Showing posts with label Siswa. Show all posts
Showing posts with label Siswa. Show all posts

Berpenampilan Bagi Guru Sangatlah Penting, Apalagi Disaat Mengajarkan Materi, Buatlah Siswa Tertarik

Berpenampilan Bagi Guru Sangatlah Penting, Apalagi Disaat Mengajarkan Materi, Buatlah Siswa Tertarik

BlogPendidikan.net
- Menjadi seorang guru tentunya harus berhadapan dengan siswa, guru harus tampil didepan siswa untuk menjelaskan materi yang di ajarkan. Buka hanya gaya berbicara yang diperhatikan oleh siswa tetapi hal yang paling menonjol adalah penampilan.

Siswa lebih cepat menilai gurunya dari penampilannya dan membedakannya dengan guru-guru lainnya, jadi jangan heran jika ada siswa yang ogah serius memperhatikan karena penampilan seorang guru yang tidak rapi saat guru tersebut menjelaskan materi pelajaran.

Berpenampilan adalah sebuah hal yang perlu diperhatikan. Bukan saja agar diperhatikan oleh orang lain tetapi akan bernilai ibadah jika penampilan kita bisa membuat orang tersenyum dan bahagia. Begitu pun hal nya dengan penampilan seorang guru. Guru bukan saja penampilan ala kadarnya dengan kondisi yang biasa saja. Hal ini perlu diperhatikan dengan seksama.


Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh guru dalam berpenampilan saat bertatap muka dengan siswa menjelaskan materi pembelajaran:

1. Ekspresi Wajah dan Bahasa Tubuh

Hal yang terkait dengan ekpresi wajah dan bahasa tubuh adalah (1) cara memandang, yaitu pandangan mata saat melihat atau berbicara dengan lawan berbicara. (2) sikap tubuh, melalui sikap kepala (tegak), sikap wajah (alis mata dan bibir).

2. Berbicara

Untuk dapat berbicara dengan baik dituntut bahasa tubuh yang sesuai dengan pembicaraan yang dilakukan. Suara juga harus disesuaikan dengan kondisi waktu, tempat, maupun inti pembicaraan. Jika pembicaraan mengandung makna kemarahan maka ekspresi wajah, intonasi suara juga menyelaraskan dalam keadaan gusar.

Suara guru hendaknya bervariasi pada saat menjelaskan materi pelajaran baik dalam intonasi, volume, nada dan kecepatan. Jika suara guru senantiasa keras atau terlalu keras, akan sulit diterima oleh siswa karena mereka menganggap gurunya sedang marah atau seorang yang kejam. Bila sudah begitu, siswa diliputi oleh rasa cemas dan ketakutan selama proses pembelajaran. Sebaliknya bila suara guru terlalu lemah, akan terdengar tidak jelas oleh siswa dan tidak bisa menjangkau seluruh siswa dalam kelas, terutama yang duduk dibagian belakang. Bila sudah begitu siswa akan mengabaikan gurunya dan kurang perhatian pada materi yang disampaikan.


Untuk itu guru perlu menggunakan variasi suara baik dari segi intonasi, volume, nada, kecepatan biasa yang disesuaikan dengan kebutuhan situasi dan kondisi. Uraian diatas menggambarkan betapa guru perlu memperhatikan intonasi suaranya. Agar siswa dapat mendengarkan penjelasan guru dengan jelas dan mudah dipahami.

3. Kebersihan dan kerapian

Ajaran kebersihan dalam Islam meliputi kebersihan jiwa dan kebersihan fisik. Hal ini menunjukan bahwa Islam telah memandang penting keseimbangan antara jiwa dan fisik dalam gaya hidup sehat yang alamiah. Kebersihan adalah perilaku sehat yang penting dalam gaya hidup umat Islam. Islam juga berbicara tentang kewajiban menjaga kebersihan secara fisik.

Berkaitan dengan kebersihan fisik, Islam juga membahas pentingnya menjaga kebersihan pribadi seperti menjaga kebersihan tubuh, kebersihan pakaian, kebersihan makanan, kebersihan rumah dan lain sebagainya.

4. Tata rambut dan tata rias

Untuk tata rambut, sesuaikan penataan rambut dengan bentuk muka, bentuk tubuh, profesi, waktu, faktor kepribadian (tidak memaksakan suatu mode tertentu), dan usia. 

Untuk tata rias, haruslah dibedakan berdasarkan  waktu, usia, profesi, sifat pertemuan (occasion). Jika tata rias untuk pagi hari maka gunakanlah warna teduh, pastel yang memberi kesan sederhana. Jangan memakai pemerah pipi dan warna lipstick yang terlalu mencolok. Garis mata jangan terlalu tajam dan gunakan mascara ringan pada bulu mata. Adapun untuk tata rias dimalam hari, dapatlah digunakan warna warni yang menyolok, berkilap, dan terkesan tajam dan berat.

Guru yang profesional tidaklah harus berlebihan dalam penampilannya sehingga apa yang dilihat peserta didik menjadi teladan (contoh) yang positif. Bukan sebaliknya pendidikan dijadikan hiburan gratis, tertawaan, dan disamakan dengan artis yang aduhai oleh peserta didik. Banyak sisi negatif dari seorang guru (terutama guru perempuan) yang berdandan menor ala artis.

5. Tata busana

Busana tidak saja berfungsi sebagai pelindung tubuh dan penutup bagian tertentu dari tubuh, akan tetapi busana mempunyai fungsi lain yaitu memperindah diri. Kemampuan seseorang untuk dapat berbusana dengan tepat  dan baik akan menampilkan kesan positif yang berkaitan erat dengan gairah hidup, sehingga menambah percaya diri. Berbusana dengan baik akan menampilkan pribadi yang menarik pula.

Seorang guru haruslah berpakaian sopan jika kesekolah, mengenakan pakaian yang sesuai ukuran tubuh (tidak terlalu ketat atau kedodoran), begitu pula dengan model bajunya. Mengajar dengan penampilan rapi, rambut disisir halus, tata rias tidak menor, baju disetrika, sepatu disemir, dan sebagainya akan membuat anak didik menjadi bersemangat dalam mengikuti pelajaran. 

Jika semangat sudah tumbuh, mereka senang belajar dan akhirnya kegiatan belajar mengajar sukses dilakukan dengan hasil yang memuaskan. Dengan begitu guru harus mengusahakan untuk memberikan penampilan yang menarik terutama dalam mengajar agar siswa lebih bersemangat dan timbul perhatian yang tinggi dalam belajar.

6. Sikap dan Perilaku

Sikap adalah cara seseorang melihat sesuatu secara mental (dari dalam diri) yang mengarah pada perilaku yang ditujukan pada orang lain, ide, objek maupun kelompok tertentu. Sikap juga merupakan cerminan jiwa seseorang. Sikap adalah cara seseorang mengkomunikasikan perasaannya kepada orang lain (melalui perilaku). 


Jika perasaan seseorang terhadap sesuatu adalah positif maka akan terpancar pula perilaku positif dari individu bersangkutan menyikapi sesuatu yang dihadapinya itu, dan sebaliknya. 

Begitu menyedihkan, jika perasaan sedang tidak nyaman maka yang tercermin adalah wajah yang  keruh, semangat kerja menurun, hari yang indah dapat berubah menjadi hari yang membosankan. Jika sesuatu berjalan mulus, wajah tanpa disadari akan berseri-seri, dunia serasa indah, semangatpun akan menggebu-gebu.

