Showing posts with label Model Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Model Pembelajaran. Show all posts

Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD)

Admin 7/27/2020
Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD)

BlogPendidikan.net
 - Tahun ajaran baru 2020/2021 baru saja dimulai 13 juli 2020, para guru dan siswa harus bersiap untuk menghadapi proses pembelajaran yang dilangsungkan dari rumah baik daring ataupun luring. 

Khusus daerah yang berada di zona merah, oranye dan kuning harus belajar dari rumah, sesuai surat edaran yang telah diterbitkan oleh Kemendikbud. Belajar dari rumah (BDR) atau bahasa terkini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan dilaksanakan oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran secara daring atau luring harus berdasarkan kondisi daerah tersebut, apakah menunjang untuk fasilitas belajar daring atau luring.

Guru harus lebih kreatif dalam membangun proses pembelajaran yang menarik agar selama belajar dari rumah anak-anak tidak merasa jenuh dengan beban tugas yang berat dan proses pembelajaran yang monoton. 

Salah satu penunjang adalah ketersediaan buku pelajaran yang akan diberikan pada anak didik, yang sesuai dengan kondisi keadaan saat ini.

Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi referensi buku/modul pembelajaran PJOK yang bisa dilakukan secara daring atau luring yang berisi materi dan soal-soal latihan lengkap dari kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) sesuai dengan kurikulum 2013, dapat dibagikan kepada anak didik. modul ini dalam bentuk PDF.

Berikut Modul Pembelajaran Daring dan Luring PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) Berdasarkan Kurikulum 2013:

1. Modul PJOK Kelas 1 SD/MI >>> LIHAT DISINI
2. Modul PJOK Kelas 2 SD/MI >>> LIHAT DISINI
3. Modul PJOK Kelas 3 SD/MI >>> LIHAT DISINI
4. Modul PJOK Kelas 4 SD/MI >>> LIHAT DISINI
5. Modul PJOK Kelas 5 SD/MI >>> LIHAT DISINI
6. Modul PJOK Kelas 6 SD/MI >>> LIHAT DISINI

Demikian, Informasi tentang modul pembelajaran daring dan luring PJOK Untuk SD, semoga apa yang dibagikan BlogPendidiakn.net bermanfaat dan bisa menjadi referensi anda dalam proses pembelajaran dari rumah. Terima kasih dan jangan lupa berbagi. (*)

Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

Admin 7/16/2020
Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013

BlogPendidikan.net
- Tahun ajaran baru 2020/2021 baru saja dimulai 13 juli 2020, para guru dan siswa harus bersiap untuk menghadapi proses pembelajaran yang dilangsungkan dari rumah baik daring ataupun luring. 

Khusus daerah yang berada di zona merah, oranye dan kuning harus belajar dari rumah, sesuai surat edaran yang telah diterbitkan oleh Kemendikbud. Belajar dari rumah (BDR) atau bahasa terkini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan dilaksanakan oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran secara daring atau luring harus berdasarkan kondisi daerah tersebut, apakah menunjang untuk fasilitas belajar daring atau luring.


Guru harus lebih kreatif dalam membangun proses pembelajaran yang menarik agar selama belajar dari rumah anak-anak tidak merasa jenuh dengan beban tugas yang berat dan proses pembelajaran yang monoton. 

Salah satu penunjang adalah ketersediaan buku pelajaran yang akan diberikan pada anak didik, yang sesuai dengan kondisi keadaan saat ini.

Berikut BlogPendidikan.net akan berbagi referensi buku/modul pembelajaran yang bisa dilakukan secara daring atau luring yang berisi materi dan soal-soal latihan lengkap dari kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) sesuai dengan kurikulum 2013, dapat dibagikan kepada anak didik. modul ini dalam bentuk PDF.

