Showing posts with label Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Sekolah. Show all posts

Sekolah Dilarang Meminta Tanda Tangan Orang Tua Surat Pernyataan Bersedia Menanggung Resiko Vaksin Anak

Sekolah Dilarang Meminta TandaTangan Orang Tua Surat Pernyataan Bersedia Menanggung Resiko Vaksin Anak

BlogPendidikan.net
- Presiden Joko Widodo melarang sekolah meminta orang tua murid menandatangani surat pernyataan bersedia menanggung risiko vaksinasi anak. Perintah Jokowi itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo.

Menurut Abraham, KSP menerima sejumlah aduan dari masyarakat soal surat tersebut. Aduan itu pun telah disampaikan ke Jokowi dalam rapat terbatas, Minggu (16/1).

"Presiden memerintahkan jangan ada lagi sekolah yang meminta tanda tangan orang tua/wali murid yang menyatakan sekolah tidak bertanggung jawab bila terjadi hal-hal tertentu akibat vaksin anak," kata Abraham dalam keterangan tertulis, Senin (17/1).

Abraham menjelaskan seluruh kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) adalah tanggung jawab negara. Negara pun menanggung seluruh biaya yang diperlukan jika warga negara mengalami KIPI.

Dia meminta orang tua siswa tidak khawatir. Hingga saat ini, Komisi Nasional KIPI belum ada laporan gejala pascavaksin yang berujung kematian.

"Bila ada temuan, orang tua/wali diharapkan melapor ke puskesmas atau RS terdekat," ujar Abraham

Sebelumnya, pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk 26,5 juta anak usia 6-11 tahun. Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk anak rampung pada Maret 2022.

Sumber : cnnindonesia.com

Contoh Format Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM Terbaas) Semester Genap

Contoh Format Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM Terbaas) Semester Genap

BlogPendidikan.net 
- Beberapa daerah saat ini tengah mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka terbatas pada semester genap tahun 2022, dan tentunya harus berpedoman pada SKB 4 Menteri yang telah diperbaharui dan diterbitkan pada Desember Tahun 2021. 

Pembukaan sekolah dilakukan dengan sangat ketat sesuai prosedur kesehatan Covid-19 di sekolah, guna menghindari terjadinya klaster penyebaran virus di lingkungan sekolah.

Sekolah bersama dewan guru merancang jadwal pembelajaran tatap muka terbatas berdasarkan kesepakatan atau edaran yang telah di keluarkan oleh Pemda dalam hal ini panduan pembelajaran tatap muka terbatas.

Jadwal pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi COVID-19 menerapkan aturan bagi setiap warga satuan pendidikan untuk mengatur pola jadwal pembelajaran tiap kelas. 

Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan massa yang dapat mengakibatkan kerumunan. Aturan menjaga jarak diutamakan dengan mengatur alur masuk dan keluar kelas.

Memperhatikan tercapainya tujuan pembelajaran, guru diharapkan mampu menyusun jadwal pembelajaran kelas atau mata pelajaran yang diampunya dengan tahapan-tahapan berikut :

1. Memastikan kesiapan protokol kesehatan di ruang kelas, terutama pengaturan tempat duduk dengan jarak 1,5 meter di antara setiap peserta didik serta protokol kesehatan yang harus dipenuhi di kelas.

2. Menyusun kelompok belajar per kelas dengan komposisi yang sesuai dengan jenjang kelas yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan. Jumlah peserta kelompok belajar disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan yaitu maksimal 18 peserta didik dalam satu ruang kelas.

3. Menentukan durasi waktu sesi PTM Terbatas sesuai dengan jenjang kelas yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan untuk mengurangi risiko penularan.

4. Menyusun jadwal PTM Terbatas sesuai dengan aturan jumlah PTM Terbatas setiap minggu yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan. Guru memastikan alur masuk dan pulang antar kelompok belajar tidak menyebabkan kerumunan.

5. Menentukan durasi sesi PJJ sesuai dengan jenjang kelas yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan; menyusun jadwal PJJ sesuai dengan aturan jumlah PTM setiap minggu yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan.

7. Memetakan mata pelajaran pada sesi PTM Terbatas dan PJJ.

8. Menuliskan daftar nama peserta didik per kelompok belajar yang sudah ditentukan di setiap kelas.

9. Mengomunikasikan jadwal dan kebutuhan pembelajaran kelas atau mata pelajaran pada orang tua sehingga orang tua dapat mempersiapkan peserta didik secara fisik dan psikologis.