7. Gerakan Tubuh dan Tangan

Gerakan tubuh diantaranya ialah: tidak meregangkan tubuh didepan umum, tidak bermain atau menarik-narik rambut, tidak mengorek gigi, kuping maupun hidung, tidak menggigit kuku, membersihkan kuku, tidak mengetuk ngetuk meja, tidak mengoyang-goyangkan kaki, tidak bermake up didepan siswa, tidak merokok, tidak duduk diatas meja, berdiri dengan bertolak pinggang, duduk dengan meletakan kedua siku diatas meja.

Sedangkan dan gerakan tangan ialah : tidak menyembunyikan tangan, tidak terlalu sering menggerak-gerakkan tangan saat berbicara, saat berbicara jangan meremas jari kedua tangan, jangan melipat-lipat jari tangan hingga berbunyi, jangan berbicara orang dengan menunjuk pada yang bersangkutan dan jangan melambaikan tangan terlalu lebar sehingga terlihat ketiak.

Nah, itu tadi bebrapa hal yang berkaitan dengan penampilan guru dalam mengajar, sangatlah penting bagi guru untuk menarik minat siswa belajar lebih aktif.

Menjadi Guru Favorit Yang Disukai Siswa Tidak Mudah, Ini 10 Tips Untuk Kamu (Guru)

Menjadi Guru Favorit Yang Disukai Siswa Tidak Mudah, Ini 10 Tips Untuk Kamu (Guru)

BlogPendidikan.net
Menjadi guru bukanlah merupakan tugas yang mudah. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk bisa mengajarkan ilmu, tetapi juga harus menjadi teladan yang baik bagi anak didiknya, terlebih jika bisa menjadi guru favorit yang disukai para siswa..

Untuk menjadi seorang guru yang disukai murid di zaman milenial sekarang merupakan  tantangannya cukup sulit. Anak-anak generasi milenial cenderung merasa paham semuanya. Tentu saja ini karena banyaknya informasi yang tersedia secara gratis dunia maya. Anak-anak menjadi overload knowledge, sehingga cenderung merasa lebih pintar dari guru. Anak-anak yang kurang mendapat pendidikan karakter dari rumah, akan bersikap seenaknya pada guru. Mulai dari membantah perkataan guru, membangkang tugas yang diberikan guru, dan tindakan tidak sopan lainnya.

Sepertinya menghadapi murid zaman sekarang membutuhkan keahlian yang lebih. Tidak cukup hanya bermodalkan pengetahuan tentang materi pelajaran, melainkan juga pengetahuan lain sebagai ilmu pendukung. Hal ini dikarenakan perubahan zaman yang tidak bisa kita hindari. Ilmu pengetahuan yang terus berkembang ibarat dua sisi mata pisau bagi manusia. 

Anak-anak yang terpapar kemajuan teknologi ini membutuhkan bimbingan dari guru yang juga mengikuti perkembangan teknologi. Oleh karena itu, seorang guru wajib menambah ilmunya setiap saat agar dapat selangkah lebih maju dari anak-anak muridnya. Setidaknya usaha ini dilakukan agar menjadi seorang guru yang disukai murid.


Berikut ini adalah 10 tips singkat menjadi guru favorit yang di sukai siswa :

1.Tulus dalam mendidik

Salah satu kunci kesuksesan di dalam mendidik siswa adalah segalanya diawali dengan ketulusan. Ketulusan yang ada dalam hati seorang guru membuat guru tersebut menjadi pembelajar sejati. ketulusan membuatnya mengesampingkan ego sehingga seorang guru yang memiliki ketulusan mau belajar dari kesalahan dirinya didalam mendidik untuk diperbaiki, bahkan guru yang tulus mau belajar dari siswanya dan tidak marah ketika diberikan masukan oleh siswa.

Guru yang memiliki ketulusan ketika mendidik akan lebih mudah nasehat-nasehatnya didengarkan oleh siswa. Selain ketulusan berbuah kesabaran dalam mendidik, ketulusan juga mampu membangun kewibawaan seorang guru karena hatinya dipenuhi rasa sayang terhadap muridnya.

Guru yang tulus memberikan nasehat merupakan guru-guru yang paling berjasa kepada anak didik. Karena dengan ketulusannya mampu menghadirkan nilai-nilai positif yang di pegang oleh siswa bahkan hingga mereka dewasa tidak pernah lupa. Nasehat yang santun dari seorang guru yang tulus mampu merubah kepribadian siswa yang kurang baik menjadi siswa yang baik bahkan mampu berprestasi.

2. Mengutamakan kasih sayang

Seorang guru dengan bekal ketulusan akan membuahkan pandangan kasih sayang kepada murid-muridnya. Hendaknya seorang guru menyayangi siswa-siswanya seperti orangtua mereka yang menyayangi mereka dengan tulus. Nilai kasih sayang seorang guru sangat berarti bagi siswa, karena dengan kasih sayang seorang guru siswa akan merasakan kenyamanan ketika dalam suasana pembelajaran.

Kasih sayang kepada siswa bukan berarti tidak menegurnya ketika salah atau membiarkan siswa semaunya sendiri. Bukan demikian, justru teguran itu adalah bentuk kasih sayang anda sebagai guru tentunya tegur yang disesuaikan dengan keadaan personal siswa dan disampaikan dengan sangat hati-hati agar tidak menyakiti perasaan siswa tersebut.

Umumnya siswa yang dapat merasakan kasih sayang guru malah akan sangat senang ketika di tegur bahkan tanpa kita minta, siswa tersebut siap melaksanakan konsekuensi dari kesalahan yang telah dilakukannya. Disinilah salah satu manfaat kasih sayang seorang guru yaitu membentuk karakter baik pada diri siswa, membuat mereka bertanggung jawab, percaya diri serta optimis.

3. Memberikan senyum terbaik 

Sering kita dengar didalam ajaran agama bahwa senyum adalah sedekah. Tersenyum dapat membuat orang yang kita berikan senyuman akan ikut tersenyum alias ketularan senyum. Senyum adalah hal ringan akan tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

Senyum seorang guru kepada siswanya akan menumbuhkan suasana positif di dalam hati dan pikiran siswa. Dengan tersenyum juga dapat mendekatkan hubungan antara siswa dan guru. Seberat apapun atau sejengkel apapun guru ketika menghadapi siswa dapat diringankan beban tersebut dengan tersenyum. Tersenyum dapat mengubah suasana hati anda jauh lebih baik dari sebelumnya dan dengan menebar senyuman hangat serta tulus anda akan menjadi seorang guru yang disenangi siswa anda.

4. Berpenampilan menarik

Pepatah jawa mengatakan "ajining rogo ono ing busono" yang berarti kehormatan seseorang terletak pada pakaiannya. Pakaian atau lebih tepatnya penampilan Guru ketika mengajar sangat penting untuk diperhatikan agar membentuk kesan yang baik pada diri siswa.

Penampilan baik tidak harus ganteng ataupun cantik.Yang penting rapi dan usahakan menggunakan parfum secukupnya. Penampilan yang menarik akan membuat siswa tidak canggung ketika mendekat kepada anda.

5. Menginspirasi

Guru yang menginspirasi adalah guru yang dielu-elukan atau dikagumi siswanya. Sosok guru yang inspiratif tentu akan disegani siswamya. Setelah itu mereka akan   menjadikan guru yang mengispirasi tersebut sebagai model dalam bergaul dengan teman, mengerjakan sesuatu atau berbicara tentang sesuatu meniru kepada sosok guru inspiratifnya.


Guru yang mengispirasi adalah sosok guru yang memiliki intergritas, kejujuran, dan amanah dalam tugas. mereka menepati janji kepada siswa-siswanya dan berbesar hati untuk meminta maaf ketika belum bisa menepati janjinya atau berbuat kesalahan kepada siswanya.