Berikut Modul Pembelajaran Daring dan Luring Untuk SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 Kurikulum 2013:

1. Modul Tematik Kelas 1 SD/MI >>> LIHAT DISINI
2. Modul Tematik Kelas 2 SD/MI >>> LIHAT DISINI
3. Modul Tematik Kelas 3 SD/MI >>> LIHAT DISINI
4. Modul Tematik Kelas 4 SD/MI >>> LIHAT DISINI
5. Modul Tematik Kelas 5 SD/MI >>> LIHAT DISINI
6. Modul Tematik Kelas 6 SD/MI >>> LIHAT DISINI

Demikian, semoga apa yang dibagikan BlogPendidiakn.net bermanfaat dan bisa menjadi referensi anda dalam proses pembelajaran dari rumah. Terima kasih dan jangan lupa berbagi.

Mendikbud Permanenkan Model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Berbasis Teknologi, Ini Alasannya

Admin 7/03/2020
Mendikbud Permanenkan Model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Berbasis Teknologi, Ini Alasannya

BlogPendidikan.net
 - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, metode pembelajaran jarak jauh nantinya bisa diterapkan permanen seusai pandemi Covid-19.

Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tuturnya.

Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

"Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi," ucapnya.

"Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita," kata Nadiem.

Jadwal Tahun Ajaran Baru 2020 dan jadwal masuk sekolah akhirnya telah diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dijelaskan bahwa pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020 tetap dilaksanakan Juli 2020.

Sementara pembelajaran tatap muka akan dilakukan bertahap selang dua bulan mulai dari SMA dan SMP sederajat hingga PAUD & TK.

Meskipun Diprotes, Nadiem Makarim Justru Permanenkan KBM PJJ Dengan Metode Daring

Admin 7/03/2020
Meskipun Diprotes, Nadiem Makarim Justru Permanenkan KBM PJJ Dengan Metode Daring

BlogPendidikan.net
- Kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dilakukan secara jarak jauh dengan metode daring selama pandemi Corona. Pasalnya KBM tatap muka yang dilakukan di dalam kelas dikhawatirkan dapat menjadi wadah penularan virus Corona secara besar-besaran.

Kebijakan KBM online ini pun menuai banyak protes. Banyak siswa dan mahasiswa yang menyuarakan keluhan mereka karena tak bisa menyerap pembelajaran dengan baik bila tetap belajar secara daring.

Namun belum lama ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim membuka opsi untuk menerapkan KBM daring secara permanen, bahkan setelah pandemi COVID-19 berakhir. Ia mendasarkan pada analisis Kemendikbud soal pentingnya memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model," jelas Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (2/7). "Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi."

Menurutnya, dengan pemanfaatan KBM daring, maka ada banyak jenis modelling kegiatan belajar yang bisa dikembangkan oleh sekolah.Seperti misalnya memberi kesempatan bagi guru dan murid untuk mengembangkan metode pembelajaran gabungan tatap muka dan daring yang bisa menunjang pelajaran.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tutur Nadiem, dilansir dari Kompas.

Nadiem juga menilai KBM jarak jauh membuktikan semua itu. Terbukti dari guru, murid, serta orang tua yang bersama-sama mencoba beradaptasi serta bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

Mantan Bos GoJek itu tak menampik KBM jarak jauh memang masih menyisakan sejumlah kekurangan yang wajib dievaluasi, dan belum semua komponen bisa memetik pembelajaran dengan baik. Hanya saja hal ini dipandangnya sebagai tantangan untuk bisa semakin diperbaiki ke depannya.

Metode Pembelajaran Jarak Jauh Akan Diterapkan Permanan

Admin 7/02/2020
Metode Pembelajaran Jarak Jauh Akan Diterapkan Permanan

BlogPendidikan.net
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, metode pembelajaran jarak jauh nantinya bisa diterapkan permanen seusai pandemi Covid-19.

Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar.

"Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar.

"Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar," tuturnya.

Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

"Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi," ucapnya.

"Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita," kata Nadiem.

Jadwal Tahun Ajaran Baru 2020 dan jadwal masuk sekolah akhirnya telah diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Dijelaskan bahwa pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020 tetap dilaksanakan Juli 2020.

Sementara pembelajaran tatap muka akan dilakukan bertahap selang dua bulan mulai dari SMA dan SMP sederajat hingga PAUD & TK.