Berikut ini BlogPendidikan.net akan berbagi tentang Contoh Format Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM Terbaas) Semester Genap. Jadwal ini hanya sebagai referensi saja sebagai acuan penyusunan jadwal di sekolah Anda.

Berikut Contoh Format Jadwal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM Terbaas) Semester Genap >>> LIHAT DISINI

Daftar Perangkat Administrasi Guru Kelas Lengkap Untuk Jenjang SD/MI

Daftar Administrasi Kelas Guru Lengkap Untuk Jenjang DD/MI

Administrasi guru memang bermacam-macam, antara lain : administrasi  diri  (untuk guru sendiri), admnistrasi kelas (untuk  kelas), dan administrasi  sekolah  (untuk  kantor sekolah). Secara umum, kita sebut saja administrasi guru. Administrasi guru dapat  dimengerti sebagai seperangkat kegiatan atau tindakan yang harus diketahui dan dimiliki oleh seorang guru atau calon guru yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran sehingga ketika kegiatan pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien maka guru dan siswa mendapatkan isi pesan pembelajaran.

Secara umum, administrasi guru ada 20 jenis yang meliputi: (1) Kalender  Pendidikan, (2) Program Semester (PROMES), (3) Program Tahunan (PROTA), (4) Silbus, (5) Analisis SK/KD, (6) Prosedur Penilaian, (7) RPP, (8) KKM, (9)  Jurnal/Agenda Guru, (10) Buku Presensi, (11) Daftar Nilai, (12) Buku Pegangan  (Buku Paket, modul, dan LKS), (13) Bahan Ajar, (14) Kisi-kisi  Soal, (15) Kartu  Soal, (16) Analisis Hasil Ulangan, (17) Program Remidial, (18) Program  Pengayayaan, (19) Kumpulan Soal/Bank Soal, dan (20) Penelitian Tindakan Kelas (PTK). 

Lebih lanjut, administrasi guru dapat berupa: uraian tugas dan kewajiban guru,  tata tertib kelas/sekolah, data siswa, data orang tua siswa, jadwal pelajaran dan alokasi waktu pelajaran, pembagian kelompok belajar, kalender pendidikan, hari efektif belajar, menghitung jam belajar efektif semester ganjil, menghitung jam belajar efektif semester genap, daftar umur siswa menurut bulan lahir, daftar  jumlah siswa menurut tahun lahir, 

Daftra berat dan tinggi badan siswa, daftar riwayat kesehatan siswa, denah tempat duduk siswa, data bakat dan minat siswa pada bidang seni budaya dan  olah raga, data kegiatan ekstrakurikuler, data rekapitulasi jumlah siswa, data  prestasi yang dicapai siswa, daftar riwayat kelakuan siswa, data kegiatan studi tour, data pekerjaan orang tua, daftar inventaris kelas, buku tamu kelas, buku tamu sekolah, data buku pegangan guru, data buku paket, bukti pemeriksaan administrasi kelas, rekapitulasi presensi siswa tiap semester, data bimbingan, data konsultasi/kunjungan guru ke orang tua siswa, hasil rata-rata/pencapaian target dan taraf serap ulangan tengah/akhir semester,.

Selanjutnya rekapitulasi nilai rapor per semester, data beasiswa dan pembagian bantuan dana, daftar pengambilan SKHUN dan ijazah, daftar mutasi siswa, grafik presensi siswa, grafik pencapaian target kurikulum, grafik taraf belajar siswa per mata pelajaran, grafik agama yang dianut siswa, analisa evaluasi belajar, program remidial, program perbaikan, program pengayaan,    rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), KKM, silabus, pemetaan SK dan KD, program semester, program tahunan, pelaksanaan program bimbingan, kisi-kisi  penulisan soal, pedoman penskoran, kartu soal pilihan ganda, kartu soal uraian teori dan praktik, jadwal tematik, dan lain-lain. 