Guru yang menginspirasi adalah guru yang memiliki budi pekerti yang luhur, akhlak atau etikanya sangat mengagumkan bagi siswa. contohnya seperti mudah memaafkan kesalahan, melupakan kesalahan dan berbuat baik kepada yang berbuat buruk kepada dirinya.

6. Humoris

Agar suasana kelas tidak stagnan sehingga terkesan membosankan, maka dibutuhkan sedikit karakter humoris seorang guru untuk memvariasi suasana.

Sifat humoris bukan berarti anda berperan sebagai pelawak akan tapi sedikit sentilan atau sesuatu tindakan yang mengundang tawa siswa sudah cukup. Tentunya dengan tetap menjaga wibawa anda sebagai seorang guru.

Jangan biarkan suasana kelas anda mencekam atau sunyi sepi selalu. Terkadang perlu kita hadirkan kegembiraan dihati siswa dengan sedikit tertawa bersama. Sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan dengan serius dan  siswa tetap santai. Suasana kegembiraan dalam proses pembelajaran akan membuat siswa lebih tertarik ketika anda masuk ke kelas mereka.

7. Memahami keadaan siswanya

Untuk dapat memahami karakter siswa secara umum butuh memahami mereka secara personal. Pendekatan yang baik kepada siswa akan membuat guru mudah memahami karakter masing masing dari mereka. dengan memahami keadaan siswa membuat kita tidak buru-buru untuk men-cap buruk siswa.

Dengan memahami keadaan mereka dapat membuat kita jauh lebih sabar ketika mereka membuat masalah atau berperilaku yang menyimpang dari aturan yang berlaku. Yang perlu diperhatikan dari seorang guru ketika melihat siswanya melakukan pelanggaran adalah bukan dengan memberikan stigma buruk kepada mereka, sehingga yang terjadi di dalam diri mereka akan tertanam stigma buruk tersebut sehingga di kemudian hari sangat susah untuk menghilangkan bekas stigma itu terhadap perilakunya.

Keyakinan yang perlu ditanamkan kepada diri seorang guru berkenaan dengan murid yang "Nakal" adalah rasa keyakinan bahwa sejatinya mereka sedang berproses menjadi lebih baik. Saat ini mungkin mereka belum menjadi baik menurut kita, bisa jadi dia akan menjadi manusia yang sangat baik dan sangat bermanfaat untuk lingkungannya di kemudian hari. Keyakinan itu akan membuat kita tidak putus asa dan tidak mudah menyerah dalam mendidik siswa. Dan ingatlah segala yang baik membutuhkan proses

Dengan memahami keadaan siswa kita lebih mampu menentukan sikap yang tepat dan siswapun akan merasa senang dengan guru yang bisa mengakui keberadaan sebagai seorang anak yang membutuhkan perhatian.

8. Selalu memberikan motivasi

Motivasi sangat berharga bagi anak-anak yang lemah dalam semangat belajar dan motivasi sangat dibutuhkan bagi mereka yang sering melanggar aturan untuk tidak berputus asa menjadi lebih baik. Motivasi juga dapat dilakukan dengan memberikan hadiah atas keberhasilan siswa. Hadirnya guru sebagai motivator bagi siswa membuat mereka senang terhadap guru tersebut.

9. Profesional

Jadilah profesiaonal dalam bidang anda. Mengusai pelajaran sebelum menyampaikan materi kepada siswa sangat penting agar tidak terkesan jarak ilmu antara siswa dan guru seperti siang dan malam. Penguasaan materi yang di sampaikan oleh guru akan membuat siswa lebih semangat dalam belajar dibandingkan guru yang merasa kebingungan ketika menyampaikan materi.

Penguasaan materi yang bagus akan menstimulus siswa untuk semangat bertanya dan siswa-siswa yang semangat belajar akan sangat menyukai guru-guru yang profesional dalam mengajar.

10. Menghargai murid

Hargai setiap karya siswa walaupun dengan pujian. Sesibuk apapun seorang guru hendaknya menyempatkan diri meluangkan waktu memeriksa tugas-tugas yang diberikan kepada siswanya. Jangan sampai siswa merasa tugas yang mereka kerjakan seolah-olah tidak menghasilkan apa-apa. Sikap penghargaan terbaik seorang guru terhadap siswa akan membuat siswa merasa senang.

Demikian tulisan ini semoga bisa menjadi inspirasi untuk kita semua menjadikan motivasi untuk diri kita menjadi seorang guru yang disenangi siswa dan dirindukan oleh siswa.. Salam Pendidikan.

Berikut Model dan Metode Pembelajaran Penggabungan Daring dan Tatap Muka Yang Tepat Diterapkan

Berikut Model dan Metode Pembelajaran Penggabungan Daring dan Tatap Muka Yang Tepat Diterapkan

BlogPendidikan.net
- Secara etimologi istilah Blended Learning terdiri dari dua kata yaitu Blended yang berarti campuran dan Learning yang berarti pembelajaran. Dengan demikian sepintas lalu blended learning mengandung makna pola pembelajaran yang mengandung unsur pencampuran atau penggabungan antara satu pola dengan pola yang lainnya dalam pembelajaran. Mosa dalam Kumar (2006) menyampaikan bahwa yang dicampurkan dalam blended learning yaitu dua unsur  utama, yakni pembelajarna di kelas (classroom lesson) dengan online learning.

Garrison dan Vaughan (2008) mendefinisikan yang dikutip oleh Francine S.Glazer, Blended learning adalah proses pembelajaran campuran tatap muka dengan online, sehingga menjadi pengalaman belajar. Blended learning merupakan pembelajaran secara tradisional yang dilengkapi media elektronik atau media teknologi. Menurut Catlin R.Tucker, Blended learning merupakan satu kesatuan yang kohesif berpadu melekat maksudnya adalah memadukan atau menggabungkan pembelajaran tradisional tatap muka dengan komponen online.

Blended learning yaitu metode pembelajaran yang memadukan pertemuan tatap muka dengan materi online secara harmonis. Perpaduan antara pembelajaran konvensional di mana pendidik dan peserta didik bertemu langsung dengan pembelajaran secara online yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Adapun bentuk lain dari blended learning adalah pertemuan virtual antara pendidik dengan peserta didik. Dimana antara pendidik dan peserta didik mungkin saja berada di dua tempat yang berbeda, namun bisa saling memberi feedback, bertanya, atau menjawab. Semuanya dilakukan secara real time.

Pada awal tahun ajaran baru 2021/2022, pemerintah berencana mengadakan sekolah tatap muka dengan pembatasan. Guru kali ini mendapat tantangan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka hanya dengan separuh dari total siswa yang ada dengan jumlah jam pelajaran yang terbatas serta jumlah hari efektif perminggu yang juga dipangkas, sementara sisanya masih belajar dari rumah. Dengan kondisi seperti ini, bagaimana guru bisa memastikan pemahaman siswa tetap merata meskipun berada di lokasi berbeda? 

Nah, untuk menjawab permasalahan tersebut, Bapak/Ibu Guru bisa mencoba salah satu contoh model pembelajaran blended learning metode flipped classroom berikut.

Apa Itu Blended Learning?

Model pembelajaran Blended Learning ini ringkasnya adalah penggabungan antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan (daring), baik dari cara penyampaian hingga gaya pembelajaran, sehingga kombinasi pengajaran yang tercipta tetap menekankan interaksi sosial, tapi tidak meninggalkan aspek teknologi.

Apa Itu Flipped Classroom?

Model pembelajaran Flipped Classroom ini hakikatnya merupakan salah satu metode penerapan blended learning itu sendiri. Dengan pendekatan Flipped Classroom, sebagian aktivitas pembelajaran yang biasanya diselesaikan di kelas, kini dapat diselesaikan di rumah terlebih dahulu secara mandiri oleh siswa sebelum akhirnya melakukan pembelajaran tatap muka lagi di kelas. Untuk menerapkan model pembelajaran ini pada konteks pembatasan pembelajaran tatap muka di semester baru, ada 6 langkah umum yang dapat Bapak/Ibu ikuti untuk memastikan pembelajaran tetap efektif.