Akankan Metode Pembelajaran Jarak Jauh Menjadi Tren Pengganti Belajar Tatap Muka?

Admin 7/01/2020
Akankan Metode Pembelajaran Jarak Jauh Menjadi Tren Pengganti Belajar Tatap Muka?

BlogPendidikan.net
- Pada masa pandemi Covid-19 tenaga pendidik harus memutar otak untuk mengajari muridnya dengan cara tak biasa. Jika biasanya mereka belajar tatap muka di kelas, kini mereka harus belajar dari rumah yang tentunya penuh tantangan.

Namun dikatakan Pakar Pendidikan Najelaa Shihab, metode pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif melangsungkan kegiatan pendidikan, tak hanya menjadi solusi di kala pandemi Covid-19. Melainkan juga menjadi solusi sebagai peningkatan kualitas pendidikan.

"Saya optimis pembelajaran jarak jauh bukan hanya jadi solusi saat pandemi, tetapi juga menjadi solusi sebagai peningkatan kualitas pendidikan," ujarnya melalui telekonferensi Wardah Inspiring Teacher, Rabu (1/7/2020).

Najeela mendapati bahwa sistem pendidikan yang memanfaatkan teknologi justru lebih mudah daripada sebelumnya. Ia pun berharap agar pendidikan yang memanfaatkan teknologi bisa menjadi sebuah kenormalan baru bagi guru dan siswa.

"Jika sebelumnya guru melakukan tatap muka di sekolah, siswa tidak mendapatkan feedback langsung dari guru. Jadi guru harus koreksi terlebih dahulu, jika sibuk bahkan siswa bisa tidak mendapatkan feedback," tambahnya.

Namun, sejak adanya penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, guru bisa membuat soal yang nilainya bisa langsung muncul. Sehingga ketika siswa mengerjakan tugas dari guru akan langsung keluar nilainya.

"Dengan demikian, para siswa pun langsung bisa mengukur kemampuannya," ungkap Najeela.

Tak hanya berfungsi sebagai parameter penilaian siswa, penerapan teknologi dalam dunia pendidikan juga memiliki benefit bagi guru dan siswa untuk memperluas jaringan. 

Nah, program belajar dari rumah ini bisa memberikan pemahaman kepada siswa, bahwa belajar tidak mesti di sekolah, melainkan bisa dilakukan di manapun dan kapanpun.

"Untuk para guru juga bisa memperluas jaringan bahkan kerja bareng untuk mengajar. Begitu juga dengan siswa yang bisa memperluas jaringannya sehingga bisa belajar bareng walau tidak satu sekolah," pungkasnya.

Model Pembelajaran Kreatif Untuk Anak Milenial

Admin 3/05/2020
Model Pembelajaran Kreatif Untuk Anak Milenial

Blogpendidikan.net - Pembelajaran kreatif adalah pembelajaran yang menekankan kepada bagaimana guru atau tutor memfasilitasi kegiatan belajar, sehingga suasana belajar menjadi kondusif dan nyaman menuntut pendidik mengemas bahan pembelajaran, sehingga warga belajar juga dapat terangsang untuk melakukan kegiatan-kegiatan kreatif dan menyenangkan.

Model pembelajaran kreatif  sudah banyak berkembang, seiring perkembangan zaman berbagai model dan metode mengajar bermunculan, perkembangan teknologi menuntut guru lebih kreatif dalam menentukan model pembelajaran yang dipadukan dengan metode dan cara menampilkan materi kepada anak didik.

Model pembelajaran berikut ini bisa diterapkan untuk semua jenjang sekolah, agar memancing keaktifan siswa dan mengurangi model pembelajaran yang berfokus pada penjelasan buku saja.