Untuk lebih lengkap dan jelas. Berikut daftar administrasi guru Untuk Jenjang Sekolah Dasar (SD) >>> DISINI 

7 Jenis dalam Menentukan Media Pembelajaran Yang Menarik dan Ekonomis

Menentukan Media Pembelajaran Yang Menarik dan Ekonomis, Ini 7 Jenisnya

BlogPendidikan.net
- Media pembelajaran merupakan alat bantu bagi guru untuk menunjang proses pembelajaran di kelas. Tuntasnya suatu proses pembelajaran tentunta didukung dengan sarana atau media pembelajaran yang tepat dan menarik bagi siswa, yang mudah diaplikasikan dan di pahami guna mencapai tujuan suatu proses pembelajaran. 

Guru memilih media pembelajaran harus berdasarkan karakter dan pola materi yang akan diajarkan, media yang tepat berdasarkan karakter materi akan memudahkan guru dalam mengajar dan mencapai hasil yang memuaskan pada saat evaluasi dan penilaian. Media pembelajaran ini sangatlah penting. 

Guru jangan hanya mengandalkan penjelasan dengan berbicara menjelaskan tanpa henti, sesekali buatlah media pembelajaran yang menarik agar kejenuhan siswa bisa teratasi dan tentunya mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.


I Nyoman Sudana Degeng (1993) menyatakan bahwa ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan guru/pendidik dalam membuat media pembelajaran, yaitu: 

1. Tujuan instruksional
2. Keefektifan
3. Siswa
4. Ketersediaan
5. Biaya pengadaan
6. Kualitas teknis

Dalam pembuatan media hal-hal yang harus diperhatikan adalah tujuan pembelajaran, keefektifan media, kemampuan peserta didik, ketersediaan sarana dan prasarana, kualitas media, biaya, fleksibilitas, dan kemampuan menggunakannya serta alokasi waktu yang tersedia.

Untuk memilih dan menentukan media pembelajaran yang tepat, menarik dan ekonomis bagi siswa, berikut 7 jenisnya :

1. Flipchart

Flipchart adalah lembaran-lembaran kertas menyerupai kalender berukuran 50X75 cm, atau ukuran yang lebih kecil 21X28 cm sebagai flipbook yang disusun dalam urutan yang diikat pada bagian atasnya. Flipchart dapat digunakan sebagai media penyampai pesan pembelajaran. 

2. Flash Card

Flashcard adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang berukuran 25X30cm. Gambar-gambarnya dibuat menggunakan tangan atau foto, atau memanfaatkan gambar/foto yang sudah ada yang ditempelkan pada lembaran-lembaran flashcard. Gambar-gambar pada flashcard merupakan rangkaian pesan yang disajikan dengan keterangan setiap gambar yang dicantumkan pada bagian belakangnya. Flashcard hanya cocok untuk kelompok kecil siswa tidak lebih dari 30 orang siswa. Kelebihan flashcard antara lain mudah dibawa, praktis, gampang diingat, menyenangkan.


3. Flanelgraf Flanelgraf

Media pembelajaran yang berupa guntingan-guntingan gambar atau tulisan yang pada bagian belakangnya dilapisi ampelas. Guntingan gambar tersebut ditempelkan pada papan yang dilapisi flanel yang berbulu sehingga melekat. Ukuran papan flanel adalah 50X75 cm, dipergunakan untuk pembelajaran kelompok kecil 30 orang. Kelebihan Flanelgraf antara lain gambar-gambar yang moveable dapat menarik perhatian siswa, siswa dapat berperan aktif untuk memindahkan objek gambar yang ditempelkan, pembelajaran dapat disetting sesuai dengan kebutuhan yaitu individual maupun secara kelompok. Dalam setting kelompok siswa bekerja sama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru, menyusun gambar atau objek tiga dimensi yang ditempelkan pada papan flanel.

4. Bulletin board

Bulletin board adalah papan yang khusus digunakan untuk mempertunjukkan contoh-contoh pekerjaan siswa, gambar, bagan, poster, dan objek dalam bentuk tiga dimensi. Pada umumnya Bulletin board berukuran 160X80 cm. Kelebihan bulletin board antara lain dapat menciptakan minat belajar, dan minat berkarya pada diri siswa, mempersatukan semangat kelas dengan membangkitkan rasa memiliki bersama dan tanggung jawab bersama, mendorong siswa untuk berkarya dan menciptakan produk, berinisiatif memecahkan masalah dan sebagai sarana berkompetisi. Antara kelas dalam satu sekolah akan saling berlomba untuk menunjukkan hasil yang terbaik yang disajikan dalam Bulletin board. Hal ini bernilai positif karena siswa akan berlomba untuk menjadi yang terbaik. 