Langkah Penerapan Flipped Classroom

1. Bagi siswa menjadi 2 kelompok besar. Kelompok akan melakukan pembelajaran tatap muka di periode pertama dan pembelajaran daring di periode selanjutnya, sementara Kelompok akan melakukan pembelajaran daring di periode pertama dan pembelajaran tatap muka di periode selanjutnya.

2. Bagi materi ajar menjadi 2 kategori. Kategori A adalah materi yang dapat dipelajari siswa secara mandiri dan Kategori B yang perlu dipandu/didiskusikan dengan guru dan teman sebaya.

3. Untuk siswa Kelompok 1, periode pertama digunakan untuk pembelajaran tatap muka berfokus pada materi Kategori B yang lebih menekankan pada diskusi dan aktivitas pembelajaran yang dipandu oleh guru. Setelah itu, pada periode selanjutnya saat siswa belajar di rumah, guru dapat melakukan pembelajaran daring yang menekankan pada materi Kategori A.

4. Untuk siswa Kelompok 2, periode pertama digunakan untuk pembelajaran daring berfokus pada materi Kategori A yang lebih menekankan aktivitas penugasan mandiri yang dapat dilakukan siswa dari rumah. Setelah itu, pada periode selanjutnya saat siswa belajar di tatap muka, guru dapat berfokus pada materi Kategori B dengan mengadakan aktivitas diskusi dan pembelajaran aktif lainnya saat di kelas.

5. Pastikan Bapak/Ibu dapat mengatur waktu dengan baik agar jam pembelajaran siswa Kelompok 1 dan Kelompok 2 tidak saling bertabrakan. Sebagai contoh, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan di pagi hari dan pembelajaran daring mandiri dapat dilakukan di siang hari.

6. Lakukan refleksi secara berkala untuk mengecek pemahaman siswa serta umpan balik mengenai kendala ataupun kesulitan yang dihadapi siswa selama mengikuti pembelajaran blended learning ini.
Tips Memaksimalkan Metode  Flipped Classroom di Semester Baru

Bagaimana cara penerapannya?

1. Guru membagi materi pembelajaran 
Pertama, lakukan pembagian materi yang akan diajarkan. Materi Kategori A (yang dapat dipelajari mandiri oleh siswa) dan materi Kategori B (yang perlu dipandu oleh guru).

2. Guru membagikan materi dan tugas yang termasuk Kategori A via ruangkelas untuk dipelajari siswa di rumah.
Setelah membagi siswa dalam kelompok, Bapak/Ibu guru dapat memberikan materi dan lembar kerja untuk siswa yang belajar dari rumah menggunakan fitur Materi dan Tugas di ruangkelas. Bapak/Ibu bisa memberi materi dari video ruangbelajar atau materi yang  disusun sendiri.

3. Guru memanfaatkan fitur Obrolan Kelas untuk mendampingi siswa
Bapak/Ibu Guru bisa melakukan diskusi terpandu sebagai bentuk pendampingan dengan menggunakan fitur Obrolan Kelas. Guru bisa memulai kegiatan tanya-jawab untuk memastikan bahwa siswa mengerti apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

4. Siswa mengunggah hasil belajarnya di fitur Tugas dan guru melakukan koreksi
Hasil pembelajaran mandiri yang dilakukan oleh siswa dari rumah dapat diunggah melalui fitur Tugas. Kemudian, guru melakukan koreksi hasil pembelajaran tersebut serta mengidentifikasi area-area yang masih membutuhkan penguatan dari hasil penugasan siswa.

5. Guru memberikan penguatan atas materi yang diberikan secara tatap muka
Saat siswa mendapat giliran untuk belajar secara tatap muka di sekolah (dengan kapasitas setengah dari jumlah total siswa di kelas tersebut), guru dapat memberikan penguatan atas materi Kategori A yang diidentifikasi masih cukup lemah berdasarkan hasil penugasan siswa. Setelah itu, guru dapat melanjutkan pembelajaran tatap muka dengan membahas materi Kategori B yang lebih membutuhkan panduan langsung dalam pembelajarannya.

Demikian penjelasan dan ulasan tentang model pembelajaran blended learning dengan metode flipped classroom semoga bisa bermanfaat untuk Bapak/Ibu terapkan dalam pembelajaran disemester baru di tahun ajaran baru.

Rujukan:

Michigan State University. What, Why, and How to Implement a Flipped Classroom Model (daring). Tautan: https://omerad.msu.edu/teaching/teaching-strategies/27-teaching/162-what-why-and-how-to-implement-a-flipped-classroom-model 

TeachThought Staff. 2020. The Definition Of The Flipped Classroom (daring). Tautan:  https://www.teachthought.com/learning/the-definition-of-the-flipped-classroom/#:~:text=A%20flipped%20classroom%20is%20a,the%20students%20independently%20at%20home

TeachThought Staff. 2020. The Definition Of Blended Learning (daring). Tautan: https://www.teachthought.com/learning/the-definition-of-blended-learning/

Muthmainah, Siti. Model Pembelajaran Flipped Classroom (PDF daring). Tautan: https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_2.pdf

Ruangguru.com Tautan artikel : https://www.ruangguru.com/blog/model-pembelajaran-blended-learning

Banyak Diprotes Siswa, Nadiem: Anak-anak Kita Tidak Sabar Lagi Belajar Tatap Muka

Banyak Diprotes Siswa, Nadiem: Anak-anak Kita Tidak Sabar Lagi Belajar Tatap Muka

BlogPendidikan.net
- Banyak Diprotes Siswa, Nadiem: Anak-anak Kita Tidak Sabar Lagi Belajar Tatap Muka.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali mengimbau untuk segera mulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bagi sekolah tertentu. Sekolah yang dimaksud adalah sekolah dengan tenaga pendidik yang sudah divaksin.

"Sekali lagi, saya ingin mengimbau seluruh satuan pendidikan. Jika Ibu dan Bapak guru serta tenaga pendidikan sudah divaksinasi, mohon segera memulai dan memberikan opsi PTM terbatas," pesan Nadiem dalam Peluncuran Seri Webinar Guru Belajar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas melalui kanal resmi Youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI Jumat (28/5/2021).

Dalam sambutannya di acara peluncuran seri webinar guru belajar tersebut, Nadiem mengaku menerima banyak keluhan dari para pelajar. Menurutnya, para siswa maupun mahasiswa sudah merindukan suasana di lingkungan berlajarnya masing-masing.

Mendikbudristek RI Nadiem Makarim juga menyebut pembelajaran tatap muka sudah sangat dinanti-nanti oleh para pelajar.

"Sampai hari ini saya masih sering cukup mendengar keluhan para pelajar yang ingin kembali bersekolah. Hal itu menunjukkan anak-anak kita tidak sabar lagi untuk belajar tatap muka," katanya.

Selain mengimbau sekolah untuk segera memulai pembelajaran tatap muka, Nadiem juga turut mengapresiasi untuk beberapa satuan pendidikan dan pemerintah daerah (Pemda) yang telah berhasil memulai pelaksanaan PTM terbatas di masa transisi.

"Saya apresiasi langkah cepat (pada) Pemda dan satuan pendidikan untuk pelaksanaan PTM terbatas pada masa transisi ini," ujar Nadiem. Perlu diketahui, evaluasi uji coba sekolah tatap muka tahap I di DKI Jakarta pada April kemarin menunjukkan bahwa selama pelaksanaan tidak ada kasus infeksi COVID-19 di sekolah.