Berikut beberapa model pembelajaran kreatif untuk anak milenial;

1. Role Playing
Role playing adalah salah satu model pembelajaran yang banyak diminati. Dengan sebuah permainan anak bisa lebih bersemangat dan lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran tanpa merasa tertekan dengan materi yang akan diberikan. Cara melakukan role playing adalah.
Tentukan skenarionya
- Buat kelompok setidaknya 5 orang
- Beri penjelasan soal kompetensi yang akan dicapai
- Masing-masing kelompok memeragakan skenario yang telah diberikan
- Setelah itu beri kesempatan mereka untuk membahas hal yang sudah mereka perankan
- Masing-masing kelompok menyampaikan kesimpulan
- Evaluasi

2. Talking stick
Talking stick bisa dibilang sebagai salah satu metode pembelajaran kreatif yang efisien. Dengan cara ini, anak akan lebih banyak belajar untuk mempersiapkan diri ketika dirinya ditunjuk. Dengan metode atau model ini, pembelajaran juga akan dirasa lebih menyenangkan dan menantang. Bagaimana cara melakukannya?
Siapkan sebuah tongkat
- Sampaikan materi yang akan dipelajari sebagai pembukaan, beri kesempatan anak untuk membaca dan mempelajari materi tersebut
- Setelah membaca beberapa menit, mulai permainan
- Metode ini bisa dikreasikan dengan memutar musik saat tongkat diputar
- Matikan musik dan kepada anak yang memegang tongkat tersebut, beri dia pertanyaan sesuai dengan materi yang telah dipelajari

3. Tebak kata
Metode atau model pembelajaran dengan tebak kata bisa menjadi salah satu metode yang menyenangkan. Seperti namanya, model atau metode pembelajaran tebak kata ini akan membuat anak seperti dalam permainan tebak-tebakan yang pastinya berisi beberapa pertanyaan dan petunjuk dari materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Seperti apa caranya?
Buat atau siapkan kertas kecil yang berisi petunjuk
- Sebagai contoh: aku adalah mamalia laut, tubuhku besar dan tinggal di laut dalam, siapakah aku?
- Sertakan juga jawabannya di bagian bawah kertas
- Buat anak berpasang-pasangan atau dalam kelompok yang lebih besar, yang bisa menjawab akan mendapat poin

4. Dragon Ball
Dragon Ball adalah model pembelajaran yang tidak kalah menyenangkan. Anak-anak akan dengan semangat saling membuat pertanyaan untuk diberikan kepada teman-temannya ketika belajar bersama. Bagaimana caranya.
- Sampaikan materi yang akan disajikan
- Bentuklah kelompok-kelompok dan panggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi yang disampaikan
- Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang telah disampaikan kepada temannya
- Kemudian masing-masing anak diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
- Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu anak ke anak yang lain secara acak selama ± 15 menit
- Setelah setiap anak mendapat satu bola/satu pertanyaan, kemudian berikan kesempatan kepada setiap anak untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
- Setelah semua anak mendapat giliran, lakukann;ah evaluasi terhadap materi yang disampaikan tadi.

5. Alat Peraga
Ada juga model pembelajaran melaui alat peraga yang tidak kalah menarik. Kita bisa menggunakan metode ini untuk mata pelajaran yang biasanya tidak disukai oleh anak, matematika contohnya. Matematika acapkali menjadi pelajaran yang ditakuti para siswa. Namun, Juli Eko Sarwono berhasil mengubah metode mengajarnya yang otoriter dan text book menjadi fun. Ia adalah seorang guru Matematika di SMP 19 Purworejo. Dulu, Juli menerapkan metode belajar yang membuat siswanya takut belajar mata pelajaran hitung-hitungan tersebut. Ia bahkan dikenal sebagai guru Matematika tergalak.
Akan tetapi, Juli mengubah itu semua. Semua sebutan galak yang diberikan siswa pada dirinya sirna. Ia menerapkan metode belajar yang cukup unik dengan alat peraga, misalnya motornya. Motor tersebut dimasukkan ke kelas hanya untuk sebagai contoh dalam materi tabung dan lingkaran. Niat banget ya? Tapi, cara ini tidak sia-sia dilakukan karena membuatnya masuk nominasi Liputan 6 Award 2013. Nilai para siswa di sekolahnya pun meningkat dengan penerapan metode tersebut. dikutip dari; https://wisatasekolah.com/

Nah,.. bagaimana menarik bukan model pembelajaran tersebut, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan kepada anak didik kita.