5. Media dari barang bekas

Dalam pembelajaran media apapun dapat digunakan termasuk barang-barang bekas. Selain murah barang bekas juga mudah didapatkan seperti Koran bekas, botol bekas, kertas bekas, plastik bekas dan lain-lain. Misalnya dalam pembelajaran ekternalitas kita dapat menggunakan kertas dan Koran bekas yang dianggap sebagai sampah di mana hal itu mengakibatkan ekternalitas bagi orang lain. Kertas bekas dapat dipergunakan dalam pembelajaran produktivitas dengan membuat buku atau produk lain dengan bahan kertas bekas atau dalam pembelajaran marginalism dengan membuat produk dari bahan bekas kemudian tenaga kerjanya ditambah secara terus-menerus sementara faktor yang lain tetap. 

6. Multi media dengan powerpoint

Powerpoint salah satu software yang dirancang khusus untuk mampu menampilkan program multimedia dengan menarik, mudah dalam pembuatan, mudah dalam penggunaan dan relatif murah, karena tidak membutuhkan bahan baku selain alat untuk penyimpanan data (data storage). Kelebihan Power point antara lain: dapat menyajikan teks, gambar, film, sound efek, lagu, grafik, dan animasi sehingga menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat, mudah direvisi, mudah disimpan dan efisien, dapat dipakai berulang-ulang, dapat diperbanyak dalam waktu singkat dan tanpa biaya, dapat dikoneksikan dengan internet.


7. Penggunaan Musik dalam Media Pembelajaran

Dengan multi media powerpoint sangat mungkin untuk memasukkan unsur musik dalam media pembelajaran. Musik berfungsi untuk menimbulkan suasana yang memudahkan siswa mencerna informasi. Musik juga menimbulkan ketertarikan siswa, mengurangi kebosanan. dan mempengaruhi kejiwaan pendengarnya, jika sajian informasi lebih bersifat ajakan persuasif maka diperlukan musik dengan bit yang cepat dan semangat. Sebaliknya jika pesan bertema kesedihan dan musik yang ditampilkan bernada ceria maka akan menimbulkan kejanggalan. Dengan demikian diperlukan pemilihan musik yang sesuai.

Itu dia penjelasan mengenai bagaimana menentukan dan memilih media pembelajaran yang tepat, menarik dan ekonomis, semoga 7 jenis media pembelajaran diatas bisa menjadi referensi Bapak dan Ibu guru di sekolah.

Syarat Penyaluran Dana BOS Tahun 2022

Syarat Penyaluran Dana BOS Tahun 2022

BlogPendidikan.net
- Perubahan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) terus dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Salah satu upaya itu adalah dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang petunjuk teknis pengelolaan dana BOS reguler. 

Menurut Mendikbud Nadiem Makarim, pokok-pokok kebijakan dana BOS terdiri dari nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Kemudian, penggunaan dana BOS tetap fleksibel termasuk dapat digunakan untuk keperluan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM).

Selanjutnya pelaporan penggunaan dana BOS dilakukan secara daring melalui laman BOS Kemendikbud dan aplikasi ARKAS. Juga telah memenuhi syarat penyaluran Dana BOS untuk meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana BOS.

"Sekarang dana BOS ada perubahan yang lebih afirmatif. Penggunaan dana BOS tetap fleksibel sesuai kebutuhan sekolah, termasuk untuk melengkapi daftar periksa pembelajaran tatap muka dan untuk mendukung asesmen nasional," jelas Nadiem Makarim.

Dan memastikan sekolah memenuhi syarat untuk penyaluran dana BOS tahap 1 tahun 2022.

Adapun syarat-syarat penyaluran dana BOS tahap 1 Tahun 2022, yang harus dipenuhi adalah:
  1. Telah melakukan sinkronisasi DAPODIK, batas waktu sinkronisasi dapodik sebagai dasar penyaluran dana BOS tahap 1 tahun 2022 adalah tanggal 31 Agustus 2021
  2. Telah menginput laporan penggunaan dana BOS tahap 2 tahun 2021 di BOS Salur atau ARKAS
  3. Telah melakukan standarisasi rekening sesuai dengan Persesjen Kemendikbudristek Nomor 19 Tahun 2021

Cara Verifikasi Nomor WhatsApp Sekolah Pada Aplikasi Pemantauan PTM Terbatas

Cara Verifikasi WhatsApp Sekolah Pada Aplikasi Pemantauan PTM Terbatas

BlogPendidikan.net
- Pada SKB 4 Menteri yang telah diterbitkan pada Desember 2021, menyebutkan bahwa sekolah wajib melakukan verifikasi nomor WhatsApp sekolah. 