Kasubag Humas Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Taga Radja menyebutkan uji coba sekolah tatap muka tahap I dilakukan oleh 83 sekolah. Dan dari keseluruhan sekolah, tidak ada laporan terkait kasus COVID-19.

Dana PIP SD, SMP dan SMA Telah Dicairkan Cek Daftar Nama Penerima dan Cara Mencairkannya

Dana PIP Telah Dicairkan Cek Daftar Nama Penerima dan Cara Mencairkannya

BlogPendidikan.net
- DDana PIP SD, SMP dan SMA Telah Dicairkan Cek Daftar Nama Penerima dan Cara Mencairkannya.

Pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah melalui bantuan PIP. Program ini diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA), maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

Cara Cek Nama Penerima

1. Buka laman pip.kemdikbud.go.id.
2. Klik menu Cek Penerima PIP.
3. Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, nama ibu kandung.
4. Klik cek data.

Cara Mencairkan Dana PIP

Berikut cara mencairkan dana PIP bagi penerima, di kutip dari Jendela.kemdikbud.go.id:

Proses pencairan atau pengambilan dana PIP dapat dilakukan apabila pemegang KIP membawa bukti pendukung yang sah ke bank penyalur terdekat yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Pengambilan dana PIP ini juga dapat dilakukan perorangan langsung maupun secara kolektif.

Khusus pengambilan dana PIP secara kolektif, dapat dilakukan jika berada di wilayah yang sulit untuk mengakses bank penyalur. Kriteria wilayah sulit tersebut meliputi tidak adanya kantor bank di kecamatan dan atau biaya transpor lebih besar dari bantuan yang akan diterima.

Pengambilan secara kolektif ini dapat dikuasakan kepada kepala sekolah/ketua lembaga/bendahara sekolah/bendahara lembaga. Bank penyalur yang mencairkan dana PIP di antaranya Bank Rakyat Indonensia (BRI) dan Bank Nasional Indonesia (BNI).

Pemegang KIP dengan jenjang SD/SMP/SMK/Paket A/Paket B/Kursus dapat mencairkan dana PIP di BRI. Sedangkan pemegang KIP dengan jenjang SMA/Paket C dapat mencairkannya di BNI. Namun, khusus bagi pemegang KIP dengan jenjang SD/SMP harus didampingi orangtua/wali/guru saat mendatangi bank untuk mencairkan dana tersebut.

Selanjutnya, pemegang KIP melakukan aktivasi rekening apabila akan menggunakan tabungan kemudian menandatangani bukti penerimaan dana dan menerima dana PIP tersebut.

Mencairkan Dana Program Indonesia Pintar (PIP)

1. Siswa atau orang tua siswa melaporkan nomor KIP ke Sekolah, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), atau Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)
2. Selanjutnya sekolah memasukkan nomor KIP peserta didik ke layanan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud, sementara untuk lembaga lain harus mengusulkan pengesahan ke Dinas Pendidikan setempat
3. Dinas Pendidikan setempat akan menerima data usulan dari lembaga terkait
4. Data akan kembali diproses mereka untuk selanjutnya diverifikasi oleh Direktorat Teknis Kemendikbud
5. Lembaga penyalur dana akan menerima instruksi untuk membuat rekening PIP siswa dan menyalurkan dana bila daftar penerima PIP telah disetujui
6. Lembaga penyalur dana bersama Dinas Pendidikan setempat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) sang penerima manfaat dana PIP yang ditujukan kepada Sekolah/SKB/PKPM/LKP
7. Lembaga pendidikan tersebut selanjutnya akan menginformasikan kepada siswa atau orang tua siswa bahwa dana siap dicairkan
8. Lembaga pendidikan akan membuat surat keterangan pencairan dana PIP sebagai pelengkap persyaratan peserta
9. Siswa atau orang tua siswa selanjutnya membawa surat keterangan tersebut dan persyaratan lain untuk mengambil dana PIP di lembaga penyalur

Selain memiliki KIP, ada juga syarat dan cara mencairkan dana Program Indonesia Pintar tanpa kartu.

Yang perlu dilakukan hanyalah mendaftarkan lebih dulu sebagai penerima calon PIP ke sekolah dengan syarat memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau berasal dari keluarga tidak mampu yang dapat dibuktikan dengan SKTM.

Berapa Besaran Dana PIP?

Berikut besaran dana manfaat PIP, yang Tribunnews.com kutip dari Indonesiapintar.kemdikbud.go.id:

1. Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp 450.000,00/tahun.
2. Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp 750.000,00/tahun.
3. Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp 1.000.000,00/tahun.

Dana PIP dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi.

Demikian informasi ini semoga bermanfaat....

Cara Cek Kuota Internet Gratis Dari Kemendikbud Untuk Semua Jaringan Operator

Cara Cek Kuota Internet Gratis Dari Kemendikbud Untuk Semua Jaringan Operator

BlogPendidikan.net
- Cara Cek Kuota Internet Gratis Dari Kemendikbud Untuk Semua Jaringan Operator.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud)  memberikan kuota gratis untuk para pelajar. Kuota gratis untuk pelajar berlaku untuk beberapa operator seluler.

Berikut cara cek kuota gratis dari Kemendikbud.

Pencairan kuota gratis dari Kemendikbud ini dilakukan setiap bulan pada tanggal 11 hingga 15. Kuota Kemendikbud ini bisa didapatkan secara mudah tanpa memikirkan provider atau operator mana yang dapat.

Simak inilah cara mudah cek kuota gratis dari Kemendikbud:

Tri (3)

Operator Tri nantinya akan memberikan notifikasi SMS pada pengguna yang mendapatkan kuota Kemendikbud.

Jika notifikasi tersebut tidak diterima, pengguna Tri juga bisa mengecek bantuan kuota internet melalui nomor *123*0*10*3#.

Pengecekan juga bisa juga dilakukan melalui aplikasi Bima+ yang nantinya akan muncul informasi di kolom "Kuota Aplikasi dan Edukasi".

Telkomsel

Pengguna Simpati, kartu AS, Loop, dan By.U yang sudah terdaftar di Dapodik bisa mendapatkan kuota Kemendikbud. Para penerima bantuan kuota Kemendikbud akan menerima SMS pemberitahuan yang dikirim oleh pengirim Telkomsel.

Cara mengecek kuota pelanggan dapat mengakses menu dial *363#, *888# atau melalui aplikasi MyTelkomsel.

XL dan Axis

Penerima bantuan kuota Kemdikbud yang menggunakan operator XL dan Axis akan mendapatkan notifikasi melalui SMS. Pelanggan juga dapat bisa cek kuota tersebut melalui aplikasi myXL, AXISnet atau myXLprio.

Cara lainnya bisa dengan melalui jalus akses konten atau UMB.

Tekan *123#, lalu pilih 7. Info, pilih 1. Info kartu XL-ku, pilih 6. Info paket, dan selanjutnya pilih 3. Terus belajar. Tombol shortcut pengecekan kuota bantuan adalah dengan menekan *123*7*1*6*3#.

Smartfren

Pelanggan Smartfren yang mendapatkan bantuan Kuota Kemendikbud akan mendapatkan notifikasi SMS. Cara mengeceknya yakni dengan mengetik *995# pada panggilan telepon.

Bantuan kuota ini dapat dinikmati seluruh nomor prabayar maupun pasca-bayar Smartfren, sesuai ketentuan bantuan kuota internet yang ditetapkan pemerintah.

Indosat Ooredoo

Menurut situs resmi Indosat Ooredoo, pengguna IM3 Ooredoo dapat mengetahui status dan cek kuota-nya melalui *123*075# atau aplikasi myIM3.

