat peraga untuk keperluan belajar mengajar. Kreatif kan? Daripada ngeluarin duit buat makan atau nonton yang udah biasa banget, mending bikin prakarya.

Siapkan Berkas, Berikut Jadwal Pendaftaran dan Rincian Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2021

Admin 4/15/2021
Siapkan Berkas, Berikut Jadwal Pendaftaran dan Rincian Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2021

BlogPendidikan.net
- Siapkan Berkas, Berikut Jadwal Pendaftaran dan Rincian Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2021.

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kabarnya akan dimulai pada Mei-Juni 2021. Kendati demikian, hingga kini pemerintah masih belum menetapkan secara pasti tanggal pembukaan pendaftaran tersebut.

Tahun ini untuk penerimaan CPNS memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Menteri PANRB Tjahjo Kumolo memaparkan bahwa pemerintah kali ini menyediakan 1.275.387 untuk kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) baik di pemerintah pusat maupun daerah.

Kebutuhan ASN kali ini memang untuk mengisi jabatan instansi yang kosong. Menurut data yang tertera per 7 April 2021, ada beberapa jumlah penetapan formasi dari 56 kementerian dan Lembaga disusun dengan formasi daerah seperti yang terurai di bawah ini:

1. Sejumlah penetapan formasi dari 56 kementerian dan lembaga kiranya berjumlah 69.684. Jumlah tersebut meliputi 61.129 formasi kementerian dan lembaga dan 8.555 penetapan formasi melalui sekolah dinas.

2. Sementara untuk penetapan formasi daerah terdapat 652.803 yang dirinci sebagai berikut:

* 139.443 formasi dari 34 pemerintah provinsi terdiri dari: 128.656 guru dan 10.787 non-guru.
* 513.360 formasi dari 504 pemerintah kabupaten dan kota terdiri dari: 418.370 guru dan 94.990 formasi non-guru.

Bila dilihat kembali, kebutuhan ASN untuk Instansi pemerintah pusat sebanyak 83.669 orang dan Instansi di daerah sebanyak 1.191.718 orang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menambahkan, seleksi ASN pada tahun ini akan difokuskan untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis.

"Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PANRB, agar memperbanyak tenaga teknis yang bisa langsung terjun ke masyarakat dalam rangka mengurangi ASN yang melaksanakan tugas administrasi," sambung Tjahjo.

Di sisi lain, pemerinta juga memberi peluang untuk tenaga pendidik atau guru honorer agar mereka bisa mendaftarkan diri melalui program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)

Bila dilihat dari rencana penetapan guru melalui jalur PPPK ini, pemerintah memberikan lowongan sejumlah 547.026 formasi yang meliputi tingkat pemprov di pemkab maupun pemkot.

Sementara untuk formasi PPPK non-guru yang bertempat di daerah ditetapkan sebanyak 21.495 formasi. Sedangkan gambaran untuk CPNS di tingkat daerah, sejauh ini ditetapkan 84.282 formasi.

Untuk formasi terbanyak di pemerintah pusat adalah sebagai berikut:

* Dosen
* Penjaga Tahanan
* Penyuluh KB
* Analis Perkara Peradilan
* Pemeriksa
* Perawat
* Analis Hukum Pertahanan
* Jaksa
* Dokter
* Statistisi
* Pranata Komputer
* Pranata Barang Bukti
* Pengawas Farmasi dan Makanan
* Penyuluh Perikanan dan Perencana.

Sementara di pemerintah provinsi, ada jabatan guru, jabatan tenaga kesehatan dan jabatan teknis. Adapun rinciannya sebagai berikut:

* Jabatan guru meliputi guru BK, guru TIK, guru matematika, guru seni budaya dan guru Bahasa Indonesia.

* Jabatan tenaga kesehatan meliputi perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis dan paoteker.

* Jabatan teknis terdiri dari pranata komputer, polisi kehutanan, pengawas benih tanaman, pengelola keuangan dan pengelola pengadaan barang/jasa.

Untuk alokasi penerimaan CASN di pemerintah kabupaten/kota terdiri dari:

* Jabatan guru meliputi guru kelas, guru penjaskes, guru BK, guru TIK dan guru seni budaya.
* Jabatan tenaga kesehatan terdir perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis dan paoteker.
* Jabatan teknis terdiri dari pranata komputer, polisi kehutanan, pengawas benih tanaman, pengelola keuangan dan pengelola pengadaan barang/jasa.

Pendaftaran PPPK 2021 direncanakan berlangsung sejak bulan Mei hingga Juni 2021. 

Agenda rekrutmen tersebut kemudian dilanjutkan dengan seleksi PPPK tahap 1 yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.

Setelah lulus, mereka langsung diproses, diumumkan, kemudian dilakukan pemberkasan dan penetapan NIP-nya oleh BKN.

Tahap kedua seleksi PPPK dilaksanakan setelah tahap pertama selesai. Seleksi ini akan digelar sebanyak tiga kali.

Dengan begitu, pendaftar formasi PPPK guru memiliki kesempatan mengikuti tes sampai 3 kali. Sementara, untuk CPNS 2021 direncanakan bulan Mei-Juni 2021.