Bagi sekolah yang telah melakukan verifikasi nomor WhatsApp penanggung jawab satuan pendidikan pada laman https://sekolahaman.kemkes.go.id/ atau https://madrasahaman.kemkes.go.id/ dan memasang QRCode aplikasi Pedulilindungi di area masuk dan keluar satuan pendidikan. 

Berikut Cara Verifikasi WhatsApp Sekolah Pada Aplikasi Pemantauan PTM Terbatas :

1. Membuka peramban, masuk ke laman https://sekolahaman.kemkes.go.id dan klik tombol "masuk"

2. Melakukan login SSO Kemendikbudristek 

Operator satuan pendidikan, operator dinas pendidikan
kabupaten/kota, provinsi, operator Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) masuk ke kemdikbud login menggunakan akun DAPODIK masing-masing.

3. Masuk ke laman Profil Sekolah/Deti1 Satgas 

Tekan menu "Profil Sekolah" dan pada Daftar Satgas Covid-19 sekolah tekan "Lihat detil" di kolom "aksi", maka akan masuk ke laman Detil Satgas. Klik ikon pensil untuk mengedit dan/atau menambahkan nomor WhatsApp yang aktif.

4. Melakukan edit nomor WhatsApp 

Masukkan nomor WhatsApp aktif dan klik ikon Simpan. Sistem akan mengirimkan 6 (enam) angka kode verifikasi melalui WhatsApp yang terdaftar. 

5. Melakukan input kode verifikasi 

Masukkan 6 (enam) angka kode verifikasi dalam kotak "kode verifikasi" lalu klik validasi.

6. Menyelesaikan proses validasi 

Setelah selesai proses validasi dengan demikian proses verifikasi WhatsApp pada laman sekolah aman telah selesai dilaksanakan. Operator satuan pendidikan akan menerima notifikasi WhatsApp apabila terdapat warga satuan pendidikan yang masuk dalam notifikasi hitam.

Verifikasi WhatsApp pada Laman https://sekolahaman.kemkes.go.id/ Penanggung jawab pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah yang akan menerima informasi kasus konfirmasi dan/ atau kontak erat (notiflkasi hitam) dari Kementerian Kesehatan melalui aplikasi Pedulilindungi.

Berapa Durasi Jam Pelajaran dan Kapasitas Siswa Dalam Kelas PTM Terbatas Tahun 2022

Berapa Durasi Jam Pelajaran dan Kapasitas Siswa Dalam Kelas PTM Terbatas Tahun 2022

BlogPendidikan.net
- Menjelang memasuki proses pembelajaran semester genap tahun 2022 yang akan dimulai pada bulan januari, Kemendikbudristek telah menjelaskan melalui info grafis tentang durasi jam pelajaran dan kapasitas siswa dalam satu kelas, sesuai dengan level penerapan PPKM pada daerah tersebut.

Sebagian sekolah sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sejak September 2021, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan, Agama, Kesehatan dan Dalam Negeri. Saat ini, SKB 4 Menteri telah disesuaikan dengan beberapa kebijakan baru mengikuti situasi terkini kondisi pandemi.

Mulai Januari 2022, sekolah yang berada di level PPKM 1-3 wajib melaksanakan PTM terbatas. Lantas, berapa lama durasi jam pelajaran saat PTM terbatas berlangsung?

Berapa Durasi Jam Pelajaran dan Kapasitas Siswa Dalam Kelas PTM Terbatas Tahun 2022

Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi COVID-19 dilakukan berdasarkan level PPKM yang ditetapkan pemerintah di setiap daerah dan capaian vaksinasi pendidik, tenaga kependidikan, dan warga masyarakat lanjut usia. Satuan pendidikan dibagi menjadi kategori A, B, C, D dan E sesuai dengan wilayah level PPKM 1, 2 dan 3 dan capaian vaksinasi di daerah tersebut.