Pengguna juga dapat mengecek melalui akun Official Whatsapp IM3 Ooredoo di bit.ly/im3whatsapp, atau mengunjungi im3ooredoo.com/bantuankuotainternet.

Selamat mencoba!

Inilah Kelebihan Yang Dimiliki Ibu Guru, Membuatnya Layak Menjadi Istri dan Ibu Bagi Anak-anakmu

Inilah Kelebihan Yang Dimiliki Ibu Guru, Membuatnya Layak Menjadi Istri dan Ibu Bagi Anak-anakmu

BlogPendidikan.net
- Inilah Kelebihan Yang Dimiliki Ibu Guru, Membuatnya Layak Menjadi Istri dan Ibu Bagi Anak-anakmu.

Walaupun pekerjaan satu ini masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat, dan tidak diperhitungkan sebagai pekerjaan yang keren, bagaimanapun ada beberapa kualitas khas serta kelebihan teknis dari seorang guru.

Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seorang guru ini tentu dapat menjadi poin tambah saat memilih pendamping hidup. Khususnya seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang guru, sosoknya sangat layak untuk dijadikan kandidat kuat sebagai istri idaman. 

Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh seorang ibu guru yang membuatnya layak untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu kelak:

1. Memiliki istri seorang guru sudah pasti sebuah keistimewaan bagimu. Tak hanya istri yang hebat, tapi juga ibu yang cerdas bagi anak-anakmu kelak

Tidak ada guru yang tidak pintar. Bukan berarti pekerjaan lain tidak membutuhkan otak lho! Guru menjadi layak bersemat status ‘tenaga pengajar’ sebab memiliki pengetahuan untuk dapat dibagi pada murid. Menjadikan wanita yang berprofesi sebagai guru tidak lain sedang memunculkan sosok ibu cerdas yang dapat memperkaya anakmu dengan wawasan.

Banyak pekerjaan lain yang memiliki tuntutan tingkat kejeniusan lebih tinggi dari seorang guru, namun keterampilan mengajar atau mengkomunikasikan ilmu tidaklah dimiliki semua orang. Membumikan pengetahuan untuk level anak sekolah dan menyederhanakan bahasa, adalah tantangan khusus!

Seorang ibu cerdas adalah guru les privat penuh waktu terbaik bagi seorang anak. Memang, dia tidak mungkin menguasai semua mata pelajaran, namun sebagai guru akan memungkinkannya mudah mempelajari itu, salah satunya adalah dengan bertanya ke rekan guru lintas mata pelajaran. Ide yang cerdas, bukan?

2. Tak perlu khawatir dengan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak-anakmu nanti. Dia pasti bisa menjadi partner terhebatmu dalam mendidik anak-anak.

Pada dasarnya tanggung jawab orang tua bukan hanya mencukupi kebutuhan anaknya namun juga mendidik. Background sebagai tenaga pendidik di sekolah akan memunculkan perpaduan kelembutan sekaligus kedisiplinan dari sosok ibu saat di rumah. Kebiasaan dan tuntutan di sekolah adalah pola mendidik yang punya ketegasan sekaligus mengayomi, dan pola tersebut dapat dilanjutkan di lingkup personal yaitu anaknya sendiri.

Bagaimanapun istri adalah delegasi suami dalam mendidik terkhusus di waktu saat suami sebagai kepala keluarga sibuk mencari nafkah di tempat kerja. Memastikan memiliki seorang istri yang dapat mendidik dengan baik adalah beban tersendiri bagimu, hai para kaum lelaki. Bukan sekadar sosok ibu yang hanya menggunakan kelembutan wanita dengan dalih kasih sayang dan tidak tega terhadap anak, namun juga harus memiliki ketegasan untuk membentuk generasi yang juga disiplin.

3. Seorang guru memiliki wawasan yang luas dan piawai dalam berkomunikasi. Dia bisa menjadi teman berbagi cerita paling istimewa dalam hidupmu!

Seorang guru bukan saja terlatih menangani murid-murid namun juga terbiasa berinteraksi dengan para orang tua murid. Memiliki pasangan yang berprofesi sebagai guru memastikan satu hal khusus yaitu kecakapan komunikasi. Jika dengan banyak anak di kelas beserta orang tuam murid dia dapat lakukan dengan baik, maka tidak akan terlalu sulit baginya membangun interaksi yang efektif dengan orang terdekatnya bukan?

Jadi, tak perlu takut akan kehabisan obrolan dengannya. Mulai dari percakapan santai hingga serius, seorang guru pasti bisa jadi lawan bicara yang asyik.

4. Dia sudah pasti paham dan up to date dengan kurikulum dan dunia pendidikan. Dia pasti paham cara terefektif untuk membantu anak-anakmu unggul dalam belajar

Mungkin hal ini tidak terlihat secara langsung, namun dengan memahami dengan cermat kurikulum anak saat di sekolah membawa beberapa keuntungan. Pertama adalah dapat membuat strategi belajar yang efektif bagi anak-anaknya. Selain itu ibu yang mengerti dunia pendidikan akan dapat mengarahkan anaknya melalui tips dan trik jitu untuk bukan hanya survive di sekolah namun juga unggul.

Memahami standar-standar serta hal teknis lain terkait pendidikan juga menjadikan orang tua dapat lebih kritis baik pada sistem di sekolahnya ataupun sekadar selektif terhadap iming-iming para penyedia jasa bimbingan belajar. Dengan lingkungan yang serupa, ibu yang berprofesi guru tidak akan kesulitan untuk mengerti perkembangan jaman di dunia anak sekolahan dan membuatnya menjadi orang tua yang tetap up-to-date sehingga efektif dalam mengarahkan anakmu kelak.

5. Bila kamu mencari istri yang bisa meluangkan banyak waktu untuk suami dan anak-anak, sudah tentu seorang guru adalah kandidat yang paling unggul.

Laki-laki cenderung mengkhawatirkan istrinya bekerja terlalu sibuk sehingga abai dengan dedikasi durasi dengan anak-anak dan keluarga. Bukan begitu? Hal demikian tidak perlu kamu takutkan lagi jika istrimu adalah seorang guru. Akan ada waktu cukup mengingat fakta jam pulang kerja yang sesuai dengan jam pulang sekolah. Bahkan secara teknis, hal ini menguntungkan untuk mengatur jadwal dan pembagian tugas sehari-hari, tentang mengantar dan menjemput anak dari sekolah misalnya.

6. Tak hanya jadi ibu yang tegas dan istri cerdas, dia juga bisa jadi sahabat baik anak-anak. Dia bisa menghabiskan banyak waktu bersama anak-anak di musim liburan sekolah!

Memiliki orang tua yang keduanya bekerja di kantoran membuat masa liburan sekolah bagi anak kadang tidak jauh berbeda dengan hari biasa, karena kedua orang tua jadwal liburnya berbeda dengan sang anak. Nah, intensitas waktu berkualitas dengan orang tua akan menjadi lebih baik jika salah satu dari orang tua juga sedang off bekerja di masa itu.

Padahal menghabiskan waktu bersama untuk olahraga pagi, menonton dvd, atau memasak bersama merupakan momen istimewa. Hal itu akan dimungkinkan melalui profesi guru yang jadwal liburnya sama dengan jadwal anak sekolah.

7. Tak perlu khawatir soal biaya pendidikan anak-anak nanti. Profesinya sebagai guru membuatnya mendapat bonus keringanan biaya sekolah bagi anak-anaknya nanti.