Bagi satuan pendidikan yang berada di wilayah PPKM 1 dan 2, yaitu kategori A, B dan C, pembelajaran tatap muka sama-sama dilaksanakan setiap hari. Di kategori A, lama durasi belajar maksimal 6 jam dengan jumlah peserta didik 100 persen. Di kategori B, lama durasi belajar masih sama yaitu 6 jam, namun maksimal peserta didik jadi 50 persen. Sementara di kategori C, lama durasi belajarnya maksimal empat jam setiap hari dengan kapasitas 50 persen peserta didik.

Kemudian, durasi jam belajar saat PTM terbatas pada satuan pendidikan di wilayah PPKM 3 kategori D maksimal empat jam per hari dengan kapasitas 50 persen peserta didik. Sementara, kategori E yang capaian vaksinasinya masih di bawah rata-rata belum boleh melaksanakan PTM terbatas, sehingga harus meneruskan pembelajaran jarak jauh (PJJ). PJJ penuh juga berlaku bagi sekolah atau satuan pendidikan di wilayah PPKM 4.

Selanjutnya bagaimana dengan sekolah di daerah khusus atau 3T? 

Bagi semua sekolah di daerah 3T, kapasitas peserta didik untuk PTM adalah 100 persen dengan durasi jam belajar maksimal 6 jam. Semua sekolah di daerah 3T wajib melaksanakan PTM terbatas, tanpa mempertimbangkan capaian vaksinasi di daerah tersebut.

Demikian informasi tentang Berapa Durasi Jam Pelajaran dan Kapasitas Siswa Dalam Kelas PTM Terbatas Tahun 2022 yang dikutip dari kumparan.com pada tautan https://kumparan.com/kumparanmom/durasi-jam-pelajaran-saat-ptm-terbatas-sesuai-skb-4-menteri-terbaru-1xCF2waPAPV/full bisa menjadi bahan referensi dan informasi ini sesuai info grafis dari kemendikbudristek pada SKB 4 menteri.

Tata Cara Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah

Tata Cara Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah

BlogPendidikan.net
- Upacara bendera di sekolah sebenarnya memiliki aturan-aturan yang tujuannya membentuk kedisiplinan siswa dan juga menanamkan jiwa nasionalisme pada siswa.

Upacara bendera di sekolah dikatakan berhasil tidak hanya ketika siswa mau melaksanakan upacara bendera saja, akan tetapi lebih dari itu bisa dilihat dari pemaknaan bagi diri masing-masing siswa dan perilaku yang ditimbulkan saat melaksanakan upacara bendera di sekolah.


Upacara bendera di sekolah paling sedikit dilaksanakan pada pagi hari diantaranya:  pada peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus, hari Senin dan hari besar nasional.

Adapun tujuan pelaksanaan upacara bendera di sekolah adalah :
  1. Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Membiasakan bersikap tertib dan disiplin.
  3. Meningkatkan kemampuan memimpin.
  4. Membiasakan kekompakan dan kerjasama.
  5. Menumbuhkan rasa tanggung jawab.
  6. Mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
Siapa saja yang bertugas pada pelaksanaan upacara bendera :
  1. Pembawa Naskah Pancasila.
  2. Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945.
  3. Pembaca Teks Janji Siswa.
  4. Pembaca Doa.
  5. Pemimpin Lagu/Dirigen.
  6. Kelompok Pengibar Bendera.
  7. Kelompok Paduan Suara.
Susunan acara pelaksanaan upacara bendera di sekolah :
  1. Pembina Upacara memasuki lapangan Upacara.
  2. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara.
  3. Laporan Pemimpin Upacara.
  4. Penaikan bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya.
  5. Mengheningkan cipta.
  6. Pembacaan teks Pancasila.
  7. Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945.
  8. Pembacaan teks janji siswa.
  9. Amanat Pembina Upacara.
  10. Menyanyikan lagu wajib nasional.
  11. Pembacaan doa.
  12. Laporan Pemimpin Upacara.
  13. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara.
  14. Pembina Upacara meninggalkan lapangan Upacara.
  15. Penutupan yang terdiri atas: a). Pemimpin Upacara membubarkan peserta Upacara. b) Peserta Upacara meninggalkan lapangan Upacara.
Juknis Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah >>> DISINI