Bukan rumor lagi jika biaya pendidikan semakin mahal. Hal tersebut dapat sedikit diringankan jika sang anak memiliki salah satu orang tua yang berprofesi sebagai guru di institusi yang sama. Ini memang tidak berlaku umum, namun sudah ada cukup banyak sekolah yang memberlakukan kebijakan pemotongan biaya pendidikan bagi anak dari guru di sekolah itu. Biaya pendidikan bagi sang buah hati jadi lebih murah, namun tak mengurangi kualitas pendidikan ‘kan?

Perdebatan tentang istri boleh bekerja atau tidak, kebanyakan didasarkan pada ketakutan akan penyediaan waktu di rumah sebagai delegasi sang suami. Memiliki istri yang berprofesi sebagai guru akan menjawab beberapa ketakutan itu, baik perkara teknis terlebih juga soal karakter dan kebiasaan.
Menjadi suami istri artinya menjadi partner seumur hidup dalam mengatur banyak hal, termasuk membesarkan anak menjadi pribadi yang berkualitas.

Artikel ini hanya bertujuan memberi informasi dan motivasi bahwa sosok perempuan dengan profesi guru memiliki beberapa poin lebih untukmu menjadikannya sebagai partner seumur hidup. Bagaimana? Masih menolak jika jodohmumu nanti adalah seorang guru, wahai para lelaki?

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa memberikan motivasi kepada pembacanya, terima kasih telah membaca dan mengunjungi, jangan lupa berbagi.

Mendikbud: Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Yang Suda di Vaksin Wajib Membuka Sekolah Belajar Tatap Muka

Mendikbud: Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Yang Suda di Vaksin Wajib Membuka Sekolah Belajar Tatap Muka

BlogPendidikan.net
- Mendikbud Nadiem Makarim menegaskan semua sekolah harus sudah membuka belajar tatap muka pada Juli 2021. "Jadi bukan diterapkan di Juli 2021, tapi aspirasinya semua sekolah sudah belajar tatap muka di Juli 2021. Itu sesuai keputusan SKB 4 Menteri," ucap Nadiem secara daring, Selasa (30/3/2021).

Belajar tatap muka di sekolah, kata dia, sudah bisa dilaksanakan saat ini. Setelah keputusan SKB 4 Menteri telah ditetapkan. Pembukaan belajar tatap muka di sekolah, bilang dia, sejalan dengan program vaksinasi bagi guru, dosen, dan tenaga kependidikan yang terus berjalan. 

Asal tahu saja, program vaksinasi guru, dosen, dan tenaga kependidikan ditargetkan bisa selesai di akhir Juni 2021. 

"Jadi bukan di Juli mulai dibuka, tapi mulai hari ini. Jadi bagi guru dan tenaga kependidikan sudah divaksinasi, maka bisa belajar tatap muka," tegas dia. Setiap sekolah yang membuka belajar tatap muka, bilang dia, tetap wajib memenuhi daftar periksa dan menerapkan protokol kesehatan. 

Sedangkan sekolah yang sudah membuka belajar tatap muka, tetap dipersilahkan lanjut. Jangan sampai ditutup kembali belajar tatap mukanya.

"Jadi 22 persen sekolah yang sudah belajar tatap muka, itu silahkan lanjut. Tapi tetap dengan protokol kesehatan yang sudah jelas," ungkap dia.

Kapasitas belajar tatap muka 

Dia menyebut, kapasitas belajar tatap muka di sekolah sebesar 50 persen. Untuk itu, sekolah juga harus tetap membuka pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing siswa. Dia menekankan, ketentuan belajar tatap muka siswa ada ditangan orangtua.

"Jadi orangtua yang bisa memilih, apakah anaknya belajar tatap muka atau tetap PJJ dari rumah," terang Nadiem. 

Guru jadi prioritas vaksinasi 

Nadiem pernah mengungkapkan, guru dan tenaga kependidikan menjadi prioritas vaksinasi tahap kedua.

 Karena siswa dan siswi sudah terlalu lama tidak belajar tatap muka di sekolah. "Jadi esensinya itu, sekolah merupakan salah satu sektor yang sampai sekarang belum tatap muka. Dan risiko dari PJJ yang terlalu lama itu sangat besar," sebut dia. 

Apalagi risiko PJJ itu sangat besar untuk siswa, Makanya Kemendikbud mengambil tindakan cepat dan gesit, agar guru dan tenaga kependidikan bisa memperoleh vaksinasi. Mungkin, bilang dia, belajar tatap muka di sekolah tidak 100 persen akan dilakukan.

"Tapi akan terjadi bisa dua kali seminggu atau tiga kali seminggu. Tapi dengan sistem protokol kesehatan yang harus dijaga," jelas dia.

Contoh SK Pembentukan Panitia PPDB SD, SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2021-2022

BlogPendidikan.net - Berikut Contoh SK Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021-2022. Pada contoh SK ini bisa digunakan untuk jenjang SD, SMP dan SMA.

Contoh SK Pembentukan Panitia PPDB SD, SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2021-2022:

Contoh SK Pembentukan Panitia PPDB SD, SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2021-2022

Download SK Pembentukan Panitia PPDB SD, SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2021-2022; DISINI

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021

BlogPendidikan.net
 - Tata Cara Penerimaan Siswa Baru Tahun 2021 Untuk TK, SD, SMP dan SMA Sederajat


PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA TAMAN KANAK-KANAK, SEKOLAH DASAR, SEKOLAH MENENGAH PERTAMA, SEKOLAH MENENGAH ATAS, DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Taman Kanak-Kanak yang selanjutnya disingkat TK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun.

2. Sekolah Dasar yang selanjutnya disingkat SD adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar.

3. Sekolah Menengah Pertama yang selanjutnya disingkat SMP adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD, MI, atau  bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SD atau MI.

4. Sekolah Menengah Atas yang selanjutnya disingkat SMA adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs.

5. Sekolah Menengah Kejuruan yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs.

6. Penerimaan Peserta Didik Baru yang selanjutnya disingkat PPDB adalah penerimaan peserta didik baru pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

7. Data Pokok Pendidikan yang selanjutnya disingkat Dapodik adalah suatu sistem pendataan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memuat data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan yang datanya bersumber dari satuan pendidikan yang terus menerus diperbaharui secara online.

8. Pemerintah Pusat adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

9. Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.

10. Kementerian adalah kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

11. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.

TATA CARA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

(1) PPDB dilaksanakan secara:
a. objektif;
b. transparan; dan
c. akuntabel.

(2) PPDB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan tanpa diskriminasi kecuali bagi sekolah yang secara khusus dirancang untuk melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu.

Selengkapnya..... Tata Cara Penerimaan Siswa Baru Tahun 2021 Untuk TK, SD, SMP dan SMA Sederajat >>> LIHAT DISINI

Heboh, Seorang Siswa SMP Meninggal Karena Kecanduan HP dan Bermain Game Sampai Subuh

Heboh, Seorang Siswa SMP Meninggal Karena Kecanduan HP dan Bermain Game Sampai Subuh

BlogPendidikan.net
- Heboh, Seorang Siswa SMP Meninggal Karena Kecanduan HP dan Bermain Game Sampai Subuh.

Raden Tri Sakti (12), siswa SMP kelas 1 asal Desa Salam Jaya, Pabuaran, Subang meninggal dunia dengan diagnosa mengalami gangguan syaraf karena kecanduan bermain game online di telepon seluler.

Pihak keluarga menyebut penyakit yang dideritanya dikabarkan sejah satu tahun lalu, Raden meninggal 23 Februari. Tak hanya itu, jumlah pasien anak yang kecanduan gawai di RS Jiwa Cisarua Bandung Barat meningkat.

Paman Raden, menceritakan keponakannya sejak awal tahun mengeluhkan sakit kepala, bahkan tangan dan kakinya susah digerakkan. “Sempat dirawat selama di RS Siloam, Endang mengatakan dokter yang merawatnya mengatakan gangguan saraf yang diderita keponakannya itu karena radiasi telepon seluler,” kata Paman korban Kang Endang.

Endang menuturkan keponakannya selama ini selalu bermain game online seharian, ditambah dengan sekolah jarak jauh yang otomatis selalu memegang handphone. "Jadi anak itu tadinya sering main HP game online siang malam, tidur subuh pukul 03.00 WIB. Trus kerap mengigau kaya lagi bermain game," ujar Endang.

Berdasarkan catatan RSJ Cisarua, Jawa Barat, pada bulan Januari hingga Februari 2021 ada 14 anak alami kecanduan gawai yang menjalani rawat jalan. Sementara pada tahun 2020 rentang bulan Januari sampai Desember total ada 98 anak yang menjalani rawat jalan gegara kecanduan gawai.

Spesialis Psikiater Anak dan Remaja RSJ Cisarua Lina Budianti mengatakan usia anak paling muda yang pernah menjalani perawatan jalan karena kecanduan gawai yakni usia 7 tahun.

"Untuk yang termuda itu 7 tahun, dia juga murni kecanduan gawai karena kurangnya pengawasan orangtua. Kalau secara keseluruhan, rata-rata yang dirawat jalan di sini usia 7-15 tahun," katanya.

Menurut Lina penyebab anak-anak menjadi pencandu gawai karena banyak faktor, seperti membuat anak anteng karena kebanyakan orangtua sibuk. 

"Orangtuanya di awal memberikan kelonggaran, karena mereka berpikir kalau enggak main game terus mau ngapain. Tapi lama-lama pemakaian tidak terkendali, akhirnya jadi adiksi," kata Lina.

Source: www.kabarriau.com

Kemendikbud: Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Akan Menggunakan KK Bukan SKD Lagi

Kemendikbud: Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Akan Menggunakan KK Bukan SKD Lagi

BlogPendidikan.net
- Kemendikbud: Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Akan Menggunakan KK Bukan SKD Lagi.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri mengatakan, domisili calon peserta didik dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021 akan berdasarkan alamat pada Kartu Keluarga (KK). 

Dengan demikian, ketentuan PPDB 2020 mengenai KK yang diganti dengan Surat Keterangan Domisili (SKD) yang sempat menimbulkan polemik tahun lalu, tidak berlaku lagi. 


"Tahun ini, domisili dengan dokumennya adalah kartu keluarga yang terintegrasi atau tersambung dengan sistem informasi Dukcapil," kata Jumeri dalam rapat kerja Komisi X dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. 

Ia menambahkan, domisili calon peserta didik dapat menggunakan KK yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Kemudian, jika KK tidak dimiliki oleh calon peserta didik karena keadaan tertentu, maka dapat diganti dengan Surat Keterangan Domisili. 

"Nah, pengecualiannya tadi adalah, yang tidak punya KK, bisa pakai SKD, jika dia terkena keadaan tertentu misalnya bencana alam atau bencana sosial," jelasnya. Sebelumnya, kata dia, PPDB 2020 mengatur bahwa calon peserta didik dapat menggunakan Surat Keterangan Domisili untuk dokumen pendaftaran. 

Adapun Surat Keterangan Domisili itu berasal dari rukun tetangga atau rukun warga yang dilegalisir oleh lurah atau kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang. "Nah ini menimbulkan banyak permasalahan di daerah, karena banyak kepala desa dipaksa oleh seseorang untuk bisa mengeluarkan SKD," terangnya. 

Ia menjelaskan, dalam aturan PPDB 2020, surat keterangan tersebut mengatur bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat satu tahun sejak diterbitkannya. Menurut Jumeri, berdasarkan temuan di lapangan, banyak surat keterangan domisili yang akhirnya dipalsukan karena ketentuan tersebut.  

Diketahui, Nadiem Makarim membuat beberapa gebrakan dalam pendidikan sejak menjabat sebagai Mendikbud 2019 lalu. Lewat arah kebijakan pendidikan "Merdeka Belajar", Nadiem tidak hanya menghapus Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2021, tetapi juga mengubah sistem zonasi yang kerap menimbulkan persoalan. 


Program "Merdeka Belajar" tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), UN, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. 

"Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," jelas Nadiem di Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta (11/12/2019). 

Dalam PPDB, Kemendikbud tetap menggunakan sistem zonasi dengan kebijakan yang lebih fleksibel. Hal ini untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah. "Daerah berwenang menentukan proporsi final dan menetapkan wilayah zonasi," ujar Nadiem.

Vaksin 5 Juta Guru Selesai Juni, Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli 2021

Vaksin 5 Juta Guru Selesai Juni, Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli 2021

BlogPendidikan.net
- Mendikbud Nadiem Makarim menargetkan proses vaksin 5 juta guru dan tenaga kependidikan bisa selesai di akhir Juni 2021. Apabila itu tercapai, kata Nadiem, maka proses belajar tatap muka di sekolah bisa terlaksana di Juli 2021. 

"Kami ingin memastikan kalau guru dan tenaga kependidikan sudah selesai vaksinasi di akhir Juni. Sehingga di Juli, Insya Allah sudah melakukan proses belajar tatap muka di sekolah," ungkap Nadiem di Jakarta, Rabu (24/2/2021). Meski sudah belajar tatap muka, bilang dia, siswa dan guru tetap mematuhi protokol kesehatan di sekolah. 

"Kita ini harus bisa melatih kebiasaan baru, proses belajar tatap muka di sekolah dengan protokol kesehatan yang baik," tegas dia. Dia mengaku, guru dan tenaga kependidikan menjadi prioritas vaksinasi tahap kedua, karena siswa dan siswi sudah terlalu lama tidak belajar tatap muka di sekolah.

"Jadi esensinya itu, sekolah merupakan salah satu sektor yang sampai sekarang belum tatap muka. Dan risiko dari pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang terlalu lama itu sangat besar," sebut dia.

Karena risiko PJJ itu sangat besar untuk siswa, makanya Kemendikbud mengambil tindakan cepat dan gesit, agar guru dan tenaga kependidikan bisa memperoleh vaksinasi. Mungkin, lanjut dia, belajar tatap muka di sekolah tidak 100 persen akan dilakukan.  

"Tapi akan terjadi bisa dua kali seminggu atau tiga kali seminggu. Tapi dengan sistem protokol kesehatan yang harus dijaga," jelas dia. 

Proses pemberian vaksin 

Proses pemberian vaksin akan diberikan terlebih dahulu bagi guru sekolah dasar (SD), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Setelah itu diberikan kepada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Nah setelah itu baru diberikan kepada perguruan tinggi," sebut dia. 

Dia menambahkan, proses itu dilakukan karena semakin muda tingkat sekolahnya, maka semakin sulit pula melakukan PJJ. "Jadi mereka (SD, PAUD, dan SLB) memang yang membutuhkan interaksi fisik dan tatap muka. Walaupun belajar tatap muka di sekolah harus menggunakan protokol kesehatan dari Kemendikbud dan Kemenkes," terang Mendikbud. 

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pernah mengatakan, suntik vaksin tahap kedua untuk pekerja publik. Lalu diberikan juga kepada masyarakat yang berusia di atas 60 tahun. 

Pada tahap kedua pemberian vaksin, ada sebanyak 38.513.446 orang yang menjadi sasaran untuk disuntik vaksin. Dari total itu, ada sebanyak 5.057.582 orang yang akan diberi vaksin. Mereka itu adalah guru, tenaga kependidikan, dan dosen. 

Selain guru, tenaga kependidikan, dan dosen, suntuk vaksin juga untuk pedagang pasar, tokoh dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, jurnalis, atlet, dan lainnya.