Demikian artikel tentang Tata Cara Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung di BlogPendidikan.net

Contoh Format Daftar Evaluasi Diri dan Program Tindak Lanjut Kerja Guru

Contoh Format Daftar Evaluasi Diri dan Program Tindak Lanjut Kerja Guru

BlogPendidikan.net
 - Perangkat pembelajaran yang memuat buku kerja guru menjadi skenario pembelajaran yang penting untuk dipersiapkan, yang tujuannya untuk membantu menciptakan guru yang berkompeten dibidangnya masing-masing yang akan membantunya menjadi fasilitator yang handal dan berkualitas seperti yang diharapkan undang-undang tentang guru dan dosen pada saat proses mengajar yang terjadi di kelas maupun di luar kelas.

Buku Kerja Guru

Buku kerja guru dipersiapkan oleh guru sebagai panduan guru dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai seorang pendidik dan seorang fasilitator bagi siswa di sekolah. 

Buku kerja merupakan desain pembelajaran yang disusun secara terstruktur serta mengikuti kurikulum yang berlaku  pada saat ini dan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal untuk siswa, guru, orang tua dan pihak sekolah.

Adanya revisi terbaru kurikulum 2013, para guru harus menyesuaikan dalam pembuatan dan penyusunan Buku Kerja Guru. Format, komponen dan sistematika tiap-tiap instrumen pada buku kerja tersebut mengalami sejumlah perubahan.

Instrumen yang mengalami perubahan yang sangat signifikan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP, Standar Kompetensi Lulusan atau SKL dan Silabus Pembelajaran.

Berikut ini adalah Contoh Format Daftar Evaluasi Diri dan Program Tindak Lanjut Kerja Guru dalam Buku Kerja 4 Guru:

Buku Kerja Guru 4 Terdiri Atas :
  1. Daftar Evaluasi Diri Kerja Guru
  2. Program Tindak Lanjut Kerja Guru
Untuk lebih memahami tentang  Contoh Format Daftar Evaluasi Diri dan Program Tindak Lanjut Kerja Guru Download >>> (doc) UNDUH (pdf) UNDUH

* buku kerja tersebut bisa anda ubah sesuai nama, dan alamat sekolah Anda

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

BlogPendidikan.net
 - Pembelajaran tatap muka terbatas kembali di gelar tahun 2022 dengan menyusulnya SKB 4 Menteri tentang pembelajaran tatap muka dimasa pandemi covid-19. Tentunya para guru mempersiapkan segala kelengkapan untuk proses pembelajaran diantaranya yang paling utama adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 

Penyusunan RPP dimsa pandemi tentu berbeda dengan kondisi normal dimana jumlah jam tatap muka dimasa normal yang padat 24 jam perminggu harus dipankas karena wabah virus corona.

Baca Juga : RPP Pembelajaran Luring SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Kurikulum 2013

Penyusunan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu pada setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Penyusunan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) di gugus sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. 

Kurikulum 2013 untuk Sekolah Dasar (SD) menggunakan pendekatan pembelajaran tematik terpadu dari kelas I sampai kelas VI. Penyusunan RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik atau disebut dengan RPP Tematik Terpadu. 

Lantas bagaimana merancang RPP tersebut dengan waktu yang diberikan terbatas? 

Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi RPP yang bisa menjadi referensi anda saat pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah. Perlu diingat RPP ini hanya sebatas referensi saja, menyesuaikan dengan kondisi sekolah yang ada agar sesuai dengan materi, media dan lingkungan sekolah.


RPP ini dalam bentuk format PDF dan tentunya failnya permanen tidak bisa di ubah. Untuk Bapak/Ibu guru jika melakukan pengeditan, terlebih dahulu merubah file PDF ke MS word dengan aplikasi online merubah file PDF to Word.

Berikut RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 :

RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 1 >>> LIHAT DISINI
RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 2 >>> LIHAT DISINI
RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 3 >>> LIHAT DISINI
RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 4 >>> LIHAT DISINI
RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 5 >>> LIHAT DISINI
RPP Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas 6 >>> LIHAT DISINI

Demikian, semoga RPP ini bisa memberikan bermanfaat buat Bapak/Ibu Guru saat pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah. Jangan lupa untuk berbagi jika informasi ini memberikan bermanfaat.